You are on page 1of 32

1

MANAJEMEN BISNIS
I.

PENDAHULUAN
1.1. Pengertian

Gambar 1: Ilustrasi Fungsi manajemen Bisnis
Bisnis berasal dari Business (bahasa Inggris) dari kata dasar Busy, yaitu (Sibuk). Sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan” atau “suatu organisasi
yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya”. Bisnis dalam arti luas
adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi
barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Secara etimologi, Bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk
melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga
penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan
usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau
keuntungan.

2

Bisnis juga bisa diartikan sebagai usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang
yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa
untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Beberapa pengertian Bisnis yang lain:
Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan
masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the
needs of our society),
Bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi
untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi
kebutuhan konsumen.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada
konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Bisnis adalah Pertukaran barang, jasa atau uang yang saling menguntungkan atau memberi
manfaat. (Skinner (1992)
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk
mendapatkan keuntungan. (http://tri_s.staff.gunadarma.ac.id).
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan kordinasi tertentu
dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu.(Griffin,2002). Adapun Manajemen adalah Sebuah
proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya
organisasi lainnya (Nickels, McHugh and McHugh ,1997). Dengan demikian, maka pengertian
Manajemen Bisnis adalah Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi
(Bisnis) melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan
pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya. Kita perlu belajar bisnis karena
hala-hal sebagai berikut:
a. Adanya peluang internasional
b. Usaha untuk mempertahankan dan Adanya saling ketergantungan (baik secara individu
maupun sebagai bangsa/negara)
c. Meningkatkan standar hidup
d. Adanya perubahan
e. Mencegah kesalahpahaman
Didalam bisnis modern terdapat organisasi berupa perusahaan dan atau industri. Yang dimaksud
perusahaan adalah Suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinasikan
sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Adapun pengertian industri adalah suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang yang
sama untuk pasar yang sama pula ( Basu swasta, 1993).

3

I.2 EKONOMI
Didalam mempelajari manajemen bisnis, kita juga perlu memahami ilmu ekonomi. Yang
dimaksud ekonomi adalah studi tentang bagaimana suatu masyarakat untuk memilih untuk
meggunakan sumber-sumber daya yang langka untuk menghasilkan/memproduksi barang-barng
dan jasa-jasa serta mendistribusikan barang dan jasa tersebut kepada masyarakat untuk
dikonsumsi.
Kunci memahami Ekonomi, al:
1. Sumber-Sumber Daya
a. Sumber Daya Alam
b. Sumber Daya Modal
c. Sumber Daya manusia (Tenaga kerja)
2. Barang-barang dan Jasa
3. Alokasi Sumber daya
a. Barang jasa apa yang di produksi, dan berapa jumlahnya…?
b. Bagaimana barang dan jasa tsb akan di produksi danoleh siapa…?.
c. Siapa yang akan menggunakan, kapan dibagikan , siapa yang akan memanfaatkan
(kaya atau miskin, kluarga atau seorang lajang, Tua atau muda…?.
1. SISTEM EKONOMI
SISTEM EKONOMI adalah CARA SUATU NEGARA MENGAT KEGIATAN EKONOMINYA DALAM RAN MENCAPAI
KEMAKMURAN

TIGA SISTEM EKONOMI DUNIA :
1.

SISTEM EKONOMI PASAR MURNI (KAPITALIS/LIBERAL)

2.

SISTEM EKONOMI TERPUSAT (KOMANDO)

3.

SISTEM EKONOMI CAMPURAN (KAPITALIS DAN KOMANDO)

SISTEM EKONOMI KAPITALIS/LIBERAL: MEMBERIKAN KEBEBASAN BERUSAHA KEPADA PARA PELAKU
EKONOMI TANPA CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
SISTEM EKONOMI KOMANDO/TERPUSAT : PEMERINTAH MEMILIKI KEKUASAN PENUH DALAM MENGATUR
KEGIATAN EKONOMI DAM MENGUASAI ALAT-ALAT PRODUKSI
SISTEM EKONOMI CAMPURAN : MEMBERIKAN KEBEBASAN YANG TERKENDALI KEPADA PARA PELAKU
EKONOMI UNTUK BERUSAHA DAN MASIH ADANYA CAMPUR TANGAN PEMERINTAH

