You are on page 1of 16

POLITIK DAN CINTA TANAH AIR DALAM

PERSPEKTIF ISLAM

MAKALAH
untuk memenuhi tugas matakuliah
Pendidikan Agama Islam
yang dibina oleh Lilik Nur Kholidah

Oleh

Muhammad Fatkurrohman Tontowi

150523602852

Rafi Al Baihaqi

150523603346

Moh. Rizki Ramadhan

150523600444

Nisfu Ivanditya dicky kharisma

150523607662

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL
Oktober 2015
0

segala urusan dan tindakan mengenai pemerintahan.1. Politik berasal dari bahasa Yunani “polis” yang berarti kota . sebab di tanah air itulah manusia dilahirkan dan dibesarkan. yaitu Allah swt. maupun negara. Sebuah negara tentu butuh masyarakat. Dalam era sekarang ini . secara sederhana. berfikir kebangsaan dan menghargai perbedaan. yaitu : pengetahuan mengenai kenegaraan . mencintai tanah air adalah suatu tindakan yang baik untuk diri sendiri . Manusia dalam menjalani kehidupan selalu berinteraksi dengan manusia lain atau dengan kata lain melakukan interaksi sosial. Dalam sudut pandang islam.1 Latar Belakang Islam adalah agama yang mengimani satu tuhan. Hal tersebut menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap suatu negara. mencegah terjadinya kerusakan melalui aturan-aturan yang ditetapkan Islam dan prinsip-prinsip umum syariat. dan kebijakan atau cara bertindak dalam menangani suatu masalah. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan negara untuk bekerja sosial dengan menjadikan agama sebagai pedoman inti. Cinta tanah air merupakan tabiat alami manusia . cinta damai . poilitik merupakan istilah yang merujuk pada kegiatan mengatur pmerintahan suatu negara. Politik adalah segala aktivitas atau sikap yang bermaksud mengatur kehidupan masyarakat. wujud cinta tanah air dapat diwujudkan dengan menghindari korupsi. PENDAHULUAN 1. orang lain . Politik tentu tidak lepas dari sebuah negara yang notabene adalah bagian dari sebuah negara tersebut. taat pada peraturan-peraturan yang berlaku . Dalam melakukan interaksi sosial manusia harus memiliki akhlak yang baik agar dalam proses interaksi tersebut tidak mengalami hambatan atau masalah dengan manusia yang lain. Politik dalam agama islam bisa didefinisikan sebagai pengatur urusan pemerintahan kaum muslimin secara menyeluruh dengan cara mewujudkan kemaslahatan . Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia. jujur. menjadikan islam sebagai agama terbesar kedua setelah agama kristen. Politik sebagai kata benda mencakup 3 pemahaman . dan masih banyak lagi 1 . dan masyarakat dari suatu negara sudah seharusnya mencintai negara tersebut.

Mendeskripsikan sejarah pemikiran politik islam c. Mendeskripsikan kedudukan politik dalam pandangan islam 2. meningkatkan kualitas dan kuantitas kekuatan.1 Pengertian Politik menurut para ahli: 1) Menurut Asad (1954).3 Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini dijabarkan sebagai berikut. PEMBAHASAN 2.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam makalah ini dijabarkan sebagai berikut. Oleh karena itu. 2) Dalam pandangan Abdulgani. Apakah pengertian politik? b. Selanjutnya. 3) Bluntschli (1935) memandang politik sebagai "Politik is more an art a science and to do with the practical conduct or guidance of the state" (Politik 2 .hal-hal yang dapat kita lakukan dalam rangka mencintai tanah air kita masingmasing. a. untuk mencapai tujuan kekuasaan dalam negara dan institusi lainnya. 1. sebelum membahas seluk-beluk politik Islam. politik adalah menghimpun kekuatan. dan menggunakan kekuatan. a. perlu dikaji pula apakah partai politik Islam tetap mengedepankan syariat Islam dalam melaksanakan fungsi politik. Bagaimana Sejarah Pemikiran Politik Islam? c. perjuangan politik bukan selalu “de kunst het mogelijke” tapi sering kali malahan "de kunst van onmogelijke" (Politik adalah seni tentang yang mungkin dan tidak mungkin). kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana pandangan Islam mengenai politik yang berbasis Islam. Mendeskripsikan pengertian politik islam b. Sering pula politik diartikan "machtsvorming en machtsaanwending" (Politik adalah pembentukan dan penggunaan kekuatan). Bagaimana kedudukan politik dalam pandangan islam? 1. mengawasi dan mengendalikan kekuatan.

