PENGENDALIAN BAHAN BERBAHAYA PADAT

No. Dokumen
A/TU-I/I/2016
SPO

Puskesmas
Angkona

:

No. Revisi
Tgl. Mulai Berlaku
Halaman

/SPO/PKM:

:
:

Di Tetapkan Oleh

Damaris PL, SKM
Nip.19581225198209
2001

1. Pengertian

Pengendalian dan pembuangan bahan berbahaya
merupakan prosedur untuk mengendalikan dan
membuang bahan berbahaya agar tidak menjadi
sumber infeksi bagi petugas, pasien, maupun
masyarakat yang berada di sekitar lingkungan
puskesmas

2. Tujuan

Mengelola limbah padat B3 sesuai dengan ketentuan
Departemen Kesehatan sehingga tidak mencemari
lingkungan yang dapat menjadi sumber penularan
penyakit bagi petugas dan pasien serta dapat
meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas

3. Kebijakan

SK Kepala Puskesmas

4. Referensi

1) Undang-undang no. 32 tahun 2009 tentang
perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
2) Peraturan Pemerintah No.18 tahun1999 tentang
Pengelolaan Limbah Berbahaya
3) Peraturan Pemerintah no 75 tahun 2001 tentang
pengelolaan B3

5. Alat dan Bahan
6. Langkah - Langkah

1) Safety Box
2) Jarum Suntik
Bagan Alur

1) Mengumpulkan safety box dari ruang tindakan (UGD, kamar bersalin, KIA, poli
gigi, labortorium)
2) Disimpan ditempat penampungan sementara
3) Diantar ke Rumah Sakit PT. Vale untuk dimusnahkan

7. Hal-hal yang perlu
diperhatikan
8. Unit Terkait

Memisahkan antara jarum suntik dengan spoit sebelum
dikirim ke Rumah Sakit PT. Vale Soroako
Rumah Sakit PT. Vale Soroako