You are on page 1of 7

LAPORAN PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN (PBL

)
DIKLAT PENDAMPING PKH GELOMBANG I ANGKATAN I-VI TAHUN 2012
DI DESA MEKAR JAYA KECAMATAN SUMEDANG UTARA KABUPATEN
SUMEDANG
Oleh : Angkatan II

A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang dan Masalah
Pemahaman terhadap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) adalah satu hal
yang wajib bagi para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hal tersebut berkaitan
dengan tingkat pencapai keberhasilan tugas, tanggung jawab dan fungsi dari para
Pendamping PKH. Karena itulah Kegiatan Praktek Belajar Lapang (PBL) yang mengambil
lokasi di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang pada tanggal
21 – 22 September 2012, merupakan bagian integral dari proses Diklat Pendamping PKH
yang diharapkan peserta diklat dapat secara langsung mengetahui pelaksanaan pekerjaan
pendampingan PKH di lapangan yang bermanfaat untuk memperkaya pengetahuan, sikap,
keterampilan bagi peserta diklat PKH terhadap pelaksanaan PKH di lapangan.
Pemilihan Kecamatan Sumedang Utara karena Kecamatan ini dinilai berhasil
secara signifikan dalam melaksanakan PKH, dan lokasinya tidak begitu jauh dari Balai Besar
Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung. Desa Mekar Jaya
adalah salah satu bagian dari Kecamatan Sumedang Utara sebagai desa pelaksanaan program
PKH merupakan hasil pemekaran dari Desa Bendungan pada tahun 1981, dengan luas
wilayah 3016,04 Ha. Adapun batas-batas wilayahnya meliputi : sebelah Utara berbatasan
dengan Desa Jati Mulya, sebelah Selatan dengan Desa Marga Mukti, sebelah Timur dengan
Desa Situ, dan sebelah Barat dengan Desa Guntur Mekar Kecamatan Tanjung Kerta dan Desa
Cibungur Kecamatan Ranca Kalong.
Jumlah penduduk Desa Mekar Jaya 5817 jiwa (1714 KK) sesuai data akhir bulan
Agustus 2012, sementara jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) sebanyak 319 KK, dengan
peserta PKH yang terdaftar adalah 58 peserta pada awal pelaksanaan program tahun 2008,
dan sampai tahun 2012 ini berkurang menjadi 48 peserta. Banyaknya permasalahan yang
akan mungkin terjadi dilapangan, menjadi dasar utama pentingnya kegiatan PBL
dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendamping PKH sebelum terjun langsung
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
2. Tujuan

