You are on page 1of 3

Penulis

: Budiman

Dosen program studi kesehatan masyarakat (S1) STIKES A. Yani Cimahi

Abstrak
Pusat promosi kesehatan sejak tahun 2005 telah melakukan perubahan mind set dalam
pengembangan program PHBS tatanan rumah tangga di Kelurahan Utama di kecamatan
Cimahi Selatan. Rancangan penelitian dengan menggunakan studi cross sectional dimana
variabel independen dan dependent dikumpulkan secara bersamaan. Uji sampel yang
dilakukan yaitu sebanyak 8144 orang dengan teknik pengambilan secara random sampling.

Latar belakang.
Promosi kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan kesehatan nasional. Hal ini
dapat dilihat bahwa promosi kesehatan merupakan salah satu pilar untuk indonesia sehat
melalui peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
dengan ditandai dengan penduduknya berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga
memiliki derajat kesehatan yang tinggi.

Tujuan
Untuk melakukan pengkajian PHBS tatanan rumah tangga diKelurahan Utama di kecamatan
Cimahi Selatan.
Metode
Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian survei analitik jenis studi cross
sectional dengan pengumpulan datanya dengan menggunakan kuesioner dan teknik
pengambilannya menggunakan teknik simple random sampling, sedangkan jenis analisis data
menggunakan uji statistik kai kuadrat.
Hasil
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor setelah dilakukan uji statistik dengan
pendekatan uji kai kuadrat menunjukkan adanya hubungan signifikan terhadap pelaksanaan
PHBS (p-value < 0,05). Selain itu melalui ratio prevalen ternyata semua faktor penelitian
termasuk faktor risiko (RP>1).

A. (2006). Bandung: PT. Jakarta: Salemba Medika. S. Pengantar Epidemiologi.Kesimpulan 1.05) dan merupakan faktor risiko (RP>1)6. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. (2007). DAFTAR PUSTAKA Arikunto.05) dan merupakan faktor risiko (RP>1)4. Pada alfa 5% ada hubungan yang signifkan antara sikap petugas kesehatandengan PHBS (pValue<0. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. A. Pada alfa 5% ada hubungan yang signifkan antara pengetahuan keluarga denganPHBS (pValue<0.05) dan merupakan faktor risiko (RP>1)2. Pada alfa 5% ada hubungan yang signifkan antara sumber informasi keluargadengan PHBS (p-Value<0.05) dan merupakan faktor risiko (RP>1)5. Pada alfa 5% ada hubungan yang signifkan antara ketersediaan fasilitas keluargadengan PHBS (p-Value<0. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (edisi revisi). Penelitian Kesehatan: Buku Pertama. Rumah Tangga Sehat dengan Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat. Hidayat. Dinas Kesehatan Kota Cimahi. Refika Aditama. . (2008). Jakarta: Bina Rupa Aksara Budiman. Pada alfa 5% ada hubungan yang signifkan antara sikap keluarga dengan PHBS(pValue<0.05) dan merupakan faktor risiko (RP>1) Saran Bagi Dinas Kesehatan Kota Cimahi terus berupaya meningkatkan program kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan PHBS dan faktor-faktornya dengan program proaktif RW Siaga yang mengikut sertakan semua anggota keluarga. Kota Cimahi: Propinsi Jawa Barat.05) dan merupakan faktor risiko (RP>1) 3. (2011). Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat. Jakarta: Rineka Cipta. A. Azwar. Bandung: Propinsi Jawa Barat. (2010). Pada alfa 5% ada hubungan yang signifkan antara dukungan petugas kesehatandengan PHBS (p-Value<0. (2005).

Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. (2003). Riyanto. Jakarta: Salemba Medika. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Tesis. (2009). Rineka Cipta. dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: PT. (2003). Jakarta: PT. Rineka Cipta. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. . Jakarta: Salemba Medika. A. Rineka Cipta. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. (2007). (2002). (2008). ---------------------. S. ---------------. Pengolahan dan analisis data kesehatan. Suliha. Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika. Jakarta: PT. Metodologi Penelitian Kesehatan. Nursalam. (2000). ---------------------. EGC. Pedoman Skripsi.Notoatmodjo. Jakarta: PT.