You are on page 1of 16

LSM 3P

Lembaga Pemerhati
Dan Peduli
Pendidikan
Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga

hp
10/31/2016

ANGGARAN DASAR
&
ANGGARAN RUMAH TANGGA

LSM
LEMBAGA PEMERHATI DAN PEDULI PENDIDIKAN
( LSM 3P )
MEDAN SUMATERA UTARA

ANGGARAN DASAR

BAB I
NAMA , WAKTU, KEDUDUKAN
PASAL1
NAMA
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pedidikan disingkat dengan sebutan L3P.

PASAL 2
WAKTU
Organisasi ini didirikan sejak ........., ............................, 2016 untuk jangka waktu yang tidak
ditentukan.

PASAL 3
KEDUDUKAN
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P ) berkedudukan di Kota Medan, Provinsi Sumatera
Utara - Indonesia.

BAB II
DASAR, TUJUAN DAN USAHA
PASAL 4
DASAR
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) berazaskan Pancasila dan Undang-Undang 1945
yang dilandasi pada ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

PASAL 5
MAKSUD DAN TUJUAN
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) didirikan dengan maksud turut berperan serta
dalam upaya-upaya memperhatikan aspirasi publik (masyarakat ) dalam bidang pendidikan, serta
menjadi mediator dalam menyampaikan aspirasi publik dalam bidang pendidikan agar memperoleh
ruang dan akomodir yang seimbang dan berkeadilan dalam aspek hukum, ekonomi, sosial buday dan
bermoral. Sehingga semua aspirasi masyarakat dalam bidang pendidikan umum dapat terpenuhi.
Bertujuan agar seluruh anak - anak Indonesia umumnya, khususnya anak - anak Kota Medan
Sumatera Utara dapat memperoleh peningkatan taraf pendidikan yang layak dan sesuai dengan
kebutuhan untuk bersaing di era kontemporer sekarang ini, mengurangi jurang ketidakadilan setiap
aspek dalam bidang pendidikan : hak memperoleh pendidikan yang benar, hak memperoleh fasilitas
pendidikan yang baik, hak memperoleh arah pendidikan yang bermutu untuk dapat bersaing di
segala bidang ilmu di antara Bangsa Bangsa lain di dunia internasional.

PASAL 6
KEGIATAN ORGANISASI
Untuk mencapai tujuan diatas, Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) melakukan
kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Melakukan kontrol hukum, ekonomi, sosial dan budaya, serta moral disegala bidang
pendidikan.
b. Menyatakan dan menyampaikan Visi, Misi, Persepsi dan Potensi pendidikan Kota Medan,
serta menyalurkan aspirasi masyarakat Kota Medan kepada pihak yang otoritas (
pemerintah ) dan juga penegak hukum.
c. Mengembangkan karakter dan sikap peduli pendidikan kepada masyarakat Kota Medan
sehingga memilki sikap jujur dan berani tampil di tengah-tengah masyarakat
secara bertanggung jawab dan menjunjung tinggi kepedulian pada pendidikan secara adil
tanpa tendensi ( altruism ).
d. Meningkatkan peran serta masyarakat Kota Medan dalam pembangunan karakter
bangsayang peduli terhadap pendidika, yang meliputi peran pelaksana, pembinaan,
pengawasan dan control hukum, ekonomi, sosial, budaya dan moralitas yang dilaksanakan

e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.

m.

n.
o.

secara kritis, konstruktif, konsepsional terhadap para pelaksana pembangunan atau


pemerintah.
Memberikan penyuluhan pendidikan kepada masyarakat Kota Medan dan Sumatera Utara.
Melaksanakan dan membuat studi dan kajian serta investigasi.
Melakukan pendampingan dan konsultasi.
Sosialisasi program dan konsultasi.
Mendirikan dan menyelenggarakan Pusat Informasi Data Pendidikan dan Pusat Pelaporan
Permasalahan Pendidikan.
Menyelenggarakan komunikasi dengan praktisi dan pelaksana pendidikan secara berkala
untuk mengetahui seluruh permasalahan dalam bidang pendidikan regional secara cepat.
Memimpin dan terlibat aktif dalam mewujudkan masyarakat Kota Medan yang intelektual,
cerdas dan bermoral.
Melakukan pengawasan terhadap Sekolah, Universitas, Lembaga dan Yayasan Pendidikan
ataupun Perusahaan yang berdasarkan laporan masyarakat atau berdasarkan investigasi
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) telah memiliki indikasi melakukan
pelanggaran dalam penyelenggaraan bidang pendidikan di setiap aspek.
Mendorong terciptanya kesetaraan hak anak untuk memperoleh pendidikan di setiap tingkat
strata sosial ekonomi dan sesuai dengan kebutuhan mereka untuk memiliki daya saing
Nasional dan Internasional.
Melakukan kajian dan pemberdayaan pendidikan di setiap aspek.
Melakukan usaha-usaha lannya yang tidak bertentangan dengan maksud dan tujuan
lembaga satu dan lain, dalam arti kata melakukan yang terbaik untuk bidang pendidikan
dengan seluas-luasnya.