CIRI-CIRI SISTEM EKONOMI

SEDANGKAN SARANA YANG MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKUASAI OLEH PEMERINTAH 9. HARGA BARANG DITENTUKAN DAN DIKENDALIKAN NEGARA 3. TIAP ORANG DAN PRODUSEN BEBAS MEMILIKI ALAT PRODUKSI DAN BEBAS MENENTUKAN PRODUKSINYA 7. KREATIVITAS DAN POTENSI MASYARAKAT 5. SEMUA MASYARAKAT ADALAH KARYAWAN NEGARA 4. PERANAN MODAL CAMPURAN 5. TIAP ORANG BEBAS MENENTUKAN NASIBNYA 4. TERBATASNYA CAMPUR TANGAN PEMERINTAH 6. TERDAPAT PERANAN PERORANGAN. HAK MILIK 8. JUMLAH DAN PRIBADI DIAKUI PENUH JENIS BARANG YANG DIPRODUKSI DITENTUKAN BERDASARKAN MEKANISME PASAR 10. SUMBER DAYA SANGAT PENTING EKONOMI DIMILIKI DAN DIKUASAI OLEH NEGARA 2. MUDAH MELAKUKAN KONTROL PEREKONOMIAN 2. MUDAH MENGATUR PRODUKSI CAMPURAN .4 SISTEM EKONOMI CIRI-CIRI KAPITALIS/LIBERAL KOMANDO/TERPUSAT 1. HAK ATAS BARANG KONSUMSI DISERAHKAN KEPADA INDIVIDU. SWASTA DAN PEMERINTAH DALAM KEGIATAN PEREKONOMIA N KELEBIHAN SISTEM EKONOMI SISTEM EKONOMI KAPITALIS/LIBERAL KOMANDO/TERPUSAT 1.

PEMERINTAH SULIT DALAM MENGAWASI DAN MENGATUR PEREKONOMIA N 2. 2 DAN 3) SISTEM EKONOMI DEMOKRASI INDONESIA Bagaimana . PRODUKSI DIDASARKAN PADA KEBUTUHAN MASYARAKAT 1. 3. SISTEM EKONOMI KERAKYATAN LANDASAN PEREKONOMIAN INDONESIA UNDANG-UNDANG DASAR 1945 TERUTAMA PASAL 33 Bunyinya…? (AYAT 1. KEGIATAN EKONOMI TIDAK MENCERMINKAN KEHENDAK RAKYAT 6.5 BERKEMBANG KARENA ADA PERSAINGAN KEKURAN GAN 3. KEKUATAN EKONOMI MUTLAK PADA NEGARA 4. KREATIFITAS INDIVIDU TIDAK BERKEMBANG 5. SISTEM EKONOMI PANCASILA 3. MENIMBULKA N KESENJANGAN EKONOMI 6. SISTEM EKONOMI DEMOKRASI INDONESIA 2. JENIS RODUKSI TERBATAS EKSPLOITASI BERLEBIHAN TERHADAP ALAM DAN SESAMA MANUSIA SISTEM EKONOMI YANG PERNAH DAN SEDANG BERKEMBANG DI INDONESIA 1.

PEREKONOMIAN DISUSUN SEBAGAI USAHA BERSAMA ATAS ASAS KEKELUARGAN 2. 3. BUMI. PEMERINTAH HANYA BERTUGAS MEMBIMBING. MENGAWASI. MEMPERHATIKAN SEKTOR KOPERASI. DAN MENGEMBANGKAN KEKUATAN MORAL MASYARAKAT SISTEM EKONOMI KERAKYATAN SISTEM EKONOMI DENGAN PELAKU EKONOMI UTAMA ADALAH RAKYAT. HAK MILIK PERORANGAN DIAKUI SELAMA TIDAK EKONOMI PANCASILA EKONOMI KERAKYATAN 5. 2. ADANYA KESEIMBAN GAN YANG JELAS ANTARA PERENCAN AAN DI TINGKAT NASIONAL DENGAN DESENTRAL ISASI KEUANGAN 10. MENJAMIN KESEMPATAN BERUSAHA DAN BEKERJA . 8.AIR DAN KEKEYAAN ALAM YANG TERKAMDUNG DI DALAMNYA DIKUASAI OLEH NEGARA DAN DIGUNAKAN UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT 4. CABANG PRODUKSI YANG MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKELOLA NEGARA UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT 3. NAMUN KEGIATAN EKONOMINYA BANYAK DIDASARKAN PADA MEKANISME PASAR CIRI-CIRI SISTEM EKONOMI SISTEM EKONOMI CIRI-CIRI EKONOMI DEMOKRASI 1. OLEH DAN UNTUK RAKYAT. MEWUJUDKA N PEMBANGUN AN YANG BERKELANJU TAN DAN BERWAWASA N LINGKUNGAN DIGUNAKA N KOPERASI SEBAGAI SOKO GURU PEREKONO MIAN INDONESIA 6.6 KEGIATAN EKONOMI DILAKUKAN DARI. DAN MENGARAHGKAN SISTEM EKONOMI PANCASILA SISTEM EKONOMI YANG MEMPOSISIKAN RAKYAT SEBAGAI PELAKU UTAMA. DIKEMBAN GKANNYA KEKUATAN MORAL DALAM KEGIATAN EKONOMI 7. BERKEADILA N DENGAN PRINSIP PERSAINGAN YANG SEHAT 9.

