You are on page 1of 6

PANSS Versi Bahasa Indonesia

A. Identitas
1. Nama

2. Umur

3. Dignosis

Pemeriksa

4. Tanggal Pemeriksaan :
5. Alamat

6. No. RM

7. Tanggal Masuk

8. Berat Badan

9. Tinggi Badan

B. Keluhan Utama

C. Petunjuk
Berikan penilaian dengan memberikan tanda silang (X) pada kolom nilai yang
sesuai, dengan ketentuan sebagai berikut:
1
2
3
4
5
6
7

=
=
=
=
=
=
=

tidak ada
minimal
ringan
sedang
agak berat
berat
sangat berat

Uraian penilaian dan pertanyaan


No
P1
P2

P3

P4

P5

1
Waham (isi pikiran tidak realistik, aneh, egosentrik, dan sulit dikoreksi).
Adakah keyakinan atau keadaan luar biasa yang terjadi/dialami pasien?
Kekacauan proses pikir (proses pikir verbal yang terputus atau tdk
segera tersampaikan oleh karen asosiasi longgar, melingkar, tidak urut,
atau tidak mengandung arti).
Penilaian dengan pencermatan pembicaraan pasien selama wawancara.
Perilaku halusinatorik (perilaku aneh atau tidak bertujuan tanpa
dirangsang stimuli dari luar).
Penilaian berdasarkan observasi atau laporan dari oranglain (perawat
atau lekuarga).
Gaduh gelisah (hiperaktivitas motorik, peningkatan respon terhadap
stimuli, kewaspadaan berlebihan, atau labilitas mood yang berlebihan).
Penilaian berdasarkan observasi atau laporan dari orang lain yang
mengetahui.
Waham kebesaran (keyakinan ttg diri sendiri yang berlebihan).
Adakah kekuatan, kekayaan, kesaktian, atau kemampuan lain yang
luarbiasa dimiliki pasien?

Nilai
4 5

P6

Kecurigaan/kejaran (ide atau keyakinan tidak realisitisk/msk akal ttg


kecurigaan terhadap sesuatu yang akan mencelakai pasien).
Adakah seseorang atau sekelompok orang, atau keadaan tertentu yang
akan mencelakai atau memonitor, atau memata-matai pasien?

P7

Permusuhan (sikap dan ekspresi verbal kemarahan, kebencian, termasuk


kata-kata kotor, caci maki, atau penyerangan fisik). Penilaian berdasarkan
observasi atau laporan orang lain.

N1

Afek tumpul (berkurangnya respon emosional).


Penilaian berdasarkan observasi terhadap ekspresi wajah, modulasi
perasaan, dan gerak-gerik selama wawancara.
Keruntuhan/penarikan emosional (berkurangnya minat dan keterlibatan,
serta curahan perasaan terhadap peristiwa kehidupan).
Penilaian berdasarkan laporan dari perawat atau keluarga dan observasi
selama wawancara.
Kemiskinan rapport (berkurangnya interaksi atau keterlibatan dengan
pewawancara).
Penilaian berdasarkan perilaku interpersonal selama wawancara.
Penarikan diri dari hubungan sosial secara pasif/apatis (berkurangnya
minat dan inisiatif dlm interaksi sosial, disebabkan karena pasivitas,
apatis, anergi).
Penilaian berdasarkan laporan perilaku sosial dari perawat atau
keluarga.
Kesulitan dalam pemikiran abstrak (hendaya dalam berpikir abstrak
atau simbolik).
Apa persamaan apel dan pisang? Apa persamaan jeruk dan bola? Apa
artinya air susu dibalas air tuba?
Kurangnya spontanitas dan arus percakapan (berkurangnya arus normal
percakapan, berkurangnya kelancaran dan produktivitas dalam
pembicaraan).
Penilaian berdasarkan observasi selama wawancara.
Pemikiran stereotipik (kekakuan, pengulangan, atau isi pikir yang
miskin).
Penilaian berdasarkan observasi selama wawancara.
Kekhawatiran Somatik (keluhan-keluhan fisik atau keyakinan tentang
penyakit atau malfungsi tubuh)
Bagaimana perasaan Anda mengenai kesehatan Anda selama ini?
Anxietas (Kegelisahan, kekhawatiran, ketakutan, dan ketidaktenangan)
Pernahkah Anda merasakan kecemasan atau gugup dalam minggu lalu?
Rasa bersalah (Rasa penyesalan yang mendalam atau menyalahkan diri
sendiri terhadap perbuatan salah atau bayangan kelakuan buruk pada
masa lampau)
Apakah Anda merasa lebih buruk dari orang lain?
Ketegangan (manifestasi fisik yang jelas tentang ketakutan, anxietas,
dan agitasi, seperti kekakuan, tremor, keringat berlebihan, dan
ketidaktenangan)
Penilaian berdasarkan observasi selama wawancara
Mannerisme dan sikap tubuh (Gerakan atau sikap tubuh yang tidak
wajar seperti ditandai oleh kejanggalan, kaku, disorganisasi, atua
penampilan yang bizarre)
Penilaian berdasarkan observasi dan laporan dari perawat atau keluarga
Depresi (perasaan sedih, putus asa, rasa tidak berdaya, dan pesimisme)
Bagaimanakah perasaan Anda selama seminggu terakhir? Sebagian
besar baik atau sebagian besar buruk?
Retardasi motorik (penurunan aktivitas motorik yang tampak sebagai
perlambatan atau kurangnya gerakan dan pembicaraan, penurunan
respons terhadap stimuli dan pengurangan tonus tubuh)
Penilaian berdasarkan observasi dan laporan dari perawat atau keluarga.
Ketidakkooperatifan (Aktif menolak untuk patuh terhadap keinginan
tokoh bermakna)
Penilaian berdasarkan observasi dan laporan dari perawat atau keluarga.
Isi pikiran yang aneh (Proses pikir ditandai oleh ide-ide yang asing,
fanatik, atau bizar berkisar dari yang ringan atau atipikal sampai
distorsi, tidak loguism dan sangat tidak masuk akal)
Apakah Anda merasa ada sesuatu yang aneh masuk dalam pikiran
Anda?

