You are on page 1of 2

B.

Pengkajian

1.

Data Umum

a.

Rumah Tn. M merupakan rumah milik pribadi dengan ukuran kurang


lebih 100 m2. Termasuk rumah semi permanent, berdinding tembok dan

Identitas Keluarga

juga kayu (gedek) lantainya dari sebagian semen dan sebagian tanah.

Nama KK

: Tn. M

Jenis Kelamin

: Laki - laki

Umur

: 65 tahun

Pendidikan

b.

Mempunyai 1 ruang tamu, 4 kamar tidur, 1 dapur, 1 kamar mandi dan

: SD

Pekerjaan

: Swasta

Alamat

: Gayaman Kota Mojokerto

WC. Ventilasi rumah belum mencukupi 10% dari total bangunan dan
lingkungannya tampak kotor.
1)

Pembuangan Air Kotor


Ada septik tank dan pembuangan air limbah dengan kondisi baik dengan
kedalaman 10 meter terletak di belakang rumah dan jarak dari sumber

Komposisi Keluarga

air kurang dari 10 meter.


2)

Pembuangan Sampah
Keluarga mempunyai tempat pembuangan sampah sendiri yang di
tempatkan di bak sampah atau di bagor dan kemudian di ambil petugas
sampah setiap 2 hari sekali.

c.

Genogram

d.

Type Keluarga

: Keluarga usia lanjut

e.

Suku / Kebangsaan

: Jawa

f.

Agama

: Islam

g.

Status Sosial Ekonomi

1)

Kegiatan Organisasi

3)

Keluarga Tn. M termasuk keluarga yang aktif dalam organisasi di

dimanfaatkan secara maksimal hanya ada beberapa tanaman saja.


4)

terletak di dalam rumah.


5)
b.

kegotong royongan tinggi dan selalu siap membantu keluarga Tn. M.


c.

bisa mendapatkan uang dari kontrakan dan dari uang gakin serta

pindah sejak oranng tuanya masih ada Tn. M tinggal di sana.


d.

menantunya.
h.

besarnya. Bila ada masalah kesehatan dengan salah satu anggota

Kegiatan rekreasi keluar rumah seperti ikut pengajian namun untuk

keluarga, Tn. M selalu membawa ke dokter yang terdekat dengan rumah

tamasya Tn. M tidak melakukan lagi karena tesangkut masalah biaya

atau ke pak mantra.

dan kondisi sakit yang dialaminya dan istri. Sedangkan rekreasi di dalam

Jarak Untuk Pelayanan Kesehatan Terdekat

rumah seperti mengobrol dengan tetangga sebelah di beranda rumah.


Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

a.

Tahap perkembangan keluarga adalah keluarga usia lanjut

b.

Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi adalah keluarga

Puskesmas

: kurang lebih 2 km

Puskesmas pembantu

: kurang lebih 10 km

Rumah sakit

: kurang lebih 15 km

Posyandu

: kurang lebih 200 meter

Fasilitas Sosial

telah memenuhi perkembangannya.


c.

Sistem Pendukung Keluarga


Keluarga selalu mendapat dukungan dari tetangga dan juga dari keluarga

Aktivitas Rekreasi Keluarga

2.

Mobilitas Geografi Keluarga


Keluarga Tn. M sudah lama tinggal di rumah tersebut tidak pernah

mendapatkan beras miskin. Untuk memenuhi kebutuhann seharihari keluarga Tn. M hanya mengandalkan penghasilan anak dan

Kharakteristik Tetangga dan Komunitas RW


Tetangga Tn. M termasuk tetangga yang baik, rasa kekeluargaan dan

Keadaan Ekonomi
Keluarga Tn. M termasuk keluarga prasejahtera karena keluarga hanya

Sumber Air Minum


Keluarga memanfaatkan air sumur yang dikelola satu perumahan.

terkadang terasa sakit.


2)

Jamban Keluarga
Mempunyai jamban keluarga sendiri dengan bentuk leher angsa dan

masyarakat.Khususnya Ny. S, ia selalu ikut dalam kegiatan pengajian,


arisan dll walaupun dengan badan yang sudah rentan dan kaki yang

Sanitasi
Lingkungan rumah Tn. M tampak sedikit kotor, pekarangan tidak

Riwayat Keluarga Inti

Masjid/mushola

: kurang lebih 200 km

Pasar

: kurang lebih 200 km

Ny. S menderita diabetes mellitus tipe 2 setelah kontrol gula darah di


puskesmas November 2011 dan di berikan injeksi insulin.
d.

Riwayat Keluarga Sebelumnya


Tidak diketahui apakah orang tua Ny. S menderita diabetes mellitus atau
tidak. Karena tidak pernah diperiksa tim medis.

4.
a.

Struktur Keluarga
Pola komunikasi keluarga
Antar anggota keluarga terbina hubungan yang harmonis, dalam
menghadapi suatu permasalahan, biasanya dilakukan musyawarah
keluarga sebelum memutuskan suatu permasalahan. Komunikasi

3.