Yang dapat diperoleh adalah deference. Politik adalah mencari kekuasaan.lebih merupakan seni daripada ilmu tentang pelaksanaan tindakan dan pimpinan (praktis negara)). actual or potential" (problema sentral dari politik adalah distribusi kekuasaan dan kontrol kekuasaan. income. safety (kehormatan. Lasswell yang menyatakan bahwa "when we speak of the science of politics. keselamatan). Roucek yang mendefinisikan politik sebagai berikut. Politics is the quest for power and political relationships are power relationships. Isjwara sendiri menyimpulkannya sebagai berikut. Diantaranya adalah Loewenstein yang berpendapat "Politik is nicht anderes als der kamps um die Macht" (politik tidak lain merupakan perjuangan kekuasaan). Politik Islam dikenal juga dengan istilah siyasah syar’iyah. teknik menjalankan kekuasaan.. kendati hal itu tidak ada dalam ketepatan nash (al-Qur’an 3 . Pada lain kesempatan Lasswell juga mengartikan ilmu politik sebagai "the study of influence and influential. Catlin yang mendefiniskan ilmu politik sebagai “a study of control or as the act of human or social control" (Studi tentang kontrol. yaitu tindakan kontrol manusia dan kontrol masyarakat). maksudnya ialah ilmu tentang kekuasaan).adapun yang berpengaruh itu ialah mereka yang memperoleh sebanyak-banyaknya yang dapat diperoleh. masalah-masalah pelaksanaan dan kontrol kekuasaan.The influential are those who get most of what there is to get" (studi tentang pengaruh dan yang berpengaruh. Definisi siyasah syar’iyah menurut Abdul Wahhab Khallaf adalah pengaturan urusan pemerintahan kaum muslimin secara menyeluruh dengan cara mewujudkan dan mencegah terjadinnya kerusakan melalui aturan-aturan yang ditetapkan Islam dan prinsip-prinsip umum. Politik adalah perjuangan untuk memperoleh kekuasaan. "for central problem of politics is that of the distribution and control of power... aktual atau potensial). penghasilan. atau pembentukan kekuasaan. 4) Isjwara (1967) mencatat beberapa arti tentang politik dari sejumlah ahli.. we mean the science of power” (Apabila kita berbicara tentang ilmu politik. sedangkan hubungan politik adalah hubungan kekuasaan.

2 Politik dalam Pandangan Cendekiawan dan Ulama Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Siyasah as-Syar’iyyah. mengumpulkan zakat. dan menerapkan hukum hudud. yaitu: 1. menolong orang yang dizalimi. dan memimpinya. Sungguh bani Adam tidak akan lengkap kemaslahatannya dalam agama tanpa adanya jamaah dan tidak ada jamaah tanpa adanya kepemimpinan. Abu Daud). mengurus. 2013: 211) Alsiyasah juga berarti mengatur. Dari sinilah muncul pengertian politik yang mengandung pandangan hidup tertentu dan tidak lagi “netral”. (Tim Dosen Agama Islam UM. “Tujuan” yang hendak di capai melalui proses pengendalian 2. Pandangan politik menurut syara’. sekalipunRasullah tidak menetapkannya dan (bahkan) Allah SWT tidak menentukanya. mengatur kaum. “Cara” pengendalian menuju tujuan tersebut Secera istilah politik islam adalah pengurusan kemaslahatan umat manusia sesuai dengan syara’. memerintah. Secara tersirat dalam pengertian siyasah terkandung dua dimensi yang berkaitan satu sama lain.dan hadis) dan hanya merujuk pada pendapat para imam mujtahidid. melaksanakan jihad. atau membuat keputusan.Sehingga definisi dasar menurut realita dasar ini adalah netral. 2. sebagaimana yang dikutip oleh Ibnu Qayyim. realitanya pasti berhubungan dengan masalah mengatur urusan rakyat baik oleh negara maupun rakyat.” 4 . menunaikan haji. hal 168 menjelaskan “Wajib diketahui bahwa mengurusi dan melayani kepentingan manusia merupakan kewajiban terbesar agama dimana agama dan dunia tidak bisa tegak tanpanya. Pengertian siyasah lainya oleh Ibn A’qil. mengadakan sholat Ied. Nabi bersabda: ‘Jika keluar tiga orang untuk bersafar maka hendaklah mereka mengangkat salah satunya sebagai pemimpin’ (HR. mengendalikan. Hanya saja tiap ideologi punya pandangan tersendiri tentang aturan dan hukum mengatur sistem politik mereka. Nabi mewajibkan umatnya mengangkat pemimpin bahkan dalam kelompok kecil sekalipun dalam rangka melakukan amar ma’ruf nahi munkar. menegakkan keadilan. politik Islam adalah segala perbuatan yang membawa manusia lebih dekat kepada kemaslahatan dan lebih jauh dari kemafsadatan.

