KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT
atas segala nikmat iman, rahmat dan hidayah-Nya yang telah diberikan kepada
penulis sehingga dapat menyelesaikan penulisan makalah Penganggaran
Sektor Publik. Teriring pula salam dan shalawat kepada junjungan kami Nabi
Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.
Dalam penulisan makalah Penganggaran Sektor Publik ini

tidak

menutup kemungkinan terdapat kesalahan yang luput dari pengamatan penulis
karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki penulis.
Olehnya diharapkan adanya saran dan kritikan yang sifatnya membangun dari
semua pihak. Semoga ini dapat bermanfaat dan mendapat pahala di sisi Allah
SWT.Amin.

Samata, 25 Oktober 2016

Penulis

Penganggaran Sektor Publik

1

.................................................................... Saran ....................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.................. Rumusan Masalah.............................................................................................................15 DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN Penganggaran Sektor Publik 2 .....................................................15 B.....................................3 C....................................12 BAB III PENUTUP A..........5 Pentingnya Anggaran Sektor Publik.....................................................................................7 Jenis-Jenis Angaran Sektor Publik..................................................................................................................... Konsep Anggaran Sektor Publik....................................1 DAFTAR ISI .. Tujuan Penulisan........................................................11 Prinsi-Prinsip Pokok Dalam Siklus Anggaran...................................10 Proses Penyusunan Angaran Sektor Publik..............................................................4 BAB II PEMBAHASAN A............................ F.............................. C................................5 Pengertian Anggaran Sektor Publik ...........6 Fungsi Anggaran Sektor Publik...... G. Latar Belakang........................................................................ B.................................................... D.....9 Prinsip-Prinsip Angaran Sektor Publik.................... E............................................3 B.................................. H.............................................................................2 BAB I PENDAHULUAN A. Kesimpulan..............

Anggaran sektor publik di buat untuk menentukan tingkat kebutuhan masyarakat. Sistem perencanaan anggaran publik berkembang dan berubah sesuai dengan dinamika perkembangan tuntutan yang muncul di masyarakat. makalah ini akan membahas tentang Penganggaran Sektor Publik yang ada di Indonesia. B.A. serta bagaimana penyusunannya. perencanaan anggaran sektor publik juga telah mengalami banyak perkembangan. Apa saja fungsi anggaran sektor publik. dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. pendidikan . LATAR BELAKANG MASALAH Sistem anggaran sektor publik dalam perkembangannya telah menjadi instrumen kebijakan multifungsi yang digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi. dan sebagainya agar terjamin secara layak. Oleh sebab itu. kualitas kesehatan. menjamin kesinambungan. dan hierarki menjadi model manajemen sektor publik yang fleksibel dan lebih mengakomodasi pasar. Hal tersebut tercermin pada komposisi dan besarnya anggaran secara langsung merefleksikan arah dan tujuan pelayanan masyarakat yang diharapkan. RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah penelitian ini adalah : Penganggaran Sektor Publik 3 . Sebagai sebuah sistem. Anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab terhadap rakyat. birokratis. seperti air bersih. tujuan. karakteristik. Anggaran juga merupakan alat bagi pemerintah untuk mengarahkan pembangunan sosial ekonomi. dalam hal ini anggaran publik merupakan instrumen pelaksanaan akuntabilitas publik oleh lembaga-lembaga publik yang ada. Sejak pertengahan tahun 1980-an telah terjadi perubahan manajemen sektor publik yang cukup signifikan dari sistem manajemen tradisional yang terkesan kaku.

Mengetahui tentang fungsi. Mengetahui konsep yang terdapat dalam penganggaran sektor publik? 3. Mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan penganggaran sektor publik ? 2. Menjelaskan apa sajakah fungsi. tujuan serta siklus penganggaran sektor publik ? BAB II PEMBAHASAN Penganggaran Sektor Publik 4 . jenis. Menjelaskan apakah konsep penganggaran sektor publik ? 3. karakteristik. tujuan serta siklus penganggaran sektor publik ? C. jenis. prinsip. Menjelaskan apakah yang dimaksud dengan penganggaran sektor publik ? 2. TUJUAN Tujuan penelitian ini adalah : 1. tujuan.1.

