You are on page 1of 3

Percepatan Total pada Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMB)

Pada gerak melingkar beraturan (GMB), walaupun ada percepatan sentripetal, kecepatan linearnya
tidak berubah. Mengapa? Karena percepatan sentripetal tidak berfungsi untuk mengubah kecepatan
linear, tetapi untuk mengubah arah gerak partikel sehingga lintasannya berbentuk lingkaran. Pada gerak
melingkar berubah beraturan (GMBB), kecepatan linear dapat berubah secara beraturan. Hal ini
menunjukkan adanya besaran yang berfungsi untuk mengubah kecepatan. Besaran tersebut adalah
percepatan tangensial (at), yang arahnya dapat sama atau berlawanan dengan arah kecepatan linear.
Percepatan tangensial didapat dari percepatan sudut () dikalikan dengan jari-jari lingkaran (r).

at: percepatan tangensial (m/s2)


: percepatan sudut (rad/s2)
r : jari-jari lingkaran dalam cm atau m
Pada Gerak Melingkar Berubah Beraturan benda mengalami dua macam percepatan, yaitu
percepatan sentripetal (as) dan percepatan tangensial (at). Percepatan sentripetal selalu menuju ke pusat
lingkaran, sedangkan percepatan tangensial menyinggung lingkaran. Percepatan total dalam GMBB
adalah jumlah vektor dari kedua percepatan tersebut.

Pada GMBB benda mengalami percepatan sentripetal dan percepatan tangensial.


Berdasarkan gambar di atas, diketahui bahwa percepatan sentripetal dan percepatan tangensial saling
tegak lurus. Oleh karena itu, percepatan totalnya adalah sebagai berikut.

Sedangkan arah percepatan total terhadap arah radial, yaitu dapat dihitung dengan perbandingan
tangen.

Rumus Gerak Melingkar Berubah Beraturan


Rumus-rumus yang digunakan dalam GMBB tidak jauh berbeda dengan rumus-rumus dalam GLBB. Jika
anda sudah menguasai rumus GLBB, maka rumus GMBB pasti dapat dengan mudah anda pahami.
Untuk itu, berikut ini disajikan tabel perbandingan rumus GLBB dan GMBB.

Keterangan :
(+) benda mengalami percepatan
() benda mengalami perlambatan.
Dengan :
t = kecepatan sudut setelah t detik (rad/s)
o = kecepatan sudut awal (rad/s)
= percepatan sudut (rad/s2)
= sudut tempuh (radian)
t = waktu yang dibutuhkan (s)
R = jari-jari lintasan (m)

Kecepatan sudut juga sering dinyatakn dalam satuan ppm (putaran per menit) ataupun rpm (rotasi per
menit). Satuan tersebut menyatakan banyakanya putaran yang dilakukan benda dalam satu menit.
Hubungan satuan tersebut dengan rad/s adalah : 1 ppm = 1 rpm = 30 rad/s

Contoh Soal Gerak Melingkar Berubah Beraturan

Sebuah benda berotasi dengan kecepatan 120 ppm. Jika setelah 10 detik benda tersebut
berhenti, maka hitunglah besar sudut yang ditempuh benda tersebut.
Pembahasan :
Dik : o = 120 ppm = 120 (30) = 4 rad/s; t = 10 s; t = 0.
Karena t < o, maka benda diperlambat.
t = o .t
0 = 4 10
10 = 4
= 410
= 0,4 rad/s2
Maka sudut tempuhnya adalah :
t2 = o2 2..
(0)2 = (4)2 2.(0,4).
0 = 16 - 0,8
0,8 = 16
= 160,8
= 20 radian.