2.1.1.2.

Landasan Penggunaan Media Pembelajaran
Ada beberapa tinjauan tentang penggunaan media pembelajaran, antara lain

landasan filosofi, psikologis, teknologis dan empiris.
1.

Landasan filosofi
Keragaman media memberikan banyak pilihan yang sesuai karakteristiknya. Pandangan
guru terhadap peserta didik dalam pembelajaran. Peserta didik memiliki kepribadian,
harga diri, motivasi, dan potensi berbeda. Maka pendekatan humanis harus diterapkan.

2.

Landasan Psikologis
Adanya keberagaman, keunikan dan ketepatan penggunaan media

dan metode

pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar.
3.

Landasan Teknologis
Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktik perancangan, pengembangan, penerapan,
pengelolaan, serta penilaian proses dan sumber belajar.

4.

Landasan Empiris
Temuan penelitian terdapat hubungan interaksi antara media dengan karakteristik belajar
siswa dalam menentukan hasil belajar.

Fungsi Kognitif. dan menurut Levis & Lents fungsi media pembelajaran adalah : 1.1.3. fungsi ini dari beberapa penelitian merupakan media visual yang sangat bagus untuk membantu siswa yang memiliki kelemahan dalam memahami teks yang ada. Dengan menggunakan visual akan memberikan kemudahan untuk . Maka bisa dikatakan media pembelajaran memiliki fungsi vital. 2. 3. Fungsi Media Pembelajaran Dalam dunia pendidikan ada beberapa unsur yang memiliki ikatan yang tidak dapat dihilangkan yaitu metode pembelajaran dan media pembelajaran. Perpaduan antara teks dan gambar dapat menumbuhkan ketertarikan untuk mempelajari. memang ada beberapa materi yang sangat mudah dimengerti dengan menggunakan gambar dari pada menggunakan teks yang banyak. media pembelajaran ini dapat menggunakan media khususnya yaitu gambar. Untuk pemilihan media pembelajaran usahakan untuk melihat apakah menunjang metode dan membantu mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi Atensi yaitu media pembelajaran tersebut menarik dan mampu mengarahkan perhatian siswa agar dapat berkonsentrasi pada pelajaran yang berkaitan dengan media tersebut.1. Metode pembelajaran tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa adanya media pembelajaran.2. Dari media ini emosi siswa akan muncul dan daya serap akan semakin baik. Media pembelajaran sendiri adalah suatu alat pembelajaran yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. 4. Fungsi Afektif yaitu media pembelajaran yang dapat menggugah semangat belajar siswa. Fungsi kompensatoris. yaitu media pembelajaran yang dapat memudahkan siswa untuk merekam kembali kedalam otak mereka apa yang telah mereka dapat melalui beberapa gambar atau visual. Untuk itu media pembelajaran memudahkan untuk siswa memahami dan mengingat informasi yang diterima. Media yang banyak digunakan untuk menarik atensi siswa dengan menggunakan media gambar yang dapat ditampilkan dengan mesin proyektor dan sebagainya. Dan dengan memahami teks materi siswa akan lebih mudah.

