LAPORAN UGD

RSU KERTHA USADA TAHUN 2016
1.

Gambaran Umum UGD
UGD adalah adalah salah satu bagian di rumah sakit yang menyediakan

pelayanan dan penanganan awal bagi pasien yang menderita sakit dan cedera yang dapat
mengancam kelangsungan hidupnya. UGD Rumah Sakit Kertha Usada memiliki pelayanan 24
jam dengan kapasitas terdiri dari 6 bed pemeriksaan pasien dan 1 bed dalam ruang tindakan,
yang dimana setiap bed sudah terdapat oksigen sentral tersendiri. Di UGD Kertha Usada juga
terdapat bed pemeriksaan dengan perlengkapan resusitasi. Selain menerima kasus true
emergensi UGD Rumah Sakit Kertha Usada juga menangani kasus false emergensi pada saat
jam tutup poliklinik.
2.

Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan berdasarkan metode 5M yaitu Man, Material, Methode,

Money dan Market. Adapun hasil pengumpulkan data yang diperoleh selama pengkajian yaitu:
a. M1 (Man)
Dalam memberikan pelayanan medis dibutuhkan tenaga yang mampu memberikan
pelayanan secara professional. Untuk itu penataan tenaga medis dalam pelayanan UGD sangat
diperlukan.

Kep NS.S.Kep METRISIAWAN PERAWAT PERAWAT PELAKSANA PELAKSANA dr.Kep HENDRA ABDI.Kep KATIM NS SURYA ADNYANA. SRI ARIANI dr.Amd.1) Struktur organisasi KABID YANMED KA UGD KA RUANGAN dr. ANDIKAINDRA SUDARMAN.Kep 4) Ketenagaan a) Tenaga Keperawatan KATIM TRISMA PRATHAMA.Amd. ARI SUMARDIKA KATIM NS DWI dr.Kep PERAWAT PELAKSANA ARYA WIRA SATYA. PERINA ENRI L dr. LAKSMI ANTARI 2) 3) dr.Amd.Kep RIZKY MELINDASARI. KUSUMADEWI dr.S. S. AYU MAHA ISWARI KATIM dr. ITA PURBA YANI NS L RUTAMI. AGUS APRIANTA dr.Kep SANG AYU DWIYANTINI.Kep NS RUSMALINA.S. LUH SUMIARI dr. S.S.Amd.S.S.Kep NS Arif Suya Afandi. Desak Aryani. HINDRI ASTUTI dr.Kep NS DEVIYANI. TRISTIANA DEWI dr.Amd. RAKA MAHASADU dr.Amd.kep .Kep SUSRIYANTI.Amd.Kep SAPUTRA.Kep NS FERI SUSIADY.Kep PERAWAT PELAKSANA NS ARIYONO. ENGGI LINDAYANI dr.S.

Sehingga dibutuhkan tenaga keperawatan sebanyak 1 orang 6) Komunikasi . 5) Tingkat Kebutuhan Pasien Dan Kebutuhan Tenaga Perawat Jumlah tenaga medis yang diperlukan adalah: = = 26 + 5 = 31 orang Dari analisis dengan metode diatas jumlah tenaga Medis yang diperlukan adalah sebanyak 31 orang sesuai dengan beban perawatan pasien di UGD. jadi total tenaga medis yang tersedia sebanyak 30 orang. Jumlah perawat yang ada saat ini di UGD adalah 16 orang (diluar Kepala Ruangan) dan jumlah dokter di UGD yaitu 14 orang. S1 Keperawatan 9 3.Berdasarkan data sekunder ketenagaan keperawatan UGD tercatat 8 tenaga perawat yang terlihat dalam tabel Data Tenaga Keperawatan UGD No Kualifikasi Pendidikan Jumlah 1. DIII Keperawatan 8 Jumlah 31 b) Tenaga Non Keperawatan Tenaga non keperawatan di UGD sebanyak 1 orang Cleaning Service. S1 Kedokteran 14 2.