BUMS : BADAN USAHA MILIK SWASTA 3. KEBIJAKAN DALAM MENDORONG PEREKONOMIAN d. KEBIJAKAN DALAM PEREKONOMIAN : o KEBIJAKAN FISKAL o KEBIJAKAN MONETER b. PELAKU PRODUKSI b. PELAKU DISTRIBUSI c. PERAN PEMERINTAH SEBAGAI PELAKU EKONOMI : a. PERAN PEMERINTAH SEBAGAI PENGATUR EKONOMI a. KEBIJAKAN DALAM MENGATUR DAN MENGENDALIKAN HARGA PENGERTIAN BUMS ADALAH BADAN USAHA YANG DIDIRIKAN DAN DIMILIKI OLEH PIHAK SWASTA (NON PEMERINTAH) ATAU PERORANGAN UNTUK MENYELENGGARAKAN KEGIATAN EKONOMI YANG TIDAK BERTENTANGAN DENGAN UUD 1945 TUJUAN BUMS UNTUK MEMPEROLEH LABA SETINGGI-TINGGINYA DENGAN BERUSAHA DIBERBAGAI BIDANG EKONOMI SELAMA TIDAK BERTENTANGAN DENGAN PERATURAN YANG ADA . KEBIJAKAN DALAM DUNIA USAHA UNDANG-UNDANG) (MENGATUR DUNIA USAHA DENGAN c.7 BERTENTANGAN DENGAN KEPENTINGAN UMUM / NILAINILAI YANG HARUS DIHINDARI DALAM SISTEM EKONOMI DEMOKRASI PELAKU-PELAKU UTAMA SISTEM EKONOMI INDONESIA : 1. BUMN : BADAN USAHA MILIK NEGARA 2. KOPERASI CONTOH ? PERAN PEMERINTAH DALAM SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA 1. PELAKU KONSUMSI 2.

MENINGKATKAN VOLUME KEGIATAN EKONOMI 4. PEMBAGIAN SHU SESUAI PARTISIPASI ANGGOTA b. TIDAK MEMILIKI IZIN USAHA FAKTOR-FAKTOR INDONESIA : YANG MENYEBABKAN BANYAKNYA USAHA INFORMAL 1. MENINGKATKAN PENERIMAAN NEGARA MELALUI PAJAK 2. MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT PENGERTIAN KOPERASI MENURUT UNDANG-UNDANG 25 TAHUN 1992 KOPERASI ADALAH BADAN USAHA YANG BERANGGOTAKAN ORANG-SEORANGATAU BADAN HUKUM KOPERASI DENGAN MELANDASKAN KEGIATANNYA BERDASARKAN PRINSIP KOPERASI SEKALIGUS SEBAGAI GERAKAN EKONOMI RAKYAT YANG BERDASARKAN ATAS ASAS KEKELUARGAAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI KEANGGOTAAN BERSIFAT SUKARELA DAN TERBUKA KEMANDIRIAN DALAM BEROPERASI a. PENGGELOLAAN YANG SEDERHANA 4. PENGELOLAAN KOPERASI DILAKUKAN SECARA TERBUKA DAN DEMOKRATIS PERANAN KOPERASI DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA 1. MENCIPTAKAN KESEMPATAN KERJA 3. MEMPERKOKOH PEREKONOMIAN NASIONAL PERAN SEKTOR INFORMAL DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA PENGERTIAN USAHA INFORMAL ADALAH USAHA RAKYAT KECIL YANG TIDAK MEMPEROLEH KESEMPATAN BEKERJA SECARA FORMAL CIRI-CIRI USAHA INFORMAL 1. TIDAK TERIKAT OLEH WAKTU DAN TEMPAT 3. MEMBANTU PROSES KEGIATAN PEREKONOMIAN NEGARA 5. TIDAK MEMPEROLEH KESEMPATAN BEKERJA SECARA FORMAL DI . BERUPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP 3.8 PERANAN BUMS DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA 1. MINIMNYA MODAL USAHA YANG DIMILIKI 3. BANYAKNYA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) AKIBAT KRISIS 1998 2. JUMLAH MODAL YANG DIBUTUHKAN RELATIF KECIL 2. MEMBANGUN ANGGOTANYA DAN MENGEMBANGKAN POTENSI KEMAKMURAN EKONOMI 2.

(James D. TIDAK DIBUTUHKAN SKILL/KETRAMPILAN KHUSUS UNTUK MELAKUKAN USAHA KEKURANGAN USAHA INFORMAL : 1. (Stoner) Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.2002) Organisasi adalah Sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan Organisasi adalah Suatu sistem perserikatan formal.P Hasibuan ) Karena itu.(Griffin. sumber-sumber. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja (Drs. ORGANISASI 2.Bernard) Organisasi adalah Sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan kordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu. dan lingkungannya. Definisi dan Pengertian Organisasi menurut beberapa ahli Organisasi adalah Suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama. berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. . pengertian peengorganisasian adalah proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan. (Chester I.Mooney) Organisasi adalah Suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. MENGGANGGU KEBERSIHAN DAN KETERTIBAN UMUM KARENA KEBANYAKAN BEROPERASI DI TEMPAT-TEMPAT UMUM II. MENGURANGI PENDAPATAN NEGARA DARI SEKTOR PAJAK 2. MEMBANTU MENYERAP TENAGA KERJA 2.9 KEBAIKAN USAHA INFORMAL : 1. Malayu S.