N2

N3

N4

N5

N6

N7

G1

G2
G3

G4

G5

G6

G7

G8

G9

G10

G11

G12

G!3

G14

G15

G16

S1

S2

S3

Disorientasi (Kurang menyadari hubungan seseorang dengan


lingkungan, termasuk orang, tempat, dan waktu yang mungkin
disebabkan oleh kekacauan atau penarikan diri)
Tanggal berapakah hari ini? Di mana kita berada sekarang?
Perhatian buruk (Gagal dalam memusatkan perhatian yang ditandai oleh
konsentrasi yang buruk, perhatian mudah teralih oleh stimulus eksternal
dan internal, dan kesulitan dalam mengendalikan, mempertahankan, dan
mengalihkan fokus pada stimuli baru.
Penilaian berdasarkan observasi selama wawancara
Kurangnya daya nilai dan tilikan (Hendaya kesadaran atau pemahaman
atas kondisi psikiatrik dan situasi kehidupan dirinya)
Apa yang menyebabkan Anda dibawa ke Rumah Sakit Jiwa?
Gangguan dorongan dan kehendak (Gangguan dalam dorongan
kehendak, makan-minum, dan pengendalian pikiran, perilaku, gerakangerakan, serta pembicaraan)
Penilaian berdasarkan observasi selama wawancara
Pengendalian impuls yang buruk (Gangguan pengaturan dan
pengendalian impuls yang mengakibatkan ketegangan dan emosi yang
tiba-tiba, tidak teratur, sewenang-wenang, atau tidak terarah tanpa
memperhatikan konsekuensinya)
Penilaian berdasarkan observasi dan laporan dari perawat atau keluarga.
Preokupasi (Terpaku pada pikiran dan perasaan yang timbul dari dalam
diri dan disertai pengalaman autistik sedemikian rupa sehingga terjadi
gangguan orientasi realita dan perilaku adaptif)
Penilaian berdasarkan observasi dan laporan dari perawat atau keluarga.
Penghindaran sosial secara aktif (penurunan keterlibatan sosial yang
disertai adanya ketakutan yang tidak beralasan, permusuhan, atau
ketidakpercayaan)
Laporan fungsi sosial oleh perawat atau keluarga
Amarah (suasana perasaan agresif/marah thdp objek atau keadaan
didalam atau di luar dirinya).
Penilaian berdasarkan laporan atau pernyataan selama
wawancara.Apakah akhir2 ini anda mrs sgt marah?
Kesulitan dalam menunda pemenuhan kepuasan (kesulitan dalam
menunda, mengalihkan, atau merubah objek tujuan yang akan dicapai).
Penilaian berdasarkan observasi dan laporan orang lain atau pernyataan
pasien.Apakah anda saat ini sgt minginginkan sesuatu dan bagaimana
kalau tidak mendapatkannya?
Afek yang labil (suasana perasaan dan emosi yang tidak stabil,fluktuatif
dari waktu ke waktu).
Penilaian berdasarkan pemeriksaan mood, afek, emosi dan pengaruhnya
terhadap ekspresi wajah, sikap, atau perilaku.Apakah Anda merasa
cepat marah, cepat sedih, cepat gembira?

Interpretasi hasil jumlah skor PANSS:

Sakit ringan

= 61

Sakit sedang

= 78

Kesimpulan Pemeriksaan:
Minggu 1 :
Minggu 2 :

Terlihat nyata sakit

= 96

Sakit berat

= 118

Sakit sangat berat

= 147

Minggu 3 :
Minggu 4 :

P4. GADUH GELISAH


Hiperaktifitas yang ditampilkan dalam bentuk percepatan perilaku motorik, peningkatan
respons terhadap stimuli, waspada berlebihan atau labilitas alam perasaan yang berlebihan.
Dasar penilaian : manifestasi perilaku selama wawancara dan juga laporan perawat atau
keluarga tentang perilaku.
1. Tidak ada. Definisi tidak terpenuhi
2. Minimal. Patologis diragukan; mungkin suatu ujung ekstrim dari batasan normal.
3. Ringan. Cenderung sedikit agitatif, waspada berlebihan atau sedikit mudah
terangsang selama wawancara, tetapi tanpa esipode yang jelas dari gaduh gelisah
atau labilitas alam perasaan yang mencolok. Pembicaraan mungkin sedikit
mendesak
4. Sedang. Agitasi atau mudah terangsang yang jelas terbukti selama wawancara,
mempengaruhi pembicaraan dan mobilitas umum atau ledakan-ledakan episodik.
yang terjadi secara sporadik.
5. Agak berat. Tampak hiperaktifitas yang bermakna, atau sering terjadi ledakanledakan atau aktifitas motorik yang menyebabkan kesulitan bagi pasien tetap duduk
untuk waktu yang lebih lama dari beberapa menit dalam setiap kesempatan.
6. Berat. Gaduh gelisah yang mencolok mendomianasi wawancara, membatasi
perhatian sedemikian rupa sehingga mempengaruhi fungsi sehari-hari seperti makan
dan tidur.
7. Sangat berat. Gaduh gelisah yang mencolok, sangat serius mempengaruhi
kegiatan makan dan tidur, serta jelas tidak memungkinkan interaksi interpersonal.
Percepatan pembicaraan dan aktivitas motorik dapat menimbulkan inkoherensi dan
kelelahan.
P7. PERMUSUHAN
Ekspresi verbal dan nonverbal tentang kemarahan dan kebencian, termasuk sarkasme,
perilaku pasif agresif, caci maki dan penyerangan.
Dasar penilaian : perilaku interpersonal yang diamati selama wawancara dan laporan
oleh perawat atau keluarga.
1. Tidak ada. Definisi tidak terpenuhi
2. Minimal. Patologis diragukan; mungkin suatu ujung ekstrim dari batasan normal.
3. Ringan. Melampiaskan kemarahan secara tidak langsung atau ditahan seperti
sarkasme, sikap tidak sopan, ekspresi bermusuhan dan kadang-kadang iritabilitas.
4. Sedang. Adanya sikap bermusuhan yang nyata, sering memperlihatkan iritabilitas
dan ekspresi kemarahan atau kebencian yang langsung.
5. Agak berat. Pasien sangat mudah marah dan kadang-kadang memaki dengan
kata-kata kasar atau mengancam.
6. Berat. Tidak kooperatif dan mencaci maki dengan kasar atau mengancam
khususnya mempengaruhi wawancara, dan berdampak serius terhadap relasi sosial.
Pasien dapat beringas dan merusak tetapi tidak menyerang orang lain secara fisik.
7. Sangat berat. Kemarahan yang hebat berakibat sangat tidak kooperatif, menghalangi
interaksi, atau secara episodik melakukan penyerangan fisik terhadap orang lain.

G4. KETEGANGAN
Manifestasi yang jelas tentang ketakutan, ansietas dan agitasi, seperti kekakuan, tremor,
keringat berlebihan dan ketidaktenangan.
Dasar penilaian : laporan lisan membuktikan adanya ansietas dan karenanya derajat
keparahan menifestasi fisik ketegangan dapat dilihat selama wawancara.
1. Tidak ada. Definisi tidak terpenuhi
2. Minimal. Patologis diragukan; mungkin suatu ujung ekstrim dari batasan normal.
3. Ringan. Postur dan gerakan-gerakan menunjukkan kekhawatiran ringan seperti
rigiditas yang ringan, ketidaktenangan yang sekali-sekali, perubahan posisi atau
tremor tangan yang halus dan cepat.
4. Sedang. Suatu penampilan yang nyata-nyata gelisah yang terbukti dari adanya
pelbagai manifestasi seperti perilaku tidak tenang, tremor tangan yang nyata,
keringat berlebihan atau menerisme karena gugup.
5. Agak berat. Ketegangan yang berat yang dibuktikan oleh pelbagai menifestasi
seperti gemetaran karena gugup, keringat sangat berlebihan dan ketidaktenangan,
tetapi perilaku selama wawancara tidak terpengaruh secara bermakna.
6. Berat. Ketegangan berat sedemikian rupa sehingga taraf interaksi
interpersonal terganggu. Misalnya pasien mungkin terus menerus bergerak seperti
cacing kepanasan, tidak dapat tetap duduk untuk waktu lama atau menunjukkan
hiperventilasi.
7. Sangat berat. Ketegangan yang sangat mencolok yang dimanifestasikan oleh tandatanda panik atau percepatan gerakan motorik kasar, seperti langkah cepat yang
gelisah dan ketidakmampuan tetap duduk untuk waktu lebih lama dari semenit yang
menyebabkan percakapan tidak mungkin diteruskan.
G8.KETIDAKKOOPERATIFAN
Aktif menolak untuk patuh terhadap keinginan tokoh bermakna termasuk pewawancara,
staf rumah sakit atau keluarga yang mungkin disertai dengan rasa tidak percaya, defensif,
keras kepala, negativistik, penolakan terhadap otoritas, hostilitas atau suka membangkang.
Dasar penilaian : perilaku interpersonal yang diobservasi selama wawancara dan juga
dilaporkan oleh perawat atau keluarga.
1. Tidak ada. Definisi tidak terpenuhi
2. Minimal. Patologis diragukan; mungkin suatu ujung ekstrim dari batasan normal.
3. Ringan. Patuh tetapi disertai sikap marah, tidaksabaran atau sarkasme.
Mungkin ada penolakan yang tidak mengganggu, terhadap penyelidikan yang
sensitif selama wawancara.
4. Sedang. Kadang-kadang terdapat penolakan langsung untuk patuh terhadap tuntutantuntutan sosial yang normal seperti merapikan tempat tidur, mengikuti acara yang
telah dijadwalkan dan sebagainya. Pasien mungkin memproyeksikan hostilitas,
defensif atau bersikap negatif. Tetapi biasanya masih dapat diatasi.
5. Agak berat. Pasien seringkali tidak patuh terhadap tuntutan lingkungannya dan
mungkin dijuluki orang sebagai orang buangan atau orang yang mempunyai
problem yang serius. Ketidakkooperatifan tercermin dalam jelas-jelas defensif atau
iritabilitas terhadap pewawancara dan mungkin tidak bersedia menghadapi banyak
pertanyaan.
6.
Berat. Pasien sangat tidak kooperatif, negativistik dan mungkin juga suka
membangkang. Menolak untuk patuh terhadap sebagian besar tuntutan sosial dan
mungkin tidak mau memulai atau mengikuti wawancara sepenuhnya.

7. Sangat berat. Resistensi aktif yang jelas berdampak serius terhadap benar-benar
seluruh bidang fungsi utama. Pasien mungkin menolak untuk ikut dalam aktivitas
sosial apapun, mengurus kebersihan diri, bercakap-cakap dengan keluarga atau staf
dan bahkan untuk berpartisipasi dalam wawancara singkat sekalipun.
G14. PENGENDALIAN IMPULS YANG BURUK
Gangguan pengaturan dan pengendalian impuls yang mengakibatkan pelepasan ketegangan
dan emosi yang tiba-tiba tidak teratur, sewenang-wenang atau tidak terarah tanpa
merisaukan konsekuensinya.
Dasar penilaian: perilaku selama wawancara dan yang dilaporkan perawat atau
keluarga.
1. Tidak ada. Definisi tidak terpenuhi
2. Minimal. Patologis diragukan; mungkin suatu ujung ekstrim dari batasan normal.
3. Ringan. Pasien cenderung mudah marah dan frustrasi bila menghadapi stres atau
pemuasannya ditolak tetapi jarang bertindak impulsif.
4. Sedang. Dengan provokasi yang minimal pasien menjadi marah dan mencaci
maki.
Mungkin sekali-sekali mengancam, merusak atau terdapat satu atau dua episode
yang melibatkan konfrontasi fisik atau perselisihan ringan.
5. Agak berat. Pasien memperlihatkan episode impulsif yang berulang-ulang, termasuk
mencaci maki, pengrusakan harta benda atau ancaman fisik. Mungkin ada satu atau
dua episode yang melibatkan serangan serius sehingga pasien perlu diisolasi,
difiksasi dan bila perlu diberi sedasi.
6. Berat. Pasien sering agresif secara impulsif, mengancam, menuntut dan merusak,
tanpa pertimbangan yang nyata tentang konsekuensinya. Menunjukkan perilaku
menyerang dan mungkin juga serangan seksual dan kemungkinan berperilaku yang
merupakan respons terhadap perintah-perintah yang bersifat halusinasi.
7. Sangat berat. Pasien memperlihatkan serangan yang dapat membunuh
orang, penyerangan seksual, kebrutalan yang berualang atau perilaku yang merusak
diri sendiri. Membutuhkan pengawasan langsung yang terus menerus atau fiksasi
karena ketidakmampuan mengendalikan impuls yang berbahaya.