Kemampuan distributif. 2. diacu dalam Arsyad (2011) adalah sebagai berikut. dipotret. Kemampuan fiksatif. (1992). obyek obyek atau kejadian dapat digambar. a. . artinya media dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian dengan beberapa macam perubahan (manipulasi) sesuai keperluan. Media berbasis cetak (buku. Dengan kemampuan ini. 3. 2001 adalah sebagai berikut : 1. Kemampuan manipulatif. c. kemudian dapat disimpan dan pada saat diperlukan dapat ditunjukan dan diamati kembali seperti kejadian aslinya. Pengelompokan berbagai jenis media pembelajaran menurut Leshin et al. artinya media mampu menjangkau audien yang besar jumlahnya dalam satu kali penyajian secara serempak . misalnya siaran TV atau Radio. Berikut ini tiga kelebihan kemampuan media menurut Gerlach & Ely dalam Ibrahim. media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). peta. kegiatan kelompok. optimalisasi ini akan memberikan dampak yang positif bagi peningkatan prestasi siswa Dalam proses pembelajaran. dan menampilkan kembali suatu obyek atau kejadian. grafik. main-peran. serta dapat pula diulang-ulang penyajiannya. alat bantu kerja. fieldtrip). Media berbasis visual (buku. instruktur. dan lembaran lepas). warnanya. penuntun. transparansi. Penggunaan media pembelajaran memang akan menjadi alat bantu yang baik. direkam. buku latihan. Media berbasis manusia (guru. Dalam kegiatan interaksi antara siswa dengan lingkungan. fungsi media dapat diketahui berdasarkan adanya kelebihan media dan hambatan yang mungkin timbul dalam proses pembelajaran. charta. difilmkan. Media pembelajaran dapat menjadi alternative alat bantu bagi tenaga pengajar untuk mengantisipasi tidak berjalannya proses transformasi ilmu seperti yang telah direncanakan. b. slide).mengorganisir informasi yang telah didapat yang akan diteruskan kedalam otak yang nanti akan diterjemahkan menjadi informasi penting. menyimpan.al. gambar. kecepatannya. artinya dapat menangkap. et. misalnya diubah ukurannya. tutor..

cara menyajikan bahan pelajaran tanpa variasi. berbahaya atau terlarang. baik karena jaraknya jauh. Pengembangan media pembelajaran hendaknya diupayakan untuk memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh media tersebut dan berusaha menghindari hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran. 2. ada hal lain yang lebih menarik mempengaruhi perhatian siswa. hypertext). Perhatian Tidak Terpusat. hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain. siswa melamun. dan sebagainya. Mengamati benda / peristiwa yang sukar dikunjungi . Verbalisme. fungsi media dalam proses pembalaran adalah sebagai berikut : 1. Secara rinci. film. program slide tape. artinya dengan istilah atau kata yang sama diartikan berbeda oleh peserta didik.d. Hal ini terjadi karena biasanya guru hanya menjelaskan secara lisan dengan tanpa menggunakan media pembelajaran yang lain. Namun dalam pengaplikasiannya proses pembelajaran memiliki hambatanhambatan adalah sebagai berikut : 1. misalnya gambar. cara mengajar guru membosankan. artinya siswa dapat menyebutkan kata tetapi tidak mengetahui artinya. e. 2. peserta didik cenderung hanya menirukan apa yang dikatakan guru. 3. bagan. Misalnya. Menyaksikan benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau. film. kurang adanya pengawasan dan bimbingan guru. Dengan perantaraan gambar dan potret. video interaktif. Media berbasis audio-visual (video. Memperoleh gambaran yang jelas tentang benda/hal-hal yang sukar diamati secara langsung karena ukurannya yang tidak memungkinkan. slide. keadaan dan kesibukkan di pusat reaktor nuklir dan sebagainya. video tentang kehidupan harimau di hutan. model. atau media yang lain. gangguan fisik. baik karena terlalu besar atau . televisi). Hal ini terjadi karena biasanya guru mengajar hanya dengan penjelasan lisan ( ceranah ). video. peserta didik dapat memperoleh gambaran yang nyata tentang benda / peristiwa sejarah. 3. Media berbasis komputer (pengajaran dengan berbantuan komputer. Salah Tafsir.