Proses Organisasi Penentuan Tujuan Perumusan mission Perumusan kebijakan Pengambilan keputusan Pelaksanaan Evaluasi Pembinaan & Pengembangan II. 4.3 Mcam-macam Organisasi Secara garis besar macam organisasi dapat di skemakan sebagai berikut: . 7.10 Uman relation Gambar 2: Kerangka Konseptual Organisasi II. 2. 5.2 1. 6. 3.

Formalisasi. c. yaitu tingkat sejauh mana sebuah organisasi menyandarkan dirinya pada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari para pegawai. b. saluran perintah dan penyampaian laporan. Kompleksitas.11 II.5 Tipe Struktur organisasi . yaitu mempertimbangkan dimana letak dari pusat pengambilan keputusan. Sentralisasi.  Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan.4 Struktur Organisasi Pengertian Struktur Organisasi adalah sebagai berikut:  Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. II.  Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Struktur Organisasi mempunyai 3 komponen : a. yaitu mempertimbangkan tingkat diferensiasi yang ada dalam organisasi.

12 1) Struktur Organisasi Lini/garis 2) Struktur Organisasi Lini/garis dan staf = 3) Struktur Organisasi Fungsional .

13 Direktur Peralatan 4) Struktur Organisasi Profesional Direktur / Ketua Umum Struktur Organisasi Kebaikan /keunggulan keburukan/Kelemahan .

sering tidak jelas mana yang datang dari atas -yang bersifat perintah dan mana pula yang bersifat nasehat-. Kerja sama biasanya mudah dipupuk. Seluruh organisasi terlalu bergantung kepada seseorang 8.6 Kebaikan dan keburukan struktur organisasi Organisasi Lini dan Staf 1. 2. 4. Penerapan prinsip the 9. Disiplin kerja biasanya tinggi. Tujuan organisasi sama atau paling sedikit didasarkan atas tujuan pribadi pimpinan tertinggi dalam organisasi 6. 7. Adanya pembagian tugas yang jelas antara kelompok lini 2. Meskipun demikian. 2.14 Organisasi Lini 1. 4. Disiplin serta biasanya memiliki moral yang cukup tinggi 8. 5. 3. 3. Koordinasi mudah dijalankan dalam setiap kelompok kerja golongan karyawan. Bagi para pelaksana tingkat operasional. 5. Perintah dari kedua jenis hirarkhi ini tidak selalu seirama karena belum tentu kedua jenis hirarkhi itu memandang sesuatu hal dari “kaca mata” yang sama. Proses pengambilan keputusan dapat berjalan dengan lancar karena jumlah orang yang perlu diajak berkonsultasi masih sedikit. Kecenderungan bagi pimpinan organisasi untuk bertindak otokratis 7. Kesempatan bagi para karyawan untuk mengembangkan spesialisasi sangat terbatas. . Rasa solidaritas di kalangan para anggota organisasi pada umumnya masih tinggi karena masih saling kenal. Bakat yang berbeda-beda dari para anggota organisasi dapat dikembangkan menjadi satu spesialisasi.

Bentuk organisasi ini dapat dipergunakan oleh organisasi yang bagaimanapun besarnya. apapun tujuannya dan betapapun kompleksnya struktur organisasinya.15 right man in the right place doing the right job at right time lebih mudah dijalankan.7 Organisasi dan Lingkungan Lingkungan organisasi adalah Seluruh elemen atau unsur di luar batas organisasi yang memiliki potensi untuk mempengaruhi organisasi. dll yang menyangkut organisasi baik da dari dalam maupun dari luar.  Organisasi dan lingkungan saling tergantung  Lingkungan secara langsung mempengaruhi outcomes  Organisasi juga memodifikasi dan memilih lingkungannya  Lingkungan mensuplai materia dan ingredients yang membentuk organisasi Lingkungan Luar Gambar 5 : Organisasi dan Lingkungan Lingkungan organisasi adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan.. untuk organisasi modern sekarang ini bentuk organisasi lini dan staf dipandang sebagai bentuk yang paling cocok untuk dipergunakan. eksistensi. Ada 2 macam lingkungan dalam organisasi : 1. Lingkungan internal . 6. 2. keberadaan.

 Internasional :  Teknologi :  Sosial Budaya  Ekonomi  Politik dan Hukum 2. Lingkungan tugas :  Manajemen  Pelanggan  Budaya  Pesaing  Pemasok  Pasar Tenaga Kerja Mikro : Berpengaruh langsung Lingkungan Umum : i.2 Komponen-komponen lingkungan Organisasi Makro : Berpengaruh tak langsung .16 2.1 Lingkungan Organisasi Internal Eksternal  Karyawan a.7.7.

