You are on page 1of 6

BAB I

PENDAHULUAN
Kelurahan selagalas merupakan salah satu kelurahan yang berada di kecamatan
sandubaya kota mataram. Luas wilayah kelurahan selagalas mencapai 299,144 Ha
Adapun batas batas lingkungan selagalas adalah sebagai berikut :
1. Sebelah utara : lingkungan selagalas baru
2. Sebelah timur : lingkungan tegal
3. Sebelah selatan : lingkungan kebon duren
4. Sebelah barat: lingkungan punia cakranegara
Kelurahan selagalas terbagi menjadi enam lingkungan yaitu : lingkungan
nyangget, lingkungan selagalas, lingkungan selagalas baru, lingkungan kebon duren,
lingkungan jangkuk dan lingkungan tegal. Penduduk di lingkungan selagalas
mencapai 8000 jiwa, yang tersebar dienam lingkungan yaitu
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Lingkungan selagalas yaitu 2.206 jiwa


Lingkungan selagalas baru berjumlah 1.265 jiwa
Lingkungan kebon duren berjumlah 1.260 jiwa
Lingkungan jangkuk berjumlah 2.356 jiwa
Lingkungan nyangget berjumlah 1.690 jiwa
Lingkungan tegal berjumlah 1.362 jiwa

Keadaan tanah pada lingkungan selagalas merupakan tanah basah dan subur, hal
ini terlihat dengan banyaknya tanaman yang tumbuh dengan subur.
Secara umum jumlah penduduk diwilayah selagalas menggunakan air sumur
sebagai sumber air bersih dan sebagai air PDAM.

Potensi lingkungan slagalas sangat cocok untuk pertanian dan perkebunan


mengingat lingkungan ini tidak jauh dari sungai dan kondisi tanahnya yang subur.
Keadaan jalan dikelurahan selagalas merupakan jalan beraspal yang masih bagus,
sehingga untuk menjangkau kelurahan ini cukup mudah, walaupun ada jalan yang
berkelok dan benanjak. Begitu pula jalan untuk menjangkau lingkungan yang 1
dengan lingkungan yang lainnya dapat ditempuh dengan mudah karena jalan yang
menghubungkan antar lingkungan beraspal dan mendatar.
Kelurahan selagalas tempatnya cukup strategisyaitu tidak jauh dari kecamatan
Sandubaya dan kota Mataram. Sarana perhubungan yang ada dilingkungan nyangget
adalahcidomo dan ojek, meskipun demikian masyarakat dapat mencapai kota
mataram dengan mudah menggunakan sarana tersebut.
Penduduk lingkungan nyangget 2.690 jiwa, penduduk silingkungan nyangget
mata pencahariannya bermacam-macam diantaranya ada yang bekerja sebagai PNS,
buruh, pedagang, petani, tukang ojek dan ada juga yang tidak mempunyai pekerjaan
tetap.
Pendidikan penduduk dilingkungan nyangget bermacam-macam dimana jumlah
penduduk yang berpendidikan SD 332 orang, SMP sebanyak 101 orang, SMA
sebanyak 113 orang, perguruan tinggi 6 orang dan penduduk yang tidak tamat SD
sebanyak 117 orang.
Sebagian besar penduduk dilingkungan nyangget beragama Islam namun ada juga
beberapa penduduk yang beragama lain. Penduduk nyangget sebagian besar
2

penduduk asli dimana adat-istiadat yang dianut adalah sasak., namun ada juga
penduduk pendatang lainnya.
Potensi lingkungan nyangget dibidang pertanian pada umumnya adalah lahan
pertanian ditanami dengan padi karena daerah ini merupakan daerah yang dekat
dengan sungai.
Keadaan umum lingkungan (perumahan) di lingkungan nyangget cukup bersih
meskipun ada beberapa masyarakat yang mempunyai kesadaran yang kurang
mengenai kebersihan. Keadaan rumah di lingkungan nyangget pada umumnya sudah
memenuhu persyaratan rumah sehat, ada beberapa masyarakat yang mempunyai
rumah yang kurang memenuhi persyaratan rumah sehat diantaranya ventilasi yang
kurang, ventilasi rumah yang selalu tertutup, jarak sumur dengan WC atau
pembuangn limbah yang terlalu dekat, masih banyak rumah yang tidak mempunyai
jamban / WC, sehingga mereka BAB dikali atau sungan terdekat.selain itu
masyarakat juga masih ada yang mempunyai pengetahuan yang kurang mengenai
bahayanya membuang sampah disungai atau kali.
Dilingkungan nyangget terdapat fasilitas kesehatan yaitu posyandu, dan kader
yang siap melayani masyarakat dalam masalah kesehatan.
A. Lokasi
1. Goegrafis
a) Utara
b) Timur
c) selatan
d) barat
2. Luas wilayah
3. Topografis dan keadaan tanah

