You are on page 1of 6

UPAYA PENINGKATAN PENALARAN SIFAT PERPANGKATAN

MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE
TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) PADA SISWA SMP BILINGUAL
TERPADU KRIAN
Diajukan Kepada
STKIP PGRI SIDOARJO
Sebagai Tugas Perkuliahan Penelitian Tindakan Kelas
Program Studi Pendidikan Matematika
Dosen Pembimbing :
Eka Nurmala Sari Agustina, S.Pd., M. Pd.

Disusun oleh :
Ahmad Didit Chayono
Aizzatur Rohmah
Nia Erlita Parastuti

(1431005)
(1431009)
(1431056)

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
STKIP PGRI SIDOARJO
2016

Ketidakoptimalan tersebut terlihat dari kurang maksimalnya proses pembelajaran. Sedangkan. Latar Belakang Masalah Penalaran konsep matematika merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika. Kenyataannya penalaran konsep matematika siswa IX C SMP Bilingual Terpadu Krian masih belum optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam penalaran tersebut ada dua yaitu. Hal ini disebabkan penguasaan penalaran konsep merupakan aspek dasar dalam pembelajaran matematika yang dapat mempengaruhi aspek-aspek lainya. Masih terpusatnya proses pembelajaran hanya pada guru (teacher oriented) juga mempengaruhi terhadap pemahaman konsep siswa. Dengan pemahaman konsep yang baik.BAB I PENDAHULUAN A. faktor internal dan eksternal. Hal tersebut . faktor eksternal seperti tata ruang kelas yang monoton. pembentukan sikap siswa dan keterampilan dalam penerapan ilmu matematika (Depdikbud. Dalam meningkatkan pelaran siswa itu sangat penting kaitannya dengan pembelajaran matematika. Faktor internal. siswa mampu menjawab pertanyaan guru dan mengerjakan soal secara tepat. yaitu faktor yang muncul dari siswa tersebut. dan siswa mampu membuat kesimpualan materi. Belajar matematika bertujuan untuk penataan nalar. seperti minat belajar siswa. 1995). siswa mampu menerapkan konsep secara tepat sebelum tindakan. siswa mampu memberi tanggapan tentang jawaban siswa lain.

Model ini menggunakan metode diskusi. menunjukkan/mempresentasikan. Dalam mengatasi permasalahan ini peneliti menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran. menyelesaikan persoalan. menerapkan konsep. Model pembelajaran adalah pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas yang meliputi tujuan-tujuan pembelajaran. Hal tersebut disebabkan dengan model pembelajaran yang tepat. Berdasarkan penjelasan tersebut. diperlukan penerapan model pembelajaran yang sesuai.terlihat dari hasil wawancara dengan guru yang menyatakan jika siswa diberikan soal yang kompleks tentang sifat – sifat perpangkatan. membuktikan konsep. tahaptahap dalam pembelajaran. . maka untuk peningkatan kemampuan penalaran konsep matematika. pemahaman konsep matematika pun juga mudah tertanam dan terbentuk dalam diri siswa. Menurut Suprijono (2010:46). mentransformasikan konsep. Setiap kelompok terdiri dari empat anggota yang heterogen. Menurut National Research Council (dalam Kimberly : 2008) menyatakan bahwa pemahaman konsep matematika jika siswa membuat diri mereka bisa memberikan contoh. siswa masih sukar untuk menjawabnya. Menggunakan model TGT(Teams Games Tournament) akan memacu keaktivan siswa dalam proses pembelajaran. lingkungan pembelajaran dan pengelolaan kelas. serta berkomunikasi secara lisan maupun tulisan.

” B. maka peneliti membuat penelitian dengan judul : “Upaya Peningkatan Penalaran Sifat Perpangkatan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Pada Siswa SMP BILINGUAL TERPADU KRIAN. . maka tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah : 1.Berdasarkan uraian di atas. Apakah peningkatan penalaran dapat mempengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika materi pokok sifat perpangkatan dapat meningkatkan penalaran siswa kelas IX C SMP Bilingual Terpadu Krian? 2. Meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika materi pokok sifat perpangkatan dapat meningkatkan penalaran siswa kelas IX C SMP Bilingual Terpadu Krian. Meningkatkan penalaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) dalam materi pokok sifat perpangkatan siswa kelas IX C SMP Bilingual Terpadu Krian. Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) dalam materi pokok sifat perpangkatan dapat meningkatkan penalaran siswa kelas IX C SMP Bilingual Terpadu Krian? C. 2. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Tujuan Sesuai dengan rumusan masalah.

Melalui peningkatan kualitas pembelajaran maka diharapkan dapat meningkatkan peringkat SMP Bilingual Terpadu Krian. Manfaat bagi pihak sekolah a. Keaktivan peserta didik dalam pembelajaran materi sifat perpangkatan dapat meningkat. Adanya inovasi model pembelajaran matematika kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) yang diharapkan dapat dipakai seterusnya di SMP Bilingual Terpadu Krian. melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya. 3. sehingga sebagai contoh yang dapat dilaksanakan dan dikembangkan kelak di lapangan. Manfaat bagi peserta didik SMP Bilingual Terpadu Krian Kelas IX C a. . b. 4.D. Variabel terikat Penalaran adalah suatu proses berfikir untuk mengambil suatu kesimpulan berdasarkan pemahaman atau pengetahuan yang lebih dipahami atau diketahui. Manfaat bagi guru SMP Bilingual Terpadu Krian a. Mendapatkan panduan tentang model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) b. Definisi Operasional Variabel bebas Metode kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan. Kemampuan bernalar peserta didik pada materi sifat perpangkatan dapat meningkat. dan mengandung unsur permainan dan reinforcement. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan setelah menyelesaikan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Mendapatkan pengalaman langsung pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Memberikan wawasan baru kepada peneliti tentang model pembelajaran yang efektif dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) b. melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa ada perbedaan status. E. 2. Memberikan dorongan dan dukungan akan pentingnya bertekad untuk terus memperbaiki diri. b. Manfaat bagi peneliti a.

“Mathematical Communication.4 No. Agus. Kimberly. 2010. Jakarta: Depdikbud Hirschfeld. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem.6.and Students' Attitudes Toward Mathematics”. 1995.Daftar Pustaka Depdikbud. 37-46 Suprijono.Yogyakarta: Pustaka Pelajar . Journal of Research in Childhood Education/ Vol. (2008). Conceptual Understanding. Kurikulum Pendidikan Dasar GBPP SLTP Mata Pelajaran Matematika.