You are on page 1of 5

Tugas Mit

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Agama Islam yang di ampu
oleh:

Jahada,S.Ag.,M.Pd.I

OLEH:
WA ODE DELLA DETRIANA HASILUN
KELAS C
L1A116184
FAKULTAS PETERNAKAN
JURUSAN PETERNAKAN
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2016

Soal 1. antara radiasi dan materi tidak lagi terjadi pergandengan. Sebelum itu seluruh jagat raya hanya terdiri dari gas hidrogen.000 tahun setelah big bang .tetapi gravitasi tetap berpengaruh besar pada strukturnya. Hampor 15 milyar tahun yang lalu atau sekitar 700. Bintang-bintang tertua diduga terbentuk sepuluh milyar tahun yang lalu dan banyak diantaranya telah menamatkan riwayatnya sebagai supernova(awan raksasa hasil ledakan bintang)atau berevolusi menjadi bintang putih atau lubang hitam. . 2. Pembentukan galaksi terjadi sekitar 13-14 milyar tahun yang lalu. Jelaskan pembentukan sistem tata surya menurut kosmologi Big Bang Jawab: Pembentukan sistem tata surya menurut kosmologi Big Bang terbentuk lima milyar tahun yang lalu. sehingga mereka dapat leluasa melakukan kajian analogis dengan memelihara kepentingan kehidupan manusia dan masyarakat secara keseluruhan.helium dan radiasi. Dalam hal ini Para mujtahid rasional mengkaji illat atau Hat untuk Setiap norma hukum dengan melihat pada setiap sisi yang memungkinkannya untuk memperoleh illat atau Hat sebanyak-banyaknya. Sebelum itu keduanya berada dalam keadaan bebas dengan dukungan kekuatan medan elektromagnetik. Bandingkan Aliran Rasionalisme(Ahlu Al-Ra’yu) dan Tradisional dalam Ijtihad Jawab :  Aliran Rasionalisme adalah aliran ijtihad yang berpandangan bahwa hukum syara’ itu merupakan sesuatu yang dapat di telaah esensiesensi yang mendasari ketentuan-ketentuan doktrinya dengan mengacu pada permasalahan kehidupan umat manusia. Pada saat itu elektron dan proton purba bergabung membentuk hidrogen (masa ini adalah masa pembentukan atom-atom).

Dia menyatakan bahwa persoalan-persoalan ubudiah harus di murnikan. ketentuan-ketentuanhukum hanya terdapat dalam al-Qur’an dan Sunnah. bagi yang memenuhi syarat sebagai mujtahid mutlak harus melakukan kajian hukum langsung dari pernyataan – pernyataan nash. Untuk itulah mereka nenperluas pemakaian hadits.termasuk hadits-hadits ahad sejauh memenuhi persyaratan sebagai hadits yang ma’bul bih. Dan menurutnya lagi . yang populer dengan nama al-Tahtawi(18011873 M. 3.tidak senang melakukan kajian nalar rasional.seorang alumni al-Azhar yang pernah bertugas selama lima tahun di Paris sebagai imam para mahasiswa Mesir yang belajar di kota tersebut. Kemudian. serta tidak mau melangkah jauh dari keduanya. Seruan ini tentu bergema dan di ikuti pula oleh Rasyid Ridha (1865-1935). Dia menyatakan bahwa syari’at harus disesuaikan dengan keadaan dan situasi modern. dan kaum ulama harus tabu kemajuan modern untuk dapat menafsirkan syari’at sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern . Abduh(18491905 M)dalam hal ini menyatakan secara tegas bahwa para ulama figh harus berijtihad dengan melakukan reinterpretasi terhadap dasar-dasar hukum agar ketentuan-ketentuannya itu dapat sesuai dengan situasi modern. Mereka berpendapat bahwa yang berhak menetapkan hukum itu hanya Allah dan Rasul-Nya. Maka berbagai persoalan aktual harus senantiasa dikembalikan pada keduanya. Sementara mereka yang kurang memenuhi persyaratan. Pernyataan al-Tahtawi di atas.sementara soal-soal mu’amalah harus di kembangkan lewat kajian-kajian ijtihad agar tetap . Disamping itu. Analisis Sejarah Modernisme dalam Masyarakat Islam Jawab : Gema modernisasi dalam masyarakat islam mulai di lontarkan oleh Rifa’ah Badawi Rafi’ al-Tahtawi. dan itulah di sebut ijtihad. berkontasi bahawa para ulama ahli fiqhharus melakukan pengkajian komprehensifterhadap persoalan-persoalan hukum yang di hadapinya .cukup mempelajari fatwa-fatwa yang ada untuk di seleksi dan mengambil yang di setujuinya. Aliran Tradisional adalah aliran ijtihad yang berpandangan pada nash-nash al-Qur’andan Sunnah. dan sangat berhati-hati dalam berfatwa.