Anggaran merupakan managerial plan for action untuk memfasilitasi tercapainya tujuan organisasi. PENGERTIAN ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Anggaran publik adalah rencana kegiatan dalam bentuk perolehan pendapatan dan belanja dalam satuan moneter. serta pelaporan dan akan lebih efektif jika diawasi oleh lembaga pengawas khusus (oversight body). B. sedangkan penganggaran adalah proses atau metoda untuk mempersiapkan suatu anggaran. pelaksanaan. dan Penganggaran Sektor Publik 5 . Penganggaran sektor publik harus diawasi mulai tahap perencanaan. Berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja). Penganggaran sektor publik terkait dengan proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program dan aktivitas dalam satuan moneter. Aspek akuntabilitas publik. KONSEP ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang hendak dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial. didiskusikan. 2. dan 3. Aspek perencanaan. Pada sektor swasta. Secara singkat dapat dinyatakan bahwa anggaran publik merupakan suatu rencana finansial yang menyatakan: 1. . Proses penganggaran organisasi sektor publik dimulai ketika perumusan strategi dan perencanaan strategi telah selesai dilakukan. Aspek-aspek yang harus tercakup dalam anggaran sektor publik meliputi: 1. penganggaran merupakan suatu proses politik.A. anggaran merupakan bagian dari rahasia perusahaan yang tertutup untuk publik. sebaliknya pada sektor publik anggaran justru harus diinformasikan kepada publik untuk dikritik. dan diberi masukan. Aspek pengendalian. Dalam organisasi sektor publik.

Anggaran merupakan alat bagi pemerintah untuk mengarahkan pembangunan sosial-ekonomi. menjamin kesinambungan. kualitas kesehatan. Anggaran diperlukan karena adanya masalah keterbatasan sumber daya (scarcityof resources). seperti listrik. pendidikan. Alat utama kebijakan fiskal adalah anggaran. Dalam hal ini anggaran publik merupakan instrument pelaksanaan akuntabilitas publik oleh lembaga-lembaga publik yang ada. dan trade offs. yaitu: 1.2. Menentukan penerimaan dan pengeluaran departemen-departemen pemerintah. sedangkan sumber daya yang ada terbatas. air bersih. 2. dan sebagainya agar terjamin secara layak. Anggaran diperlukan karena adanya kebutuhan dan keinginan masyarakat yang tak terbatas dan terus berkembang. Angaran sektor publik harus dapat memenuhi kriteria berikut : 1. pilihan (choice). dan meningkatkan kualititas hidup masyarakat. 3. Anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab terhadap rakyat. Anggaran sektor publik penting karena beberapa alasan. Anggaran merupakan blue print keberadaan sebuah Negara dan merupakan arahan di masa yang akan datang. Merefleksikan perubahan prioritas kebutuhan dan keinginan masyarakat 2. Penganggaran Sektor Publik 6 . PENTINGNYA ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Anggaran sektor publik dibuat untuk membantu menentukan tingkat kebutuhan masyarakat. Anggaran dan Kebijakan Fiskal Pemerintah Kebijakan fiskal adalah usaha yang dilakukan pemerintah untuk mempengaruhi keadaan ekonomi melalui sistem pengeluaran atau sistem perpajakan untuk mencapai tujuan tertentu. pemerintah propinsi atau pemerintah daerah. Berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana tersebut (pendapatan) C.

