You are on page 1of 1

Nama : Moch Sulthon Fauzan

NPM : 150510150246

SEJARAH TEBU DAN PERKEMBANGANYA DI INDIA

Tebu dibudidayakan di India sejak zaman prasejarah dan merupakan
tanaman yang penting pada akhir abad ke-4. Pada zaman dulu tebu diolah
dengan menekanya saja hingga menjadi jus dan dijadikan minuman.
Kemudian datang ide untuk mengeringkan jus tebu diatas api dan dikenallah
‘gula’ atau ‘guda’ dalam bentuk bola. Di Bengal , gula itu dekenal dengan
‘Bheri’ atau ‘bheli’. Mereka belum mengupayakan dalam bentuk Kristal.
Dalam perjalanan waktu, terbentuk keristal dengan bentuk Kristal putih
seperti keristal batu. Kemudian bermuncullan kajian ilmiah mengenai produk
tersebut.
Selama invasi di India (327 SM) Alexander melihat penduduk lokal
memperoleh ‘madu’ dari alang-alang bukan dari lebah. Kejadian ini membuat
tebu semakin terkenal dan mulai dibudidaya dan disebarkan. Penyebaran
tebu meliputi Indo-China, Negara Arab, dan Benua Eropa. Kemudian
dilakukan kerjasama dalam mengolah tebu agar dana yang digunakan dapat
ditekan dan menghasilkan produksi yang besar.
Nama gula berasal dari bahasa sansekerta yaitu ‘sarkara’ yang berarti
pasir atau kerikil. Karena awal mulanya gula dibuat dari sari pati tebu yang di
panaskan dan membentuk Kristal. Seiring berjalanya waktu gula memiliki
beberapa nama seperti ‘Sukkar’ dalam bahasa Arab, ‘Sucre’ dalam bahasa
Perancis, dan ‘Sugar’ dalam bahasa Inggris.