siswa dapat menganti dengan jelas gaya lompat tinggi.dan sebagainya. 9. Mengamati dengan teliti binatang-binatang yang sukar diamati secara langsung karena sukar ditangkap. Mendengar suara yang sukar ditangkap dengan telinga secara langsung. Dengan menggunakan model atau benda tiruan siswa dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang organ-organ tubuh manusia seperti jantung. dengan bantuan film dapat diamat hanya dalam beberapa detik. 5. slide. 6. model atau foto siswa dapat dengan mudah membandingkan dua benda yang berbeda sifat ukuran. Dengan bantuan gambar. 7. bagan. Mengamati dengan jelas benda-benda yang mudah rusak/sukar diawetkan. dan sebagainya. . Dengan mudah membandingkan sesuatu. Dengan slide. film. 12. teknik loncat indah. Dapat melihat secara lambat gerakan-gerakan yang berlangsung scara cepat. 8. gunung meletus. alat pencernaan dan sebagainya. Misalnya rekaman suara denyut jantung dan sebagainya. Mengamati peristiwa-peristiwa yang jarang terjadi atau berbahaya yang didekati. yang disajikan secara lambat atau pada saat tertentu disajikan. amuba dan sebagainya. Dengan film atau video dengan mudah peserta didik mengamati jalannya mesin 4 tak. kelelawar. burung hantu. dengan slide dan film peserta didik memperoleh gambaran tentang bakteri. siswa dapat mengamati bagian mesin yang sukar diamati secara langsung.terlalu kecil. Dapat melihat secara cepat suatu proses yang berlangsung secara lambat. paru-paru. 2 tak. Misalnya dengan perantaraan paket siswa dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang bendungan yang jelas dan kompleks pembangkit listrik. 10. model. Dengan bantuan film atau video. proses perkembangan katak dari telur sampai menjadi katak dapat diamati hanya dalam waktu beberapa menit. film atau video siswa dapat mengamati berbagai macam serangga. atau video siswa dapat mengamati pelangi. warna dan sebagainya. 11. Dengan bantuan gambar. Bunga dari kuncup yang mekar yang berlangsung beberpa hari. 4. Melihat bagian-bagian yang tersembunyi dari suatu alat. Dengan video. pertempuran dan sebagainya. Mengamati gerakan-gerakan mesin/alat yang sukar diamati secara langsung. Dengan diagram. potret.

Dapat belajar sesuai dengan kemampuan. Setelah siswa melihat proses penggilingan tebu atau di pabrik gula. minat. dan kecepatan masing-masing. siswa dapat belajar sesuai dengan kemampuan. kemudian dapat mengamati secara ringkas proses penggilingan tebu yang disajikan dengan menggunakan film atau video (memantapkan hasil pengamatan). . Dengan siaran radio atau televisi ratusan bahkan ribuan mahasiswa dapat mengikuti kuliah yang disajikan seorang profesor dalam waktu yang sama. Dengan modul atau pengajaran berprogram. 15. Dapat menjangkau audien yang besar jumlahnya dan mengamati suatu obyek secara serempak. kesempatan.13. dan temponya masing-masing. Melihat ringkasan dari suatu rangkaian pengamatan yang panjang/lama. 14.

dan sebagainya. (2) liputan terbatas pada ruangan. dan bahan cetak. grafik.1. penarik minat belajar. 1. Perangkat dan Klasifikasi Media Pembelajaran Perangkat Media Pembelajaran Yang termasuk perangkat media adalah: a. b.1. Menurut Schramm. film bersuara. b. papan tempel. (3) media untuk belajar individual. papan flanel. ke audien disebut hardware (Perangkat Keras) Klasifikasi Media Pembelajaran Media pembelajaran diklasifikasikan berdasarkan tujuan dan karakteristik jenis media.4. gambar diam. yaitu (1) liputan luas dan serentak seperti TV. mahal. video tape recorder. filmstrip. Schramm juga mengelompokkan media menurut kemampuan daya liputan. seperti transparansi untuk perangkat overhead. gambar. dan media sederhana. yaitu benda untuk didemonstrasikan. Semua isi pesan yang disimpan dalam material disebut software ( Perangkat Lunak ). seperti buku. Peralatan yang digunakan untuk menuangkan pesan dan mengirimkan 2. poster audio tape. yaitu pelontar stimulus belajar. dan film slide.2. program belajar dengan komputer dan telepon. Klasifikasi media pembelajaran menurut para ahli yaitu : a. dan facsimile. slide. contoh prilaku . film. komunikasi lisan. Ketujuh kelompok media pembelajaran tersebut dikaitkan dengan kemampuannya memenuhi fungsi menurut hirarki belajar yang dikembangkan. dan mesin belajar. Menurut Gagne. Material (bahan media) adalah sesuatu yang dapat dipakai untuk menyimpan pesan yang akan disampaikan kepada auidien dengan menggunakan peralatan tertentu atau wujud bendanya sendiri. video. modul. radio. misalnya proyektor film slide. media diklasifikasi menjadi tujuh kelompok. media digolongkan menjadi media rumit. seperti film. gambar bergerak. Equipment ( peralatan ) ialah sesuatu yang dipakai untuk memindahkan atau menyampaikan sesuatu yang disimpan oleh material kepada audien. media cetak.