. atau hubungan pemimpin dengan rakyat. Inilah tujuan sebenarnya para Rasul. Penguasa harus mengurusi rakyatnya seperti yang dilakukan pengembala yang dilakukan kepada gembalaanya. kewajiban timbal balik kepada kedua belah pihak menjadikan perjanjian dalam bentuk kemitraan. Imam Al Mawardi dalam “Ahkamus Sultaniyyah Wal Walayatud Diniyah”menjelaskan siyasah syar’iyah sebagai: “Kewajiban yang dilakukan kepala negara pasca kenabian dalam rangka menjaga kemurnian agama dan mengatur urusan dunia (hirosatud din wa raiyyatud dunya).” Yusuf Qaradhawi dalam Fiqh Daulah mendefinisikan Siyasah Syar’iyah: “Fiqh Islami yang mencakup hubungan individu dengan daulah (negara dan pemerintahan). hubungan hakim 5 . Penguasa disewa rakyatnya agar bekarja untuk kepentingan meraka.” Al Ghazali melukiskan hubungan antara agama dengan kekuasaan politik dengan ungkapan ”Sultan (disini berarti kekuasaan politik) adalah wajib untuk ketertiban dunia. ketertiban agama wajib bagi keberhasilan di akhirat. memerinci hak dan kewajibannya. ketertiban dunia wajib untuk ketertiban agama. Jadi wajib adanya imam merupakan kewajiban agama dan tidak ada jalan untuk meninggalkannya.Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa kekuasaan penguasa merupakan tanggung jawab yang harus dipenuhi dengan baik.” Asyahid Imam Hasan Al Banna menjelaskan politik adalah “Hal memikirkan persoalan internal (yang mencakup diantaranya: mengurusi persoalan pemerintahan. Pendapat Ibnu Aqil seperti yang dikutip Ibnu Qayyim mendefinisikan “Siyasah syar’iyyah sebagai segala perbuatan yang membawa manusia lebih dekat kepada kemaslahatan dan lebih jauh dari kerusakan. mengantarkan bangsanya mencapai tujuan yang diidamkan dan membebaskan bangsanya dari penindasan dan intervensi pihak lain). menjelaskan fungsi-fungsinya. Siyasah yang merupakan hasil pemikiran manusia tersebut harus berlandaskan kepada etika agama dan memperhatikan prinsip-prinsip umum syariah”. melakukan pengawasan terhadap penguasa) dan eksternal umat (yang meliputi diantaranya: memelihara kemerdekaan dan kebebasan bangsa. sekalipun Rasul tidak menetapkan dan Allah tidak mewahyukan.