3. M2 (MATERIAL) Dalam manajemen pelayanan kesehatan sangat diperlukan adanya pengelolaan peralatan sebagai faktor pendukung terlaksananya pelayanan kesehatan yang bermutu. Rawat jalan DOA Meninggal Di rujuk Pulang Paksa Poliklink Rawat inap Rawat inap Ruang rawat inap Rawat jalan Kamar Terima Ruang rawat inap Pulang b. 4. 7) Pasien UGD merawat semua jenis kategori penyakit dan semua kategori usia. Peralatan kesehatan untuk pelayanan kesehatan merupakan semua bentuk alat kesehatan atau peralatan lain yang dipergunakan untuk melaksanakan pelayanan kesehatan sebagai menunjang kelancaran pelaksanakan sehingga diperoleh tujuan pelayanan kesehatan efisien dan efektif. Rapat ruangan dillakukan setiap sebulan sekali. 2. 5.Komunikasi antar staf di UGD dilakukan secara lisan dan tertulis. Adapun alur pasien masuk di UGD sebagai berikut Pasien Datang Informasi UGD Rawat Jalan 1. Sosialisasi instruksi atau pengumuman dilakukan lisan dan tertulis melalui buku dan papan pengumuman. 1) Kajian Data .

7 Mayo Tube No. 3 Mayo Tube No. Fasilitas Alat Tenun.UGD merupakan salah satu bagian di rumah sakit yang menyediakan pelayanan dan penanganan awal bagi pasien yang menderita sakit dan cedera yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. dan Alat Medis b.5 Mayo Tube No. 5 Mayo Tube No. 6.8 Mayo Tube No. 4 Mayo Tube No.6 Mayo Tube No. Putih Tensimeter Portable Dewasa Tensimeter tinggi Dewasa Tensimeter Tinggi Anak Tensimeter Berdiri (bayi) Timbangan Berdiri (bayi) Monitor Saturasi Oksigen Dewasa Termometer Air Raksa Tabung Oksigen Transport Oksigen Dinding Brancard Tempat Tidur Korentang Bak Instrumen Sedang Bak instrumen besar (kecil) Gagang mess Naald Voelder klem (duk klem) Gunting Jaringan Gunting angkat Jaringan Gunting Tumpul (lancip) Scapel (cucing) KETERSEDIAAN ALAT 1 0 1 0 0 1 0 0 0 3 2 1 1 1 (1) 1 (1) 2 1 2 2 7 4 2 2 2 1 (2) 2 5 2 (1) 1 2 4 1 (2) KETERANGAN (rusak 1) . 10 Mayo Tube No. Alat Rumah Tangga. a. Kapasitas UGD terdiri dari 6 bed pemeriksaan pasien dan 1 bed dalam ruang tindakan.9 Mayo Tube No. N O 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 NAMA ALAT Mayo Tube No.

Fasilitas Untuk Petugas Kesehatan Adapun fasilitas untuk petugas kesehatan yang berada di UGD adalah: a) Nurse Station yang berada di depan pintu masuk dimana didalamnya terdapat meja tulis untuk petugas medis b) Ruang Kepala Ruangan menjadi 1 dengan Nurse Station c) Ruang tindakan yang terletak di sebelah timur Nurse Station. d) Tempat penyimapanan barang-barang petugas (locker) e) Toilet untuk petugas medis .33 Suction 34 Nebulizer 35 Stetoskop dewasa (anak) 36 Bengkok 37 Pincet Chirrurgis 38 Pincet Anatomy 39 Retraktor 16 cm 40 Gunting benang 41 Arteri klem 42 Pupet UGD 43 Kaca gogle UGD 44 Komputer LCD 45 Hanrub 46 Telephone 47 Kulkas Kecil 48 Radio Amatir 49 ECG Poli Bedah 1 Pupet 2 Korentang 3 Bak Instrumen Sedang 4 Bengkok Poli Obgyn 1 Pupet 2 Manset anak 3 Tensimeter 4 Stetoskop dewasa 5 Stetoskop anak 6 Torniquet baru 1 1 2 (1) 2 4 4 1 2 2 1 2 1 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 1 2 b.

