You are on page 1of 14

Makalah AKK : Pelayanan Kesehatan Masyarakat

MAKALAH DASAR ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN

PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Oleh

ARINI FITRI
Nim : K11112122
Kelas : Kesmas C

rasa syukur itu harus senstiasa kita wujudkan dengan rajin belajar dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. Rasa syukur itu dapat kita wujudkan dengan cara memelihara lingkungan dan menjaga kesehatan serta mengasah akal budi untuk memanfaatkan karunia Tuhan itu dengan sebaik-baiknya.UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2012 KATA PENGANTAR Assalamu Alaikum Wr. Olehnya itu.wb Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Tuhan atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Jadi. penulis sangat terbuka untuk menerima semua saran dan . Atas berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. kita akan menjadi generasi bangsa yang tangguh dan berbobot serta pintar. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Dasar-Dasar Administrasi Kebijakan Kesehatan pada khususnya dan pembaca pada umumnya untuk menambah wawasan tentang “Pelayanan Kesehatan Masyarakat” Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan yang mungkin kurang sesuai dengan keinginan pembaca. Dengan cara itu. penulis dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini dengan baik dan dalam waktu yang relative singkat.

Dan juga bertambahnya pengawasan dan wawasan penulis dalam pembuatan makalah berikutnya. Penulis DAFTAR ISI .kritikan yang dapat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

dan rumah sakit. Puskesmas. Permasalahan C. Pelayanan kesehatan meliputi peningkatan. Kesimpulan B. baik pelayanan kesehatan konvensional maupun pelayanan kesehatan yang terdiri dari . D. Pelayanan Kesehatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Perkembangan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Indonesia E. Tujuan dan manfaat ………………………………………… 1 ………………………………………… 1 ………………………………………… 2 ………………………………………… 3 ………………………………………… 3 ………………………………………… 4 ………………………………………… 5 ………………………………………… 10 ………………………………………… 12 ………………………………………… 13 ………………………………………… 13 ………………………………………… 13 ………………………………………… 14 Bab II Pembahasan A. B. seperti di Pustu. pengobatan. dan pemulihan. Saran Daftar Pustaka BAB I PENDAHULUAN A. pencegahan.Sampul ………………………………………… i Kata Pengantar ………………………………………… ii Daftar Isi ………………………………………… iii Bab I Pendahuluan ………………………………………… 1 A. Latar Belakang B. C. Latar Belakang Dalam kehidupaan sehari-hari kita sering menemui pelayanan kesehatan di tempat tertentu. Berbagai Upaya untuk Pengembangan Pelayanan Kesehatan Masyarakat BAB III Penutup A.

Seperti apakah pelayanan kesehahatan masyarakat ? 3. Namun karena keterbatasan sumber daya pemerintah. B. Apa sajakah program pelayanan kesehatan masyarakat ? 4.pengobatan tradisional dan komplementer melalui pendidikan dan pelatihan dengan selalu mengutamakan keamanan dan efektifitas yang tinggi. Tujuan Adapun tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah untuk memberikan informasi tentang pelayanan kesehatan masyarakat dan mengetahui programprogram pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia. b. Apakah itu Pelayanan Kesehatan ? 2. Manfaat Pembuatan makalah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menambah wawasan dan pengetahun tentang pelayanan kesehatan masyarakat dan program pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia serta upaya untuk pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan dan Manfaat a. . Bagaimana perkembangan program pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia ? 5. maka peranan pemerintah dalam pelayanan kesehatan masyarakat mempunyai bagian atau porsi yang besar. Pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan melalui Puskesmas didasarkan pada misi dididrikannya Puskesmas sebagai pusat pengembangan kesehatan (Centre for Health Development) di wilayah kerja tertentu. Apa upaya untuk pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat ? C. maka potensi masyarakat perlu digali atau diikutsertakan dalam upaya pelayanan kesehatan masyarakat tersebut. Permasalahan 1. Ruang lingkup pelayanan kesehatan masyarakat menyangkut kepentingan masyarakat banyak.