3. adad istiadat.Farabi mengemukakan syarat-syarat pemimpin Islam yang baik dan dipandang patut dijadikan contoh. yang masuk dalam pembahasan fiqh siyasah.dengan terdakwa. Regulasi dan ketetapan hukum yang dibuat oleh pemimpin atau imam dalam rangka menangkal dan membasmi kerusakan serta memecahkan masalah-masalah yang bersifat spesifik. yakni: 1. Paradigma dan konsep politik dalam Islam. 2. sistem keuangan. mencegah terjadinya kerusakan (mafsadat) melalui batasan-batasan yang ditetapkan syara’ dan prinsip-prinsip umum Syariah (maqosidhus syari’ah) –kendati hal itu tidak ada dalam ketetapan nash dan hanya menyandarkan pendapat para imam mujtahij”. hal 12-127) Al. Definisi dan pembahasan ruang lingkup politik Islam (as-siyasah syar’iyyah)dalam pandangan para ulama dan cendekiawan Islam setidaknya mencakup tiga isu utama. 6 . dan etika 3) Harus mampu menarik kesimpulan baru untuk konsep yang bukan dan belum diciptakan oleh para pendahulunya 4) Harus memiliki pertimbangan baik dalam menyimpulkan undang-undang baru dan berupaya menigkatkan kesejahteraan Negara 5) Harus mampu menjadi panutan bagi masyarakat yang ia pimpin 6) Harus memiliki fisik yang kuat dalam rangka mengemban tugas-tugas perang. yaitu : 1) Harus seorang hakim 2) Harus berpengetahuan luas dan mampu memelihara undang-undang. (Asy Siyasah Asyar’iyyah. sistem pemerintahan dan sistem hubungan internasional. hubungan kekuasaan dengan masyarakat yang dalam terminologi modern disebut sistem ketatanegaraan. Partisipasi aktif setiap Muslim dalam aktivitas politik baik dalam rangka mendukung maupun mengawasi kekuasaan. menjadi pimpinan militer dan menguasai seni berperang.” Sedangkan definisi Siyasah Syar’iyah menurut Abdul Wahhab Khallaf adalah “Pengaturan urusan pemerintahan kaum Muslimin secara menyeluruh dengan cara mewujudkan maslahat. yang secara garis besar mencakup kewajiban mewujudkan kepemimpinan Islami (khalifah) dan kewajiban menjalankan Syariah Islam (Hukum Islam).tradisi. kebiasaan.

nabi yang lain datang menggantinya. namun akan ada banyak para khalifah. dan barang 7 . 4) Martabat Keempat Siasah Fuqaha' dan hukum mereka ke atas batin golongan awam. 2) Martabat Kedua:Siasah para Khalifah. Siasah yang paling mulia selepas nubuwwah ialah menyebarkan limu yang bermanfaat dan memperelokkan jiwa manusia daripada akhlak mazmumah yang membinasakan dan memberi petunjuk kepada manusia untuk berakhlak mahmudah yang akan membahagiakan mereka di akhirat kelak. 3) Martabat Ketiga Siasah Ulama' BILLAH yang merupakan pewaris Nabi." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) Jelaslah bahawa politik atau siyasah itu bermakna adalah mengurusi urusan masyarakat. Rasulullah SAW bersabda : "Siapa saja yang bangun di pagi hari dan dia hanya memperhatikan urusan dunianya. 2. maka orang tersebut tidak berguna apa-apa di sisi Allah.Dan merkalah para Nabi ahli siasah yang paling afdal. (Ulama Tasauf yang menghimpunkan antara hakikat dan syariat.raja dan sultandan hukum mereka ke atas golongan khas dan awam sekalian tetapi dalam hukum zahir sahaja bukannya batin.Imam al-Ghazali menulis dalam kitab Ihya' Ulumuddin Politik ataupun siasah dalam mengislahkanMakhluk Allah dan memberi petunjuk kepada mereka ke jalan yang lurus yang menyelamatkan mereka di dunia dan akhirat terdiri daripada 4 martabat : 1) martabat tertinggi adalah adalah siasah para Nabi dan hukum mereka ke atas golongan khas dan awam zahir dan batin. Tidak ada nabi setelahku. mereka diurusi (siyasah) urusannya oleh para nabi (tasusuhumul anbiya).. Ketika seorang nabi wafat.Hukum mereka ke atas batin golongan khas sahaja kerana golongan awam tidak mampu untuk mengambil faedah daripada mereka.3 Dalil Berpolitik Dalam Islam Rasulullah SAW sendiri menggunakan kata politik (siyasah) dalam sabdanya : "Adalah Bani Israil.