c. Method  Kualifikasi pendidikan petugas perawat yang berada di UGD berkualifikasi S1 kedokteran sebanyak 14 orang. S1 Profesi Keperawatan sebanyak 9. gaas. botol infus. Pengadaannya disesuaikan dengan kebutuhan di UGD. UGD telah melakukannya pencatatan inventaris  secara rutin. dan D III  Keperawatan sebanyak 8 orang. Pemilahan sampah medis dan non medis sudah tersedia. Apabila terdapat masalah di UGD maka Perawat Pelaksana wajib melaporkannya kepada Katim atau Dokter jaga dan Katim / Dokter jaga kemudian  melaporkannya kepada Kepala Ruangan. masker dengan pengolahan sampah medis di incenerator  Kresek hitam: untuk sampah non medis c. Dalam penerapan perawat Tim Modifikasi. poster 7 langkah cuci tangan sudah  tersedia. Pengadaan barang habis pakai di UGD dilakukan sesuai dengan jumlah stok  barang yang ada sehingga pada saat diperlukan barang tersebut sudah tersedia dan diamprahkan sesuai dengan pemakaian namun terkadang sulit mengamprah alat medis  tetap seperti salah satu monitor yang masih rusak. Ketersediaan sarana seperti hand scrub. hands scoon. Di UGD sudah diberikan instruksi untuk melakukan pemilahan sampah yaitu:  Safety box(jirigen) : needdle dan ampul  Tas kresek kuning: untuk sampah medis Selang infus. Kepala Ruang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Katim dan Dokter jaga UGD. terakhir tercatat inventaris fasilitas atau peralatan medis pada bulan maret tahun 2016 Secara umum fasilitas alat-alat medik/keperawatan di UGD sudah sesuai dengan  standar baik secara kualitas dan kuantitas. Analisis Berdasarkan kajian data di atas. 3). UGD memiliki empat Katim dan masing- masing Katim dibantu tiga perawat pelaksana. kapas. Analisa .

 Perawat sudah menanyakan respon pasien selama dirawat  Perawat sudah memberikan laporan pasien seperti misalnya vital sign dan keadaan umum saat ini.  Perawat sudah mengecek program dokter  Perawat sudah mengoperkan rencana hari ini kepada shif jaga berikutnya dan menginformasikan ke pasien. Katim. .  Isi timbang terima sebagian besar tentang program delegatif dokter dan belum membahas tentang kemungkinan masalah dan rencana keperawatan yang mungkin muncul pada pasien. Supervisi Keperawatan Supervisi di UGD sudah dilaksanakan secara rutin sesuai jadwal dari bidang keperawatan dan supervisi oleh Karu ke PP atau pun dari PP ke PA. 1) Analisa Supervisi sudah dilakukan secara rutin maupun insidentil. dan Perawat Pelaksana mengadakan operan pasien. pada saat jam operan atau pergantian shif. Timbang Terima  Ada operan general di Ners Station antara KARU. d. dan Perawat Pelaksana  KARU. f. g.a. Supervisi dilakukan secara lisan tanpa terdokumentasi secara tertulis.Katim. Sentralisasi Obat Di UGD obat oral dan injeksi sudah dikelola secara sentralisasi. Standard 1) Kajian Teori Standar profesi keperawatan merupakan SPO keilmuan/teknis Promosi/Penjenjangan Karier. Berdasarkan kajian data di atas diketahui bahwa sudah ada model MAKP yang digunakan yaitu Model Keperawatan Tim Modifikasi b. a) Melanjutkan pendidikan dan mengikuti pelatihan b) Mutasi dan rotasi keperawatan.

