You are on page 1of 9

POA PROGRAM INTERVENSI GIZI

PROGRAM/KEGIATAN: MMK (MUSYAWARAH MASYARAKAT KELURAHAN)
KELURAHAN/POSYANDU: Mulyasari
Deskripsi
intervensi

Tujuan

1. Kegiatan
yang
dilakukan
untuk
mendiskusik
an masalah
gizi yang
terdapat di
kelurahan
Mulyasari,
sehingga
didapatkan
kesepakatan,
pemecahan
masalahnya
dan akan
dilakukan
intervensi,
serta
menampung
aspirasi dari
tokoh
masyarakat.

Tujuan Umum:
Mendapatkan
kesepakatan,
serta solusi
dari aparat
kelurahan dan
tokoh
masyarakat
tentang
masalah gizi
yang terdapat
di kelurahan
Mulyasari.
Tujuan
Khusus:
1. Mendapatk
an
perizinan
dari aparat
kelurahan
dan tokoh
masyarakat
.

Target

PJ : Ayu Devi Octaviani
Rincian
kegiatan

A. Persiapan
1. Menyusun
RPP
2. Menyiapkan
17
media dan
ketua
alat
RW,
pendukung
ketua
3. Koordinasi
RT, 10
dengan
aparat
aparat
kelura
kelurahan
han
4. Membuat
jadwal
Kader 5. Mengundang
posya
/memberitah
ndu
u
dan
sasaran(Apar
bidan
at kelurahan
desa
dan tokoh
masyarakat)
6. Menyiapkan
tempat
B. Pelaksanaan

Strategi kegiatan
Personil/instansi terkait
Sasaran
Tempat
Tidak
langsung kegiatan
Langsung
langsung
-Aparat
kelurahan
dan tokoh
masyarakat
-Presenter:
Mahasiswa

- PKK
- Masyara
kat
keluraha
n
Mulyasa
ri

- Aparat
kelura
han
- Tokoh
masyar
akat

Kantor
Keluraha
n
Bantarsa
ri

Sumber daya
Waktu
/lama
kegiat
Jenis
Asal
an
1 jam Alat:
- Kursi
- Sound
Mahasis
system
wa
Proyektor
-Lembar
balik
Biaya:
Rp
100.000,Konsumsi
-Media

Melakukan tanya jawab d. b. Menampun g aspirasi masyarakat terhadap masalah gizi yang terjadi di kelurahan Mulyasari. Kegiatan inti a.2. 1. Mendapatkan persetujuan 3. Menyampaik an alternatif pemecahan masalah yang diawarkan. c. Evaluasi: Disetujui oleh . Kegiatan awal a. Mengucapka n salam penutup C. Mengucapka n salam dan perkenalan b. Kegiatan penutup a. Menyampaik an topic 2. Menyampaik an permasalaha n gizi yang ada dikelurahan Bantarsari.

aparat kelurahan dan tokoh masyarakat .

PENYUSUNAN HIPPOPOC TABLE PROGRAM INTERVENSI GIZI/KEGIATAN: MMK (MUSYAWARAH MASYARAKAT KELURAHAN) KELURAHAN/POSYANDU: Mulyasari Kegiatan Musyawarah masyarakat Kelurahan Input .000 . 100.Sound system .OC 1 Aparat Kelurahan dan tokoh masyarakat menerima dan menyetujui alternatif pemecahan masalah untuk masalah gizi . 11 aparatur kelurahan. ketua RT.17 ketua RW.Lembar balik .melakukan musyawarah masyarakat Kelurahan (2x) Output Aparat Kelurahan dan tokoh masyarakat menyetujui adanya intervensi ke masyarakat kelurahan Mulyasari Outcome .OC 2 Permasalahan gizi di kelurahan Mulyasari berkurang .Biaya Rp.Memberitahu sasaran .Kursi .Presenter: Mahasiswa Proses . kader posyandu. .Koordinasi dengan Lurah .Proyektor . dan bidan desa.

100.Jumlah yang biaya yang diperoleh .Aparat kelurahan kelurahan.Ketersediaan/kehadiran presenter di kelurahan Mulyasari -Lembar balik -Presenter: Mahasiswa PROSES: .Proyektor .kursi . 100.Jumlah kursi yang tersedia .Frekuensi koordinasi dengan Lurah .000 -Biaya Rp.Frekuensi koordinasi dengan masing-masing . ketua RT.2 kali .2 kali .000 .Rp.Kursi .Memberitahu sasaran .Ketersediaan materi yang akan dipresentasikan .Jumlah Sound system yang tersedia .Jumlah calon peserta (17 ketua RW.aparatur kelurahan dana Kelurahan (2x) .Jumlah sasaran yang telah diberitahu perangkatnya OUTPUT: Aparat Kelurahan dan tokoh masyarakat Persetujuan dari pihak kelurahan dan RT/RW dan Persetujuan oleh Ketua RT.PENYUSUNAN HIPPOPOC TABLE PROGRAM INTERVENSI GIZI/KEGIATAN: MMK (MUSYAWARAH MASYARAKAT KELURAHAN) KELURAHAN/POSYANDU: Mulyasari Variabel dalam table HIPPOPOC Indikator Keterangan INPUT: -17 ketua RW.Koordinasi dengan Lurah . 17 Ketua menyetujui adanya intervensi ke izin pelaksanaan RW dan aparatur kelurahan masyarakat kelurahan Bantarsari OUTCOME: OC 1 Pelaksanaan program intervensi Partisipasi masyarakat dalam setiap program diterima dan diikuti oleh masyarakat intervensi OC 2 Permasalahan gizi di kelurahan Mulyasari berkurang .1 set sound system .Materi mengenai permasalahan gizi . 11 aparatur .Sound system . .melakukan musyawarah masyarakat RT/RW . . dan bidan 11 aparatur kelurahan) yang hadir desa. kader posyandu. ketua RT.