yaitu: Penganggaran Sektor Publik 7 . (5)alat koordinasi dan komunikasi. yaitu: (1) sebagai alat perencanaan. b) merencanakan berbagai program dan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi serta merencanakan alternatif sumber pembiayaannya. Anggaran Sebagai Alat Perencanaan ( Planning Tool ) Anggaran sektor publik dibuat untuk merencakan tindakan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah. (4) alat politik. Anggaran sebagai alat perencanaan digunakan untuk: a) merumuskan tujuan serta sasaran kebijakan agar sesuai dengan visi dan misi yang ditetapkan. berupa biaya yang dibutuhkan. dan d) menentukan indikator kinerja dan tingkat pencapian strategi. (3) alat kebijakan fiskal. anggaran memberikan rencana detail atas pendapatan dan pengeluaran pemerintah agar pembelanjaan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (7) alat motivasi. FUNGSI ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Anggaran sektor publik mempunyai beberapa fungsi utama. underspending dan salah sasaran (misappropriation) dalam pengalokasian anggaran dalam bidang lain yang bukan merupakan prioritas. c) mengalokasikan dana pada berbagai program dan kegiatan yang telah disusun. (8) alat menciptakan ruang publik. Anggaran Sebagai Alat Pengendalian (C ontrol Tool ) Sebagai alat pengendalian. (2) alat pengendalian. (6) alat penilaian kinerja.D. Anggaran sebagai instrumen pengendalian digunakan untuk menghindari adanya overspending. Pengendalian anggaran publik dapat dilakukan dengan 4 cara. dan berapa hasil yang diperoleh dari belanja pemerintah tersebut.

coalition building. Anggaran dapat digunakan untuk mendorong. Menghitung selisih anggaran (favourable dan unfavourable variances). dan mengkoordinasikan kegiatan ekonomi masyarakat sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi. Menemukan penyebab yang dapat dikendalikan (controllable) dan tak dapat dikendalikan (uncontrollable) atas suatu varians. Membandingkan kinerja aktual dengan kinerja yang dianggarkan. Oleh karena itu pembuatan anggaran publik membutuhkan political skill. memfasilitasi. Anggaran Sebagai Alat Penilaian Kinerja (Performance Measurement Tool) Anggaran merupakan wujud komitmen dari budget holder (eksekutif) kepada pemberi wewenang (legislatif). Kinerja eksekutif akan dinilai berdasarkan pencapaian target anggaran dan efisiensi pelaksanaan anggaran. d. Anggaran Sebagai Alat Politik (Political Tool ) Pada sektor publik. Anggaran Sebagai Alat Koordinasi dan Komunikasi (Coordination and Communication Tool ) Anggaran publik merupakan alat koordinasi antar bagian dalam pemerintahan. keahlian bernegosiasi. Merevisi standar biaya atau target anggaran untuk tahun berikutnya. b.a. Penganggaran Sektor Publik 8 . Anggaran Sebagai Alat Kebijakan Fiskal (Fiscal Tool ) Anggaran sebagai alat kebijakan fiskal pemerintah digunakan untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. c. Anggaran publik yang disusun dengan baik mampu mendeteksi inkonsistensi suatu unir kerja dan juga berfungsi sebagai alat komunikasi antar unit kerja dalam lingkungan eksekutif. dan pemahaman tentang prinsip manajemen keuangan publik oleh para manajer publik. anggaran merupakan dokumen politik sebagai bentuk komitmen eksekutif dan kesepakatan legislatif atas penggunaan dana publik untuk kepentingan tertentu.