Macam Pelayanan Kesehatan Pelayanan kesehatan mencakup pelayanan kedokteran (medical services) dan pelayanan kesehatan masyarakat (public health services). Pelayanan Kesehatan 1. Jika dijabarkan dari pendapat Hodgetts dan Cascio (1983) adalah : 1. keluarga. Pelayanan yang diperlukan pada jenis ini bersifat pelayanan kesehatan dasar (basic health services) atau juga merupakan pelayanan kesehatan primer atau . Pengertian Pelayanan Kesehatan Pengertian pelayanan kesehatan banyak macamnya. Menurut pendapat Levey dan Loomba (1973). mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan. Pelayanan kedokteran ditandai dengan cara pengorganisasian yang dapat bersifat sendiri atau secara bersama-sama dalam satu organisasi. Pelayanan kesehatan masyarakat ditandai dengan cara pengorganisasian yang umumnya bersama-sama dalam satu organisasi. yakni : 1. tujuan utamanya ialah untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit. kelompok dan ataupun masyarakat.BAB II PEMBAHASAN A. dan sakit parah (severe) yang menuntut bentuk pelayanan kesehatan yang berbeda pula. serta sasarannya terutama untuk perseorangan dan keluarga. Bentuk Pelayanan Kesehatan Secara umum. perlu dibedakan adanya 3 bentuk pelayanan. Oleh sebab itu. sakit sedang (moderate). serta sasarannya terutama untuk kelompok dan masyarakat. Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan. Pelayanan kesehatan tingkat pertama (Primary health care) : Pelayanan kesehatan ini diperlukan untuk masyarakat yang sakit ringan dan masyarakat yang sehat untuk meningkatkan kesehatan mereka atau promosi kesehatan. 2. ada 3 tingkat atau gradasi penyakit yaitu sakit ringan (mild). 3. tujuan utamanya ialaha untuk menyembuhkan penyakit dan memulihkan kesehatan. 2.

Kelurahan dan sebagainya). Bentuk pelayanan ini seperti Puskesmas. Menggalang potensi masyarakat melalui organisasi-organisasi masyarakat atau sering disebut Lembaga-lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). dan memerlukan tersedianya tenaga-tenaga spesialis. dan sebagainya). Bentuk-bentuk partisipasi dan penggalian potensi masyarakat dalam pelayanan kesehatan masyarakat seperti adanya dana sehat. Balkesmas. dan memerlukan tenaga-tenaga super spesialis. Puskesmas Keliling. Oleh karena ruang lingkup pelayanan kesehatan masyarakat menyangkut kepentingan masyarakat banyak. iuran untuk PMT (Pembinaan Makanan Tambahan). antara lain : . Bentuk pelayanan ini misalnya Rumah Sakit tipe C dan D. Pelayanan kesehatan tingkat kedua (secondary health services) : Pelayanan kesehatan ini diperlukan oleh kelompok masyarakat yang memerlukan perawatan nginap. Potensi masyarakat dalam arti komunitas (misalnya masyarakat RT. dan sebagainya. Puskesmas Pembantu. dan Balkesmas. RW. Namun karena keterbatasan sumber daya pemerintah. untuk anak balita. 3. Contohnya Rumah sakit bertipe A dan B. baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Menggalang potensi masyarakat melalui perusahaan-perusahaan swasta yang ikut membantu meringankan beban penyelenggara pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas. Pelayanan kesehatan ini sudah komplek. maka potensi masyarakat perlu digali atau diikutsertakan dalam upaya pelayanan kesehatan masyarakat tersebut. Penyelenggaraan pelayanan-pelayanan kesehatan masyarakat oleh LSM-LSM pada hakikatnya merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam system pelayanan kesehatan masyarakat. yaitu : 1. Pelayanan kesehatan tingkat ketiga (tertiary health services): Pelayanan kesehatan ini diperlukan untuk kelompok masyarakat atau pasiaen yang sudah tidak dapat ditangani oleh pelayanan kesehatan sekunder. 2. maka peranan pemerintah dalam pelayanan kesehatan masyarakat mempunyai bagian atau porsi yang besar. Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pelayanan kesehatan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit dengan sasaran utamanya adalah masyarakat. yang sudah tidak dapat ditangani oleh pelayanan kesehatan primer. B. Ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.utama (primary health care). 2. Mengalang potensi masyarakat mencakup 3 dimensi. 3.