BAB III
SIFAT
P ASAL 7
Lembaga ini bersifat dinamis, fleksibel, sosial kemasyarakatan dan tidak mengejar keuntungan.
Lembaga ini lebih menekankan untuk kepentingan masyarakatdan anak - anak Kota Medan yang
bersifat terbuka, independen, serta menghindari sikap -sikap yang bertentangan dengan hukum,
anarkis atau mengintimidasi Hak-hak Azasi Manusia (HAM).

BAB IV
KEKAYAAN
P ASAL 8
Kekayaan lembaga ini terdiri dari :
a. Penghasilan dari usaha-usaha lembaga.
b. Donatur-donatur tetap / tidak tetap lembaga.
c. Hibah, wakap, zakat, dan shadaqah.

d. Sumbangan atau bantuan badan nasional maupun internasional yang tidak mengikat.
Dana yang masuk ke lembaga disimpan disalah satu Bank at au lebih atas nama lembaga, atau
dijalankan menurut cara yang ditentukan oleh Dewan Pengurus atas persetujuan Dewan Pendiri.
Pengajuan dana sosial dari lembaga sosial lain ke lembaga ini harus mengajukan proposal, dan
proposal tersebut diajukan kerapat Dewan Pengurus serta disetujui oleh Dewan Pendiri.

BAB V
KEANGGOTAAN DEWAN PENDIRI DAN
DEWAN PENGURUS
PASAL 9
P ERATURAN K EAN GGOTAAN DIATUR LEBIH LANJUT DALAM A NGGARAN R UMAH T ANGGA .

PASAL 10
DEWAN PENDIRI
.Anggota Dewan Pendiri Lembaga ini tediri dari :
a. Mereka yang mendirikan Lembaga ini
b. Seseorang yang atas usul dari seseorang anggota dewan pendiri yang hendak
mengundurkan diri, telah disetujui oleh rapat anggota dewan pendiri untuk menjadi
penggantinya.
Pengangkatan dan pemberhentian dilakukan oleh rapat anggota Dewan Pendiri.
Pemberhentian anggota dewan pendiri dilakukan karena meninggal dunia, mengundurkan diri,
melakukan tindakan yang menyimpang dan melanggar Undang Undang Negara serta merusak visi,
misi dan citra baik lembaga.
Dewan pendiri berhak dan berkewajiban mengawasi jalannya lembaga.
Apabila dewan anggota dewan pendiri tidak aktif selama 2 (dua) tahun berturut-turut diharuskan
mengundurkan diri dari keanggotaan Dewan Pendiri.
Apabila salah satu anggota dewan pendiri meninggal dunia atau mengu ndurkan diri maka
penggantinya ditentukan oleh rapat anggota Dewan Pendiri.

PASAL 11
DEWAN PENGURUS
Lembaga ini diurus oleh suatu Dewan Pengurus yang terdiri dari seorang Ketua atau lebih, dibantu
seorang Sekretaris atau lebih, seorang Bendahara atau lebih dan beberapa orang pembantu
menurut bidang usaha dan keahliannya di bawah pengawasan Dewan Pendiri.
Anggota Dewan Pengurus dipilih dan diangkat dalam kedudukannya masing -masing serta
ditentukan oleh Dewan Pendiri untuk (tiga) tahun dan dapat diangkat kem bali untuk waktu yang
sama.
Menyimpang dari waktu pengangkatannya, masing -masing anggota Dewan Pengurus sewaktuwaktu dapat diberhentikan oleh Dewan Pendiri dengan alasan -alasan tertentu dan yang
bersangkutan harus dipanggil diminta keterangannya.
Dewan Pendiri dapat mengangkat beberapa Dewan Pakar, Penasehat atau Pelindung dan atau
Pengawas.

