You are on page 1of 2

ABSES GIGI

DINAS KESEHATAN
KABUPATEN
No. Dokumen : 800/
LAMPUNG TIMUR
Tanggal Terbit :
SOP UKP
A. Pengertian

No. Revisi

:

Halaman

: 1/2

/SOP/UKP/

/2016

2016

UPTD PUSKESMAS
PEKALONGAN
Disetujui oleh,
Kepala UPTD Puskesmas
Pekalongan

Yusi Meilia, S.ST, M.Kes
NIP 196805031987112001

: Pengumpulan nanah yang telah menyebar dari
sebuah gigi ke jaringan di sekitarnya, biasanya

B. Tujuan

berasal dari suatu infeksi.
: 1.Dapat tegaknya diagnosanya abses gigi.
2.Terlaksananya prosedur penatalaksanaan abses

C. Kebijakan

gigi.
: - Persiapan peralatan dikerjakan oleh perawat gigi.
- Penegakan diagnosa oleh dokter gigi dan dapat
dilimpahkan kepada perawat.
- Tindakan oleh dokter gigi dan dapat dilimpahkan

D. Referensi
E. Alat dan Bahan

F. Prosedur

kepada perawat gigi.
: Standar pelayanan medis kedokteran gigi Indonesia,
1999.
: Alat-alat dan bahan/obat yang disiapkan :
1. Dental unit lengkap.
2. Alat diagnosa lengkap (kaca mulut, pinset, sonde).
: 1. Pemeriksaan ekstraoral dan intraoral : tandatanda klinis yang sering ditemui.
a. Pada pemeriksaan tampak pembengkakan di
gigi yang sakit.
b. Bila abses terdapat di gigi depan atas
pembengkakan dapat sampai ke kelopak mata.
c. Abses pada gigi belakang atas menyebabkan
bengkak sampai ke pipi.
d. Abses gigi bawah menyebabkan bengkak
sampai ke dagu atau telinga dan
submaksilaris.
e. Penderita kadang demam.
f. Kadang disertai dengan trismus.
g. Gigi goyah dan sakit saat mengunyah.
2. Penegakan diagnosa abses gigi.
3. Berikan informed consent lisan.
4. Premedikasi : antibiotik, analgetik, antinflamsi,
ruborantia
5. Pasien diperkenankan pulang.

Dokumen : 800/ LAMPUNG TIMUR Tanggal Terbit : SOP UKP G. M. Unit Terkait Yusi Meilia.Kes NIP 196805031987112001 I. Dokumen Terkait J.ST.ABSES GIGI DINAS KESEHATAN KABUPATEN No. S. Revisi : Halaman : 2/ 2 UPTD PUSKESMAS PEKALONGAN Disetujui oleh. Rekaman Historis N o Halaman Perubahan Yang Dirubah Diberlakukan Tanggal . Hal hal yang /SOP/UKP/ /2016 2016 No. Kepala UPTD Puskesmas Pekalongan diperhatikan H.