Pelaksanaan program KB dilaksanakan secara bertahap. yaitu dengan makin diterimanya Norma Keluaga Kecil yang Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) melalui kegiatan penyuluhan dan motivasi pada pasangan usia subur. b. dan sebagainya dalam pelayanan kesehatan masyarakat baik pemerintah (Puskesmas) maupun swasta (Balkesmas) berada di bawah koordinasi penanggung jawab seperti Departemen Kesehatan. generasi muda serta pelayanan medic KB. Puskesmas akan dikembangkan menjadi pusat pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Pengorganisasian potensi masyarakat. Penanggung jawab. mula – mula program mempunyai orientasi klinis. Hubungan kerja. pengawasan. anak. standar pelayanan. Keluarga Berencana Kegiatan kelurga berencana diarahkan pada pengembangan keluarga sehat sejahtera. Puskesmas Usaha kesehatan masyarakat terutama dilakukan melalui peningkatan pelayanan Puskesmas dan upaya kesehatan kerja. baik pemerintah maupun swasta harus berdasarkan pada suatu standar tertentu. Pemerataan upaya kesehatan Puskesmas akan diusahakan. karena adanya keterbatasan sumbersumber daya penyelenggara pelayanan kesehatan masyarakat. tenaga kerja. baik melalui peningkatan fungsi Puskesmas maupun peran serta masyarakat dengan pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD). Artinya fasilitas kesehatan harus mempunyai struktur organisasi yang jelas yang menggambarkan hubungan kerja baik horizontal maupun d. Di Indonesia standar ini telah ditetapkan oleh Departemene Kesehatan. maka berikut ini akan dipaparkan beberapa program pelayanan kesehatana masyarakat. Upaya kesehatan Puskesmas direncanakan terutama ditujukn kepada golongan ibu. keikutsertaan masyarakat atu pengorganisasian masyarakat ini penting. C. dengan adanya “Buku Pedoman Puskesmas” c. Kemudian berkembang dengan pesat. dalam hal ini harus ada pembagian kerja yang jelas antara bagian satu dengan yang lain. untuk mendapat liputan yang lebih luas. dan masyarakat berpenghasilan rendah baik di pedesaan maupun di perkotaan. pelayanan kesehatan masyarakat.a. 1. beberapa tenaga pelaksana lapangan ditempatkan di klinik . Standar pelayanan. vertical. Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh kepada seluruh masyarakat. 2.

dan SMA termasuk pondok pesantren melalui upaya peningkatan. psikomatik. c. retardasi mental. Peningkatan peranan masyarakat dalam program KB akan memungkinkan alih peran pengelolaan program KB kepada masyarakat di masa yang akan datan. Pelayanan bayi dan anak prasekolah termasuk murid Taman Kanak-kanak dilakukan melalui penelitian dan pengamatan dari pertumbuhan dan perkembangan secara berkala. Kesehatan Jiwa Tujuan pokok kesehatan ini adalah mencegah meningkatnya angka penderita berbagai gangguan jiwa. dan bahan berbahaya lainnya. dengan demikian perkembangan NKKBS juga akan menjadi kenyataan. Kesehatan Sekolah Melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) diharapkan dapat ditingkatkan derajat kesehatan dan kemampuan untuk hidup sehat dari anak sekolah pada tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). alcohol. ibu melahirkan. SMP. Peran serta masyarakat ditingkatkan melalui penyuluhan yang terutama ditujukan kepada ibu dan dukun beranakserta guru TK. dan melakukan pembinaan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan jiwa. imunisasi. 5. Kesejahteraan Ibu dan Anak Pelayanan dan monitoring ibu hamil. 6. Kesehatan Gigi dan Mulut Dalam memperluas jangkauan. kelainan perilaku dan penyalahgunaan narkotik. pemerataan dan peningkatan suatu pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan kegiatan-kegiatan : a. identifikasi risiko tinggi dengan tindak lanjutdan pencegahan dehidrasi. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara paripurna di sekolah dasar. . 4. terutama untuk dapat mendeteksi secara dini berbagai gangguan kesehatan jiwa. pelayanan ibu menyusui dan pertolongan oleh tenaga terlatih. ibu menyusui dan anak pra sekolah. Pelayanan kesehatan gigi pada unit kelurga terutama ibu hamil. Penyuluhan juga dilakukan melalui PKK. imunisasi. obat. seperti psikonerotik. b. Pelayanan medic dasar kedokteran gigi dilakukan di puskesmas. dan ibu menyusui ditingkatkan melalui pemeriksaan kehamilan. pengobatan dan pemeliharaan sehingga mempunyai dampak terhadap penurunan angka absensi karena sakit. pencegahan. kegiatan promotif dan preventif di SD. identifikasi risiko tinggi kehamilan dan tindak lanjutnya. 3. Pelayanan kesehatan jiwa dilakukan berdasarkan pendekatan yang menyeluruh dan mendalam dari berbagai segi yang saling berkaitan.juga diwajibkan mengadakan kunjungan ke rumah-rumah untuk memberikan motivasi dan penerangan di mana dapat memperoleh pelayanan KB.