Pada sisi lain politik juga terkait dengan ruang dan waktu. berupa hukum. 8 .4 Sejarah Pemikiran Politik Islam Dalam ajaran islam. baik yang muslim maupun non muslim 4) Semua penduduk Madinah sepakat mengangkat Muhammad sebagai pemimpinya dan memberi keputusan hukum segala perkara yang dihadapkan kepadanya. Sistem pemerintahan islam sudah dimulai sejak masa Rasulullah SAW. Ini berarti ia adlah budaya manusia sehingga keberadaanya tiak dapat dilepaskan dari dimensi kesejarahan. Thabrani) 2. 1. Didalamnya terdapat ketatanegaraan atau politik. dan kebijakan yang dibuat oleh pemegang kekuasaan yang bernafaskan ajaran islam.Kelompok ini berpendapat bahwa sistem ketatanegaraan yang harus diteladani adalah sistem yang dilaksanakan oleh Rasululllah SAW. Dua tahun setelah hijrah dari mekkah ke madinah. Setidaknya terdapat 3 Tipologi/kelompok yang berkembang dalam dunia islam tentang keterkaitann antara islam dan politik.Ini berarti kekuasanan politik terkait dengan kedua factor tersebut. dan negara pada khususnya. peraturan. Fiqih siyasah adalah salah satu disiplin ilmu tentang seluk beluk pengaturan kepentingan umat manusia pada umumnya.R. Al Quran tidak menyatakan secara eksplisit bagaimana system politik itu muncul. Tipologi Teo-demokrasi Bahwa islam adalah suatu agama yang serba lengkap. Adapun isi dari piagam Madinah ini ialah : 1) Tiap kelompokdijamin kebebasanya dalam beragama 2) Tipa kelompok berhak menghukum anggota kelompoknya yang bersalah 3) Tiap kelompok harus saling membantu dalam mempertahankan Madinah. maka dia tidak termasuk golongan mereka (yaitu kaum Muslim). ( H. tepatnya pada tahun 622 M.siapa yang tidak memperhatikan urusan kaum Muslimin. Rasulullah SAW bersama seluruh komponen masyarakat Madinah memaklumkan piagam yang disebut Piagam Madinah. masalah politik termasuk dalam kajian fiqih siyasah. tetapi menegaskan bahwa kekuasaan politik dijanjikan kepada orangorang beriman dan beramal shaleh.

Menurut kelompok ini. Aliran ini berpendirian bahwa islam tidak terdapat sistem ketatanegaraan. Kemudian lahir sebuah istilah yang disebut dengan fikih siasah (system ketatanegaraan dalam islam) merupakan bagian integral dari ajaran islam. Tipologi Moderat Kelompok yang menolak paradigma formalistik dan juga paradigma sekuler. seperti rasul-rasul yang lain bertugas menyampaikan risalah tuhan kepada segenap alam. Nabi tidak bertugas untuk mendirikan dan memimpin suatu Negara. Lebih jauh kelompok ini berpendapat bahwa system ketatanegaraan yang harus diteladani adalah system yang telah dilaksanakan oleh nabi Muhammad SAW dan oleh parakhulafa al-rasyidin yaitu sitem khilafah. kelompok yang menyatakan bahwa Islam adalah suatu agama yang serbah lengkap didalamnya terdapat pula antara lain system ketatanegaraan atau politik. menolak bahwa Islam adalah agama yang serba lengkap yang terdapat didalamnya segala sistem ketatanegaraan. kelompok yang berpendirian bahwa Islam adalah agama dalam pengertian barat. Ketiga.2. Menurut aliran ini nabi Muhammad hanyalah seorang rasul. Tipologi Sekuler Bahwa islam adalah agama dalam pengertian barat. tetapi terdapat seperangkat tata nilai etika bagi kehidupan bernegara. tetapi juga menolak pendapat bahwa islam sebagaimana pandangan barat yang hanya mengatur hubungan manusia dengan tuhan.5 Kedudukan Politik Dalam Islam Terdapat tiga pendapat di kalangan pemikir muslim tentang kedudukan politik dalam syariat islam. Aliran ini berpendirian bahwa dalam islam tidak teredapat 9 . tak satu nash pun dalam al quran yg memerintahkan didirikannnya sebuah negara islam. Muhammad hanyalah saorang Rasul yang bertugas menyampaikan risalah Tuhan kepada segenap alam. Nabi tidak bertugas untuk mendirikan dan memimpin suatu negara 3. 2. Artinya agama tidak ada hubungannya dengan urusan kenegaraan. Artinya agama tidak ada hubungannya dengan kenegaraan. Kedua. Yaitu : Pertama.