rekaman suara. menilai prestasi. Allen mengungkapkan enam tujuan belajar. d. e. terdapat sembilan kelompok media. pelajaran terprogram. demonstrasi. prinsip dan konsep. gambar bergerak. media tanpa proyeksi tiga dimensi. Pemilihan media biasanya dilakukan dengan dua cara . memasukkan alih ilmu. yaitu media tanpa proyeksi dua dimensi. Allen juga mengkaitkan antara jenis media pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. c. Allen melihat bahwa.komputer.belajar. media tertentu memiliki kelebihan untuk tujuan belajar tertentu tetapi lemahuntuk tujuan belajar yang lain. Menurut Allen.1.5. televisi. yaitu benda sebenarnya. pengajaran terprogram. Setiap jenis media tersebut memiliki perbedaan kemampuan untuk mencapai tujuan belajar. serta kemampuan dan karakteristik pebelajar. memberi kondisi eksternal. Menurut Ibrahim. buku teks cetak. televisi. rekaman. obyek tiga dimensi. media audio. menuntun cara berpikir. 2. prosedur. media dikelompokkan berdasarkan ukuran serta kompleks tidaknya alat dan perlengkapannya atas lima kelompok.1. media proyeksi. Di samping mengklasifikasikan. dan rendah. dan pemberi umpan balik. sedang. pengenalan visual. ada tinggi. Dasar Pertimbangan Pemilihan Media Dalam suatu proses pembelajaran ketepatan pemilihan media dapat menunjang tujuan pembelajaran yang di inginkan. materi. Berdasarkan pemahaman atas klasifikasi media pembelajaran tersebut. video. akan sangat menunjang efisiensi dan efektivitas proses dan hasil pembelajaran. dan simulasi. presentasi grafis. yaitu: visual diam. karakteristik media pembelajaran akan mempermudah para guru atau praktisi lainnya dalam melakukan pemilihan media yang tepat pada waktu merencanakan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. gambar diam. dan sajian lisan. antara lain: info faktual. presentasi verbal. media dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri fisiknya atas delapan kelompok. Menurut Gerlach dan Ely. keterampilan. dan sikap. Pemilihan media yang disesuaikan dengan tujuan. film.

Ketrampilan guru dalam penggunaanya. keadilan. keefektifan. g. diacu dalam Arsyad (2011) adalah sebagai berikut. artinya media harus dipilih atas dasar tujuan-tujuan b. Pemilihan media didasarkan atas berbagai macam pertimbangan. Kemudahan memperoleh. maka pengajar akan terhindar dari kecerobohan dalam pemilihan media dan akan menunjang ke efektifan proses pembelajaran. dan pertimbangannya adalah sebagai berikut : 1. minat/perhatian. kelengkapan. Dengan memperhatikan kriteria dan pedoman pemilihan media. a. dan kesesuaian dengan situasi siswa. . c. keefisienan. kepentingan. maupun diadaptasikan dengan keadaan setempat. Pertimbangan yang utama biasanya adalah faktor biaya. tenaga. instruksional yang telah ditetapkan. Kesesuaian dengan waktu. f. Ketepatan dengan tujuan. e. keseimbangan. Kesesuaian dengan taraf berpikir siswa. Kualitas isi dan tujuan.yaitu: (1) merancang format yang tepat (2) menyeleksi. Dukungan terhadap isi bahan pembelajaran. waktu. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran Kriteria-kriteria dalam pemilihan media pembelajaran Menurut Sudjana dan Rivai (2007) beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran adalah sebagai berikut. memodifikasi materi-materi yang spesifik. a. seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi modern yang baik untuk diangkat secara utuh dengan modifikasi seperlunya. meliputi ketepatan. d. 2. Media pembelajaran harus mempunyai pertimbangan-pertimbangan pemilihan media pembelajaran dalam pembuatan media pembelajaran. Sedangkan kriteria dalam menilai perangkat lunak media pembelajaran menurut Walker & Hess (1984).

