You are on page 1of 2

Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang

Nomor
: 127 Tahun 2013
Tanggal
: 29 Januari 2013

RUBRIK SUPLEMEN PENILAIAN KINERJA DOSEN
(BEBAN KERJA DAN PELAKSANAAN TRIDARMA PERGURUAN
TINGGI)
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
KETENTUAN UMUM:
A. A. Beban Kerja/ Kinerja
Beban kerja/kinerja minimal 12 sks dan maksimal 16 sks
Pendidikan dan Pengajaran :
9-13 sks
Penelitian dan Karya Ilmiah :
Pengabdian kepada masyarakat dan penunjang : 3-7
Jumlah keempat bidang tidak melebihi 16 sks
Kelebihan sks pada setiap komponen dapat dicantumkan dengan
memilih ”beban lebih” pada kolom Rekomendasi.
7. Dosen dengan tugas tambahan sebagai pimpinan perguruan tinggi
sampai dengan tingkat jurusan (rektor s.d ketua jurusan, ketua lembaga,
kepala pusat/UPT, dan Kaprodi PPs) wajib melaksanakan bidang
pendidikan minimal 3 sks (PP 37 Tahun 2009 tentang Dosen), dan tidak
harus melaksanakan kinerja bidang B (Penelitian dan Karya Ilmiah), C
(Pengabdian Kepada masyarakat, dan D (Kegiatan Penunjang). Dengan
demikian, sks sebagai pimpinan perguruan tinggi tersebut tidak perlu
lagi ditambahkan dalam kinerja bidang D (Kegiatan Penunjang).
1.
2.
3.
4.
5.
6.

A. B. Asesor
1. Setiap dosen dinilai oleh 2 asesor sebidang dengan kualifikasi yang sama
atau lebih tinggi (pangkat, jabatan, atau pendidikan)
2. Jika dari dalam fakultas atau universitas tidak ada asesor yang
memenuhi syarat untuk melakukan penilaian terhadap kinerja seorang
dosen, maka harus diundang asesor yang relevan dari luar
fakultas/universitas untuk melakukan penilaian yang dimaksudkan.
3. Dua dosen tidak boleh saling menilai secara bergantian
A. C. Kode Etik Asesor Sertifikasi Dosen
1. Mentaati segala perundangan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
2. Menilai kinerja dosen secara objektif dan profesional, serta melaporkan
hasilnya hanya pada yang berwenang
3. Menjaga rahasia Negara, rahasia jabatan, dan rahasia pihak yang dinilai
4. Mejaga nama baik dan wibawa asesor serta lembaga
5. Tidak menerima sesuatu apapun dari pihak yang dinilai, atau patut
diduga berhubungan dengan pihak yang dinilai yang dapat
mempengaruhi keputusan profesionalnya sebagai asesor