17 2. Karakteristik internal positif yang dapat digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan kinerja strategi.3.  Hal ini diwajarkan.  Metoda analisa SWOT bisa dianggap sbg metoda analisa yg paling dasar.  “ Luck is a matter of preparation meeting opportunity ??? Keberuntungan adalah sesuatu dimana persiapan bertemu dengan kesempatan (Oprah Winfrey)”. karena analisis SWOT adalah sebuah analisis yang akan memberikan output berupa arahan dan tidak memberikan solusi “ajaib” dalam sebuah permasalahan. Analisa ini merupakan sebuah akronim dari huruf awalnya yaitu Strenghts (kekuatan). Weaknesses (kelemahan).  Analisa ini bersifat deskriptif dan terkadang akan sangat subjektif. Hasil analisa biasanya adalah arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yg ada. yg berguna untuk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yg berbeda.  Jika digunakan dgn benar. analisa SWOT akan membantu kita utk melihat sisi-sisi yg terlupakan atau tidak terlihat selama ini. Opportunity (kesempatan) dan Threat (Ancaman). Strenght ini bersifat internal dari organisasi atau sebuah program. sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman. karena bisa jadi dua orang yang menganalisis sebuah organisasi akan memandang berbeda ke empat bagian tersebut. W = Weakness Kegiatan-kegiatan organisasi (internal) yang tidak berjalan dengan baik atau sumber daya yang dibutuhkan oleh organisasi tetapi tidak dimiliki oleh organisasi. . S = Strenght Situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.7. Karakteristik internal yang manghambat kinerja organisasi. Analisis Lingkungan Organisasi Analisis SWOT  Analisa SWOT adalah sebuah analisa yang dicetuskan oleh Albert Humprey pada dasawarsa 1960-1970an.

akan tetapi bisa juga berupa respon masyarakat atau isu yang sedang diangkat. Buatlah analisa SWOT sesingkat dan sesederhana mungkin Analisis S dan W sebagai bagian dari analisis SWOT .18 O = Opportunity Faktor positif yang muncul dari lingkungan dan memberikan kesempatan bagi organisasi atau program kita untuk memanfaatkannya. Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan analisis SWOT :  SWOT analysis bisa sangat-sangat subjective. T = Threat Karakteristik dari lingkungan eksternal yang menhambat organisasi untuk mencapai tujuan. Bisa saja terjadi 2 orang menganalisa perusahaan yg sama menghasilkan SWOT yg berbeda. Dgn demikian. Factor negative dari lingkungan yang memberikan hambatan bagi berkembangnya atau berjalannya sebuah organisasi dan program. Opportunity tidak hanya berupa kebijakan atau peluang dalam hal mendapatkan modal berupa uang. Kelemahan yg disembunyikan atau kekuatan yg tidak terjabarkan akan membuat arahan strategi menjadi tidak bisa digunakan  Analisa harus didasarkan atas kondisi yg sedang terjadi dan bukan situasi yg seharusnya terjadi  Hindari ”grey areas”. Karakteristik lingkungan eksternal yang memliki potensi untuk membantu organisasi mencapai tujuan. hasil analisa SWOT hanya boleh digunakan sbg arahan dan bukan pemecahan masalah.  Pembuat analisa harus sangat-sangat realistis dalam menjabarkan kekuatan dan kelemahan internal.  Hindari kerumitan yg tidak perlu dan analisa yg berlebihan.

Schermerhorn. Management. 1996. p. john Wiley & Sons. New York. inc. 167. 167. inc. p. Fifth Edition. Fifth Edition. Schermerhorn. MANFAAT DAN KONTRIBUSI ANALISIS LINGKUNGAN TERHADAP PUTUSAN TINDAKAN ORGANISASI . Analisis O dan T sebagai bagian dari analisis SWOT Sumber: John R. 1996. Jr. Management. Jr.19 Sumber: John R. New York. john Wiley & Sons.

Schermerhorn. Management. perencanaan metode kerja. 1996). Menurut A. p. perencanaan kegiatan dan jadwal. john Wiley & Sons. Difinisi lain menurut Newman perencanaan (planning) is deciding in advance what is to be done. 1996. dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Jr. PERENCANAAN ORGANISASI 3.1 Pengertian Perencanaan Perencanaan secara formal didefinisikan sebagai satu proses penetapan tujuan (setting objective) yang akan dicapai dan memutuskan strategi dan taktik untuk mencapainya (John R.20 Sumber: John R. m elalui urutan pilihan .2002) Perencanaan merupakan suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat . 167. Dapat diartikan bahwa pada dasarnya yang dimaksud dengan perencanaan yaitu memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan: . Perencanaan dapat juga diartikan sebagai peramalan masa yang akan datang dan perumusan kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Perencanaan atau Planning juga merupakan sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi. Jr. Bentuk dari perencanaan berupa perencanaan prosedur. perencanaan anggaran biaya. New York. Schermerhorn. inc. serta merumuskan sistem perencanaan yang menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengkordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi (Robbins dan Coulter . menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh. Fifth Edition. III.Allen planning is the determination of a course of action to achieve a desired result. perencanaan standar pengukuran hasil.