tetapi terdapat seperangkat tata nilai etika bagi kehidupan bernegara. Dalam sistem politik Islam. supaya harta itu jangan hanya beredar diantara orang-orang kaya saja di antara 10 . Risalah Risalah bererti bahawa kerasulan beberapa orang lelaki di kalangan manusia sejak Nabi Adam hingga kepada Nabi Muhammad s. Hakimiyyah Ilahiyyah Hakimiyyah atau memberikan kuasa pengadilan dan kedaulatan hukum tertinggi dalam sistem politik Islam hanyalah hak mutlak Allah. Dan Dialah Allah. Manusia diwajibkan tunduk kepada perintah-oerintah Rasulullah s. Allah telahmemerintahkan agar manusia menerima segala perintah dan larangan Rasulullahs. bagiNyalah segala puji di dunia dan di akhirat.mentafsir dan menterjemahkan segala wahyu Allah dengan ucapan dan perbuatan.w.a. dan tidak ada jalan lain bagi manusia kecuali patuh dan tunduk kepada sifat Ilahiyahnya Yang Maha Esa. anak-anak yatim. kerabat Rasul.sistem ketatanegaraan.w untuk menjadi hakim dalamsegala perselisihan yang terjadi di antara mereka. danbagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. 2. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Melalui landasan risalah inilah maka para rasul mewakili kekuasaan tertinggi Allah dalam bidang perundangan dalam kehidupan manusia. Rasul. Hakimiyyah Ilahiyyah membawa arti bahwa terasutama kepada sistem politik Islam ialah tauhid kepada Allah di segi Rububiyyahdan Uluhiyyah. orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan.a.a. Para rasul meyampaikan. 2.a.w adalah suatu asas yang penting dalam sistem politik Islam. Firman Allah: Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikanAllah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah.w dantidak mengambil selain daripada Rasulullah s.6 Asas-asas Sistem Politik Islam 1. (Al-Qasas: 70) Hakimiyyah Ilahiyyah membawa pengertian-pengertian berikut: Bahawasanya Allah Pemelihara alam semesta yang pada hakikatnya adalah Tuhan yang menjadi pemelihara manusia.

7 Prinsip-Prinsip Dasar Politik Islam 1. supaya Kami memperhatikan bagaimana kamu berbuat. Musyawarah Asas musyawarah yang paling utama adalah berkenaan dengan pemilihan ketua negara dan orang-orang yang akan menjawab tugas-tugas utama dalam pentadbiran ummah. maka manusia bukanlah penguasa atau pemiliktetapi hanyalah khalifah atau wakilAllah yang menjadi Pemilik yang sebenar. (Al-Hasyr: 7) 3. danbertakwalah kepada Allah Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. memiliki kecerdasan.kamu. 11 . Apa yang diberikan Rasul kepadamumaka terimalah dia. Oleh itu. 2. Ia menuntun agar tugas khalifahdipegang oleh orang-orang yang memenuhi syarat-syarat berikut: 1) Terdiri dari pada orang yang benar-benar boleh menerima dan mendukung prinsip tanggungjawab yang terangkum dalam pengertian khilafah 2) Tidak terdiri daripada orang-orang zalim. Kemudian Kami jadikan kamu pengganti-pengganti (mereka) di mukabumi sesudah mereka. Kedudukan manusia di atas muka bumi ini adlah sebagai wakil Allah. Khilafah Khilafah bererti perwakilan. maka manusia hendaklah melaksanakan undang-undang Allah dalam batas yangditetapkan. (Yunus: 14) Seseorang khalifah hanya menjadi khalifah yang sah selama mana iabenarbenar mengikuti hukum-hukum Allah. berakal sihat. fasiq. Di atas landasan ini. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Asas musyawarah yang seterusnya ialah berkenaan dengan jalan-jalan bagi menentukan perkara-perkara baru yang timbul di kalangan ummah melalui proses ijtihad. Asas musyawarah yang kedua adalah berkenaan dengan penentuan jalan dan cara pelaksanaan undang-undang yang telah dimaktubkan di dalam Al-Quran dan As-Sunnah. kearifan serta kemampuan intelek dan fizikal 4) Terdiri daripada orang-orang yang amanah sehingga dapt dipikulkan tanggungjawab kepada mereka dengan yakin dan tanpa keraguan. fajir dan lalai terhadap Allah sertabertindak melanggar batas-batas yang ditetapkan olehnya 3) Terdiri daripada orang-orang yang berilmu. dengan kekuasaanyang telah diamanahkanini.