BAB VI
KEWAJIBAN DEWAN PENGURUS DAN KEKUASAAN DEWAN
PENGURUS
PASAL 12
KEWAJIBAN DEWAN PENGURUS
1.
Dewan Pengurus wajib menjunjung tinggi dan menjalankan peratura n-peraturan dalam
Anggaran Dasar ini, serta melakukan upaya terwujudnya dan tujuan Lembaga.
2.
Dewan Pengurus mengatur seperlunya dalam Anggaran Rumah tangga lembaga peraturan peraturan pelaksanaan dari Anggaran Dasar ini dan membuat serta menyusun p eraturan-peraturan
Dewan Pengurus yang dianggap perlu bagi lembaga dengan ketentuan tidak bertentangan dengan
Anggaran Dasar.
3.
Peraturan-peraturan yang dimaksud dalam ayat 2 diatas baru dianggap sah setelah
memperoleh persetujuan dari Dewan Pendiri.

PASAL 13
KEKUASAAN DEWAN PENGURUS
Ketua, Sekretaris dan Bendahara mewakili Dewan Pengurus dan karenanya mewakili Lembaga di
dalam dan diluar pengadilan tentang segala hal dan kejadian dengan hak untuk melakukan segala
tindakan dan perbuatan, baik yang mengenai pengurus maupun pemilikan, menjalin kerjasama
Lembaga ini dengan pihak lain maupun sebaliknya, akan tetapi dengan pembatasan, bahwa untuk :

a. Meminjamkan atau meminjam uang untuk dan atas nama Lembaga.


b. Membeli, menjual atau dengan cara lain melepaskan hak-hak aset atas kekayaan lembaga
c. Membebani Lembaga dari berbagai aspek sebagai penanggung atau penjamin keuangan,
diperlukan persetujuan tertulis dari Dewan Pendiri.
Surat-surat keluar yang penting ditanda tangani oleh Ketua dan Sekretaris.
Surat-surat yang mengenai penerimaan keuangan ditanda tangani oleh Ketua dan Bendahara.

BAB VII
RAPAT-RAPAT DAN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN
PASAL 14
a. Dewan Pengurus wajib untuk mengadakan rapat sekurang -kurangnya setahun sekali, atau
setiap waktu jika dianggap perlu, didahului dengan undangan resmi dan keterangan singkat
tentang hal hal yang dibicarakan.
b. Semua rapat Dewan Pengurus dipimpin oleh Ketua, jika tidak hadir diwakili oleh Sekretaris
atau Bendahara.
c. Dengan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan lainnya dalam Anggaran Dasar ini, maka
rapat anggota Dewan Pengurus dianggap sah jikalau dihadiri sekurang -kurangnya setengah
lebih satu dari jumlah anggota Dewan Pengurus.
d. Keputusan-keputusan rapat Dewan Pengurus dianggap sah apabila disetujui sekurang kurangnya setengah lebih satu dari jumlah anggota yang hadir.
e. Dalam rapat anggota Dewan Pengurus, tiap-tiap anggota mempunyai hak untuk
mengeluarkan pendapat.
f. Apabila salah satu Dewan Pengurus tidak hadir dalam rapat Dewan Pengurus maka yang
bersangkutan memberi kuasa kepada Dewan Pengurus yang hadir.

PASAL 15
CABANG-CABANG
Mengenai cabang-cabang akan dibentuk bila hal tersebut sangat dibutuhkan da n akan dibahas oleh
dewan pendiri dan pengurus lembaga.

BAB VIII
TAHUN BUKU
PASAL 16
1. Tahun buku Lembaga ini berjalan dari tanggal satu Januari sampai dengan tanggal tiga p uluh
satu Desember. Buku-buku Lembaga harus ditutup selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan
setelah tutup buku, dari penutupan buku-buku tersebut oleh Dewan Pengurus harus dibuat suatu
perhitungan tentang penerimaan dan pengeluaran Lembaga selama 1 (satu) tahun.
2. Perhitungan tersebut disertai pertanggung jawaban yang bersangkutan berikut laporan
tahunan, harus disampaikan kepada rapat anggota Dewan Pendiri untuk dimintakan persetujuan
dan pengesahan.
3. Pengesahan dari perhitungan dan pertanggung jawaban tersebut oleh Dewan Pendiri, berarti
memberikan pelunasan dan pembenahan sepenuhnya kepada Dewan Pengurus atas segala tindakan
dan perbuatan terhadap Lembaga selama 1 (satu) tahun buku yang bersangkut an.

