You are on page 1of 1

1.Adrenalinmerupakandrugofchoicedarisyokanafilaktik.

Halinidisebabkan3faktoryaitu

Adrenalin merupakan bronkodilator yang kuat , sehingga penderita dengan cepat


terhindardarihipoksiayangmerupakanpembunuhutama.

Adrenalin merupakan vasokonstriktor pembuluh darah dan inotropik yang kuat


sehinggatekanandarahdengancepatnaikkembali.

Adrenalin merupakan histamin bloker, melalui peningkatan produksi cyclic AMP


sehinggaproduksidanpelepasanchemicalmediatordapatberkurangatauberhenti.

Dosisdancarapemberiannya:
0,30,5mladrenalindarilarutan1:1000diberikansecaraintramuskuleryangdapat
diulangi510menit.Dosisulanganumumnyadiperlukan,mengingatlamakerjaadrenalin
cukupsingkat.Jikaresponpemberiansecaraintramuskulerkurangefektif,dapatdiberisecara
intravenoussetelah0,10,2mladrenalindilarutkandalamspoit10mldenganNaCl
fisiologis,diberikanperlahanlahan.Pemberiansubkutan,sebaiknyadihindaripadasyok
anafilaktikkarenaefeknyalambatbahkanmungkintidakadaakibatvasokonstriksipadakulit,
sehinggaabsorbsiobattidakterjadi.
2.Aminofilin
Dapat diberikan dengan sangat hatihati apabila bronkospasme belum hilang dengan
pemberianadrenalin.250mgaminofilindiberikanperlahanlahanselama10menitintravena.
Dapatdilanjutkan250mglagimelaluidripsinfusbiladianggapperlu.
3.Antihistamindankortikosteroid.
Merupakanpilihankeduasetelahadrenalin.Keduaobattersebutkurangmanfaatnyapada
tingkat syok anafilaktik, sebab keduanya hanya mampu menetralkan chemical mediators
yanglepasdantidakmenghentikanproduksinya.Dapatdiberikansetelahgejalaklinikmulai
membaik guna mencegah komplikasi selanjutnya berupa serum sickness atau prolonged
effect.AntihistaminyangbiasadigunakanadalahdifenhidraminHCl520mgIVdanuntuk
golongankortikosteroiddapatdigunakandeksametason510mgIVatauhidrocortison100
250mgIV.
Obat obat yang dibutuhkan :

Adrenalin

Aminofilin

Antihistamin

Kortikosteroid