Membantu kita untuk segera menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan di sekeliling kita 2. Memudahkan dalam melakukan koordinasi di antara berbagai bagian organisasi 5.21  Apa ( what )  Siapa ( Who )  Kapan (When)  Dimana ( When )  Mmengapa ( why ) dan  Bagaimana ( How ). Perencanaan adalah fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan. Dimana tindakan tersebut dilakukan 4. Meningkatkan fokus dan fleksibelitas (focus and flexibility) 2. Meningkatkan kontrol (Control) 4. 5 W + 1H Dengan demikian. Tindakan apa yang harus dikerjakan 2. Membantu kita untuk memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas 3. usaha dan dana 3. Membantu penempatan tanggung jawab lebih tepat 4. Memperbaiki manajemen waktu (time management) Dengan kata lain. Meningkatkan koordinasi (Coordination) 3. Apa sebabnya tindakan tersebut harus dilakukan 3. 3. rinci dan lebih mudah dipahami 6. Membuat tujuan lebih khusus. Manfaat Perencanaan: 1. Kapan tindakan tersebut dilakukan . Menghemat waktu.3 Unsur-unsur Perencanaan Perencanaan yang baik harus dapat menjawab enam pertanyaan yang disebut sebagai unsurunsur perencanaan yaitu : 1.2 Pentingnya Perencanaan 1. kebijaksanaankebijaksanaan serta program-program yang dilakukan. Meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti 7.

Bagaimana cara melaksanakan tindakan tersebut. Perlu untuk Gambar 5: Perencanaan sebagai dasar untuk fungsi manajemen lain Performance feedback Gambar: Hubungan antar fungsi manajemen dalam perspektif sistem 3. Siapa yang akan melakukan tindakan tersebut 6.22 5.4 Tahap-tahap (Proses) Perencanaan .

Environmental analysis: identivication of strategic opportunities and treats of external environment dan identification of strong and weakness of organizational. select alternatives 4.23 1. Develop operational plan 5. Implement the plan and evaluate results 2 Gambar: Proses Perencanaan . 3. Strategic plan decision making: develop alternatives. evaluate alternatives. Goul formulation atau Setting objective): identification of current objective and strategy 2.

5 Visi dan misi Organisasi visi Organisasi adalah cita . dan suatu dokumen hidup yang dapat di modifikasi. Jadi. Pernyataan tentang apa yang ingin dicapai organisasi dimasa mendatang. (berhubungan dengan pertanyaan atas pertanyaan: “What do we want to become. realistis dicapai. memotivasi/menggerakkan semangat. berharga untuk dikejatr. Visi sangat Istimewa karena mengikat. mengubah tujuan menjadi tindakan.. memberi harapan..cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang Visi organisasi merupakan gambaran yang ideal dan unik tentang masa depan organisasi.?” atau “Where we want to be. memberi ilham dan jiwa. Visi Organisasi adalah Suatu gambaran mental mengenai Gambaran keadaan masa depan organisasi yang diharapkan. menghidupkan. .24 First-level Management Unit/individual perspective III. realisitik dan mungkin dicapai dan lebih baik dari pada keadaan sekarang.?”).

3. Nilai Organisasional berhubungan dengan jawaban atas objective. Contoh lain: 1) Saya ke Yogya untuk melanjutkan sekolah saya.25 Contoh: Visi BNI Menjadi Bank kebanggaan nasional yang Unggul. mengejar cita-cita. 4) Pacar: menyelesaikan kuliah secepat mungkin untuk segera nikah. pertanyaan: “What are our guiding .  Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik. Contoh lain adalah saya diundang teman untuk menghadiri acara pernikahannya di Bandung. Sementara visinya adalah: Ke Yogya 4 tahun untuk kuliah di UII..6 Nilai Dasar Organisasi Nilai Organisasi merupakan standar etik dan filosofi yang secara eksplisit dan implisit ditujukan kepada pegawai organisasi/perusahaan dalam mewujudkan maksud dan misi organisasi/perusahaan.?”. 5) dan lain sebagainya. 3) Diri sendiri: memenuhi hasrat untuk belajar ilmu tertentu. Misi saya jelas: menghadiri acara pernikahan teman. Visinya adalah: ke Bandung naik mobil melewati puncak. dan selaku mitra pillihan utama (the bank choice)  Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor. menyelesaikan kuliah secepat mungkin mengingat duit orang tua. Nilai Dasar organisasi merupakan kerangka acuan bagi tindakan sehari-hari bagi seluruh personalia.  Menciptakan kondisi terbaik sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi. Saya membawa misi dari Orang tua: berbakti pada orang tua yang berkeinginan memiliki anak yang berpendidikan tinggi. 2) Teman-teman: membantu saling mengisi kebutuhan selama diperantauan. bersosialisasi dalam bentuk pertemanan individu maupun organisasi.  Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial. Terkemuka dan Terdepan dalam Layanan dan Kinerja Misi BNI  Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah.

