MAKALAH ANALISIS FARMASI

PERBANDINGAN ANALISIS OBAT CIPROFLOXACIN DENGAN METODE
HPLC DAN METODE HPLC-UV

OLEH
NAMA

:

NURLELA SUNDARI Z.

STAMBUK

:

O1A114034

KELAS

:

A-2014

JURUSAN FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2016

Perbandingan 2 jurnal Jurnal 1 “Analytical Stability Indicative Method Development and Validation by High Pressure Liquid Chromatography for Assay in Ciprofloxacin Hydrochloride Drug Substances” (Metode Analitikal Stabilitas Indikatif Pengembangan dan Validasi oleh HPLC untuk Assay di Ciprofloxacin Zat hidroklorida Obat) Jurnal 2 “A Simple HPLC-UV Method for the Determination of Ciprofloxacin in Human Plasma” (Sebuah Metode HPLC-UV Sederhana untuk Penentuan Ciprofloxacin dalam Plasma Manusia) .

Apakah kelebihan dan kekurangan dari HPLC dan HPLC-UV dalam analisis obat? 3. Dapat mengetahuhi kelebihan dan kekurangan dari HPLC dan HPLCUV dalam analisis obat 3. untuk dapat menganalisa obat apakah obat tersebut telah memenuhi standar obat yang baik perlu didukung oleh alat dan metode yang memiliki sensitifitas yang baik pula. maka diperlukan pengetahuan lebih mengenai metode-metode yang dapat digunakan untuk menganalisa dan menentapkan kadar suatu obat agar hasil dari analisis dan penetapan ini tepat. Seorang farmasis dituntut untuk dapat membuat obat dan menganalisanya. Kemajuan dalam bidang farmasi dapat dilihat dari kemajuan metode-metode yang digunakan dalam mendukung sistem kerja seorang farmasis dalam laboratorium. berdasarkan hal tersebut. Dapat mengetahui definisi metode HPLC dan HPLC-UV 2. Tujuan Tujuan dilakukannya percobaan ini yaitu : 1.BAB I PENDAHULUAN A. Manakah dari kedua metode HPLC dan HPLC-UV yang memiliki validitas yang paling baik dalam menganalisis obat? C. Namun setiap metode memiliki keuntungan dan kerugian yang perlu diperhatikan ketika hendak dipilih sebagai metode untuk menganalisis dan menetapkan kadar suatu obat. B. Apakah definisi metode HPLC dan HPLC-UV? 2. Latar belakang Saat ini zaman telah berkembang dengan pesat. perkembangan ini meliputi hampir segala aspek kehidupan dan salah satunya yaitu kemajuan dalam bidang kefarmasian. . Rumusan Masalah Rumusan masalah dari makalah ini yaitu : 1. Dapat mengetahui metode mana yang memiliki validitas yang paling baik dalam menganalisis obat.

dapat mencegah sintesis molekul DNA dan protein.BAB II PEMBAHASAN Ciprofloxacin (1-siklopropil-6-fluoro-4-oxo-7. Ciprofloxacin pertama kali . berasal dari asam nalidiksat. Ini memberikan pengobatan yang efektif untuk berbagai infeksi terutama pada saluran kemih. saluran pernapasan.yang menyebabkan DNA untuk mundur setelah disalin. saluran pencernaan. Ini adalah inhibitor timbangkan fluoroquinoline antibakteri kedua-gen.yl) asam -quinoline-3-karboksilat) adalah turunan 4-kuinolon. Ciprofloxacin molekul obat hidroklorida dapat mengobati infeksi bakteri.(piperazin-1. Menghambat bakteri patogen dengan mengganggu Zymes en. kulit dan jaringan lunak. Oleh karena itu. Ciprofloxacin adalah antibiotik kemoterapi sintetis dari obat fluoroquinoline.