7. dan meningkatkan kemampuan masyarakat guna mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. menurunkan angka kesakitan. Kegiatannya adalah melaksanakan pelayanan rutin. Kegiatan pelayanan penyembuhan dan pemulihan diutamakan pada pengobatan jalan melalui Puskesmas dan rujukannya. kecelakaan. dan pembuluh darah. Isolasi penderita npenyakit manular. 10. termasuk pelabuhan. terutama bagi golongan rawan dan masyarakat berpenghasilan rendah baik di desa maupun di kota. . dan laboratorium. dan akibt bu7ruk dari penyakit menular. antara lain dengan mengadakan kegiatan panduan dan penjaringan selektif pada Puskesmas di daerah tertentu. Kualitas dan kuantitas tenaga di bidang epidemiologi. 9. 8. 11. kanker. serum dan vaksin dalam negeri. Kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri dalam hal pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dengan menggunakan teknologi tepat guna dan secara sederhana yang berhasilguna dan berdayaguna. penyuluhan dan pengiriman sediaan penyakit dalam rangka pengamatan kejadian penyakit. Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) PKMD diselenggarakan oleh masyarkat sendiri yang pengelolaan di lapangan memanfaatkan sumber-sumber setempat dalam penyelenggaraan secara terusmenerus serta terorganisir hingga ikut merangkaikan hasil-hasil kegiatannya secara tersambung dengan perpanjangan program-program Puskesmas di desanya serta mampu terpadu dan menunjang system kesehatan nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut diambil langkah-langkah untuk meningkatkan : Pengamatan penyakit menular. entomologi. ekologi. Pengamatan vector penyakit. Program pencegahan dan pemberantasan penyakit menular Tujuan pokok kegiatan ini adalah untuk mencegah timbulnya penyakit. Laboratorium sederhana Sasaran pokok kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan pemeriksaan sediaan. sanitasi. Pencegahan dan pemberantasan penyakit tak menular Tujuan kegiatan ini adalah menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit jantung. Penggunaan alat. Sebagai langkah pertama diadakan kegiatan pengumpulan data dan penelitian tentang masalah penyakit tak menular. dan lain-lain. melalui peningkatan status gizi. kematian. Program perbaikan gizi Program ini bertujuan bertujuan untuk menunjang upaya penurunan angka kematian balita. untuk mencapai ini dilakukan penataran tenaga laboratorium.