. nilai dasar. Gambar: Hubungan antara Visi. Sifatnya tidak kaku harus begini dan begitu walaupun keadaan lain dari yang direncanakan. dan target Sifat Rencana Yang Baik Rencana yang baik harus memuat sifat-sifat sebagai berikut : 1. Misi. Pemakaian kata-kata yang sederhana dan jelas dalam arti mudah dipahami oleh yang menerima sehingga penafsiran yang berbeda-beda dapat ditiadakan. Nilai organisasional merefleksikan persepsi manajemen tentang cara masyarakat akan merespon organisasi 3.26 Pernyataan nilai organisasi mengakomodasi tiga konsideran: 1. Respon aktual dari yang lain kepada organisasi akan merupakan bagian yang menentukan nilai-nilai organisional. 4. tidak perlu setiap kali rencana mengalami perubahan jadi harus dijaga stabilitasnya setiap rencana harus ada dalam perimbangan. Meliputi seluruh tindakan yang dibutuhkan. 3. suatu rencana harus dapat menyesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya bila ada perubahan keadaan maka tidak semua rencana dirubah dan dimungkinkan diadakan penyesuaian-penyesuaian saja. Nilai organisasi berfungsi mengarahkan perilaku dari orang yang diperkerjakan oleh organisasi 2. Stabilitas. Fleksibel. 5. 2. Ada dalam perimbangan berarti bahwa pemberian waktu dan factor-faktor produksi kepada siapa tujuan organisasi seimbang dengan kebutuhan. jadi meliputi fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi.

kebijakan. perencanaan dapat bersifat alokatif. alokasi anggaran. inovatif dan radikal. dengan harapan rencana yang dibuat akan lebih baik.Staf (pemikir) yaitu kelompok yang tidak secara langsung menghasilkan barang atau produk perusahaan. . sektoral dan spasial. perencanaan dapat bersifat nasional. perencanaan dapat indikatif atau preskriptif. Sifat Perencanaan 1. 2. 3. Ini merupakan satu unit dalam suatu organisasi yang bertugas khusus membuat rencana. Dalam jangkauan dan hierarkinya. Tenaga Staf Pada sebuah organisasi atau perusahaan ada dua kelompok fungsional yaitu : . Jadi disini tidak ada unsur perwakilan yang mewakili suatu bagian dalam organisasi. 3. atau kegiatan (d/h proyek). ada perencanaan tingkat pusat dan tingkat daerah. Dilihat dari arus informasi. Berdasarkan sistem politiknya. Produk perencanaan dapat berbentuk rencana (plan). 8. Bagian Perencanaan Seringkali tugas perencanaan. atau kedua-duanya. perencanaan dapat bersifat dari atas ke bawah (top down). menengah. Perencanaan dapat berupa perencanaan agregatif atau komprehensif dan parsial. tugasnya menganalisa fakta-fakta untuk kemudian merencanakan sesuatu. Dari jangka waktunya. Dari segi ruang lingkup tujuan dan sasarannya. 4. 7. 2. tidak disamakan dengan pimpinan yaitu kelompok yang langsung menangani pekerjaan . merupakan tugas rutin dalam suatu organisasi atau perusahaan. perencanaan dapat bersifat jangka panjang. peraturan.Pelaksana. 5. 6. dari bawah ke atas (bottom up).27 Siapa Pembuat Rencana ? 1. yang masing-masing membawakan misinya untuk menghasilkan suatu rencana. Panitia Perencanaan Panitia ini terdiri dari beberapa unsure yang mewakili beberapa pihak. Dari segi ketetapan atau keluwesan proyeksi ke depannya. program. atau jangka pendek.

orientasi sematamata pada pertumbuhan yang menyebabkan makin melebarnya kesenjangan. 2. mungkin karena:  Informasinya kurang lengkap. Misalnya. yang keliru bukan semata-mata perencanaannya. Perencanaan Strategis (Strategic Planning): Perencanaan jangka panjang (long term plan) yang dirancang untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasi yang lebih luas. Dengan demikian.  Perencanaannya tidak realistis sehingga tidak mungkin pernah bisa terlaksana  Pengaruh politis terlalu besar sehingga pertimbangan. Penyusunan perencanaan tidak tepat. punya kesempatan berpartisipasi sehingga tidak Tipe-tipe Perencanaan Secara umum perencanaan terbagi atas dua tipe utama.28 Kegagalan Perencanaan Perencanaan mengikuti paradigma yang ternyata tidak sesuai dengan kondisi dan perkembangan serta tidak dapat mengatasi masalah mendasar negara berkembang. . 2. tetapi pelaksanaannya tidak seperti seharusnya.pertimbangan teknis perencanaan diabaikan. tetapi falsafah atau konsep di balik perencanaan itu. Perencanaan Operasional (Operational Planning): Perencanaan jangka pendek yang dirancang untuk menerjemahkan rencana jangka panjang ke dalam serangkaian kegiatan yang lebih rinci. Kegagalan terjadi karena tidak berkaitnya perencanaan dengan pelaksanaannya.  Metodologinya belum dikuasai. PERENCANAAN STRATEGIS IV. • Aparat pelaksana tidak siap atau tidak kompeten. 3.1 pengertian Strategi adalah Rencana jangka panjang yang dirancang untuk mencapai tujuan. • Masyarakat tidak mendukungnya. IV. Perencanaannya mungkin baik. Ia merupakan terjemahan sekaligus penunjang rencana jangka panjang. 1. yaitu : 1.

