You are on page 1of 3

ARTIKEL : SISTEM PEMASARAN KARET RAKYAT DI PROVINSI JAMBI DENGAN

PENDEKATAN STRUKTUR, PERILAKU, DAN KINERJA PASAR.
Motivasipeneliti
 Peran komoditas karet cukup berarti dalam perekonomian di Provinsi Jambi,
tetapi peranannya terhadap peningkatan kesejahteraan petani belum
signifikan.
 Petani karet di provinsi Jambi memiliki posisi tawar (bargaining position) yang
lemah dalam proses penentuan harga karena beberapa hal :
a. Akses informasi yang terbatas
b. Keterikatan petani karet dengan pedagang pengumpul dan belum
berfungsinya pasar lelang dengan baik.
c. Keterbatasan sarana & prasarana serta modal.
 Beberapa penelitian menunjukkan petani yang mengusahakan komoditas
perkebunan cenderung menghadapi struktur pasar yang tidak bersaing.
TujuanPenelitian
Menganalisis struktur pasar, perilaku pasar serta kinerja pasar karet rakyat di
Provinsi Jambi.
Metode Penelitian
Untuk mewujudkan tujuan penelitian diatas,
beberapa hal, yaitu :

maka peneliti melakukan

 Penelitian dilakukan hanya di dua kabupaten (Batanghari dan Bungo) sentra
produksi karet di provinsi Jambi bulan juni sampai agustus 2013.
 Lokasi penelitian dipilih karena memiliki pasar lelang karet yang aktif dan
juga terdapat pabrik pengolahan karet sebagai alternatif pemasaran karet
oleh petani.
 Lokasi ini dipilih berdasarkan kesamaan karakteristik yaitu sama-sama
menghasilkan produksi karet rakyat terbesar.
 Peneliti hanya menggunakan data dari pelaku pemasaran dan harga karet
yang diambil dari setiap lembaga pemasaran mulai januari 2009 sampai
agustus 2013 yang berasal dari Dinas perkebunan dan Disperindag.
 Peneliti menggunakan data rata-rata volume penjualan karet oleh masingmasing pabrik karet selama tahun 2012.
 Peneliti menggunakan analisis struktur pasar, yaitu pangsa pasar dan
konsentrasi pasar yang menggunakan analisis four firm concentration ratio
(CR4).
 Peneliti menggunakan analisis perilaku pasar yaitu, praktek pembelian dan
penjualan, sistem pembentukan harga dan kerjasama lembaga pemasaran.
 Peneliti menggunakan analisis kinerja pasar, yaitu, margin pemasaran dan
farmer share, analisis integrasi pasar vertikal.

Peneliti menggunakan data rata-rata volume penjualan pada tahun 2012. Saluran pemasaran yang paling banyak dilalui adalah saluran a sebanyak 40% sedangkan yang paling rendah saluran e sebanyak 28%. hal ini terlihat dari cukup tersedianya informasi harga yang diperoleh. Kritik dan saran Terhadap Penelitian Penelitian ini cukup menarik dan berguna bagi petani dan pemerintah sebagai pemegang kebijakan.Pabrik crumb rubber sebagai pembeli memiliki kemungkinan untuk melakukan kolusi dalam mengendalikan harga pasar. pedagang pengumpul kecamatan dan pabrik. sbb : a.Terdapat beberapa kritik dan saran atas penelitian ini sbb . pasar lelang dan pedagang pengumpul yang terlibat dalam keanggotaan perusahaan.Peneliti tidak memasukkan item lainnya yaitu.Jadi peneliti tidak konsisten dalam menggunakan data (tahun). Petani-pedagang pengumpul kecamatan-pedagang besar provinsi-pabrik e.  Sebaiknya penelitian dilakukan lebih dari dua kabupaten. Kinerja pasar Menunjukkan bahwa jangka pendek terlihat bahwa petani memiliki integrasi yang lemah dengan pasar lelang karet dan tidak memiliki hubungan integrasi dengan pedagang pengumpul desa.  Struktur pasar yang digunakanhanya pangsa pasar dan konsentrasi pasar. Petani-pedagang pengumpul desa –pedagang besar provinsi-pabrik d.Pangsa pasar tertinggi adalah Djambi waras (31. namun data harga yang diambil mulai januari 2009 sampai agustus 2013. Petani-pedagang pengumpul desa-pasar lelang karet-pabrik c. Petani-pasar lelang karet-pabrik b. serta terdapat jalinan kerjasama antara lembaga pemasaran tersebut dalam pemodalan. Hal ini menggambarkan persaingan yang kecil.24%).70%. ukuran perusahaan.Konsekuensinya adalah petani sebagai produsen namun sebagai penerima harga.  Penelitian dilakukan pada bulan juni sampai agustus 2013. Petani-pabrik. .Hasil Penelitian 1 2 3 Struktur pasar Menunjukkan bahwa konsentrasi rasio empat pabrik crumb rubber terbesar di provinsi jambi sebesar 75. Perilaku pasar Terdapat 5 saluran pemasaran.hal ini disebabkan pabrik memiliki akses pasar yang luas dan jaminan pasokan karet dari petani.Hal ini menunjukkan bahwa hubungan yang kuat antara pedagang besar provinsi dengan pabrik.

teknologi. penjualan . diantaranya : a. 2010) menyatakan bahwa penggunaan item konsentrasi pasar yang tercermin pada rumus C4 dan HHI terdapat beberapa kelemahan. 2010). Margin pemasaran dan farmer share b.(Baye. Penelitian dan pengembangan d. 2010) menyatakan bahwa kinerja pasar sbb : a. penjualan yang berada diluar negeri tidak termasuk b. Kesejahteraan sosial Jadi. kurang konsisten dalam menggunakan teori yang berasal dari (Baye. sistem pembentukan harga.Integrasi vertikal . Regional dan pasar lokal. economic managerial and business strategy.Merger Konglomerat c.  Kinerja pasar yang digunakan oleh peneliti sbb : a. Aktivitas integrasi dan merger . peneliti dalam penelitian ini.  Perilaku pasar yang digunakan hanya praktek pembelian. Perilaku harga b. Advertising Aktivitas integrasi pasar vertikal dimasukkan ke kinerja pasar.(Baye. Definisi industri dan kelas produk. seharusnya masuk dalam perilakupasar. National. kemampuan memasuki pasar. permintaan dan kondisi pasar.Integrasi horisontal . Global market. 2010) menyatakan bahwa perilaku pasarterdiri dari : a. c. data yang digunakan hanya data perusahaan yang relevan dengan kondisi pasar. dan kerjasama lembaga pemasaran. Integrasi pasar vertikal (Baye. Keuntungan b. terkadang suatu perusahaan dalam jenis industri yang sama memiliki jenis produk yang berbeda. .