kerukunan tetap terjaga. keharmonisan tetap ada di masyarakat. yang meliputi kegiatan mengidentifikasi RTSM. anak balita dan anak usia SD/SMP juga anak yang berumur 18 tahun ke bawah yang belum menyelesaikan pendidikan dasar 9 tahun. Anak-anak RTSM tidak bisa menyelesaikan pendidikan dasar karena tidak adanya biaya untuk membeli seragam. Untuk menangani hal tersebut pendamping diharapkan sering berkoordinasi dengan pekerja sosial masyarakat setempat. yaitu : . melakukan pertemuan awal seperti kegiatan validasi. dimana hal tersebut akan berdampak ke sektor pendidikan dan kesehatan. Berdasarkan ketentuan-ketentuan pokok kesejahteraan sosial. Dari hasil penggalian data melalui wawancara dan pendalaman informasi yang dilakukan berbagai sumber yang berperan dalam pelaksanaan PKH. ventilasi tidak ada penghasilan tidak mencukupi kebutuhan dasar merupakan salah satu ciri RTSM. yang dinamakan RTSM adalah rumah tangga yang belum bisa memenuhi kebutuhan dasarnya (sandang. verifikasi. serta mengimplementasikan teknik motivasi dan komitmen terhadap peserta PKH. dimana secara faktual atau pencapaian angka keaktifan dalam partisipasi pelaksanaan atas pemenuhan kewajiban peserta PKH menunjukkan angka yang meningkat bahkan mencapai 100% dalam penyerapan dana program. PELAKSANAAN PERTEMUAN AWAL Pertemuan awal pada prinsipnya adalah tolak ukur kelancaran pelaksanaan program keluarga harapan kedepan. Dalam hal ini kenyataan yang ada harus dipastikan adalah berkesesuaian dengan situasi yang sebenarnya. dimana data tersebut tidak bisa lagi ditambah. sehingga masih banyak RTSM yang tidak tercover program PKH tersebut. pangan) secara layak.Dengan adanya kegiatan PBL di desa ini diharapkan peserta diklat dapat mengetahui secara langsung praktek dilapangan menyangkut tugas dan tanggung jawab sebagai pendamping PKH. sakit yang tidak diobati karena tidak adanya biaya untuk berobat dan memeriksakan kehamilan maupun balita dan tidak adanya ongkos ke fasilitas-fasilitas tersebut. dan RTSM yang tidak masuk dalam PKH tidak merasa di anak tirikan. Artinya ketika dalam proses sosialisasi dalam pertemuan awal. Anak-anak RTSM menderita gizi buruk. C. B. dan pemutahiran data. papan. hal itu memang telah dilakukan koordinasi dan komunikasi yang benar atar pihakpihak pendukung dan kunci kesuksesan program keluarga harapan (PKH). Akan tetapi ada satu masalah klasik yang sampai kini terus belum terpecahkan secara memuaskan. semestinya tidak serta merta menjadikan kita . Dinding rumah dari bambu.Sikap antusias dan dukungan penuh dari Dinas Sosial Kabupaten Sumedang dan dukungan penuh dari Camat Kecamatan Sumedang Utara. dimana anggota keluarga yang termasuk dalam program tersebut di antaranya adalah ibu hamil. Akan tetapi data Rumah Tangga Miskin dimaksud berasal dari data BPS. lantai masih tanah. ada bebrapa hal yang menjadi catatan atas pertemuan awal. Sehingga akan menjadi salah satu faktor bagi meningkatnya kualitas pengetahuan dan keterampilan pendamping saat terjun di lapangan yang sesungguhnya setelah menyelesaikan diklat dalam melaksanakan tugas pendampingan. MENGIDENTIFIKASI RTSM Program Keluarga Harapan merupakan program yang ditujukan kepada RTSM dengan ketentuan peserta harus melaksanakan kewajiban dalam peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan. buku. biaya transportasi dan sebagainya. Sebagaimana yang terjadi di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sumedang Utara. sehingga ketika ada kasus-kasus semacam itu bisa memberikan solusi.

secara teknis di pilih salah seorang peserta PKH yang kooperatif dan punya akses komunikasi yang lancar. 6.Mendampingi kunjungan awal ke Faskes pendamping harus memberikan pengarahan kepada anggota PKH untuk melakukan kewajibannya untuk memeriksakan kesehatan dan kehamilannya ibu yang mempunyai anak balita harus rutin melakukan imunisasi dan menimbang anaknya ke posyandu. 5. Adapun kegiatankegiatan yang dilakukan antara lain : 1.Dari uraian di atas. seharusnya apa yang terjadi saat ini bisa dieliminir dengan peran aktif semua komponen pelaksana PKH untuk turut menyelesaian masalah yang ada. Yaitu dengan komunikasi yang dilakukan hati ke hati kepada semua lini sehingga kehadiran dan keterlibatan para pemangku kepemerintahan mulai dari RT. 2. Pemutakhiran Data . dan Kepala Desa serta Faskes dan Fasdik tidak sekedar ketataatan secara birokrasi. tetapi adanya dukungan yang tulus dan sepenuh hati dan kekuatan yang ada untuk menyukseskan pelaksanaan PKH di Kecamatan Sumedang Utara khususnya di Dea Mekar Jaya. Penandatanganan Surat Persetujuan Setelah diadakannya penanda tanganan dari surat persetujuan tersebut selanjutnya kita kirimkan formulir validasi tersebut ke UPPKH Kab/kota. .(pendamping PKH) terlena sehingga melupakan atau tidak mengambil berat komunikasi persuasif (hati ke hati) kepada semua aparatur pemerintah dibawahnya sampai dengan tingkat RT dan RW.Mendampingi kunjungan ke Fasdik Pendamping harus memberikan pengarahan kepada anggota PKH untuk melakukan kewajibannya sebagai siswa agar anggota tersebut dapat melaksanakan pendidikan dengan baik. Mengisi Formulir Validasi Secara manual di kerjakan dengan menggunakan Form validasi yang di photo copy kita ambil dari aplikasi setelah melakukan perekapan dari Form validasi manual selanjutnya kita masukkan data tersebut ke aplikasi yang sudah terprogram di komputer . Membentuk Kelompok Pembentukan kelompok di lakukan berdasarkan atas kelompok tempat tinggal terdekat. RW. . Melakukan Sosialisasi dan Validasi Dalam melakukan sosialisasi di upayakan pihak PPK dan PPP hadir untuk menyamakan persepsi dan memberikan penjelasan kepada RTSM tentang program PKH khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. pendamping harus sering berkoordinasi dan melakukan kegiatan sebagai contoh . Sehingga ada satu kondisi kecemburuan sosial dari masyarakat yang tergolong Rumah Tangga Miskin (RTM) yang berakibat terhadap menurunnya rasa ketaatan terhadap peraturan Pemerintahan Desa dan menurunnya semangat gotong royong. 4. Penetapan Jadwal Kunjungan ke Fasdik dan Faskes Dalam penetapan jadwal kunjungan ke pasdik dan paskes.dengan cara menyeleksi dari beberapa anggota PKH tersebut dalam kelompok untuk menjadi ketua kelompok 3. Sehingga pihak-pihak Faskes dan Fasdik serta perangkat desa akan semaksimal mungkin mengupayakan program PKH berjalan dengan tanpa ada masalah yang tidak selesai secara menahun.

