You are on page 1of 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)
KELUARGA BERENCANA (KB)
DI PUSKESMAS WISATA DAU BATU

Oleh:
Kelompok 4
Achmad Choiron

(1401470014)

Audina Zefa Fabela

(1401470015)

Rizky Nurlaili

(1401470018)

Dewi Retno Wulandari(1401470020)

POLTEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PRODI D-IV KEPERAWATAN LAWANG
2016

LEMBAR PENGESAHAN Satuan Acara Penyuluhan (SAP) “Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Wisata Dau Batu. telah diperiksa dan disetujui Dau. ) . November 2016 Mengetahui Pembimbing Klinik ( NIP. Pembimbing Institusi ) ( NIP.

2 Jenis-jenis kontrasepsi pasca persalinan yang aman dan nyaman bagi ibu 3. pengunjung Puskesmas Wisata Dau Batu diharapkan mampu : 1.3 nyaman bagi ibu Mengetahui keunggulan dan efek samping kontrasepsi 1. Media dan Metode 2.1. Memperkenalkan diri 2. Setelah diberi penyuluhan mengenai keluarga berencana.SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) KELUARGA BERENCANA (KB) Pokok Bahasan : Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sasaran : Pengunjung Poli KIA di Puskesmas Wisata Dau Batu Hari.1 Media : Leaflet. LCD. Tujuan Umum Diharapkan setelah diberi penyuluhan tentang keluarga berencana. 1.2. ibu dan suami mampu mengetahui tentang keluarga berencana dan memilih alat kontrasepsi yang sesuai untuk keamanan dan kenyamanan ibu dan suami.3 Keunggulan dan efek samping kontrasepsi 3. Tujuan 1.4 Mengetahui kontra indikasi masing-masing kontrasepsi 2. Menyambut salam dan mendengarkan Media Microphone .00 WIB Tempat : Ruang Tunggu Puskesmas Wisata Dau Batu 1.4 Kontra indikasi masing-masing kontrasepsi bagi ibu 4.2 Mengetahui jenis-jenis kontrasepsi pasca persalinan yang aman dan 1.2 Metode : Ceramah dan Tanya jawab 3.2. Acara Pembukaan Waktu 5 menit Kegiatan Penyuluh 1. Materi 3.2 Tujuan Khusus.1 Konsep dasar keluarga berencana 3. Tanggal : Kamis. materi SAP 2. 10 November 2016 Waktu : Pukul 10. Menjelaskan tujuan dari penyuluhan Kegiatan Sasaran 1. Pelaksanaan No.1 Mengetahui konsep dasar keluarga berencana 1.2.2. 1.

Menjawab selesai 2. Menjawab  Konsep dasar   berencana Jenis-jenis kontrasepsi Keuntungan dan efek  samping kontrasepsi Kontra indikasi masing- 1. Mendengarkan 2.3 Kesiapan media : leaflet dan LCD Ceramah. Menyatakan kegiatan telah 1. LCD keluarga masing kontrasepsi 3. Memperhatikan pengalaman ibu 3. Mendengarkan penyuluhan yang diberikan 2. tanya jawab . Membagi leaflet 1. Pengorganisasian Pembimbing : Moderator dan Observer : Penyaji dan Demonstran : Fasilitator : 6. Mendengarkan 2. Menjelaskan tentang: 4.1.1. Melakukan tanya jawab kepada peserta penyuluhan 3. Mengucapkan salam 5.3.2 Kesiapan SAP 6. Penyuluhan 10 menit 5. Bertanya 2.1 Evaluasi Struktur 6.1 Kesiapan materi penyuluhan 6. Leaflet 2.1. Melakukan kontrak waktu 2. Mendengarkan akan 4. Mendengarkan 4. Menggali pengetahuan/1. Penutup 5 menit 1. Menyebutkan materi 3. Kriteria Evaluasi 6. Mengucapkan terima kasih salam 3.