 Tahun 1960 : UU Pokok kesehatan dirumuskan  Tahun 1969 : Dengan mulai tersusunnya Repelita. Perkembangan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Indonesia Mengkaji perkembangan pelayanan kesehatan massyarakat di Indonesia memang sejalan dengan perjuangan bangsa mensejahterahkan masyarakat Indonesia. D. serta untuk mewujudkan keikutsertaan dan kesadaran masyarakat dan sector pemerintah yang berkaitan dalam tanggung jawab upaya peningkatan dan pelestarian kesehatan lingkungan. dan pelayanan gizi institusi.  Tahun 1992 : UU no. Program peningkatan kesehatan lingkungan Program ini bertujuan mencapai mutu lingkungan yang dapat menjamin kesehatan menuju derajat kesehatan masyarakat yang optimal.Pokok kegiatan yang dilaksanakan dalm program perbaikan gizi adalah Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPKG). program penyehatan perumahan dan lingkungan. Program ini meliputi program peningkatan air bersih. gondok endemic dan anemi gizi besi. sector kesehatan juga mulai menata perencanaannya secara nasional  Tahun 1982 : Sistem Kesehatan Nasional (SKN) mulai diberlakukan. pencegahan dan penanggulangan penyakit gangguan gizi terutama KKP.  Tahun 1988 : Penggunaan obat generic diperkenalkan  Tahun 1991 : Dokter sebagai pegawai tidak tetap (PTT) mulai diberlakukan. program pengawasan kualitas lingkungan.  Tahun 1959 : Program pemberantasan penyakit malaria di milai dengan bantuan WHO.  Tahun 1952 : Pengembangan upaya usaha Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) mulai dirintis dengan didirikannya Direktorat KIA di lingkungan Kementrian Kesehatan  Tahun 1956 : Proyek UKS diperkenalkan di wilayah Jakarta. Kekurangan Vitamin A. 12. Beberapa catatan penting di bawah ini baik sebelum maupun sesudah Indonesia merdekadapat dijadikan tonggak sejarah perkembangan program kesehatan masyarakat di Indonesia. Untuk jangka panjang pengembangan . dan pengembangan kegiatan instalasi pemeriksaan specimen kesehatan lingkungan. Pembangunan Puskesmas di Indonesia mulai dirintis dengan berbagai pertimbangan yang bersifat strategis. peningkatan gizi anak sekolah.  Tahun 1994 : Keppres 36 tentang strategi penanggulangan AIDS Nasional dan Daerah  Tahun 1995 : Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dimulai untuk mencapai target Indonesia bebas polio tahun 2000.  Tahun 1942 : Mulai dirintis pengembangan program pendidikan kesehatan masyarakat untuk peningkatan sanitasi lingkungan di wilayah pedesaan. 23 mulai diterapkan untuk sector kesehatan.

Gizi (Penimbangan Balita. PKMD saat ini sudah berkembang menjadi model peran serta masyarakat di bidang pelayanan kesehatan yang kemudian diberikan nama sesuai dengan muatan lokalnya seperti muatan tambahan program gizi dikenal dengan nama UPKG (Upaya Pelayanan Gizi Keluarga). . persaingan tenaga kesehatan juga akan berlangssung semakin ketat. Meskipun Indonesia sudah mencatat sukses besar di bidang pembangunan kesehatan namaun globalisasi di bidang jasa pelanyanan kesehatan juga akan ditandai dengan adanya investasi modal asing di Indonesia untuk membangun pusat–pusat pelayanan kesehatan seperti RS dan laboratorium.pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care/PHC) melalui Puskesmas dinilai jauh lebih efisien dan efektif hasilnya dibandingkan pengembangan pelayanan RS. Indonesia sudah mencatat sukses besar dengan turunnya tingkat kematian bayi (IMR). dan Sulfas Ferrosus untuk Ibu Hamil). Proyandu (Program Pelayanan Terpadu) yang diberikan muatan program KIA. POD (Pos Obat Desa). Dari konsep pengembangan PHC lahirlah konsep PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) di Indonesia. Bidan Desa dengan Polindes (Poliknik Persalinan). DUKM (Dana Upaya Kesehatan Masyarakat) semacam ansuransi kesehatan di desa. program KB (Konseling). termasuk di biidang farmasi dengan membangunpabrik obat PMA . pemberian vitamin A untuk Balita. P2M (Imunisasi dan pemberantasan diare. dan sebagainya. tingkat fertilitas (FR). angka kesakitan beberapa penyakit menular terutama yang bias dicegah dengan imunisasi dan memperpanjang angka harapan hidup. kematian kasar (CDR). pembinaan pengobatan tradisional. cacingan). Setelah 25 tahun Indonesia mengembangkan primary health care services. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan sangat dibutuhkan untuk memasuki persaingan global di bidang kesehatan. Globalisasi dan liberalisasi perdagangan dunia (AFTA 2003 dan APEC 20102020) akan berpengaruh pada kebijakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. tingkat kematian ibu bersalin (MMR). Akibatnya.