Pemberian motivasi dapat dilakukan secara vertikal dan horizontal.Tentunya hal ini juga untuk mempererat persaudaraan dan menggali permasalahan serta bersama mencari solusi pemecahan masalah yang timbul.emphati dan semangat bersama untuk maju. pemberian motivasi dilakukan dengan dibentuk pertemuan kelompok-kelompok sesuai kedekatan tempat tinggal. Dalam pelaksanaan untuk pencapaian target . Dari data tersebut kita laporkan kembali ke operator. Mendampingi Proses Pembayaran Dalam proses pembayaran pendamping harus mendampingi peserta PKH untuk memastikan apakah dana yang diterima peserta PKH sesuai dengan jumlah dari Form Pembayaran yang telah ditetapkan oleh pusat. selanjutnya pihak operator yang mengaplikasikan data. baik dalam bentuk pemberian motivasi ataupun pelatihan secara langsung kepada peserta PKH. tentunya menjadi tugas pendamping untuk memberi pendampingan kepada keluarga peserta PKH. maka komitmen peserta PKH dapat dibangung secara berkesinambungan dan praktis. 2. Selain itu dalam setiap pertemuan yang dilakukan pendamping dengan kelompok maka pendekatanya memperhatikan hal-hal berikut ini : Selalu berniat baik dan berbaik sangka Membiasakan rendah hati Fokus perhatian pada tujuan Melihat peserta PKH dari sudut pandang yang cerah dan optimis Selalu toleren dan optimis E.dengan cara yang seperti ini maka komitiment itu dapat dibangung baik secara individu atau bersama. Kelompok –kelompok ini diplih ketua kelompok agar memudahkan dalam koordinasi dengan peserta PKH. . .pemberia motivasi dapat dijalankan secara efektif. 4. selanjutnya kita ulang data tersebut dan sekaligus kita rekap kembali.sehingga satu sama lain saling mengingatkan. D. apakah data tersebut ada perubahan atau tidak. program PKH ini dapat berjalan dengan baik sukses dimasing-masing daerah. Pertemuan kelompok mempermudahkan kita dalam melakukan koordinasi /pendampingan sehingga informasni. Dengan komunikasi dan motivasi yang efektif. 7. urntuk vertikal dilakukan oleh pendamping sedangkan horizontal dibangung antar peserta PKH .Setelah data validasi sudah lengkap pendamping menyerahkan data tersebut ke Operator. HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PKH Program keluarga harapan sudah di laksanakan mulai tahun 2009 pada Desa Mekarjaya kecamatan sumedang utara dan sekarang sedang berjalan. Dengan demikian. 3. 1. 5. Dalam melakukan pertemuan tersebut pendamping mampu menciptakan suasana yang nyaman dan efektif serta kondusif sehingga tercipta rasa simpati. PELAKSANAAN TEKNIK MOTIVASI DAN KOMITMEN Program PKH di desa Mekarjaya sudah berlansung lebih kurang selama 3 tahun.