efisien dan resolusi yang tinggi. untuk mengidentifikasi senyawa perlu dihubungkan dengan spektrometer massa. Figure 1. pemisahan senyawa yang strukturnya hampir sama. Chemical structure of Ciprofloxacin Hydrochloride monohydrate. Keunggulan HPLC yaitu merupakan metode alternatif yang memiliki kepekaan analisis tinggi. mampu memisahkan molekulmolekul dari suatu campuran. maupun senyawa tidak mudah menguap. tekniknya tidak begitu tergantung pada keahlian operator dan reprodusibilitasnya lebih baik. Namun kekurangan dari metode ini yaitu memerlukan biaya relatif mahal. ideal untuk molekul besar dan ion. waktu analisis umumnya singkat. Kegunaan umum HPLC adalah untuk : pemisahan sejumlah senyawa organik. . anorganik.dipatenkan pada tahun 1983 oleh Bayer AG dan kemudian diterima oleh Amerika Serikat Food and Drug Administration (FDA) pada tahun 1987. prinsip kerja HPLC yaitu pemisahan solut berdasarkan distribusi solut dalam fase gerak dan fase diamnya. HPLC (High Pressure Liquid Chromatography) atau KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi) yang biasa disebut dengan HPLC dikembangkan pada akhir tahun 1960-an dan awal tahun1970-an. dapat dihindari terjadinya dekomposis/kerusakan bahan yang dianalisis. Fig 2 : Chemical structure of ciprofloxacin. KCKT adalah kromatografi kolom modern yang merupakan hasil pengembangan dari kromatografi kolom. isolasi dan pemurnian senyawa. mudah melaksanakannya. memberikan pemisahan yang cepat. penentuan molekul-molekul netral.

menghitung standar deviasi relatif dari waktu retensi puncak hidroklorida ciprofloxacin di 7.5% dan standar deviasi relatif dari daerah retanggapan dari ciprofloxacin hidroklorida puncak yang diperoleh dari enam suntikan larutan standar 0. diperoleh presentase relatif standar deviasi (% RSD) dari ciprofloxacin ditemukan kisaran antara 0. Keuntungan dari metode HLPC-UV ini untuk pengujian ciprofloxacin dalam plasma manusia termasuk kesederhanaan metode ini. Validasi metode HPLC-UV menunjukkan hasil yang baik yaitu koefisien variasi yang berada di bawah 12.59%. Begitu pula pada metode HPLCUV. Oleh karena itu disimpulkan bahwa parameter sistem presisi memenuhi persyaratan validasi.59% dibandingkan dengan hanya menggunakan metode HPLC saja.2%. . Hasil dari pengujian dengan menggunakan 2 metode ini yaitu pengujian obat ciprofloxacin dengan metode HPLC/ KCKT dimana kromatogram mencatat. Meskipun HPLC-MS memberikan selektivitas yang sangat baik dan sensitivitas. Berbagai detektor seperti UV atau fluoresensi detektor dapat digabungkan ke HPLC. biaya saing efektif.HPLC dapat digunakan secara efisien dalam analisis ciprofloxacin karena memberikan hasil yang cepat dan spesifik.05 dan 8. Detektor UV sering disukai karena lebih banyak ketersediaannya dan lebih terjangkau.94 dimana presisi % nilai RSD semuanya di bawah 12. presisi dan akurasi yang baik dengan sensitivitas yang tinggi dan selektivitas.2 menit adalah 0. tetapi membutuhkan keahlian teknis dan instrumentasinya relatif mahal.

BAB III Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini yaitu : 1. HPLC/KCKT adalah kromatografi kolom modern yang merupakan hasil pengembangan dari kromatografi kolom yang prinsip kerjanya yaitu pemisahan solut berdasarkan distribusi solut dalam fase gerak dan fase diamnya. HPLC/KCKT dan HPLC-UV dapat digunakan untuk analisis obat. namun masing-masing metode memiliki keunggulan dan keterbatasan. 2. . HPLC-UV merupakan metode HPLC yang menggunakan UV sebagai detektor dimana detektor UV merupakan detektor yang paling luas digunakan karena sensitivitas dan reprodusibelitasnya yang tinggi serta mudah operasinya.

Journal of . American Journal of Analytical Chemistry. 2015. MA. Analytical Stability Indicative Method Development Chromatography for and Assay Validation in by High Ciprofloxacin Pressure hydrochloride Liquid Drug Substances. DAFTAR PUSTAKA Shrinivas. A simple HPLC-UV method for the determination of ciprofloxacin in human Chromatography B ELSEVIER.com plasma. 989 (2015). 6.. Nicolette. S. hal ini ditunjukan pada nilai koefisien variasi pada analisis ciprofloxacin. SM. M... B. Vella. 2015.. 719-730. Victor. Anthony. HPLC-UV memiliki keakuratan yang lebih tinggi dibandingkan pada HPLC biasa tanpa menggunakan detektor UV. L.. S.. dan Revanasiddappa. dan Godfrey. Lilian. SI. 80-85.3. 2015. Francesca. Carmel... J. F. Yamin_taeri75@ymail.