You are on page 1of 3

MENGENAL KERVANSARAY MASA TURKI USTMANIYYAH

FATCHUL WACHID
Department of Islamic Studies, Karadeniz Technical University
fatchul.wachid@gmail.com
Kervansaray merupakan salah satu peninggalan peradaban Turki Ustmaniyyah
yang dikelola oleh lembaga-lembaga wakaf yang bertujuan untuk saling
membantu dan meringankan beban sesama muslim terutama mereka yang sedang
melakukan perjalanan jarak jauh yaitu dengan menyediakan tempat peristirahatan
dan penginapan. Kervansaray sangat penting dalam memenuhi kebutuhan
masyarakat di bidang ekonomi, social, budaya dan keamanan.
Di bidang kemanan, terdapatnya Kervansaray membuat para pedagang dan
saudagar kaya tidak perlu merasa takut untuk melewati dan bermalam di kawasan
yang berbahaya. Mereka dapat meminta bantuan Kervansaray untuk bermalam
atau menemani mereka sampai melewati kawasan yang dianggap berbahaya
tersebut.
Kervansaray dikelilingi oleh benteng-benteng dan terdapat menara pengintai
untuk mengawasi daerah-daerah sekelilingnya dari mara bahaya. Gerbang
Kervansaray pun terbuat dari besi yang susah untuk ditembus. Dengan demikian,
sudah dapat dipastikan bahwa Kervansaray memang benar-benar pilihan yang
tepat untuk menjadi tempat perehatan yang aman bagi mereka.
Kervansaray merupakan produk arsitek Turki Islam abad pertengahan. Disamping
bertujuan untuk memudahkan para pedagang di dalam menempuh dan
menunjukkan jalur perdagangan yang aman, Kervansaray juga menjadi pusat
perkembangan pemukiman baru masyarakat pada masa itu.
Dengan dibangunnya Kervansaray, dengan cepat masyarakat menghidupkan
lingkungan sekeliling Kevansaray tersebut dengan aktivitas sosial dan
perdagangan. Kemudian, terbentuklah sebuah kawasan pemukiman yang baru dan
aman.
Kervansaray pertama kali didirikan pada masa pemerintahan khalifah Umar bin
Khaththab. Yang dibangun sebagai pos-pos keamanan. Contoh Kervansaray
dengan bentuk dan system yang lebih maju dapat ditemukan pada periode
kerajaan Karahanlilar, Gazneliler dan Seljuk Besar di Asia Tengah.
Contoh Kervansaray yang paling tua adalah Kervansaray yang didirikan pada
masa Sultan Mahmud raja Karahanlilar pada tahun 1019-1020 yang
menghubungkan jalur perdagangan dari Tus dan Serahs. Selain itu, pada masa
pemerintahan Sultan Nasr bin Ibrahim (1068-1080) dibangun dua Kervansaray

sekarang terdapat beberapa Kervansaray yang kita dapat temukan masih berdiri tegap di tanah Anatolia : 1. Kervansaray Sultan Han di jalan antara Konya dan Aksaray 8. Kervansaray juga dibangun di kawasan-kawasan seperti Iran. Austria. Kervansaray Sarihan di jalan antara Avanos dan Urgup 10. dengan kata lain dapat ditempuh dalam waktu 8-10 jam perjalanan. Antara satu Kervansaray dengan Kervansaray yang lain didirikan dengan jarak antara 30-40 kilometer. Kervansaray Kanuni di Cesme 4. sebuah kawasan yang sangat strategis dan penuh dengan jalur persimpangan perdagangan internasional pembangunan Kervansaray dirasa perlu untuk menjaga kemanan para pegadang yang melewati kawasan kerajaan. Pada masa pemerintahan Sultan Kilicarslan II. di kawasan Anatolia setidaknya terdapat 200 lebih Kervansaray. Kervansaray Sultan Suleyman di Buyukcekmece. Sistem Kervansaray sendiri bertahan hingga akhir abad ke-17 sebelum sistem perekonomian Turki Ustmaniyyah berubah dan menggunakan sistem ekonomi timar. Afrika Utara bahkan hingga ke kota Vienna. Kervansaray Kirkgoz Han di jalan antara Antalya dan Bodrum 13. fungsi Kervansaray dikembangkan dan Kervansaray-kervansaray mulai didirikan dengan ukuran besar yang dilengkapi dengan kedai-kedai makanan. Setidaknya. Budaya ini terus dikembangankan dan dibawa hingga periode kerajaan Seljuk Besar yang dipimpin oleh Tugrul Bey. Arab Saudi. Kervansaray Alara di Alanya 12. Kervansaray Rustem Pasha di Erzurum 6. Menurut penelitian.besar di kawasan Karahanlilar. Kervansaray Serapsu Hani di jalan antara Alanya dan Antalya 11. Dengan wilayah kekuasaan Turki Ustmaniyyah yang besar. Kervansaray Okuz Mehmet Pasha di Kusadasi 3. Dimana Kervansaray menjadi sebuah lembaga pembangkit aktivitas ekonomi yang lebih produktif. taman. Kervansaray Deliler Hani atau Husrev Pasha Hani di Diyarbakir 5. Sultan Han merupakan salah satu Kervansaray besar yang didirikan pada masa kerjaan Seljuk. Kervansaray Silahtar Mustafa Pasha di Malatya 7. ladang dan lain-lain. Kervansaray Alay Han di Aksaray 9. Oleh sebab itu. Kervansaray Rustem Pasha di Edirne 2. Kervansaray yang dibangun oleh pemerintah kerajaan Seljuk diwakafkan kepada lembaga-lembaga wakaf untuk digunakan oleh masyarakat seleluasa mungkin. Ketika kerajaan Seljuk mulai menguasai kawasan Anatolia. hamam. Istanbul .

14. masjid. mereka bangun dan dibukalah pintunya. rumah sakit. Para pedagang yang sakit akan dirawat dengan tanpa biaya hingga sembuh. Terdapat juga veteriner untuk mengobati kuda atau hewan-hewan yang sakit pula. Para pasien dengan ekonomi yang tidak cukup memadai akan dibayarkan ketika harus membeli obat-obatan di apotek. Mehter ditabuh dan pintu gerbang utama tertutup. saya ingin mengutip perkataan Aulia Celebi di dalam kitabnya yang terkenal yaitu Seyahatname (the Travel) : “Selepas makan malam. Semua yang melayani para pengunjung Kervansaray digaji oleh pemerintah dan merupakan pegawai pemerintah. Kervansaray Ortakoy di Inegol. Jika datang para tamu di tengah malam. hamam. dll. Bursa 15. Kervansaray Atik Valide di Uskudar. Setiap pengunjung Kervansaray berhak untuk menunaikan ibadah secara leluasa. apotek. toko dan jasa reparasi sepatu. termasuk kepada mereka yang bukan beragama Islam. Pemerintah tidak memungut biaya apapun dari para pengunjung dan pengguna Kervansaray tersebut. Istanbul Kervansaray merupakan tempat para pedagang-pedagang beristirahat dan mencari perlindungan dan keamanan dari apa-apa bahaya yang muncul di tengah perjalanan. Di dalamnya terdapat ruang tidur.” . Sebagai penutup. Para penjaga menghidupkan lentera-lentera dan tidur pulas di bawahnya. bahan-bahan makanan.