4. 6. UGD sudah memiliki SAK dan SOP yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit. Format dokumentasi perawatan pasien yang digunakan di UGD dapat dilihat pada tabel dibawah ini : No 1..c) Cuti dan ijin Standar Pelayanan Keperawatan merupakan standar dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien sesuai dengan penyakit pasien. h) Dokumentasi Keperawatan Model pendokumentasian di UGD sudah menggunakan model SOR. 7. Pemulangan Pasien RM 3 Catatan Perkembangan oleh dokter RM 4 Medikasi RM 6 – 6a/Kep Pengkajian Keperawatan RM 6c /Kep Orientasi Pasien Baru RM 6d/Kep Discharge Planing RM 6e/Kep Rencana Keperawatan RM 6f/Kep Implementasi Keperawatan RM 6g/Kep Lembar Balance Cairan RM 6h/ Kep Grafik tanda-tanda vital RM 6i/Kep Evaluasi keperawatan Dokter Perawat Perawat Perawat Perawat Perawat Perawat Perawat Perawat Perawat . 5. 3) Analisis Secara umum standar yang ada di UGD sudah sesuai dengan kebutuhan sebagai Unit penanganan kegawatdaruratan. 9. Administrasi 3.pernyataan/penjamin pembayaran Surat permintaan ngamar Surat General Consent RM 1 Ringkasan pasien masuk dan keluar RM 02/ UGD Pengkajian Medis Gawat Darurat RM 02a/ UGD Asuhan Keperawatan Gawat Sumber Administrasi Administrasi Administrasi Administrasi Administrasi Dokter Perawat Ugd Darurat RM 2b / UGD Catatan Pemindahan dan 1 Ranap 2 3 4. 10. Standar administrasi merupakan standar yang berisikan kebijakan-kebijakan dari suatu rumah sakit. 2) Kajian Data UGD adalah adalah salah satu bagian di rumah sakit yang menyediakan pelayanan dan penanganan awal bagi pasien yang menderita sakit dan cedera yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. 5 1 Rawat 2 Darurat Uraian Bagian Surat rujukan pasien jika ada Surat. 8. 2.

000 pada pasien BPJS. kemudian untuk pemeriksaan dr Spesialis dikenakan biaya pemeriksaan sebesar Rp 125.000. 1. dan Rp 65. pendanaan fasilitas kesehatan bagi pasien. tetapi ada beberapa penempatannya yang tidak beraturan dan belum terdapat label yang jelas pada masing-masing box. sedangkan untuk fasilitas BPJS sebesar Rp 15.000. Katim. Pendanaan Ruangan Sumber keuangan yang digunakan dalam pengelolaan ruangan baik pengadaan dana bagi ruangan (renovasi ruangan). radiologi/USG. M4 (MONEY) 1. 2. Biaya pemeriksaan dokter umum bagi pasien yang menggunakan fasilitas umum yaitu sebesar Rp 30. terintegrasi RM 8 persiapan/resume pasien pulang Perawat RM 5 Lembar penempelan pemeriksaan Petugas kesehatan Penunjang 2. pendanaan bahan kesehatan habis pakai dipenuhi dan bersumber dari APBD dan penghasilan RSU Kertha Usada. 7 Catatan informasi dan edukasi Perawat laboratorium. patologi. dana operasional ruangan. dll RM 5a Lembar hasil EKG Secara umum pendokumentasian yang dilaksanakan di UGD sudah berjalan dengan baik sesuai dengan format yang ada. i) Uraian Tugas UGD mempunyai uraian tugas yang secara umum sudah diketahui oleh Karu. dan Perawat Pelaksana d. RM 12. . Tarif Pemeriksaan UGD melayani pasien dengan status pembayaran sebagai pasien umum dan BPJS. pada pasien dengan fasilitas umum.000.11. pendanaan alat kesehatan. Dokter jaga. Tarif Pemeriksaan pada pasien dibedakan berdasarkan jenis fasilitas yang digunakan.

e. M5 (MARKET) DATA KUNJUNGAN PASIEN UGD BULAN JANUARI TAHUN 2016 NO JENIS PELAYANAN TOTAL PASIEN TINDAK LANJUT PELAYANAN MATI DI IGD DOA 142 0 0 RUJUKAN NON RUJUKAN DIRAWAT DIRUJUK PULANG 8 200 66 0 1 BEDAH 2 NON BEDAH 47 541 313 1 275 0 3 3 KEBIDANAN 0 4 4 0 0 0 0 4 ANAK 14 191 126 0 79 0 0 69 936 509 1 496 0 0 TOTAL .

