You are on page 1of 1

METODE ANALISIS MINERAL dan KADAR AIR

Mineral
Mineral adalah zat yang berperan dalam menjaga keseimbangan dalam
tubuh terutama untuk membantu proses metabolism dan pertukaran zat. Unsur
mineral dibagi menjadi dua, yakni makro dan mikro elemen. Unsur mineral makro
merupakan unsur mineral yang dibuthkan tubuh dalam jumlah cukup besar, seperti
(K,Ca, Mg, Na, S, Cl, dan P). mineral mikro merupakan minera yang dibutuhkan
tubuh dalam jumlah kecil namun tetap penting, seperti (Fe, Zn, Cu, Lo, Mn Se
(winarno, 1992) kandungan mineral suatu bahan erat kaitannya dengan kadar abu
bahan
Kadar abu merupakan ukuran dari jumlah total mineral yang terdapat dalam bahan
pangan. Uji kadar abu dianalisis dengan cara membakar bahan pangan atau
mengabukannya dalam suhu yang sangat tinggi. Metode yang dapat digunakan ada
dua, yakni pengabuan kering dan pengabuan basah (Aprilianto, 1988) Abu dalam
bahan pangan dibedakan menjadii abu total, terlarut, dan tak larut (Aprilianto,
1988)
Abu total digunakan untuk mengetahui nilai gizi dalam bahan pangan dengan cara
menimbang residu mineral kering dari bahan yang dipanaskan dengan suhu 550 C.
Abu terarut adalah bagian dari abu total yang terlarut oleh air pada kondisi spesifik.
Abu tak larut adalah bagian dari abu total yang tertinggal dari ari setelah perlakuan
penyaringan dibawah kondisi yang spesifik. (Pitroda, 1993)
Rumus ndek buku mikpang

Winarno, F. G. (1992). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.
Apriyantono , Anton.1988. Analisis Pangan. PAU Pangan dan Gizi IPB : Bogor
Puspitasari, et.al. 1991. Teknik Penelitian Mineral Pangan . Bogor: IPB-press.
Yunizal, Murtini,J.T., Dolaria,N., Purdiwoto,B., Abdulrokhim dan
Carkipan.1998. Prosedur Analisa Kimiawi Ikan dan Produk Olahan Hasil-Hasil Perikan
an. Instalasi Penelitian dan Pengembangan Perikana N ; Jakarta.