You are on page 1of 8

Berikut lafal doa yang dianjurkan dibaca saat usia kandungan masuk 4 bulan.

1. QS. Al-Fatihah : 1-7


2. QS. Al-Mukminun : 12-14
3. QS. Al-Baqarah : 233
4. QS. Luqman : 12-14
5. QS. Al-Ahqaf : 15
6. QS. Maryam : 18-22
7. QS. Yusuf : 1-6
QS. Al-Mukminun : 12-14

12. walaqad khalaqnaa al-insaana min sulaalatin min thiini


Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari
tanah
13. tsumma jaalnaahu nuthfatan fii qaraarin makiinin
Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh
(rahim).
14. tsumma khalaqnaa alnnuthfata alaqatan fakhalaqnaa alalaqata mudhghatan fakhalaqnaa
almudhghata izhaaman fakasawnaa alizhaama lahman tsumma ansyanaahu khalqan
aakhara fatabaaraka allaahu ahsanu alkhaaliqiina.
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami
jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu

tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk
yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
QS. Al-Baqarah : 233

233.wa-alwaalidaatu yurdhina awlaadahunna hawlayni kaamilayni liman araada an yutimma


arradaaata waalaa almawluudi lahu rizquhunna wakiswatuhunna bialmaruufi laa
tukallafu nafsun illaa wusahaa laa tudaarra waalidatun biwaladihaa walaa mawluudun
lahu biwaladihi waalaa alwaaritsi mitslu dzaalika fa-in araadaa fishaalan an taraadin
minhumaa watasyaawurin falaa junaaha alayhimaa wa-in aradtum an tastardhiuu
awlaadakum falaa junaaha alaykum idzaa sallamtum maa aataytum bialmaruufi
waittaquu allaaha wailamuu anna allaaha bimaa tamaluuna bashiirun.
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi
yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan
pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan
menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena
anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian.
Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan
permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu
disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan
2

pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah
bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
QS. Luqman : 12-14

12. walaqad aataynaa luqmaana alhikmata ani usykur lillaahi waman yasykur fa-innamaa
yasykuru linafsihi waman kafara fa-inna allaaha ghaniyyun hamiidun.
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah
kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia
bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka
sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."
13. wa-idz qaala luqmaanu liibnihi wahuwa yaizhuhu yaa bunayya laa tusyrik biallaahi inna
alsysyirka lazhulmun azhiimun
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran
kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya
mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar."
14. wawashshaynaa al-insaana biwaalidayhi hamalat-hu ummuhu wahnan alaa wahnin
wafishaaluhu fii aamayni ani usykur lii waliwaalidayka ilayya almashiiru.
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya;
ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan
3

menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu
bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
QS. Al-Ahqaf : 15

15. wawashshaynaa al-insaana biwaalidayhi ihsaanan hamalat-hu ummuhu kurhan


wawadhaat-hu kurhan wahamluhu wafishaaluhu tsalaatsuuna syahran hattaa idzaa
balagha asyuddahu wabalagha arbaiina sanatan qaala rabbi awzinii an asykura
nimataka allatii anamta alayya waalaa waalidayya wa-an amala shaalihan tardaahu
wa-ashlih lii fii dzurriyyatii innii tubtu ilayka wa-innii mina almuslimiina.
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu
bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan
susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan,
sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa:
"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau
berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang
saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan)
kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya
aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

QS. Maryam : 18-22

18. qaalat innii auudzu bialrrahmaani minka in kunta taqiyyaan


Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang
Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa."
19. qaala innamaa anaa rasuulu rabbiki li-ahaba laki ghulaaman zakiyyaan
Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk
memberimu seorang anak laki-laki yang suci."
20. qaalat annaa yakuunu lii ghulaamun walam yamsasnii basyarun walam aku baghiyyaan
Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak
pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"
21. qaala kadzaaliki qaala rabbuki huwa alayya hayyinun walinajalahu aayatan lilnnaasi
warahmatan minnaa wakaana amran maqdhiyyaan

Jibril berkata: "Demikianlah." Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan
agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari
Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan."
22. fahamalat-hu faintabadzat bihi makaanan qashiyyaan
Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke
tempat yang jauh.
QS. Yusuf : 1-6

1.

alif-laam-raa tilka aayaatu alkitaabi almubiinu


Alif, laam, raa. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al Quran) yang nyata (dari Allah).
6

2.

innaa anzalnaahu qur-aanan arabiyyan laallakum taqiluuna.


Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar
kamu memahaminya.

3.

nahnu naqushshu alayka ahsana alqashashi bimaa awhaynaa ilayka haadzaa alqur-aana
wa-in kunta min qablihi lamina alghaafiliina
Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Quran ini
kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk
orang-orang yang belum mengetahui.

4.

idz qaala yuusufu li-abiihi yaa abati innii ra-aytu ahada asyara kawkaban waalsysyamsa
waalqamara ra-aytuhum lii saajidiina
(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku
bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud
kepadaku."

5.

qaala yaa bunayya laa taqshush ruyaaka alaa ikhwatika fayakiiduu laka kaydan inna
alsysyaythaana lil-insaani aduwwun mubiinun
Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudarasaudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya
syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia."

6.

wakadzaalika yajtabiika rabbuka wayuallimuka min ta/wiili al-ahaadiitsi wayutimmu


nimatahu alayka waalaa aali yaquuba kamaa atammahaa alaa abawayka min qablu
ibraahiima wa-ishaaqa inna rabbaka aliimun hakiimun.
Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya
kepadamu sebahagian dari ta'bir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya
kepadamu dan kepada keluarga Ya'qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan
nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak.
Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana

"Allahummahfazd waladii maadaama fii bathni wasyfihi anta syaafil laa syifa-a illa syifaaula
syifaa anllaa yughaadiru saqama.
Allahumma showwarhu hasanata watabbat qalbahu iimaanambika wabi rasuulik.
Allahumma akhrijhu mimbathnii waqta wilaadatii sahlaw watasliimaa. Allahummaj'alhu
shohiihan kaamilan wa'aaqilan hadziqon 'aliman 'aamilaa.
Allahummath thowwal 'umrohu washohhah jasadahu wahasan khuluqohu wafshoh lisaanahu
wa ahsin shoutahu liqirooatil hadiitsi walquraani bibarakati muhammadin shollallahu 'alaihi
wa sallam. walhamdulillahi robbil 'aalamiin."
Artinya:
" Ya Allah, peliharalah dia selama berada dalam kandungan ibunya. Sehatkanlah dia, karena
sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang bisa menyehatkan. Tiada kesembuhan melainkan
kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikitpun.
Ya Allah, Bentuklah dia di dalam perut ibunya dalam bentuk yang bagus dan tetapkanlah
hatinya dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu.
Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya pada saat kelahirannya dengan mudah dalam
keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna.
Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan
mau mengamalkan ilmunya.
Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskanlah akhlaqnya,
fasihkanlah dan merdukanlah suaranya untuk membaca Alquran dan Alhadist dengan berkah
Nabi Muhammad SAW. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam." (Ism)