PENGURUS BESAR

IKATAN DOKTER INDONESIA
THE INDONESIAN MEDIGAL ASSOGIATION
CENTRAL EXEGUTIVE BOARD
Jl. Dr. G.S.S.Y Ratulangie No. 29 Jakarta 10350 Telp 021-3150679 -3900277 Fax: 3900473
Email ; pbidi@idionline.org - Website : www.idionline.org

Masa Bakti 201 5 - 201

SIARAN BERITA

I

UBAH SEGERA UNDANG.UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2013
TENTANG PENDIDIKAN KEDOKTERAN

Ketua lJmum/President
Prof.Dr. l. oetama Marsis,Sp.0G

I(etua Majelis Kehormatan
Etik Ked0kleran (MKEK)/Chairman ol Honorary
Board of Medical Ethics
DR.Dr,Priio Sidipralomo,Sp.Rad

l(elua Maiel'r Kolegium Kedoheran
lnd0nesia (MKK|)/Chairman 0l Board 0f lndonesian

Bahwa lahirnya Undang-undang No 20 Tahun 2013 Tentang Pendidikan
Kedokteran telah menimbulkan kontroversi. Kontroversi tersebut meliputi :

Peftama : Tumpang tindih 4 (empat) UU yaitu : UU No. 29 Tahun
2OO4 Tentang Praktik Kedokteran/ UU No. 12 Tahun l0l?Tentang
Pendidikan Tinggi, UU No Tentang No 20 Tahun 2013 Pendidikan
Kedokfteran, dan UU No. 36 Tahun 2OL4 Tentang Tenaga
Kesehatan.

Medical Collegium
Prof. I)R.I)r, David S Perdanakusuma,Sp,BP-RE (K)

Ketua Majelis Pengembangan
Pelayanan l(eprofesian (MPP{)/Chairman

0f Board

0l Devel0pment 0l Medical Services
Dr. Poedio Hartono,Sp.0G (K)

Kedua, UU No, 20 Tahun 2013 memasukkan "dokter layanan
primer" ke dalam jenis profesi baru kedokteran dan karenanya
frasa "dokter layanan primer" dalam UU No. 20 tahun 2013
HARUS DIHAPUSKAN. Dokter layanan primer menyebabkan
kontroversi karena :

a.
Wakil Ketum Umum/l(elua Terpilih

Presidenl Elect
Dr. Daeng M Faqih,SH,MH

l(elua Purna/lmmediale Past President
Dr. Zaenal Abidin,SH,MH

Sekretaris Jenderal/General Secretary

b.

Dr Moh. Adib khumaidi,Sp,0T

c.
Bendahara Umum & Manajemen Aset ()rganisasi/
General Treasurer & Finance Devel0pmenl
Dr. Ulul Albab,Sp.0G

d.
e.

Dunia kedokteran internasional tidak mengenal gelar setara
spesialis Dokter Layanan Primer. Layanan primer (primary care)
adalah wilayah pelayanan, tidak ada satu pun negara yang
menyebutkan primary care physiciansebagai gelar profesi khusus yang
berpraktik di layanan primer. Dokter layanan primer adalah komunitas
dokter yang memberikan pelayanan kesehatan pada fasilitas layanan
primer yang meliputi dokter umum, dokter keluarga, dokter spesialis,
dokter analt dokter penyakit dalam, dan dokter psikiatri.
Menyebabkan konflik horisontal antar dokter di pelayanan primer dan
berpotensi mengkriminalisasi dokter umum yang menangani pasien
JKN (penjelasan Pasal 8 ayat 2)
Tidak tampak perbedaan signifikan antara kompetensi Dokter Layanan
Primer (DLP) dengan kompetensi pendidikan dokter yang tercantum
dalam Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) tahun 20L2yang
telah disahkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).
Kurikulum, standar pendidikan, dan gelar Dokter Layanan Primer
belum memiliki kejelasan dan landasan formal (Peraturan Pemerintah,
pengesahan kurikulum oleh KKI, peraturan Menteri, dan belum ada
kolegium DLP yang disahkan oleh IDI).
Simulasi pelaksanaan program Dokter Layanan Prirner memerlukan
waktu 30 - 50 tahun untuk men-DlP-kan dokter umum yang akan
bekerja di layanan primer, belum termasuk 8.000 lulusan dokter/tahun

yang terus dihasilkan. Dengan demikian program ini tidak
realistis, tidak signifikan, tidak efisien dan memborcskan
anggaran negara (APBN).

Ketiga, UU No. 20 tahun 2013 menyebabkan tumpang tindih peran dan
kewenangan kelembagaan antara Kementerian Ristek Dikti, Kementerian
Kesehatan, Organisasi Profesi yaitu IDI termasuk Kolegium didalamnya,
beserta Konsil Kedokteran Indonesia (KKD.