BAB IX
PERUBAHAN, TAMBAHAN DAN PEMBUBARAN
PASAL 17
a. Keputusan untuk merubah dan menambah peraturan Lembaga ini hanya sah jika diambil
dalam suatu rapat anggota Dewan Pendiri sekurang-kurangnya lebih satu dari jumlah
anggota yang hadir.
b. Rapat yang dimaksud dalam ayat 1 diatas, dipimpin oleh seorang Ketua Dewan Pendiri,
apabila Ketua Dewan Pendiri tidak hadir maka rapat dipimpin oleh seorang yang dipilih dari
anggota Dewan Pendiri yang hadir.
c. Setiap mengadakan rapat anggota Dewan Pendiri harus melalui und angan secara tertulis
dan dikirimkan maksimal 1 ( Satu ) minggu sebelum hari H.
d. Keputusan untuk membubarkan Lembaga ini hanya dapat dilaksanakan oleh rapat anggota
Dewan Pendiri berdasarkan pertimbangan bahwa keadaan Lembaga tidak layak untuk
operasional.

BAB X
LIKUIDASI
PASAL 18
J IKALAU L EMBAGA INI DIBUBARKAN , MAKA D EWAN P ENGURUS UNTUK MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN L EMBAGA
INI DIBAWAH PENGAWASAN D EWAN P ENDIRI , DAN SISA KEKAYAANNYA JIKA ADA PEN GGUNAANN YA AKAN DITEN TUKAN
OLEH D EWAN P ENDIRI DENGAN MEMPER HATIKAN MAKSUD DAN TUJUAN L EMBAGA .

BAB XI
KETENTUAN PENUTUP
PASAL 19
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga adalah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan satu sama lainnya. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur di
dalam Anggaran Rumah Tangga.

Medan, , ..................... 2016

Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan


(L3P )
Kota Medan Sumatera Utara

Ketua Pendiri,

Sekretaris Pendiri,

( ________________)

________________)

ANGGARAN RUMAH TANGGA


LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT PEDULI PENDIDIKAN (LSM 2P) KOTA MEDAN

BAB I
KEANGGOTAAN
PASAL 1
Warga negara Republik Indonesia yang dapat diterima menjadi Anggota Lembaga Pemerhati Dan
Peduli Pendidikan (L3P) harus mematuhi ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
a. Berumur antara 18 tahun sampai dengan 50 tahun.
b. Sanggup aktif mengikuti kegiatan yang ditentukan oleh Lembaga Pemerhati Dan Peduli
Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara menerima dan memperjuangkan, menerima
landasan perjuangan, anggaran dasar, anggaran rumah tangga, program umum dan
peraturan-peraturan organisasi.
c. Menyatakan diri untuk menjadi anggota Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P)
Kota Medan Sumatera Utara melalui proses calon anggota.
d. Diteliti dan disaring untuk kemudian ditetapkan oleh dewan pimpinan sesuai domisili calon
berdasarkan peraturan organisasi L3P tentang keanggotaan.

PASAL 2
Keanggotaan Organisasi Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera
Utara terdiri atas :
a. Pendiri Organisasi; yaitu orang-orang yang dalam akta pendirian dinyatakan sebagai pendiri
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara.
b. Anggota Tetap; adalah orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi dan bersedia berjuang
secara aktif demi tercapainya tujuan organisasi L3P Kota Medan Sumatera Utara.
c. Anggota Biasa; adalah orang-orang yang simpati terhadap perjuangan organisasi L3P Kota
Medan serta menyatakan diri untuk menjadi anggota.
d. Anggota Luar Biasa; adalah orang-orang atau lembaga profesi yang karena mempunyai jasa
yang luar biasa atas bidang pendidikan dan tokoh dalam bidang pendidikan diminta sebagai
anggota organisasi L3P Kota Medan.
e. Anggota Kehormatan; adalah orang-orang karena jabatan dan pengaruh yang dimilikinya
dinyatakan/diminta sebagai anggota.

BAB II
KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA
PASAL 3
Setiap anggota berkewajiban :
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Menghayati dan mengamalkan landasan perjuangan dan mematuhi AD/ART organisasi.


Mentaati keputusan-keputusan hasil musyawarah anggota.
Melaksanakan dan mentaati semua peraturan dan keputusan organisasi.
Membantu pimpinan dan melaksanakan tugas.
Mencegah setiap usaha dan tindakan-tindakan yang merugikan kepentingan organisasi.
Menghadiri pertemuan dan rapat-rapat.

PASAL 4
Setiap anggota berhak :
a.

Memperoleh perlakuan yang sama dari organisasi Lembaga Pemerhati Dan Peduli
Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara.
b. Mengeluarkan pendapat dan usul-usul serta saran.
c. Memilih dan dipilih sebagai pengurus.
d. Memperoleh perlindungan, pembelaan, pendidikan, penataran, pelatihan, dan bimbingan
sebagai kader.
e. Setiap anggota memiliki hak konstituatif yang ditentukan dala m peraturan organisasi.