Analisis Kemampuan Memperkirakan dana.) Merupakan uji lapangan awal yang hanya melibatkan beberapa subjek b. meliputi : 1. tenaga.) Menentukan tahap-tahap pelaksanaan uji desain di lapangan. dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian pengembangan. mengkaji karakter subyek penelitian. Pengembangan. Validasi Ahli. a. meliputi: 1) Uji lapangan terbatas. b.) penelitian saja. kualitas tes dan penilaian.) Menentukan sarana dan prasarana penelitian yang akan digunakan. mudah digunakan. kualitas pengelolaan program. kualitas sosial instruksional. Kualitas teknis. b. 2) Uji lapangan lebih luas Merupakan uji lapangan yang melibatkan lebih banyak subjek penelitian. meliputi : 1. kualitas tampilan. a. c. Analisis Tujuan Analsis tujuan dilakukan guna merumuskan tujuan yang ingin dicapai dari penelitian pengembangan yang akan dilakukan.) dimaksudkan agar produk penelitian yang dikembangkan layak untuk di uji d. 3. kualitas penayangan jawaban. meliputi memberikan kesempatan belajar. 4. Pengembangan Desain.) kembali pada uji lapangan yang lebih luas. meliputi keterbacaan.) Membuat desain produk yang akan dikembangkan. Kualitas instruksional. Dalam hal ini juga dilakukan uji terhadap efektifitas produk yang dikembangkan. kualitas memotivasi. memberikan bantuan untuk belajar. Setelah dilakukan uji lapangan terbatas dilakukan revisi yang c.b. dan kualitas pendokumentasian. 8 hubungan dengan program pembelajaran lainnya. Studi Pustaka Mengkaji teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. fleksibilitas instruksional. c. Melakukan validasi dengan melibatkan para ahli yang berhubungan dengan produk penelitian yang sedang dikembangkan. dapat memberi dampak bagi siswa serta dapat membawa dampak bagi guru dan pembelajarannya. hal ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah produk penelitian yang dikembangkan siap untuk dilakukan uji lapangan. Setelah dilakukan uji lapangan lebih luas. 2. 2. a. Studi pendahuluan. c. Studi Lapangan Melakukan survey. dan melihat kemungkinan jika produk penelitian diterapkan. Uji lapangan. dilakukan revisi hasil uji lapangan lebih luas untuk .

Diseminasi 2. 3) Uji Operasional Merupakan uji lapangan yang melibatkan lebih banyak lagi subjek penelitian. Setelah uji operasional. d. Diseminasi 1. Uji opersional diharapkan dapat menghasilkan model desain yang siap diterapkan. revisi dilakukan kembali untuk mengurangi tingkat kelemahan dari produk yang dikembangkan sehingga produk tersebut layak untuk digunakan sebagai alternatif bagi penyelesaian masalah yang diteliti. Sosialisasi produk akhir .mengurangi tingkat kelemahan dari produk yang dikembangkan dan produk tersebut layak untuk di uji kembali pada uji operasional yang lebih luas. baik dilihat dari substansi maupun metodologi.