sebab seluruhnya adalah milik publik. Anggaran Modal ( apital / investment budget) Anggaran modal menunjukkan rencana jangka panjang dan pembelanjaan atas aktiva tetap seperti gedung. LSM. Maksudnya adalah target anggaran hendaknya jangan terlalu tinggi hingga tidak dapat dipenuhi. E. kendaraan. kelompok lain yang kurang terorganisir akan mempercayakan aspirasinya melalui proses politik yang ada. peralatan. Perguruan Tinggi dan berbagai organisasi kemasyarakatan harus terlibat dalam proses penganggaran publik. Anggaran modal Anggaran Operasional (operation / recurrent budget) Anggaran Operasional diguanakan untuk merencanakan kebutuhan sehari-hari dalam menjalankan pemerintahan. Pada dasarnya pemerintah tidak mempunyai uang yang dimiliki sendiri. namun juga jangan terlalu rendah hingga terlalu mudah dicapai. JENIS-JENIS ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Anggaran sektor publik dibagi menjadi dua. Misalnya adalah belanja rutin (recurrent expenditure) yaitu pengeluaran yang manfaatnya hanya untuk satu tahun anggaran dan tidak dapat menambah aset atau kekayaan bagi pemerintah. Secara umum pengeluaran yang masuk kategori anggaran operasional antara lain Belanja Administrasi Umum dan Belanja Operasi dan Pemeliharaan. anggaran hendaknya bersifat challenging but attainable atau demanding but achieveable. Penganggaran Sektor Publik 9 . dan sebagainya. perabot. yaitu : 1. dan 2.Anggaran Sebagai Alat Motivasi ( Motivation Tool) Agar dapat memotivasi pegawai. Anggaran operasional. Anggaran Sebagai Alat untuk Menciptakan Ruang Publik (Public Share) Masyarakat. Kelompok masyarakat yang terorganisir akan mencoba mempengaruhi anggaran pemerintah.

Otorisasi oleh legislatif Anggaran publik harus mendapat otorisasi dari legislatif terlebih dulu sebelum eksekutif dapat membelanjakan anggaran tersebut. g.F. dapat dipahami masyarakat. h. Nondicretionary Apropriation Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatif harus termanfaatkan secara ekonomis. d. efisien. dan efektif. tidak membingungkan. c. Jelas anggaran hendaknya sederhana. f. adanya dana non-budgetair pada dasarnya adalah menyalahi prinsip anggaran yang bersifat komprehensif. Diketahui publik Penganggaran Sektor Publik 10 dan . PRINSIP-PRINSIP ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Prinsip-prinsip anggaran sektor publik meliputi: a. Oleh karena itu. e. Periodik Anggaran merupakan suatu proses yang periodik. dapat bersifat tahunan maupun multi-tahunan. Komprehensif Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah. b. Keutuhan anggaran Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum (general fund). Akurat Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi (hidden reserve) yang dapat dijadikan sebagai pemborosan dan inefisiensi anggaran serta dapat mengakibatkan munculnya underestimate pendapatan dan overestimate pengeluaran.

perubahan sosial dan politik. Tujuan dan target yang hendak dicapai Ketersediaan sumber daya (faktor-faktor produksi yang dimiliki pemerintah) Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan dan target Faktor-faktor lain yang memengaruhi anggaran. Siklus anggaran meliputi empat tahap yang terdiri atas: a. Tahap ratifikasi (approval / ratification). Membantu pemerintah mencapai tujuan fiskal dan meningkatkan koordinasiantarbagian dalam lingkungan pemerintahan. aspek pengendalian. 4. 3. bencana alam. dan alokasi sumber daya. Memungkinkan bagi pemerintah untuk memenuhi prioritas belanja. yaitu aspek penganggaran. PRINSIP-PRINSIP POKOK DALAM SIKLUS ANGGARAN Richard Musgrave seperti yang dikutip Coe (1989) mengidentifikasikan tiga pertimbangan mengapa pemerintah perlu “terlibat” dalam “bisnis” pengadaan barang dan jasa bagi masyarakat. seperti: munculnya peraturan pemerintah yang baru. Pengelolaan keuangan publik melibatkan beberapa aspek. redistribusi pendapatan. 2. Ketiga pertimbangan tersebut meliputi stabilitas ekonomi. Meningkatkan transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepada DPR/DPRD dan masyarakat luas. Penganggaran Sektor Publik 11 . Faktor dominan yang terdapat dalam proses penganggaran adalah : 1. Tahap persiapan anggaran ( preparation). b. PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Proses penyusunan anggaran mempunyai 4 tujuan yaitu : 1. 2. Lemahnya perencanaan anggaran memungkinkan munculnya underfinancing atau overfinancing yang akan mempengaruhi tingkat efisiensi dan efektivitas anggaran. Membantu menciptakan efisiensi dan keadilan dalam menyediakan barang dan jasa publik melalui proses pemrioritasan. dan aspek auditing.aspek akuntansi. H. 4. G. fluktuasi pasar.dan sebagainya. 3.anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas.