PASAL 5
Anggota berhenti karena :
a.
b.
c.
d.

Meninggal dunia
Atas permintaan sendiri
Diberhentikan
Tata cara pemberhentian dan hak membela diri diatur dalam peraturan organisasi.

BAB III
KADER
PASAL 6
Kader Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara adalah
tenaga inti penggerak organisasi disetiap tingkatan yang telah diteliti dan disaring berdasarkan
kriteria :
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Mental ideologi
Prestasi
Kepemimpinan
Kemampuan berdiri sendiri
Kemampuan pengembangan diri
Telah melalui proses pendidikan dan pelatihan
Ketentuan tentang jenjang kader diatur dalam peraturan organisasi

BAB IV
IDENTITAS ORGANISASI
PASAL 7
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota medan Sumatera Utara memiliki lambang,
lagu, dan atribut-atribut organisasi lainnya.
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota medan Sumatera Utara adalah berbentuk
seperti yang
tercantum pada ADRT organisasi L3P, Bab IV Pasal 8.

PASAL 8
Setiap simbol yang muncul dari lambang Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota
medan Sumatera Utara mempunyai arti sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.

Bentuk .
Bentuk.
Bentuk
Bentuk ..

Bentuk logo secara keseluruhan seperti melambangkan pemerhati dan peduli terhadap pendidikan.

PASAL 9
Bendera Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara berwarna
dan didalamnya terdapat logo organisasi L3P Kota Medan Sumatera
Utara.

BAB V
HUBUNGAN DENGAN ORGANISASI SOSIAL/
KEMASYARAKATAN, PROFESI/FUNGSIONAL
PASAL 10
Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara dengan organisasi
kemasyarakatan, dilakukan berdasarkan kesamaan visi, misi, dan dalam program perjuangan untuk
menciptakan kemajuan dalam bidang pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
Tata cara menjalin hubungan kerjasama diatur dalam peraturan organisasi.

BAB VI
HAK SUARA DAN HAK BICARA
PASAL 11
Hak bicara dan hak suara peserta musyawarah anggota dan rapat kerja diatur sebaga berikut :
a. Hak bicara pada dasarnya menjadi hak perorangan yang penggunaannya diatur dalam
peraturan organisasi.
b. Hak suara yang dilakukan dalam pengambilan keputusan pada dasarnya dimiliki oleh
anggota/peserta yang penggunaannya diatur dalam peraturan organisasi.

BAB VII
KEUANGAN
PASAL 12
a.

Iuran anggota ditentukan oleh peraturan Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P)
Kota medan Sumatera Utara.

b. Hal-hal yang menyangkut pemasukan dan pengeluaran keuangan dari dan untuk Lembaga
Pemerhati Dan Peduli Pendidikan (L3P) Kota Medan Sumatera Utara wajib
dipertanggungjawabkan dalam forum yang ditentukan oleh peraturan organisasi.
c. Khusus dalam penyelenggaraan musyawarah anggota dan rapat kerja, semua pemasukan
dan pengeluaran keuangan harus dipertanggungjawabkan kepada dewan pimpinan yang
setingkat melalui panitia verifikasi ( auditor ) yang dibentuk untuk itu.

BAB VIII
PENYEMPURNAAN
PASAL 13
Penyempurnaan anggaran rumah tangga dapat dilakukan oleh rapat kerja Pengurus bersama dewan
Pendiri yang khusus membicarakan hal tersebut, yang selanjutnya dipertanggungjawabkan kepada
musyawarah anggota berikutnya.

BAB X
PENUTUP
PASAL 14
Hal-hal yang belum ditetapkan dalam anggar an rumah tangga diatur dalam peraturan
organisasi dan Anggaran rumah tangga ini mulai berlaku sejak ditetapkan .

Medan , ................., ....................................... 2016

LSM

Lembaga Pemerhati Dan Peduli Pendidikan ( L3P )


Kota Medan Sumatera Utara

Ketua Pendiri

Sekretaris Pendiri

Dewan penasehat

Dewan Pembina

SUSUNAN PENGURUS

Ketua

Wakil

Sekretaris Jenderal

Wakil sekjend

Bendahara

DEPERTEMEN-DEPERTEMEN

Depertemen advokasi dan hukum

Depertemen Pembinaan dan pelatihan

Depetemen penelitian dan teknologi

Depertemen pelayanan dan hubungan masyarakat

Depertemen kerja sama antar lembaga