Keadilan Prinsip ini berkaitan dengan keadilan sosial yang dijamin oleh sistem sosial dan sistem ekonomi Islam. Persamaan Persamaan di sini terdiri daripada persamaan dalam mendapatkan dan menuntut hak. Dalam pelaksanaannya yang luas. termasuk keadilan di antara rakyat dan pemerintah. Hak menghisab pihak pemerintah Hak rakyat untuk menghisab pihak pemerintah dan hak mendapat penjelasan terhadap tindak tanduknya.kewajiban berlaku adil dan menjauhi perbuatan zalim adalah di antara asas utama dalam sistem sosial Islam. 4. 5.2. Pemeliharaan terhadap keadilan merupakan prinsip nilai-nilai sosial yang utama kerana dengannya dapat dikukuhkan kehidupan manusia dalam segala aspeknya. Diwajibkan untuk memperkuat tali silaturahmi 12 . di antara dua pihak yang bersebgketa di hadapan pihak pengadilan. 3. 6.Hak rakyat untuk disyurakan adalah bererti kewajipan setiap anggota dalam masyarakat untuk menegakkan kebenaran dan menghapuskan kemungkaran. prinsip keadilan yang terkandung dalam sistem politik Islam meliputi dan merangkumi segala jenis perhubungan yang berlaku dalam kehidupan manusia.Prinsip ini berdasarkan kepada kewajipan pihak pemerintah untuk melakukan musyawarah dalam hal-hal yang berkaitan dengan urusan dan pentadbiran negara dan ummah. maka menjadi peranan utama sistem politik Islam untuk memelihara asas tersebut. persamaan dalam memikul tanggung jawab menurut peringkatperingkat yang ditetapkan oleh undang-undang perlembagaan dan persamaan berada di bawah kuat kuasa undang-undang. Kebebasan Kebebasan yang diipelihara oleh sistem politik Islam ialah kebebasan yang ma’ruf dan kebajikan yang sesuai dengan Al–Qur’an dan Hadist. di antara pasangan suami isteri dan di antara ibu bapa dan anakanaknya. Menegakkan prinsip kebebasan yang sebenarnya adalah tujuan terpenting bagi sistem politik dan pemerintahan Islam serta menjadi asas-asas utama bagi undang-undang perlembagaan negara Islam.

Prinsip-prinsip tambahan tersebut adalah mengenai pembagian fungsi-fungsi pemerintahan yaitu hubungan antara Badan Legislatif. dan Yudikatif. maka akan tertegaklah Ad-Din dan berterusanlah segala urusan manusia menurut tuntutan-tuntutan Ad-Din tersebut. Dengan adanya pemerintahan yang mendukungsyariat. ada juga prinsip-prinsip tambahan (subsider) yang merupakan kesimpulan dan termasuk ke dalam bidang fikih siyasah (hukum ketatanegaraan dalam Islam). Tuhan semsta alam. bahasa. Dasar kekuatan politik Islam yang pertama adalah Allah SWT. Para fuqahak Islam telah menggariskan 10 perkara penting sebagai tujuan kepada sistem politik dan pemerintahan Islam: 1) Memelihara keimanan menurut prinsip-prinsip yang telah disepakati oleh ulama salaf daripada kalangan umat Islam 2) Melaksanakan proses pengadilan dikalangan rakyat dan menyelesaikan masalah dikalanganorang-orang yang berselisih 13 . 2. menciptakan undang-undang dan menjaga nilai-nilai syari’ah dengan memperhatikan otoritas (kewenangan) yang dimiliki masing-masing lembaga tersebut.8 Tujuan Politik Islam Tujuan sistem politik Islam adalahuntuk membangunkan sebuah sistem pemerintahan dan kenegaraan yang tegak di atasdasar untuk melaksanakan seluruh hukum syariat Islam. Selain prinsip-prinsip dasar negara yang konstitusinya berdasar syari’ah. Tujuan utamanya ialah menegakkan sebuah negara Islam atau Darul Islam. tidak ada seorangpun yang memeliki kekuasaan mutlak.Dikalangan kaum muslimin di dunia dan untuk mencegah semua kecenderungan sesat yang didasarkan pada perbedaan ras. Kedaulatan tertinggi atas alam semesta dan hukumnya hanya berada di tangan Allah semata. karena Ia sendiri adalah sumber dari hukum tersebut. Kkekuasaan Allah tidak bisa dibatasi oleh kekuatan hukum yang ada. Kekuasaan manusia hanya bersifat temporal karena yang berkuasa secara mutlak adalah Allah SWT. ras. Dalam hubungan ketiga badan (lembaga negara) tersebut prinsip-prinsip berkonsultasi (syura) mesti dilaksanakan di dalam riset. Eksekutif. Tuhan langit dan bumi. perencanaan. wilayah ataupun semua pertimbangan materealistis lainya serta untuk melestarikan dan memperkuat kesatuan Millah Al-Islamiyyah 7.