Lingkungan

a.

Kharakteristik Rumah

dilakukan dengan sangat terbuka.

b.

Struktur kekuatan keluarga

pemikiran dan pengambilan keputusan memang benar-benar di pikirkan

Keluarga merupakan keluarga inti yang terdiri dari suami, istri

matang-matang.

dan 2 orang anak dan saling perhatian.


c.

Struktur peran keluarga

7.

Pemeriksaan Fisik

Tn. M sebagai kepala keluarga bertanggung jawab dalam mengatur

terutama yang diidentifikasi sebagai klien atau sasaran pelayanan asuhan

Ny. Ssebagai istri bekerja sebagai ibu rumah tangga.

keperawatan keluarga.

Tn. O sebagai anak kedua yang telah menikah dengan Ny. J.


d.

Melakukan pemeriksaan fisik pada setiap anggota keluarga

rumah tangganya.
a.

Keadaan umum Ny. S nampak lemah dan tidak bersemangat, badannya

Nilai dan norma yang berlaku dalam keluarga menyesuaikan dengan

agak kurus, banyak makan dan minum.

nilai dalam agama Islam yang dianutnya serta norma masyarakat

b.

disekitarnya.
5.
a.
b.

Fungsi Keluarga

: 180/100 mmHg

Nadi

: 80 x/menit
: 30 x/menit

Fungsi afektif

Suhu : 37 C

Keluarga cukup rukun dan perhatian dalam membina rumah tangga

c.

Pemeriksaan fisik khusus

Fungsi sosial

1)

Kepala

kegiatan yang ada di masyarakat.

Pada pemeriksaan kepala, tidak ditemukan kelainan, bentuk kepala


normal
2)

Fungsi perawatan kesehatan


DM, hal ini ditunjukkan dengan keluarga kurang menyadari dampak

arteri carotis, tidak teraba adanya pembesaran kelenjar tiroid (struma).


3)

masalah kesehatan akibat penyakit DM. Keluarga juga tidak tahu bahwa
pengobatan yang segera dan jangka waktu yang cukup panjang.

baik.
4)

Kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan juga terbatas karena


keluarga tidak mengetahui tentang masalah yang terjadi pada penyakit

Hidung
Tidak ada kelainan yang ditemukan

6)

Fungsi reproduksi
M berusia 65 tahun

Telinga
Fungsi pendengaran baik

5)

DM. Keluarga tidak mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan


dalam menangani penyakitnya.

Mata
Konjungtiva tidak terlihat anemis, tidak ada katarak, penglihatan masih

penyakitnya bisa di turunkan kepada anaknya sehingga harus mendapat

Tn.

Leher
Pada leher tidak nampak adanya peningkatan tekanan vena jugularis dan

Keluarga kurang mampu mengenal masalah kesehatan tentang penyakit

e.

Tekanan darah

baik. Keluarga juga cukup aktif bermasyarakat dengan mengikuti

d.

Tanda-tanda vital :

Pernapasan

Keluarga selalu mengajarkan dan menanamkan perilaku sosial yang

c.

Pemeriksaan fisik umum

Nilai dan norma keluarga

Mulut
Tidak ada kelainan

dan Ny.

60 tahun

merupakan

7)

Dada

usia lansia, keluargatidak menggunakan kontrasepsi pil dan suntik.

Pergerakan dada terlihat simetris, suara jantung S1 dan S2 tunggal,tidak

Fungsi ekonomi

terdapat palpitasi, suara mur-mur (-), ronchi (-), wheezing (-), nafas

Tn. M bekerja sebagai buruh pabrik untuk kehidupan sehari-harinya ia


dibantu oleh anak dan menantunya yang juga bekerja sebagai buruh

cuping hidung (-)


8)

pabrik.

Abdomen
Pada pemeriksaan abdomen tidak didapatkan adanya pembesaran hepar,
tidak kembung, pergerakan peristaltik usus baik, tidak ada bekas luka

6.
a.

Stress dan Koping Keluarga


Strategi Koping

operasi
9)

Ekstremitas

Tn. M merasa apa yang terjadi pada istrinya merupakan kehendak

Pada pemeriksaan ekstremitas atas dan bawah ditemukan luka kecil pada

Tuhan, Tn. M hanya bisa pasrah. Bila ada masalah tidak dibuat tegang

kaki kiri dan sudah 3 minggu belum sembuh. Sehingga Ny. S sulit

agar tidak stress berusaha berpikir dengan pikiran dingin dan lebih

melakukan kegiatan sehari hari.

santai.
b.

Status Emosi
Tn. M termasuk orang yang tidak mudah untuk stress. Ia berusaha
membesarkan hati istri dan anaknya agar tidak gampang emosi sehingga

8.

Harapan Keluarga
Keluarga Tn. M berharap istrinya sembuh dari penyakitnya
sehingga dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan nyaman.