2.2. pengobatan kemandulan dan penjarangan kehamilan.2 Peserta antusias terhadap materi penyuluhan 6. 10 th 1992 adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP). Program KB secara Nasional berkaitan erat dengan program Nasional di bidang kesehatan.1 Fase dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan 6.2. memperkecil angka kematian dan peningkatan kualitas program KB. Mengetahui jenis-jenis kontrasepsi pasca persalinan c.2. Keluarga berencana adalah salah satu usaha untuk mencapai kesejahteraan dengan jalan memberikan nasehat perkawinan.4 6. peningkatan kesejahteraan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.2 Evaluasi Proses 6.3 Evaluasi hasil Peserta dapat : a.2. B. PENGERTIAN Pengertian Keluarga Berencana (KB) menurut UU No.4 Tim bekerja sesuai dengan pengorganisasian 6. MANFAAT . karena program KB Nasional bersifat mendukung dan mempunyai sasaran serupa dengan program kesehatan. pengaturan kelahiran.6.5 Suasana penyuluhan tertib 6.5 6.7 Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya 6. Mengetahui keuntungan dan efek samping kontrasepsi pasca persalinan Lampiran 1 MATERI PENYULUHAN A. atau salah satu usaha untuk membantu keluarga termasuk individu merencanakan kehidupan berkeluarga dengan baik sehingga dapat mencapai keluarga berkualitas.1.1. pembinaan ketahanan keluarga. Mengetahui konsep dasar keluarga berencana b.3 Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar 6.2.1.6 Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan 6.6 Kesiapan daftar hadir peserta penyuluhan Peserta hadir di tempat penyuluhan Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di Ruang Tunggu PuskesmaS Dau Batu 6. Program Keluarga Berencana Nasional memberikan arahan kebijakan untuk meningkatkan kualitas penduduk melalui pegendalian kelahiran.1.

Reversibilitas yang tinggi artinya kembalinya masa kesuburan dapat terjamin - hampir 100%. beristirahat.Keuntungan a. Tanpa biaya . karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi sampai umur 2 tahun dan akan mempengaruhi angka kesakitan dan - kematian anak.- Perbaikan kesehatan badan ibu Adanya waktu yang cukup untuk mengasuh anak-anak. Tidak perlu obat atau alat e. Tidak mengganggu senggama c. Segera setelah anak pertama lahir. Periode usia istri antara 20 – 30 / 35 tahun merupakan periode usia paling baik untuk melahirkan. karena pada masa ini peserta belum mempunyai anak. Kegagalan yang menyebabkan kehamilan cukup tinggi namun disini tidak atau kurang berbahaya karena yang bersangkutan pada usia mengandung dan - melahirkan yang baik. karena kegagalan akan menyebabkan terjadinya kehamilan dengan risiko tinggi dan kegagalan ini merupakan kegagalan - program. . Di sini kegagalan kontrasepsi bukanlah kegagalan program. dan - menikmati waktu luang serta melakukan kegiatan-kegiatan lain.Cara kerja Penundaan/penekanan ovulasi. Dapat dipakai 2 sampai 4 tahun yaitu sesuai dengan jarak kehamilan anak yang - direncanakan. Perkembangan fisik. dengan jumlah anak dua orang dan - jarak antara kelahiran adalah 2 – 4 tahun. C. Menjarangkan kehamilan. . Metode Amenore Laktasi (MAL) Kontrasepsi yang mengandalkan pemberian air susu ibu (ASI). umur bayi kurang dari 6 bulan. Ini dikenal sebagai catur warga. Efektivitas yang tinggi. Perencanan kesempatan pendidikan yang lebih baik. Efektivitas tinggi b. Tidak ada efek samping secara sistemik d. D. MAL sebagai kontrasepsi bila menyusui secara penuh. CIRI-CIRI ALAT KONTRASEPSI YANG BAIK DAN EFEKTIF . Tidak menghambat air susu ibu (ASI). maka dianjurkan untuk memakai IUD (Intra - Uterine Divice) sebagai pilihan utama. MACAM-MACAM METODE KONTRASEPSI 1. mental dan sosial anak lebih sempurna. Alasan menjarangkan kehamilan: Umur antara 20 – 30 tahun merupakan usia yang terbalik untuk mengandung dan - melahirkan. belum haid.

b. b. 3. d. Perlu persiapan sejak perawatan kehamilan agar segera menyusui dalam 30 menit pasca persalinan. Mengganggu transportasi sperma. b. Kerugian a. Dapat dihentikan setiap saat. - Cara pemakaian a. Bila lupa 1 atau 2 pil minumlah segera pil yang terlupa dan gunakan metode pelindung sampai akhir bulan. d. Susui bayi anda juga pada malam hari. Bila tidak haid. tidak menurunkan produksi ASI. Tidak mempengaruhi ASI. c. c. b. Rahim tidak bisa menerima hasil pembuahan. Keuntungan a. Bayi disusui menurut kebutuhan bayi (ngeksel). mual. Kesuburan cepat kembali. c. Mengentalkan lendir servik. Payudara menjadi tegang.- Kerugian a. pusing. d. Suntik progestin . Mulai hari pertama sampai hari kelima siklus haid. Peningkatan atau penurunan berat badan. Tidak mengganggu hubungan seksual. Cara pemakaian a. - - - - Efek samping Gangguan perdarahan (perdarahan bercak atau perdarahan tidak teratur) Cara kerja a. c. Mengganggu siklus haid. Menekan ovulasi. Diminum setiap hari pada saat yang sama. Harus digunakan setiap hari dan pada waktu yang sama. 2. e. mulailah paket baru 1 hari setelah paket terakhir. Pil mini Cocok untuk ibu menyusui. dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat. d. karena menyusu pada waktu malam membantu mempertahankan kecukupan kebutuhan ASI. Ketika mendapat haid pertanda ibu sudah subur kembali dan harus segera mulai metode KB lainnya. d. b. Bila lupa 1 pil saja kegagalan menjadi lebih besar. c. Tidak melindungi terhadap IMS. Biarkan bayi menghisap sampai melepaskan sendiri hisapannya. Bayi terus disusukan walau ibu atau bayi sedang sakit. e. b. jerawat.