Oleh sebab itu. kemudian dibuat persiapan APBN dan REPETA. Di Indonesia. Sinkronisasi perencanaan pembangunan yang digariskan oleh pemerintah pusat dengan perencanaan pembangunan daerah sejak spesifik diatur dalam Peraturan Pemerintah No. di tingkat daerah (propinsi dan kabupaten/kota) berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah No. d. Dalam persoalan estimasi. 105 dan 108 Tahun 2000. Besarnya mata anggaran pada suatu anggaran yang menggunakan “lineitembudgeting” akan berbeda pada “input-output budgeting”. 108 Tahun 2000 pemerintah daerah disyaratkan Penganggaran Sektor Publik 12 . “program budgeting” atau “zero based budgeting”. proses perencanaan APBD dengan paradigma baru menekankan pada pendekatan bottom-up planning dengan tetap mengacu pada arah kebijakan pembangunan pemerintah pusat. perencanaan pembangunan dimulai dari peyusunan PROPENAS yang merupakan operasionalisasi GBHN. Tahap pelaporan dan evaluasi (reporting and evaluation). dan RencanaPembangunan Tahunan (REPETA). Yang perlu diperhatikan adalah sebelum menyetujui taksiran pengeluaran. yang perlu mendapat perhatian adalah terdapatnya faktor “uncertainty” (tingkat ketidakpastian) yang cukup tinggi.c. PROPERNAS tersebut kemudian dijabarkan dalam bentuk RESENTRA. Arahan kebijakan pembangunan pembangunan pemerintah pusat tertuang dalam dokumen perencanaan berupa GBHN. Rencana Strategis (RESENTRA). Sementara itu. Tahap Persiapan Anggaran (Budget Preparation) Pada tahap persiapan anggaran dilakukan taksiran pengeluaran atas dasar taksiran pendapatan yang tersedia. Program Pembangunan Nasional (PROPENAS). Berdasarkan PROPERNAS dan RESENTRA serta analisis fiscal dan makro ekonomi. terlebih dahulu harus dilakukan penaksiran pendapatan secara lebih akurat. Pada pemerintah pusat. Tahap implementasi (implementation). manajer keuangan publik harus memahami betul dalam menentukan besarnya suatu mata anggaran.

PROPEDA (RENSTRADA) dibuat oleh pemerintah daerah bersama dengan DPRD dalam kerangka waktu lima tahun yang kemudian dijabarkan pelaksanaannya dalam kerangka tahunan. Dalam PROPEDA dimungkinkan adanya penekanan prioritas program pembangunan yang berbeda dari satu daerah dengan daerah yang lain sesuai kebutuhan masing-masing daerah.untuk membuat dokumen perencanaan daerah yang terdiri atas PROPEDA (RENSTRADA). 3. peluang dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi. Tahap ini merupakan tahap yang melibatkan proses politik yang cukup rumit dan cukup berat. Integritas dan kesiapan mentalyang tinggi dari eksekutif sangat penting dalam tahap ini. Tahap Pelaksanaan Anggran (Budget Implementation) Sistem informasi akuntansi dan sistem pengendalian manajemen sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan anggaran. hasil evaluasi sehingga kinerja bisa diketahui kekuatan. Tahap Ratifikasi Anggaran Tahap berikutnya adalah budget ratification. 2. Pertimbangan-pertimbangan yang berasal dari pemerintahdaerah pada periode sebelumnya. Dokumen perencanaan daerah tersebut diupayakan tidak menyimpang dari PROPENAS dan RENSTRA yang dibuat pemerintah pusat. Manajer keuangan publik dalam hal ini bertanggung jawab untuk menciptakan sistem akuntansi yang memadai dan handal Penganggaran Sektor Publik 13 . Pengkajian kondisi yang saat ini terjadi. Penjabaran rencana strategis jangka panjang dalam REPETADA tersebut dilengkapi dengan: 1. Masukan-masukan dan aspirasi masyarakat. Pimpinan eksekutif dituntut tidak hanya memiliki “managerial skil” namun juga harus mempunyai “political skil”.kelemahan. “salesmanship” dan “coalition building” yang memadai.