Pengadaan peralatan dan obat-obatan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai Upaya untuk Pengembangan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan melalui Puskesmas didasarkan pada misi dididrikannya Puskesmas sebagai pusat pengembangan kesehatan (Centre for Health Development) di wilayah kerja tertentu. Pos Kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan. antara lain : 1. Kesimpulan 1. 2. BAB III PENUTUP A. Peran serta masyarakat melalui pengembangan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD). Kegiataan ini perlu dilakukan secara gotong-royong dan swadaya sehingga masyarakat mampu mencapai mutu hidup yang sehat dan sejahtera. Meluaskan jangkauan pelayanan kesehatan sampai ke desa-desa dengan membangun Puskesmas yang baru. peningkatan rujukan. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. baik dengan meningkatkan keterampilan dan motivasi kerja staf dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maupun dengan cara mencukupi berbagai jenis kebutuhan peralatan dan obat-obatan. Adapun upaya untuk pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat. 3. peningkatan manajemen organisasi dan peningkatan peran serta masyarakat. Perencanaan pengadaan obat seharusnya didasarkan pada analisis epidemiologi penyakit yang berkembang di wilayah kerjanya. Upaya pengembangannya dapat dilaksanakan melalui perluasan jangkauan wilayah sesuai dengan tingkat kemajuan wilayah sesuai dengan tingkat kemajuan transportasi. mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan . System rujukan di tingkat pelayanan kesehatan dasar lebih diperkuat dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sampai ke tingkat desa. 4. Posyandu. 5. Rujukan pelayanan kesehatan akan dapat terlaksana bila pembangunan sector lain di tingkat Kecamatan juga mendukung yaitu tersedianya fasilitas transportasi yang lebih memadai dan peningkatan pendapatan keluarga. dan penempatan Bidan di desa yang mengelola sebuah polindes (Poliknik Persalinan Desa). Puskesmas Pembantu. peningkatan mutu pelayanan dan keterampilan staf.E.

hubungan kerja.1999.html di akses hari Rabu. Soekidjo. A.Yogyakarta : Kanisius Notoatmodjo. Saran Saran yang dapat dikemukakan adalah diharapkan agar pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.1996. Mariyati. Laboratorium sederhana. keluarga.com/2012/03/tugas-makalah-manajemenkualitas. Pencegahan dan pemberantasan penyakit tak menular.Tanggerang : Binapura Aksara Muninjaya. DAFTAR PUSTAKA Azwar. 2.blogspot. dan pengorganisasian potensi masyarakat 4.1973). Ketentuan yang perlu diperhatikan dalam pelayanan kesehatan masyarakat yaitu Penanggung jawab.1994. Program-program pelayanan kesehatan masyarakat meliputi Puskesmas.Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC Sukarni.Jakarta : PT. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). 24 Oktober 2012 http://staff. Pelayanan kesehatan mencakup pelayanan kedokteran (medical services) dan pelayanan kesehatan masyarakat (public health services) 3. standar pelayanan.Ilmu Kesehatan Masyarakat (Prinsip-prinsip Dasar).A Gde.id/yaslis/2008/03/06/apa-yang-salah-dengan-programkesehatan-kita/ di akses hari Rabu. 24 Oktober 2012 .Kesehatan Keluarga Lingkungan.Manajemen Kesehatan.Pengantar Administrasi Kesehahatan Edisi Ketiga. kelompok dan ataupun masyarakat (Levey dan Loomba. Azrul. agar tercapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.blog.2003.perorangan. Kesejahteraan Ibu dan Anak. Keluarga Berencana. dan Program peningkatan kesehatan lingkungan B. Kesehatan Jiwa. Kesehatan Gigi dan Mulut.ui.ac. Asdi Mahasatya http://gustiayuendanghartanti. Program perbaikan gizi. Program pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD).