MAKALAH

KOMPUTER LANJUT
OLEH: MECY MERADITYA (082013688)

DOSEN PEMBIMBING: USMAN DCN,M.Komp

Jurusan gizi Poltekkes depkes RI padang 2010

KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia serta inayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis telah dapat menyelesaikan makalah ini dalam rangka memenuhi tugas mingguan pada mata kuliah MSPM. Disamping itu, tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah ikut berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini, sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan yang diharapkan. Penulis menyadari, bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca yang dapat membanun makalah ini sangat diharapkan, sehingga pembuatan makalah ini dapt menuju kesempurnaan.

Padang, 15 juni 2010

Penulis

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang I.2. Tujuan BAB II ISI dan PEMBAHASAN II.1. II.2. II.3. Frekuensi dan Descriptive Jenis kelamin Umur

BAB III PENUTUP III.1 Kesimpulan

BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Di dunia ini ada beberapa jenis baku rujukan. Baku rujukan tersebut antara lain Harvard (Boston), WHO-NCHS, Tanner dan Kanada. Baku rujukan Harvard dan WHONCHS adalah baku rujukan yang paling umum digunakan di berbagai Negara. Bahkan sekarang, WHO merekomendasikan penggunaan WHO-NCHS digunakan di seluruh Negara. Distribusi data berat badan, tinggi badan, dan berat menurut tinggi badan yang dipublikasikan WHO meliputi data anak umur 0-18 tahun. Data baku rujukan WHONCHS disajikan dalam dua versi yaitu persentil dan skor simpang baku (Z score). Namun, sekarang telah dibuat baku rujukan baru yang disarankan untuk digunakan untuk pedoman penilaian status gizi yang disebut dengan WHO 2005. Untuk itu, penulis ingin mengetahui perbedaan dari kedua baku rujukan ini.

I.2 Tujuan Makalah ini bertujuan untuk mengetahui penilaian prevalensi status gizi dengan menggunakan baku rujukan WHO-NCHS dan WHO 2005. Makalah ini juga bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Komputer lanjut di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Padang.

BAB II PEMBAHASAN
Di dunia ini ada beberapa jenis baku rujukan. Baku rujukan tersebut antara lain Harvard (Boston), WHO-NCHS, Tanner dan Kanada. Baku rujukan Harvard dan WHONCHS adalah baku rujukan yang paling umum digunakan di berbagai Negara. Bahkan sekarang, WHO merekomendasikan penggunaan WHO-NCHS digunakan di seluruh Negara. Distribusi data berat badan, tinggi badan, dan berat menurut tinggi badan yang dipublikasikan WHO meliputi data anak umur 0-18 tahun. Data baku rujukan WHONCHS disajikan dalam dua versi yaitu persentil dan skor simpang baku (Z score). Menurut Waterlow, dkk dalam gizi Indonesia vol XV no 2 tahun 1990, gizi anakanak di Negara yang populasinya relative gizi baik distribusi tinggi badan menurut umur dan berat badan menurut tinggi sebaiknya digunakan persentil. Untuk anak-anak di Negara yang populasinya relative bergizi kurang, lebih baik digunakan skor simpang baku sebagai pengganti persen terhadap baku rujukan. Tidak disarankan menggunakan indeks berat badan menurut umur. Baku rujukan WHO-NCHS dipublikasikan pertama kali oleh WHO pada tahun 1979 dan publikasi ulang pada tahun 1983. Berikut ini adalah hasil perbandingan dari descriptive dan frekuensi dari indeks bb/tb, bb/u, dan tb/u dengan menggunakan baku rujukan WHO-NCHS dan WHO 2005.

II.1 PERBANDINGAN TABEL FREKUENSI DAN DESKRIPTIF WHO DAN NCHS

I.1.1 Frekuensi BB/TB

BBTB 2005 4 KATEGORI Frequency SANGAT KURUS 16 KURUS 1 NORMAL 65 Total 82 Percent 19.5 1.2 79.3 100.0 Valid Percent 19.5 1.2 79.3 100.0 Cumulative Percent 19.5 20.7 100.0

Valid

BBTB NCHS 4 KATEGORI Frequency SANGAT KURUS 16 KURUS 1 NORMAL 65 Total 82 Percent 19.5 1.2 79.3 100.0 Valid Percent 19.5 1.2 79.3 100.0 Cumulative Percent 19.5 20.7 100.0

Valid

Kesimpulan : Dari table di atas dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara hasil table frekuensi BB/TB 2005 dengan hasil table BB/TB NCHS.

II.1.2Descriptive BB/TB
Descriptive Statistics N BBTB 2005 4 KATEGORI BBTB NCHS 4 KATEGORI Valid N (listwise) 82 82 82 Minimum 1.00 1.00 Maximum 3.00 3.00 Mean 2.5976 2.5976 Std. Deviation .79907 .79907

Kesimpulan :

Dari hasil table descriptive BB/TB 2005 dan table descriptive BB/TB NCHS tidak didapatkan hasil yang berbeda.Hasil keduanya sama,dan tidak ada terdapat perbedaan. II.1.3 Frekuensi TB/U

TBU2005 2 KATEGORI Frequency NORMAL 82 Percent 100.0 Valid Percent 100.0 Cumulative Percent 100.0

Valid

TBUNCHS 2 KATEGORI Frequency NORMAL 82 Percent 100.0 Valid Percent 100.0 Cumulative Percent 100.0

Valid

Kesimpulan : Dari table di atas dapat disimpulkan bahwa tidak ada terdapat perbedaan antara TBU2005 dengan TBUnchs.Persentasi dan frekuensinya sama.

II.1.4 Descriptive TB/U
Descriptive Statistics N TBU2005 2 KATEGORI TBUNCHS 2 KATEGORI Valid N (listwise) 82 82 82 Minimum 2.00 2.00 Maximum 2.00 2.00 Mean 2.0000 2.0000 Std. Deviation .00000 .00000

Kesimpulan : Dari hasil table descriptive BB/TB 2005 dan table descriptive BB/TB tidak terdapat perbedaan.Nilai maksimum,minimum dan standar defiasi sama. II.1.5 Frekuensi BB/U

BBU 2005 4 KATEGORI Frequency GIZI BURUK 5 GIZI KURANG 5 GIZI BAIK 37 GIZI LEBIH 35 Total 82 Percent 6.1 6.1 45.1 42.7 100.0 Valid Percent 6.1 6.1 45.1 42.7 100.0 Cumulative Percent 6.1 12.2 57.3 100.0

Valid

BBU NCHS 4 KATEGORI Frequency GIZI BURUK 3 GIZI KURANG 6 GIZI BAIK 35 GIZI LEBIH 38 Total 82 Percent 3.7 7.3 42.7 46.3 100.0 Valid Percent 3.7 7.3 42.7 46.3 100.0 Cumulative Percent 3.7 11.0 53.7 100.0

Valid

Kesimpulan : Dari table di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil table frekuensi BB/U 2005 dengan hasil table BB/U NCHS.Yang bisa dilihat perbedaannya dari Hasil frekuensi,persen,valid persen,serta cumulative persennya.Hasil table BB/U 2005 lebih tinggi daripada hasil table BB/U NCHS.

II.1.6 Descriptive BB/U

Descriptive Statistics N BBU 2005 4 KATEGORI BBU NCHS 4 KATEGORI Valid N (listwise) 82 82 82 Minimum 1.00 1.00 Maximum 4.00 4.00 Mean 3.2439 3.3171 Std. Deviation .82494 .76784

Kesimpulan : Dari hasil table descriptive BB/U 2005 dan table descriptive BB/U NCHS didapatkan hasil yang berbeda yaitu terdapat pada standar deviasinya.BB/U 2005

memiliki nilai standar deviasi yaitu, 0,82494 sedangkan BB/U NCHS memiliki nilai standar deviasi lebih tinggi yaitu, 0,76784.

II.2

PERBANDINGAN JENIS KELAMIN WHO2005 DAN NCHS

II.2.1 BB/TB WHO2005 DAN BB/TB NCHS
Case Processing Summary Cases Missing N Percent 0 .0%

N Sex * BBTB 2005 4 KATEGORI

Valid Percent 96 100.0%

N

Total Percent 96 100.0%

BBTB2005 BBTBNCHS

Sangat Kurus N % 20 20. 8 20 20. 8

Kurus N 1 1 % 1.04 1.04

Normal N 42 73 % 43.75 76

Gemuk N 2 2 % 2.08 2.08

Jumlah

Berdasarkan

table

diatas

antara

BBTB2005

dan

BBTBnchs

terdapat

perbedaan,pada status gizi normal BBTBnchs lebih besar daripada BBTB2005.Pada BBTB2005 frekuensinya adalah 42,sedangkan pada BBTBNCHS frekuensinya adalah 73. Sedangkan pada tabel lainnya mempunyai nilai yang sama.Pada tabel BBTB2005 dan BBTBNCHS jumlah frekuensi sangat kurus,kurus dan gemuk mempunyai nilai yang sama,yaitu pada status gizi sangat kurus sama-sama mempunyai frekuensi 20,status gizi kurus mempunyai frekuensi 1,dan pada status gizi gemuk mempunyai frekunsi 2.

Pada tabel jenis kelamin BBTB2005 dan BBTBNCHS tidak terdapat perbedaan yang begitu berarti,perbedaan hanya terdapat pada status gizi normal,sedangkan untuk yang lainnya sama. II.2.2 TB/U WHO2005 dan TB/U NCHS Pendek TBU2005 TBUNCHS n 12 12 % 12.5 12.5 Normal n % 84 87.5 84 12.5 Jumlah

Berdasarkan pada tabel diatas,tidak ada terdapat perbedaan antara tabel TBU2005 dan tabel TBUNCHS.Baik pada Tinggi badan pendek maupun normal mempunyai nilai dan persentasi yang sama. II.2.3 TB/U WHO2005 DAN TB/U NCHS Gizi Buruk N % 8 8.3 6 6.25 Gizi Kurang N % 6 6.25 6 6.25 Gizi Baik N % 43 44.47 41 42.7 Gizi Lebih N % 39 40.6 42 43.75 Jumlah

bbu2005 bbunchs

Berdasarkan tabel diatas terdapat perbedaan pada BBU2005 dengan BBUNCHS perbedaan ini terdapat pada status gizi buruk,gizi baik,dan gizi lebih.Persamaan nilai hanya terdapatpada status gizi kurang yaitu dengan nilai 6 dan persentasinya 6.25. Sedangkan pada status gizi buruk,pada tabel 2005 mempunyai nilai 8 dengan persentasi 8.3 dan pada NCHS mempunyai nilai 6 dengan persentasi 6.26.Pada tabel gizi baik Who2005 memiliki jumlah 43,dan NCHS 41.Dan pada tabel gizi lebih WHO2005 memiliki jumlah 39 dan NCHS 42. Diantara kedua tabel tidakterdapat perbedaan yang terlalu jauh.Selisih jumlah antara keduanya tidak terlalu jauh.

II.3

PERBADINGAN UMUR PADA WHO2005 DAN NCHS

II.3.1 BBTB WHO2005 DAN NCHS Sangat Kurus N % 20 20. 8 20 20. 8 tabel Kurus N % 1 1.04 1 1.04 Normal N % 73 76 73 76 Gemuk N % 2 2.08 2 2.08 Jumlah

bbtb2005 bbtbNCHS

Berdasarkan sama.

diatas

tidak

ada

terdapat

perbedaan

antara

keduanya.BBTB2005 dan BBTBNCHS pada golongan umur inimempunyai nilai yang

II.3.2 BBU WHO2005 DAN NCHS Gizi Buruk N % 8 8.3 6 6.25 Gizi Kurang N % 6 6.25 6 6.25 Gizi Baik N % 43 44.47 41 42.7 Gizi Lebih N % 39 40.6 42 43.75 Jumlah

bbu2005 bbunchs

Berdasarkan tabel diatas terdapat perbedaan pada BBU2005 dengan BBUNCHS perbedaan ini terdapat pada status gizi buruk,gizi baik,dan gizi lebih.Persamaan nilai hanya terdapat pada status gizi kurang yaitu dengan nilai 6 dan persentasinya 6.25. Sedangkan pada status gizi buruk,pada tabel 2005 mempunyai nilai 8 dengan persentasi 8.3 dan pada NCHS mempunyai nilai 6 dengan persentasi 6.26.Pada tabel gizi baik Who2005 memiliki jumlah 43,dan NCHS 41.Dan pada tabel gizi lebih WHO2005 memiliki jumlah 39 dan NCHS 42. Diantara kedua tabel tidakterdapat perbedaan yang terlalu jauh.Selisih jumlah antara keduanya tidak terlalu jauh.

II. TBU2005 DAN NCHS Pendek TBU2005 TBUNCHS n 11 12 % 11.45 12.5 Normal n % 85 88.5 84 87.5 Jumlah

Berdasarkan tabel diatas hanya tedapat perbedaan pada tinggi badan normal yaitu pada WHO2005 jumlahnya 85,sedangkan pada NCHS 84.Hanya terdapat 1 perbedaan angka.

BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan Di dunia ini ada beberapa jenis baku rujukan. Baku rujukan tersebut antara lain Harvard (Boston), WHO-NCHS, Tanner dan Kanada. Baku rujukan Harvard dan WHONCHS adalah baku rujukan yang paling umum digunakan di berbagai Negara. Bahkan sekarang, WHO merekomendasikan penggunaan WHO-NCHS digunakan di seluruh Negara. Distribusi data berat badan, tinggi badan, dan berat menurut tinggi badan yang dipublikasikan WHO meliputi data anak umur 0-18 tahun. Data baku rujukan WHONCHS disajikan dalam dua versi yaitu persentil dan skor simpang baku (Z score). Dari data yang diperoleh, dengan menggunakan sampel yang sama, pada masingmasing baku rujukan terdapat perbedaan dari perbandingan indeks BB/TB dan BB/U. Sedangkan pada indeks TB/U tidak ditemukan perbedaan dari hasil analisis yang telah dilakukan. 3.2 Saran Dari analisis yang telah dilakukan penulis menyarankan untuk menentukan prevalensi status gizi, lebih baik menggunakan WHO 2005. Karena, Pada WHO NCHS tidak ditentukan prevalensi status gizinya dengan indeks BB/U. Dan WHO 2005 adalah baku rujukan yang paling baru yang dikeluarkan oleh WHO.

DAFTAR PUSTAKA Supriasa, I Dewa Nyoman dkk. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta : EGC