B. Pembayaran Setelah melakukan Validasi dan Verifikasi terhadap peserta Program Keluarga Harapan akan dilakukan pembayaran. penyedia faskes dan fasdik. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. dengan adanya seperti itu maka timbullah kecemburuan sosial diantara mereka dan berpotensi timbulnya konflik Vertikal dan horizontal 3. penyedia faskes dan fasdik mendukung suksesnya program PKH. REKOMENDASI 1. 4. Aparatur pemerintah. PKH sangat bermanfaat bagi RTSM di Desa Mekar Jaya. . PT.Program keluarga harapan di desa Mekar jaya sudah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan yang di inginkan atas indikator indikator Program keluarga Harapan. jujur dan akuntabilitas. namun masih terdapat hambatan – hambatan yang dapat dirasakan langsung ataupun tidak langsung di antaranya: 1. 5. Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan Fasilitas pendidikan dan kesehatan walaupun dapat berpengaruh terhadap Program Keluarga Harapan dimana tat kala fasilitas kedua tersebut tidak mendukung maka akan terjadi kurangnya partisipasi Peserta Program Keluraga Harapan yang berkaitan dengan Pendidikan dan Kesehatan akan menurun.bukit dengan ketinggian kurang lebih 700 meter dari permukaan laut dengan melihat kondisi ini tentunya menjadi hambatan bagi pendamping PKH untuk menemui para peserta PKH (Rumah tangga sangat miskin) 2. Pendamping perlu meningkatkan koordinasi dengan seluruh mitra kerja baik dari aparatur pemerintahan. Kecumburuan Sosial Setelah adanya bantuan PKH di desa mekar jaya. dan seluruh mitra terkait. RTSM memiliki persepsi yang berbeda dalam memahami hakikat PKH sebagai program invstasi jangka panjang.POS selaku pihak yang melakukan pembayaran masih belum maksimal dalam pembayaran karena masih belum terjangkaunya seluruh peserta penerima manfaat Program Keluraga Harapan. 4. ada sebagian warga mekarjaya yang tidak terdaftar sebagai peserta pkh. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : 1. 3. Proses pembayaran PKH di Desa Mekar Jaya berjalan lancar. F. Peran pendamping sangat besar dalam mencapai kesuksesan PKH. 2. Letak geografis Desa mekar jaya topografinya berbukit .

penyedia faskes dan fasdik mendukung PKH maka pendamping tetap harus melakukan komunikasi persuasive (dari hati ke hati) agar seluruh mitra kerja pendamping mempunyai rasa kepemilikan yang sama dalam mensukseskan PKH dan bukan hanya karena instruksi atasan yang menjadikan mereka sebagai pembantu. KEC. Misalnya . bersikap mandiri dan tidak ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.2. Pendamping perlu meningkatkan penyuluhan kepada KSM tentang hakikat PKH sebagai program investasi jangka panjang sehingga pada saatnya nanti mereka akan memili pemikiran yang maju. 3. Pendamping perlu meningkatkan pendekatan persuasif kepada seluruh stakeholder dengan mengedepankan etiket dalam membangun relasi kerja demi suksesnya PKH. SEMEDANG UTARA KABUPATEN SUMEDANG ANGGOTA ANGKATAN I . ketika aparatur desa. PENGESAHAN LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN DI DESA MEKAR JAYA.

A. ST SITI FATMAWATI. S. S.Pd. ENDANG ASTIYANI. SS SUBUR GINANJAR. A. SP AGUS MARDIKA. KHUFRONI.Md.Pd.Pd. A. F. NIKMAWATI. S. S. ST VEVI YUNIARTI. NASRI. S. SH ALITA PUTRI OKTAVIA. A.Pd.Md.A. SE ARIS DWI ARSYA.SUHERI ISWADI. SP FATMAWATI. EMDOZA ROY NISTON.S. A. S. SITI MURSIDA. KOMARUDIN. CAKRAWATI KUSUMA NEGARA BAMBANG HERMANTO. S.Pd. M.Md.Pd. A. NURHAYATI. S. 22 September 2012 . A.Pd. SE ENDAH SETYORINI.Md. S. FEBRI KURNIAWAN.Sos. OKTA DELVIANITA.Sos. AHMAD YANI. SE ABDUL KARIM. ST. A.Md Mekar Jaya.Md. DWI ANDRIANTO. S. PUSPITA ANGGRAINI.A. S. MONICA JATU SARI. MIFTAHUL FAUZAN. S.SoS. IRDALENA S.FAUZAN. S. AGUNG ARIANTO.Sos.Pi. SP LINDAYANI.Md YUSERIZAL SYAMSUDIN. SE DWI WINANTU LESTARI.Pd. GESTI PRIHARTINI. MISVI LAILA ROHMI. S.Md.Pd. SE ZAMRONI.Sos. JONI JOHAN. EVI AGUSTIAWATI. SE BAMBANG SURYA.Md.