Dari seluruh jumlah pasien tersebut. Non bedah (saraf.Berdasarkan tabel dan grafik di atas. Sedangkan berdasarkan tindak lanjut perawatannya. 1 orang yang dirujuk ke RS lain. dan sebanyak 496 orang rawat jalan (pulang). DATA KUNJUNGAN PASIEN UGD BULAN FEBRUARI TAHUN 2016 NO JENIS PELAYANAN TOTAL PASIEN TINDAK LANJUT PELAYANAN RUJUKAN NON RUJUKAN DIRAWAT DIRUJUK PULANG MATI DI IGD DOA 1 BEDAH 16 232 91 0 157 0 0 2 NON BEDAH 26 583 246 0 363 0 1 3 KEBIDANAN 0 7 7 0 0 0 0 4 ANAK 19 309 147 0 181 0 0 61 1131 491 0 701 0 0 TOTAL . Kebidanan sebanyak 4 orang. 69 orang berasal dari rujukan dan sisanya sebanyak 936 orang berasal dari non rujukan (datang sendiri). tidak ada yang meninggal dan pasien yang Death On Arrival (DOA) ada sebanyak 3 orang. interna. Untuk data kematian Bulan Januari 2016 di UGD. menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien di Unit Gawat Darurat pada Bulan Januari tahun 2016 yaitu pelayanan Bedah sebanyak 208 orang. jantung. Anak sebanyak 205 orang. paru) sebanyak 588 orang. sebanyak 509 orang dirawat di RSU Kertha Usada.

Dari seluruh jumlah pasien tersebut. dan sebanyak 701 orang rawat jalan (pulang). 61 orang berasal dari rujukan dan sisanya sebanyak 1131 orang berasal dari non rujukan (datang sendiri). paru) sebanyak 609 orang.Berdasarkan tabel dan grafik di atas. Untuk data kematian Bulan Februari 2016 di UGD. Sedangkan berdasarkan tindak lanjut perawatannya. jantung. Kebidanan sebanyak 7 orang. menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien di Unit Gawat Darurat pada Bulan Februari tahun 2016 yaitu pelayanan Bedah sebanyak 248 orang. interna. sebanyak 491 orang dirawat di RSU Kertha Usada. 0 orang yang dirujuk ke RS lain. Anak sebanyak 328 orang. DATA KUNJUNGAN PASIEN UGD BULAN MARET TAHUN 2016 NO JENIS PELAYANAN TOTAL PASIEN TINDAK LANJUT PELAYANAN MATI DI IGD DOA 106 0 0 RUJUKAN NON RUJUKAN DIRAWAT DIRUJUK PULANG 3 248 144 1 1 BEDAH 2 NON BEDAH 14 627 112 2 527 0 2 3 KEBIDANAN 0 7 7 0 0 0 0 4 ANAK 8 406 194 0 220 0 0 25 1288 457 3 853 0 0 TOTAL . tidak ada yang meninggal dan pasien yang Death On Arrival (DOA) ada sebanyak 1 orang. Non bedah (saraf.

Dari seluruh jumlah pasien tersebut.Berdasarkan tabel dan grafik di atas. Untuk data kematian Bulan Maret 2016 di UGD. Anak sebanyak 414 orang. . jantung. interna. 3 orang yang dirujuk ke RS lain. paru) sebanyak 641 orang. Non bedah (saraf. Sedangkan berdasarkan tindak lanjut perawatannya. dan sebanyak 853 orang rawat jalan (pulang). Kebidanan sebanyak 7 orang. sebanyak 457 orang dirawat di RSU Kertha Usada. 25 orang berasal dari rujukan dan sisanya sebanyak 1288 orang berasal dari non rujukan (datang sendiri). tidak ada yang meninggal dan pasien yang Death On Arrival (DOA) ada sebanyak 2 orang. menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien di Unit Gawat Darurat pada Bulan Maret tahun 2016 yaitu pelayanan Bedah sebanyak 291 orang.