Kegiatan dilakuka n dirumah warga yang dibina. Pelaksanaan 1. dan dan stunting 2. 2. 5. Koordinasi dengan aparat Kelurahan dan Puskesmas 4. Keluarga binaan dapat menerapkan pesan-pesan tentang gizi yang baik. gizi. Kegiatan yang dilakuka n untuk meningk atkan pengetah uan keluarga yang dibina mengena i masalah gizi kurang. Tujuan Khusus: 1. Kegiatan awal a. dan stunting. Menyiapkan mahasiswa media dan alat pendukung 3.50. Menyusun -RT/RW Masyarak sasaran Keluarga RPP -Penyuluh: at sasaran 2. gizi baik.POA PROGRAM INTERVENSI GIZI PROGRAM/KEGIATAN: KELUARGA BINAAN KELURAHAN/POSYANDU:Mulyasari Deskripsi intervensi Tujuan 1. Mengumpulk an informasi b. Tujuan Umum: Meningatkan pengetahuan keluarga binaan mengenai gizi kurang. memberitahu sasaran B.000 Asal -Mahasiswa -Mahasiswa . gizi lebih. Melakukan pendekatan Waktu/la ma kegiatan 10 hari Sumber daya Jenis Alat: -Leaflet -book food model Biaya: . Koordinasi dengan kader. Membuat jadwal 6. Keluarga binaan dapat menerapkan prilaku higiene dan asupan Target 1 keluarg a dengan balita rawan gizi (berdas arkan data PDD) PJ : Rizki Amelia Strategi kegiatan Personil/instansi terkait Rincian kegiatan Sasaran Tempat Tidak langsung kegiatan Langsung langsung A. Persiapan -Lurah Tokoh -Keluarga Rumah 1.

Pemberian pengetahuan mengenai gizi yang baik. 3. Ibu dapat memberikan asupan yang baik kepada keluarganya . Monitoring keluarga binaan C. Kegiatan inti: Melakukan intervensi a. dan stunting. Evaluasi 1.makan di linglkugan keluarga. Pemberian leaflet . b. dan dan membangun kepercayaan 2. gizi yang buruk.

.OC 3 Keluarga binaan mampu menerapkan pemilihan bahan pangan yang baik.PENYUSUNAN HIPPOPOC TABLE PROGRAM INTERVENSI GIZI/KEGIATAN: KELUARGA BINAAN KELURAHAN/POSYANDU: Mulyasari Input Kegiatan Keluarga Binaaan -1 keluarga binaan . Output 1 keluarga meningkat pengetahuannya tentang status gizi Outcome . .OC 2 Status gizi keluarga binaan menjadi baik.Leaflet status gizi Proses -Koordinasi dengan Lurah -Memberitahu sasaran (1 keluarga ) -melaksanakan intervensi selama 10 hari. .OC 1 1 keluarga menerapkan pola makan gizi baik .

Materi tentang status gizi balita .food model book PROSES -Koordinasi dengan Lurah -Memberitahu sasaran (1 keluarga ) -melaksanakan intervensi selama 10 hari.Bahan makanan yang di olah di dalam keluarga. .Makanan yang dikonsumsi beraneka jenis . .OC 1 1 keluarga menerapkan pola makan gizi baik .PENYUSUNAN HIPPOPOC TABLE PROGRAM INTERVENSI GIZI/KEGIATAN: KELUARGA BINAAN KELURAHAN/POSYANDU: Mulyasari Variabel dalam table HIPPOPOC INPUT: -1 keluarga binaan .Terjadi kenaikan berat badan pada balita keluarga binaan .Jumlah anggota keluarga yang dibina. .Frekuensi pola makan teratur . .Makan 3 kali sehari .Berat badan balita naik tiap kali ditimbang .Leaflet .1 keluarga binaan .Jenis makanan beragam . Proses intervensi pada keluarga binaan Pengetahuan 1 keluarga tentang status gizi Pemberitan pengetahuan dengan konseling dan penggunaan leaflet serta food model book. OUTPUT: 1 keluarga meningkat pengetahuannya tentang status gizi . Frekuensi intervensi pada keluarga binaan.OC 2 Status gizi keluarga binaan menjadi baik.OC 3 Keluarga binaan mampu menerapkan pemilihan bahan pangan yang baik. Frekuensi koordinasi dengan Lurah.Materi yang akan disampaikan. . Indikator Keterangan .