Tidak memerlukan pemeriksaan dalam . menurunkan libido. Mengurangi transportasi sperma d. Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri c. sakit kepala. Pada penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan kekeringan pada vagina.Cara Kerja: a. perlindungan jangka panjang (sampai 5 tahun) b. Dapat digunakan oleh perempuan usia lebih dari 35 tahun sampai pre menopause d. 3 tahun untuk Jadena. Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikutnya c. c. - jerawat Cara pemakaian : a. dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reproduksi. Setiaap saat selama siklus haid. Pengembalian tingkat kesuburan cepat setelah pencabutan. - - Cara kerja : a. Mencegah ovulasi. aman dipakai saat laktasi. cocok untuk masa menyusui. dan Implanon. Menghambat transportasi sperma. b. Implan Efektif selama 5 tahun. Lendir serviks menjadi kental b. Selama 7 hari setelah suntikan pertama tidak boleh melakukan hubungan seksual d. c. Gangguan siklus haid b. Keuntungan : a. asal tidak sedang hamil b. kesuburan segera kembali setelah implant di cabut. . Mengentalkan lendir servik. Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak serius terhadap - penyakit jantung dan gangguan pembekuan darah Kerugian : a. Mulai hari pertama sampai hari ke tujuh siklus haid c. untuk Norplant. kembalinya kesuburan lebih lambat. dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reproduksi. Sangat efektif b. Indoplant. karena tidak menekan produksi ASI. Daya guna tinggi.Sangat efektif dan aman. Kontrasepsi suntikan DMPA diberikan setiap 3 bulan dengan cara disuntik IM dalam didaerah pantat. c. gangguan emosi (jarang). Menekan ovulasi Kerugian: a. rata-rata 4 bulan. pemasangan dan pencabutan perlu pelatihan. suntikan diberikan setiap 90 hari 4. Menganggu proses pembentukan endometrium sehingga sulit terjadi - implantasi.

Setelah luka sembuh daerah tersebut dapat disentuh dan dicuci dengan tekanan wajar.Cara Kerja : a. pening/ pusing kepala. atau meningkatnya jumlah darah haid. pasca keguguran.- d. Bila ditemukan adanya tanda-tanda infeksi seperti demam peradangan. Lípez Loops. Daerah insersi harus tetap kering dan bersih selama 48 jam pertama (untuk mencegah infeksi pada luka insisi). reversibel. Tidak mengganggu senggama f. Memungkinkan untuk mencegah implantasi telur dalam uterus Keuntungan : . perasaan - mual. atau bila ada rasa sakit menetap selama beberapa hari. nyeri dada. Mempengaruhi fertilitas sebelum ovum mencapai kavum uteri. Tidak mengganggu produksi ASI g. c. dan berjangka panjang. dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduksi. Timbul keluhan-keluhan seperti: nyeri kepala. Pada kebanyakan klien dapat menyebabkan perubahan pola haid berupa perdarahan bercak (spotting). insersi dapat dilakukan setiap saat. ada beberapa jenis : CuT-380A. . Membutuhkan tindak pembedahan minor. b. implan harus segera dilepas. Dapat dicabut setiap saat sesuai kebutuhan Keterbatasan: a. Bila klien menggunakan kontrasepsi hormonal atau AKDR dan ingin menggantinya dengan implant. b. Setelah masa pemakaian habis. Balutan penekan tetap ditinggalkan selama 48 jam. c. Daerah pemasangan atau insersi pada lengan kiri atas bagian dalam (sub kutan). Cara Pemakaian: Setiap saat selama siklus haid hari ke-2 sampai hari ke-7. Bebas pengaruh estrogen e. atau 6 minggu sampai 6 bulan pasca persalinan. serta amenorhea. sedangkan plester dipertahankan hingga luka sembuh (biasanya 5 hari). NOVA-T. Menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba fallopi. 5. peningkatan/ penurunan berat badan. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Sangat efektif. tidak boleh dipakai oleh wanita yang terpapar Infeksi Menular Seksual. Mencegah sperma dan ovum bertemu atau membuat sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi perempuan dan mengurang kemampuan sperma - untuk fertilisasi d. pemasangan dan pencabutan memerlukan pelatihan. hipermenorhea. haid menjadi lebih lama dan lebih banyak. segera kembali ke klinik.