apakah mereka mampu memasukinya secara individual? Dalam hal ini. Talfiq adalah mengamalkan satu hukum yang terdiri dari dua mazhab dengan mazhab lainnya dengan menggunakan taqlik yang menerima dan ittiba yang mengikuti pendapat ulama secara kritis tanpa terikat pada salah satu mazhab dengan ketetapan hukum yang di tentukan . kelimuan itu telah berkembang sangat jauh. Kendati para mujtahid fiqh itu muncul bersamaa dengan berkembangnya ilmu-ilmu lain di dunia Islam. Ittiba dan Talfiq Jawab : Taqlik adalah menerima perkataan orang lain yang berkata. Harun Nasution lebih lanjut menyatakan. dan para ulama fiqh tidak takut untuk memasukinya. kini menjadi biasa. Gejala ini masuk pula pada bidang-bidang keagamaan. Akibat seruan-seruan tersebut. pembicaraan tentang ijtihad.kimia dan lainlain. ijtihad individual itu bisa di lakukan oleh para ulama pada saaat ilmu pengetahuan dan teknologi belum semaju saat ini. maka tidak mungkin seorang ilmuan menguasai berbagai cabang keilmuan secara serempak. Ittiba ‘ adalah mengambil atau menerima perkataan seorang fakih atau mujthaid dengan mengetahui alasannya serta tidak terikat pada salah satu mazhab dalam mengambil suatu hukum berdasarkan alasan yang di anggap lebih kuat dengan jalan membanding. Oleh sebab itu. Akan tetapi. Ijtihad semacam inilah yang biasa di sebut sebagai ijtihad kolektif Oamai yang perlu mendapat perhatian dari lembaga-lembaga agama yang senantiasa melakukan kajian hukum Islam. Sementara saat ini. pada saat yang sama juga seorang dokter. sehingga penguasaan fiqh di kalangan ahli kalam sangat sederhana. ahli fisika. bahwa ijtihad saat ini harus di lakukan sekelompok ilmuan dengan berbagai keahlian masing-masing yang sesuai dengan tema pembahasannya. 4. sedangkan si penerima tersebut tidak mengetahui alasan perkataannya itu. sehingga masih mungkin seorang mujtahid fiqh. Harun Nasution bersikap skeptic karena menurutnya. dan begitu pula penguasaan kalam di kalangan ahli fiqh. sehingga masalah-masalah yang di bahas dapat di analisis dari berbagai seginya. tapi ilmu pengetahuan saat itu tidak sekompleks saat ini. Kompromikan Taqlik.sesuai dengan dinamika kehidupan manusia.

Pengarahan Akhlak Pengarahan akhlak dimana manusia adalah makhluk yang dapat di bentuk akhlaknya. Demikian pula sebaliknya. Oleh sebab itu lembaga pendidikan di perlukan manusia untuk mengarahkan kehidupan generasi yang akan datang. Tuliskan Karakteristik Manusia Jawab : Karakteristik Manusia sebagai berikut :  Aspek kreasi Aspek kreasi adalah apa pun yang ada pada manusia. 5. sudah di tata dalam suatu tatanan yang terbaik dan sempurna. Aspek Kehendak Aspek kehendak adalah manusia yang memiliki kehendak yang  menyebabkannya bisa mengadakan pilihan-pilihan dalam hidup .oleh faktor-faktor yang mempengaruhi sikap talfiqnya sehingga tidak menimbulkan suatu bentuk perbuatan yang tidak pernah di rumuskan oleh seorang mujtahid pun. Ada manusia yang sebelumnya baikbaik tetapi karena pengaruh lingkungan tertentu dapat menjadi seorang penjahat.  Aspek Umum Aspek umum adalah aspek dimana hanya manusia yang mungkin punya kesempatan memahami lebih jauh hakikat alam  semesta di sekelilingkan. .