You are on page 1of 5

Analisis Korelasi Bivariate | 5

MODUL 2
ANALISIS KORELASI BIVARIATE
TUJUAN
Mahasiswa mampu melakukan analisis korelasi bivariate
terhadap data-data kelautan dan perikanan dengan
menggunakan software SPSS ver. 11. Selain itu, juga
diharapkan mahasiswa dapat membaca table hasil analisis
sehingga dapat menyimpulkan hasil penelitian/data.
2.1. Pengertian Korelasi Bivariate
Dalam analisis korelasi, asosiasi (hubungan) antara variablevariabel akan diamati. Disini akan disoroti dua hal, yaitu :
1. Apakah data sampel yang ada menyediakan bukti cukup
bahwa ada kaitan antara variable-variable dalam populasi
asal sampel
2. Jika ada hubungan, seberapa kuat hubungan antara variable
tersebut. Biasanya, keeratan hubungan tersebut dinyatakan
dalam Koefisien Korelasi.
Korelasi bivariate biasa juga disebut dengan Korelasi
Product Moment Pearson. Dalam korelasi ini, dilakukan analisis
atau pengukuran keeratan hubungan di antara hasil-hasil
pengamatan dari populasi yang mempunyai dua varian (disebut
bivariate). Analisis ini mensyaratkan bahwa populasi asal sampel
memiliki dua varian dan keduanya memiliki distribusi data yang
normal. Korelasi ini banyak digunakan untuk melakukan analisis
pada data parametric.
2.2. Data
Dalam praktikum, disediakan dua buah data yang harus
dianalisis oleh praktikan, yaitu :
1) Data Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Rumah Tangga
Nelayan Dengan Tingkat Pendapatannya. Data yang tersedia
merupakan pengamatan yang dilakukan pada sebuah
perkampungan nelayan selama 10 tahun terakhir
Tahun

Pendapatan (x

Konsumsi (x 104)
Laboratorium Pengolahan Data
Program Studi Ilmu Kelautan – FMIPA UNSRI

terutama pada kolom name. dan measure 4) Setelah semua variable dimasukkan.3.Analisis Korelasi Bivariate | 6 104) 55 62 66 61 81 61 66 84 68 95 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2) 50 48 48 88 78 56 44 38 98 45 Ingin diketahui apakah ada korelasi di antara variable-varable berikut : jumlah juragan. type. jumlah awak. jumlah kapal. atau dengan mengklik pilihan program SPSS dari start menu. Input Data Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menginput data sbb : 1) Buka lembar kerja SPSS ver. 2) Setelah diperoleh lembar kerja yang baru.11 dengan mengklik icon yang terdapat dalam desktop computer. masukkan variable data pada jendela variable view. Daerah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah Juragan 20 24 25 18 15 16 * 10 12 17 Jumlah Kapal 258 265 249 125 124 251 124 159 251 256 Jumlah Awak 89 52 59 57 52 48 49 29 27 59 2. 3) Isikan jendela variable view dengan lengkap. buka kembali jendela data view Laboratorium Pengolahan Data Program Studi Ilmu Kelautan – FMIPA UNSRI .

simpan data dengan nama Korelasi_1 9) Lakukan hal yang sama untuk data kedua 10) Simpan data kedua dengan nama Korelasi_2 2.Analisis Korelasi Bivariate | 7 5) Masukkan data secara menurun sesuai dengan contoh data dan sesuai dengan variable pada bagian atas kolom 6) Contoh masukkan angka yang menunjukkan jumlah juragan pada kolom dengan nama variable pada bagian atas kolom secara menurun 7) Lakukan juga hal yang sama untuk variable yang lain 8) Setelah semua data dimasukkan. klik icon 3) Akan muncul pilihan analisis seperti dibawah ini : 4) Arahkan kursor mouse pada pilihan Correlate kemudian pilih Bivariate 5) Kemudian akan muncul tampilan kotak dialog bivariate correlations : Laboratorium Pengolahan Data Program Studi Ilmu Kelautan – FMIPA UNSRI .4. Analisis Korelasi Bivariate Untuk menganalisis data tersebut. dilakukan dengan langkah sbb : 1) Buka lembar kerja/file yang telah diinput datanya tadi (Korelasi_1) 2) Dari menu bar SPSS.

klik icon dan akan didapatkan hasil analisis korelasi bivariate. klik 9) Klik sehingga muncul tampilan : 10) Pada kolom Statistics. Simpan output dengan nama Hasil korelasi_1 12) Baca dan simpulkan hasil tiap table analisis korelasi bivariate 13) Lakukan pula analisis dengan cara yang sama pada data Korelasi_2 dan simpan output dengan nama Hasil korelasi_2 Laboratorium Pengolahan Data Program Studi Ilmu Kelautan – FMIPA UNSRI . Kemudian klik 11) Setelah itu. klik 8) Pada kolom Test of Significant. Data atau variable yang dapat dianalisis adalah variable yang memiliki type numeric dan measure nominal. biarkan.Analisis Korelasi Bivariate | 8 6) Masukkan variable yang akan dianalisis ke kolom variables dengan mengklik icon . 7) Pada kolom Correlation Coefficients. klik sedangkan pada kolom Missing Values.

Analisis Korelasi Bivariate | 9 Laboratorium Pengolahan Data Program Studi Ilmu Kelautan – FMIPA UNSRI .