Contoh Taktik ( bisnis blogging) 1. Gunakan program afiliasi sehingga pelanggan Anda dapat menghasilkan uang untuk diri mereka sendiri dan Anda. 6. 7. dan penerimaan dari serangkaian tindakan serta alokasi dari sumber-sumber yang dibutuhkan untuk melaksanakan tujuan tersebut. Contoh Strategi ( bisnis blogging) 1. yang melibatkan pola operasional yang kompleks. Mendapatkan umpan balik dari pelanggan (sehingga kita tahu apa yang mereka sukai dan akan membeli). 1989) Strategi adalah juga Rencana promosi secara keseluruhan. dan pengambilan keputusan yang mengarah pada pelaksanaan taktis Pengertian Taktik adalah Rencana aksi terbatas. Gunakan iklan pay-per-klik untuk menarik baru sign-up. aktivitas. 4. Mendorong balasan untuk email untuk mendapatkan umpan balik pelanggan. dan sebuah strategi mendukung tujuan. Gunakan halaman arahan untuk menjual produk. Gunakan kelangkaan taktik untuk memotivasi tindakan. 4. Gunakan pop-overs dalam rangka meningkatkan jumlah sign-up dari pengunjung situs. 3. 9. (Robbins. 10. Menawarkan peluang investasi pelanggan (mereka dan Anda menghasilkan uang). . Membangun kepercayaan dari pelanggan dari waktu ke waktu. email marketing Gunakan analisis (seperti yang disediakan oleh AWeber ) untuk memahami preferensi pelanggan. Menyediakan survei untuk mendapatkan umpan balik pelanggan. 2. Menawarkan pelanggan produk untuk dijual (keuntungan dari daftar adalah tujuan). 5.29 Strategi juga berarti Penentuan tujuan dasar jangka panjang dan sasaran sebuah perusahaan. 2. Jalankan kampanye pemasaran email tertentu yang menggunakan otomatisasi dan autoresponder (email yang pra-ditulis dan dikirim keluar sesuai jadwal rilis waktunya). Memberikan nilai kepada pelanggan dalam jangka panjang (memberi mereka hal-hal yang mereka sukai sehingga mereka tinggal berlangganan). seperti kuantitas terbatas atau kerangka waktu. 3. seperti prosedur atau alur kerja Taktik merupakan Sarana aktual yang digunakan untuk mendapatkan suatu tujuan. 8. Memberikan insentif (seperti download gratis) dalam pertukaran untuk bergabung daftar. 5. Ingat: taktik mendukung strategi.

Karena itu. memperkuat hubungan dengan penonton. Strategi level Korporasi 2. baik peluang dan hambatan yang dipresentasi oleh lingkungan eksternal organisasi dalam hubungan dengan kekuatan dan kelemahan organisasi. ditetapkan setelah manager melakukan analisis. IV. maka pengertian Rencana Strategis adalah Rencana jangka panjang atau rencana yang berorientasi kemasa depan. Gunakan blog untuk menunjukkan otoritas. Strategi level Bisnis 3.2 Ciri/Karakteristik Rencana Strategis Dimesi Karakteristik Tape keputusan yang dicakup Adaptif dan inovatif Kondisi dibawah mana pembuatan keputusan terjadi Mengambil risiko dan ketidakpastian Dimana rencana utama dikembangkan Manajemen puncak Jangkauan waktu Jangka panjang (biasanya 5 tahunan) 4. Strategi level Fungsional dikembangkan Ciri/Karakteristik Rencana Taktis Dimesi Tape keputusan yang dicakup Karakteristik Rutin dan adaptif . mendapatkan umpan balik penonton.30 11. membangun kepercayaan.3 Tiga Tipe Strategi (berdasaarkan tingkatan organisasi): 1. dan mendorong langganan ke dalam daftar.

5 tahun) Rencana Strategis dan Operasional harus saling mendukung Yang menentuksn tshsp untuk Rencana berdasarkan sejauh mana penggunaannya .31 Kondisi dibawah mana pembuatan keputusan terjadi Berisiko dan pasti Dimana rencana utama dikembangkan Manajemen tengah dan bawah Jangkauan waktu Jangka pendek (biasanya 1 .

4 Perencanaan yang baik .32 Anggaran 3.