terjadi pengeluaran cairan vagina yang j. AKDR harus segera dilepas. 1 kegagalan dalam 125-170 kehamilan ). e. tidak terjadi infeksi) Dapat digunakan sampai menoupouse (1 tahun atau lebih setelah haid terakhir). c. Komplikasi lain : merasakan sakit dan kejang selama 3-5 hari setelah pemasangan perforasi dinding uterus. merasakan bagian yang keras dari AKDR. Kembali memeriksakan diri setelah 4-6 minggu setelah pemasangan. Setelah abortus ( bila tidak ada gejala infeksi ) Selama 1-5 hari setelah senggama yang tidak dilindungi AKDR dipasang di dalam rahim. c. Tidak mempengaruhi hububungan seksual. Segera kembali ke klinik apabila: tidak dapat meraba benang AKDR. b. Selama bulan pertama pemakaian AKDR. Hari pertama sampai ke-7 siklus haid. b. d. Setelah masa pemakaian habis. mencurugakan. Metode jangka panjang ( 10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti). adanya infeksi. perdarahan berat pada waktu haid yang memungkinkan penyebab anemia. Tidak ada interaksi dengan obat-obat. perdarahan spooting antar menstruasi. c. . - Kerugian : a. h. saat haid lebih sakit. g. b. f. bulan dengan metode MAL. Tidak mempengaruhi kualitas dan produksi ASI. Tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS. d.a. i. Efek samping yang umum terjadi : perubahan siklus haid ( umumnya pada 3 bulan pertama dan akan berkurang setelah 3 bulan ). dan dipastikan klien tidak hamil. dan meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut untuk hamil. siklus haid terganggu atau meleset.8 kehamilan/ 100 wanita dalam 1 tahun pertama. Segera setelah melahirkan ( 4 minggu pasca persalinan ) dan setelah 6 d.6-0. Cara Pemakaian : a. Setiap waktu dalam siklus haid. g. e. Dapat dipasang segera setelah melahirkan dan sesudah abortus (apabila f. AKDR terlepas. haid lebih lama dan banyak. Efektifitas tinggi ( 0. Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS atau perempuan - yang sering berganti-ganti pasangan. periksa benang secara rutin terutama setelah haid.

2011. Tidak ada efek samping sistemik g.Baik untuk pasangan yang: a. Tidak mahal (jangka pendek) . 2010. Saifuddin. Pasangan yang takut menularkan & tertular penyakit kelamin d. Ilmu Kebidanan. Dapat digunakan sebagai pendukung metode lain e. . Efektif jika digunakan benar tiap kali berhubungan. Dapat mencegah penularan penyakit kelamin c. suntikan KB. Namun efektivitasnya kurang jika dibandingkan metode pil. Kondom Pria Adalah sarung karet tipis yang dipakai oleh pria pada waktu bersenggama . Tidak perlu resep atau penilaian medis i. Tersedia secara luas h. Dapat dipaki sendiri b. Jarang bersenggama c. Penyakit Kandungan & Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan.Cara Kerja Sarung karet ini mencegah sperma bertemu dengan ovum .6. Ingin menunda kehamilan atau ingin menjarangkan anak b.Keuntungan a. Wanita yang kemungkinan sudah hamil DAFTAR RUJUKAN Manuaba. Tidak mempengaruhi kegiatan menyusui d.Efektivitas Dalam teori: 98%. Dalam praktek: 85%. Jakarta: EGC. Ida Bagus Gede. AKDR. . Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Tidak mengganggu kesehatan f. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.

Radita.undip. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis Kontrasepsi yang Digunakan Pada Pasangan http://eprints. EGC.pdf Lampiran 2 DAFTAR HADIR PESERTA PENYULUHAN Hari.ac. Diterjemahkan oleh: Widyawati.Kusumaningrum.pdf.id/19194/1/Radita_Kusumaningrum. Beberapa Faktor yang Berkaitan dengan Penggunaan KB IUD pada Peserta KB non IUD di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. 10 November 2016 Waktu : Pukul 10.00 Tempat : Puskesmas Wisata Dau Batu No.ac.id/bitstream/123456789/19183/4/Chapter%20II. Usia Diakses Subur. http://repository. Diakses tanggal 7 November 2015 Wilkinson. 2009.usu. Jakarta. dkk. http://eprints. Nama Alamat TTD . Judith M. tanggal 7 November 2016 Imbarwati.id/17781/1/IMBARWATI. Buku Saku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria Hasil NOC. 2009. 2006.undip.ac.pdf. tanggal : Kamis.