PENUTUP 3. zakat. masalah politik termasuk dalam kajian fiqih siyasah.1 Simpulan Politik Islam dikenal juga dengan istilah siyasah syar’iyah.3) Menjaga keamanan daerah-daerah Islam agar manusia dapat hidup dalam keadaan aman dandamai 4) Melaksanakan hukuman-hukuman yang telah ditetapkan syarak demi melindungi hak-hak manusia 5) Menjaga perbatasan negara dengan berbagai persenjataan bagi menghadapi kemungkinan serangan daripada pihak luar 6) Melancarkan jihad terhadap golongan yang menentang Islam 7) Mengendalikan urusan pengutipan cukai. dan sedekah sebagaimana yang ditetapkan syarak 8) Mengatur anggaran belanjawan dan perbelanjaan daripadaperbendaharaan negara agar tidak digunakan secara boros atau kikir Melantik pegawaipegawai yang cekap dan jujur bagimengawal kekayaan negara dan menguruskan hal-ihwal pentadbiran negara 9) Menjalankan pengawalan dan pemeriksaan yangrapi dalam hal-ehwal awam demi untuk memimpin negara dan melindungi Ad-Din(agama). kendati hal itu tidak ada dalam ketepatan nash (al-Qur’an dan hadis) dan hanya merujuk pada pendapat para imam mujtahidid. Fiqih siyasah adalah salah satu disiplin ilmu tentang seluk beluk pengaturan kepentingan umat manusia 14 . 3. Dalam ajaran islam. Definisi siyasah syar’iyah menurut Abdul Wahhab Khallaf adalah pengaturan urusan pemerintahan kaum muslimin secara menyeluruh dengan cara mewujudkan dan mencegah terjadinnya kerusakan melalui aturan-aturan yang ditetapkan Islam dan prinsip-prinsip umum.

Dengan adanya pemerintahan yang mendukungsyariat. dan negara pada khususnya. peraturan. berupa hukum.academia. maka akan tertegaklah Ad-Din dan berterusanlah segala urusan manusia menurut tuntutan-tuntutan Ad-Din tersebut. Malang: Gunung Samudra http://www. Tujuan sistem politik Islam adalah untuk membangunkan sebuah sistem pemerintahan dan kenegaraan yang tegak di atas dasar untuk melaksanakan seluruh hukum syariat Islam. DAFTAR RUJUKAN Tim dosen pendidikan agama islam (PAI) Universitas Negeri Malang. Pendidikan islam transformatif : menuju pengembangan pribadi berkarakter. 2013.html?m=1 http://www. dan kebijakan yang dibuat oleh pemegang kekuasaan yang bernafaskan ajaran islam. Tujuan utamanya ialah menegakkan sebuah negara Islam atau Darul Islam.afdhalilahi.edu/9383856/cinta_tanah_air_politik_dalam_islam 15 .com/2013/03/politik-dala-perspektif-islam.pada umumnya.