: Kelurahan saying-sayang
: Kecamatan Lingsar
: Kecamatan Mayura
: Kecamatan Cakranegara Utara
: 299.144 Ha
3

a) Tinggi dari permukaan laut : 25 M


b) Curah hujan
: 2000 mm
4. Sumber air dan potensi Desa
a) Mata air
: 1 unit
b) Sumur gali
: 692 unit
c) Sumur pompa
:3 unit
d) PAM
: 287 unit
e) Pipa
: 2 unit
B. Perhubungan
1) Keadaan jalan di kelurahan dan antar lingkungan
: Baik
2) Jarak antara kelurahan dengan kecamatan dan kota mataram : 3 km
3) sarana perhubungan yang ada
: sarana trasportasi darat
C. Penduduk
1) Jumlah penduduk (Laki-laki dan wanita) : L =760 orang dan P = 759
orang
2) Jumlah usia produktif (15-45)
3) Jumlah lansia
4) Pertambahan penduduk pertahun
5) Perpindahan penduduk
D. Mata pencaharian
1) Petani/pemilik
2) Buruh tani
3) Pedagang
4) Pegawai Negeri/ABRI/POLRI/Swasta
5) Pengangguran
E. Pendidikan
1) TTSD /sederajat
2) SD / sederajat (negeri/swasta)
3) SMP / sederajat (negeri/swasta)
4) SMA / sederajat (negeri/swasta)
5) Perguruan tinggi (negeri/swasta)
6) Jumlah guru, sarana dll

: 5046 orang
: 50 orang
: 10%
: 7 orang
: 14 orang
: 32 orang
: 15 orang
: 8 orang
: tak terhitung
: 117 orang
: 332 orang
: 101 orang
: 113 orang
: 6 orang
: 5 orang

F. Agama, adat-istiadat, kesenian dan olahraga


1) Agama
a) Islam
: 339 orang
b) Hindu
: 23 orang
2) Adat istiadat
: sasak
3) Kesenian
: gendang belek
4) Olah raga
: sepak bola dan tenis meja
G. Pertanian
Sawah irigasi
: 90.130 Ha
4

H. kesehatan

1)
2)
3)
4)

Keadaan kebersiham
: kurang
MCK
: cukup
Fasilitas kesehatan yang ada
: posyandu dan pustu
Kegiatan PKK yang berhubungan dengan kesehatan : tidak ada

PERMASALAHAN
Tingkat kesadaran warga wilayah nyangget terhadap kesehatan masih rendah.
Ini terlihat dari masih banyaknya warga yang membuang sampah disembarang
tempat, disamping tidak adanya tempat yang disediakan khusus untuk membuang
sampah. Masalah lainnya adalah masyarakat lingkungan nyangget hamper sebagian
besar menggunakan air sumur untuk kehidupannya, dan tidak jarang langsung.
meminumnya tanpa di masak terlebih dahulu. Disamping itu masih banyak terdapat
rumah-rumah yang tidak sehat untuk dihuni yang terjadi karena kurangnya kesadarn
masyarakat dan satatus ekonomi yang rendah.
Untuk masalah kehidupan sendiri, masih banyak ibu hamil yang tidak
menyadari pentingnya pemeriksaan selama kehamilan, serta masih rendahnya tingkat
pengetahuan ibu-ibu tentang perawatan kehamilan dan KB.
Jumlah lansia dilingkungan nyangget cukup banyak, tetapi pelayanan untuk
lansia tidak tetrsedia, karena itu dibutuhkan pelayanan kesehatan secara berkala untuk
5

pemeriksaan kesehatan masyarakat di lingkungan nyangget khususnya dan


lingkungan selagalas pada umumnya.z