You are on page 1of 3

1

DAFTAR TUGAS e-LEARNING


MATA KULIAH
AKUNTANSI FORENSIK DAN FRAUD EXAMINATIONS
TUGAS I: (STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 1_NAMA MAHASISWA_NIM)
1. Resume Literatur
Bab: 1,2,3,4,5
Bab: 6,7,8,9,10
Bab : 1-2

Buku Akuntansi Forensik, Theodorus M Tuanakotta


Buku Akuntansi Forensik, Theodorus M Tuanakotta
Buku Mendeteksi Manipulasi Laporan Keuangan, Theodorus
M Tuanakotta

TUGAS II: (STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 2_NAMA MAHASISWA_NIM)


1. Akuntansi forensik merupakan formulasi yang dapat dikembangkan sebagai strategi
preventif, detektif dan persuasif melalui penerapan prosedur audit forensik dan audit
investigatif yang bersifat litigation suport untuk menghasilkan temuan dan bukti
yang dapat membantu proses pengambilan putusan di pengadilan. Disamping itu
dengan fraud examinition yang tidak terlepas dari akuntansi forensik akan menjadi
bahan untuk profesi akuntansi khususnya untuk menelusuri adanya kemungkinankemungkinan kecurangan yang dilakukan.
Pertanyaan Essay
Uraikan penjelasan saudara bahwa pemakai laporan keuangan akan mengira atau
berharap bahwa auditor independen akan menemukan semua jenis fraud, baik yang
melekat pada laporan keuangan maupun yang berupa pencurian aset.
2. Kejahatan kerah putih dapat mengakibatkan penggelapan laporan keuangan
(fraudulent financial reporting).
Pertanyaan Essay
Apakah yang dimaksud penggelapan laporan keuangan?
TUGAS III: (STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 3_NAMA MAHASISWA_NIM)
3. Pemicu perbuatan fraud pada umumnya merupakan gabungan dari motivasi dan
kesempatan. Motivasi dan kesempatan saling berhubungan. Semakin besar
kebutuhan

ekonomi

seseorang

yang

bekerja

di

suatu

organisasi

yang

pengendaliannya internnya (SPI) lemah, maka semakin kuat motivasinya untuk


melakukan fraud. Terdapat empat faktor pendorong seseorang untuk melakukan
fraud, yang sering disebut teori GONE ( berdasarkan Pusdiklatwas, BPKP) yaitu
sebagai berikut:
1) Greed (keserakahan)
2) Opportunity (kesempatan)
3) Need (kebutuhan)
4) Expossure (pengungkapan)

2
Faktor greed dan need merupakan faktor yang berhubungan dengan pelaku fraud
atau disebut faktor individu. Adapun faktor opportunity dan exposure merupakan
faktor yang berhubungan dengan organisasi sebagai korban.
Pertanyaan Essay
Jelaskan menurut pendapat saudara tentang ke 4 (empat) factor tersebut. Maksimal
5 halaman (A4, Arial 11, spasi 1,5).
TUGASIV: (STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 4_NAMA MAHASISWA_NIM)
4. Hakekat kejahatan akuntansi biasanya bermuara pada pelaporan keuangan yang
menyesatkan bagi penggunanya, termasuk aktivitas yang tidak benar atau ilegal
pada proses pengidentifikasian dan pengukuran transaksi-transaksi keuangan.
Adapun beberapa bentuk kejahatan akuntansi, salah satu diantara adalah
Manajemen Laba yang Tidak Sah (illegal earnings management). Manajemen Laba
adalah suatu intervensi atas tujuan dalam proses pelaporan keuangan eksternal
yang dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan pribadi (Schipper, 1989).
Pertanyaan Essay
Jelaskan menurut pendapat saudara tentang praktek Manajemen Laba yang Tidak
Sah. Maksimal 5 halaman (A4, Arial 11, spasi 1,5).
TUGAS V: (STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 5_NAMA MAHASISWA_NIM)
5. Kejahatan akuntansi atau skandal akuntansi melibatkan kaum elit bisnis dan kaum
profesional. Contoh kasus yang populer adalah kasus Enron dimana harga saham
perusahaan tersebut anjlok karena ulah pendiri Enron, mantan CEO, eksekutif Enron
lainnya serta auditor Kantor Akuntan Publik yang bersekongkol memanipulasi
laporan keuangan Enron. Kejahatan akuntansi di perbankan dan di pasar modal
juga melibatkan kaum profesional.
Dengan melihat pelakunya maka disimpulkan bahwa kejahatan akuntansi ini masuk
dalam kategori kejahatan kerah putih. Hal ini sejalan dengan pendapat Edwin H.
Sutherland yang menyatakan bahwa white collar crime adalah kejahatan yang
dilakukan oleh orang-orang terhormat dan status sosial tinggi dalam kaitannya
dengan okupasinya. Menurut Muladi, kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang
terhormat ini biasanya dilakukan tanpa kekerasan tetapi selalu disertai dengan
kecurangan, penyesatan, penyembunyian dari kenyataan, akal-akalan, manipulasi,
atau pengelakan terhadap peraturan.
Dalam kaitannya dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia, Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang yang terkait menyebutkan
beberapa pasal yang terkait dengan kejahatan akuntansi, salah satu diantaranya
adalah; Berkaitan dengan pemberian opini auditor yang menyesatkan, dapat
dikenakan pasal 416 KUHP yaitu Seorang pejabat atau orang lain yang diheri tugas

3
menjalankan suatu jabatan umum terus-menerus atau untuk sementara waktu, yang
sengaja membuat secara palsu atau memalsu buku buku-buku daftar-daftar yang
khusus untuk pemeriksaan administrasi, diancam dengan pidana penjara paling lama
empat tahun.
Pertanyaan Essay
Jelaskan menurut pendapat saudara tentang pemberian opini auditor yang
menyesatkan . Maksimal 5 halaman (A4, Arial 11, spasi 1,5).
TUGASVI: (STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 6_NAMA MAHASISWA_NIM)
6. Dalam kaitannya dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia, Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang yang terkait menyebutkan
beberapa pasal yang terkait dengan kejahatan akuntansi, salah satu diantaranya
adalah;

berkaitan dengan kejahatan perbankan yang merupakan kategori

penggelapan, dapat dikenakan pasal 372 KUHP yaitu Barang siapa dengan sengaja
dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah
kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan
diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau
pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.
Pertanyaan Essay
Jelaskan menurut pendapat saudara tentang kejahatan perbankan. Maksimal 5
halaman (A4, Arial 11, spasi 1,5).
TUGASVII:(STIE INDONESIA_NAMA MATAKULIAH_TUGAS 7_NAMA MAHASISWA_NIM)
7. Berkaitan dengan kejahatan akuntansi di pasar modal yang berupa manipulasi pasar,
dapat dikenakan pasal 91 Undang-undang nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
yaitu: Setiap pihak dilarang melakukan tindakan, baik langsung maupun tidak
langsung, dengan tujuan untuk menciptakan gambaran semu atau menyesatkan
mengenai kegiatan perdagangan, keadaan pasar atau harga efek di Bursa Efek.
Pertanyaan Essay
Jelaskan menurut pendapat saudara tentang kejahatan akuntansi di pasar
modal/bursa efek. Maksimal 5 halaman (A4, Arial 11, spasi 1,5).