Dengan Penganggaran Sektor Publik 14 . Anggaran publik penting sebab anggaran membantu menentukan tingkat kebutuhan masyarakat. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Anggaran Tahap terakhir dari siklus anggaran adalah pelaporan dan evaluasi anggaran. ratifikasi.untuk perencanaandan pengendalian anggran yang telah disepakati. dan bahkan dapat diandalkan untuk tahap penyusuanan anggaran periode berikutnya. KESIMPULAN Penganggaran sektor publik merupakan proses yang sangat vital bagi organisasi sektor publik. BAB III PENUTUP A. dan implementasi anggaran terkait dengan aspek operasionalanggaran. Tahap persiapan. maka diharapkan tahap budget reporting and evaluation tidak akan menemui banyak masalah. Jika tahap implementasi telah didukung dengan sistem akuntansi dan sistem pengendalian manajemen yang baik. sedangkan tahap pelaporan dan evaluasi terkait dengan aspek akuntanbilitas. Anggaran merupakan instrumen kebijakan fiskal pemerintah untuk mempengaruhi keadaan ekonomi melalui kebijakan pengeluaran dan perpajakan.

Riswan. DAFTAR PUSTAKA Arifin. pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya yang langka untuk menggerakan pembangunan sosial ekonomi. Penganggaran Sektor Publik. anggaran merupakan sarana untuk menunjukan akuntanbilitas pemerintah terhadap publik. (Diunduh pada tanggal 25 Oktober 2016) Halim. Jakarta: Salemba Empat.html Penganggaran Sektor Publik 15 . 2013. Abdul. SARAN Sistem anggaran sektor publik dalam perkembangannya telah menjadi instrumen kebijakan multifungsi yang digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi. Dan yang penting lagi. Anggaran operasional adalah pengeluaran yang dilakukan secara rutin dan tidak menambah kekayaan serta manfaatnya hanya untuk satu tahun anggaran. menjamin kesinambungan. Hal tersebut harusnya tercermin pada komposisi dan besarnya anggaran secara langsung merefleksikan arah dan tujuan pelayanan masyarakat yang diharapkan.anggaran. menjamin kesinambungan. Anggaran juga merupakan alat bagi pemerintah untuk mengarahkan pembangunan sosial ekonomi. dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Anggaran publik terdiri dari anggaran operasional dan anggaran modal.id/2010/10/penganggaran-sektor-publik. B.wordpress.co. http://warta-ekonomi. Anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab terhadap rakyat. Sedangkan anggaran modal (aset) manfaatnya lebih dari satu tahun anggaran dan menambah kekayaan. https://riswanarifin.com/2012/09/12/penganggaran-sektor-publik/. 2012. Akuntansi Sektor Publik: Dari Anggaran Hingga Laporan Keuangan Dari Pemerintah Hingga Tempat Ibadah. dalam hal ini anggaran publik merupakan instrumen pelaksanaan akuntabilitas publik oleh lembaga-lembaga publik yang ada. dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.blogspot.

id/2015/03/akuntansi-sektor-publik-anggaransektor.co.id/2013/11/konsep-anggaran-sektor-publik.co.blogspot.scribd.html http://tintamuhardi.html https://www.com/doc/43400988/BAB-4-penganggaran-sektor-publik Penganggaran Sektor Publik 16 .blogspot.http://sharingilmupajak.