Keempat, UU No. 20 tahun 2013 ini mengabaikan program pendidikan
kedokteran berkelanjutan (P2KB) hal mana sangat penting untuk
meningkatkan kapasitas kornpetensi dokter dan pembinaan berkelanjutan,
dan telah diamanatkan oleh UU No 29 Tahun 2004 Tentang Praktik
Kedokteran.

PENGURUS BESAR
IKATAN DOKTER INDONESIA
THE INDONESIAN MEDICAL ASSOGIATION
GENTRAL EXEGUTIVE BOARD
Jl. Dr. G.S.S.Y Ratulangie No. 29 Jakarta 10350 Telp 021-3150679 - 3900277 Fax : 3900473
Email : pbidi@idionline.org - Website : www.idionline.org

Masa Bakti 2015 - 2018

Ketua Umum/President
Prof.Dr. l. oelama Marsis,Sp.0G

Ketua Maielis Kehormalan
Etik l(edokteran (MXEK)/Chairman of Honorary
Board of Medical Elhics
I)B,Dr.Prijo Sidipratomo,Sp.Rad

Ketua Majel'r Kolegium Ked0kteran
lndonesla (MK(l)/Chairman 0f Board 0f lndonesian
Medical Collegium
Prol. DR.Dr. Dauid S Perdanakusuma,$p.BP-RE (K)

(elua Majelis Pengembangan
Pelayanan Keprolesian (MPPK)/Chairman ol Board
o, Deuelopment ol Medical Services

Dr Poedjo Hailono,Sp.oc (()

Kelima, UU No. 20 tahun 2013 belum memuat kuota mahasiswa daerah dari
daerah terpencil, terjauh, perbatasan dan pulau-pulau kecil. Bahwa dalam
rangka percepatan pemerataan tenaga kesehatan (dokter dan dokter
gigi), diperlukan kuota penerimaan mahasiswa dengan pembiayaan negara
dan kewajiban pengabdian di daerah asal.
Menyadari bahwa UU No. 20 tahun 2013 Tentang Pendidikan Kedokteran
menimbulkan masalah yuridis dan sosiologis, menimbulkan disharmoni
antar kelembagaan pemerintah, organisasi profesi (IDI), KKI, Kolegium
termasuk dalam hal standar pendidlkan, kurikulum, ujian, gelar,
menimbulkan persinggungan praktik layanan primer, maka Ikatan Dokter
Indonesia (IDI) sebagai satu-satunya organisasi profesi kedokteran
berdasar legal standing 3 (tiga) UU yaitu UU No. 36 tahun 2014 Tentang
Tenaga Kesehatan, UU No. 29 tahun 2004 Tentang PraKik Kedokteran dan
UU No. 12 tahun 20LZ Pendidikan Tinggi telah melakukan kajian,
perumusan dan penyusunan draft dan naskah akademis RUU Perubahan
atas UU No 20 Tahun 2013 Tentang Pendidikan Kedokteran dengan yang
didalamnya memuat perubahan terhadap 15 pasal dari 54 pasal,

17 Frasa 'dokter layanan primer' dihilangkan,
penambahan isi pasal tentang standar nasional pendidikan
kedokteran, Kurikulum, Uji Kompetensi dan Gelar, sefta kuota
daerah teftingga!, perbatasan dan kepulauan.
termasuk

Wakil Nelum Umrm/Ketua Terpilih

President Elect
Dr. Daeng M Faqih,SH,MH

Ikatan Dokter Indonesia (ID) dengan ini menyatakan
Ketua Purnailmmediale

Pasl President

t,r. Zaenal Abidin,SH,MH

:

1.

Mengusulkan RUU PERUBAHAN atas UU NO. 20 TAHUN 2AL3
TENTANG PENDIDIKAN KEDOKTEMN untuk masuk Prioritas
Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2016 dan segera
dibahas pada tahun ini.

2.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDD menyerahkan
draft RUU perubahan atas UU No. 20 tahun 2013 disertai naskah
akademik kepada Badan Legislasi (Baleg) Dewan Penryakilan Rakyat

Sekretaris Jenderal/General Secretary
Dr. Moh. Adib khumaidi,Sp.0T

Bendahara Umum & Manaiemen Aset Organisasi/
General Treasurer & Finance Devel0pmenl
Dr. Ulul Albab,Sp.0G

(DPR).

3.

Meminta agar Pemerintah menghentikan : (1) pembahasan
substansi DLP dalam penyusunan RPP turunan dari UU Pendidikan
Kedokteran, (2) kegiatan terkait dengan sosialisasi program studi
DLP, (3) rekrutmen dan persiapan program studi DLP, dan (4)
pembukaan Program Studi DLP.

Demikian siaran berita

ini

terimakasih.

Jakarta, 27 September 2016
Umum,

IDI : 7.535

disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan