You are on page 1of 5

Contoh Jenis-jenis jamur Zygomycota tersebut antara lain:

1) Rhizophus stolonifera
Jamur ini tampak sebagai benang-benang berwarna putih, memiliki rizoid dan stolon.
Merupakan saprofit yang hidup pada bungkil kedelai dan bermanfaat dalam pembuatan
tempe.
Advertisement

2) Rhizophus nigricans
Jamur ini dapat menghasilkan asam fumarat.

3) Mucor mucedo
Jamur ini hidup secara saprofit. Sering dijumpai pada roti, sisa-sisa makanan dan kotoran
ternak. Miselium jamur ini berkembang di dalam substrat. Memiliki sporangium yang
dilengkapi oleh sporangiofor.

4) Pilobolus sp.
Jamur ini sering disebut pelempar topi atau cap thrower, karena bila sporangiumnya telah
masak, jamur ini bisa melontarkannya sampai sejauh 8 meter. Spora tersebut kemudian
melekat pada rumput atau tumbuhan lain. Ketika tumbuhan tersebut dimakan hewan, spora
jamur yang melekat tersebut akan berkecambah di dalam saluran pencernaan dan akan
tumbuh pada kotoran yang dikeluarkan hewan tersebut.
Jenis-Jenis Jamur Basidiomycota
Berbagai jenis jamur yang dikonsumsi kita konsumsi dalam kehidupan
sehari-hari adalah anggota Basidiomycotina. Jenis-jenis Jamur
Basidiomycota tersebut antara lain:
1) Volvariella volvacea (jamur merang)
Jamur ini mempunyai tubuh buah berbentuk seperti payung, terdiri
atas lembaran-lembaran (bilah), yang berisi basidium. Tubuh buahnya
berwarna putih kemerah-merahan. Jamur ini merupakan sumber protein,
kadar kalorinya tinggi, tetapi kadar kolesterolnya rendah. Karena memiliki
nilai ekonomi yang tinggi, jamur ini banyak dibudidayakan.
2) Auricularia polythrica (jamur kuping)
Jamur kuping merupakan jamur saprofit pada kayu yang mati. Tubuh
buahnya berbentuk seperti daun telinga (kuping), berwarna merah
kecoklat-coklatan. Rasanya enak dan bisa dimakan seperti sayuran. Jamur
ini pun sekarang sudah banyak dibudidayakan.

(a) Amanita merupakan jamurberacun. (b) Jamur kuping(Auricularia


polytricha) yang dapat dimakan

3) Amanita phalloides
Amanita phalloides merupakan salah satu anggota suku Amanitaceae.
Amanita, merupakan cendawan yang indah, tetapi juga merupakan
anggota daftar cendawan yang mematikan di bumi, mengandung cukup
racun untuk membunuh seorang dewasa hanya dengan sepotong
tubuhnya. Jamur ini hidup sebagai saprofit pada kotoran hewan ternak,
memiliki tubuh buah berbentuk seperti payung.
4) Puccinia graminis (jamur karat)

Koloni jamur karat(Puccinia graminis) pada permukaan daun

Jamur ini hidup parsit pada daun rumput-rumputan (Graminae),


tubuhnya makroskopik, tidak memiliki tubuh buah, dan sporanya
berwarna merah kecoklatan seperti warna karat.
Jenis jamur yang termasuk Oomycotina adalah Saprolegnia sp, Phytophtora sp, dan Phytium
sp.
Saprolegnia sp

Jamur ini umumnya hidup saprofit.

Miseliumnya berkembang di dalam substrat, sedangkan yang terlihat di luar substrat


berfungsi untuk perkembangbiakan.

Jika Anda amati jamur ini dengan mikroskop, di bagian ujung miseliumnya akan
tampak sporangium yang menghasilkan zoospora.

Saprolegnia sp yang hidup saprofit mudah dikembang-biakkan dengan meletakkan


serangga mati atau biji kacang tanah pada cawan berisi air kolam.

Hifa yang baru tumbuh akan menembus tubuh serangga atau biji kacang tanah untuk
mendapatkan makanan.

Sebagian hifa lainnya akan tumbuh keluar membentuk sporangium penghasil


zoospora, sedangkan oogonium dan anteridiumnya berperan pada perkembangbiakan
seksual.

Contoh jamur dari Oomycotina lainnya adalah

1. Achlya sp yang hidup saprofit


2. Saprolegnia sp.parasit pada ikan
3. Plasmopora viticola hidup parasit pada tanaman anggur;
4. Sclerospora maydis penyebab penyakit bulai pada jagung seperti pada gambar 1

berikut ini
Gambar 1. Sclerospora maydis

Phytophtora sp
Contoh jamur dari golongan Oomycotina ini antara lain:

Phytophtora infestans yang hidup parasit pada tanaman kentang.

Phytoptora faberi yang hidup parasit pada tanaman karet

Phytophtora nicotianae yang hidup parasit pada tanaman tembakau

Phytophtora palmifora yang hidup parasit pada tanaman kelapa

Pada jamur ini, ujung-ujung hifa tidak membentuk zoosporangium melainkan membentuk
konidium.

Konidium adalah spora yang dibentuk secara aseksual dan terjadi akibat diferensiasi
dari ujung hifa.

Ujung hifa menyembul di permukaan daun kentang melalui stoma (mulut daun) yang
terkena infeksi. Untuk lebih jelasnya dapat dipelajari pada gambar 2 berikut ini.

Gambar Ujung hifa Phytophtora infestans menembus stoma daun kentang

Phytophtora sp tidak hanya menyebabkan penyakit pada tanaman kentang, melainkan


dapat pula menyebabkan penyakit pada buah cokelat, tanaman lada, kina, kelapa,
cengkeh, tembakau, dan jarak.

Pythium sp

Phytium sp hidup saprofit di tanah lembab, tetapi zoospora yang dihasilkannya


melalui perkembangbiakan aseksual sedangkan oospora melalui perkembangbiakan
seksual.

Jamur ini dapat menginfeksi tanaman seperti pada persemaian tem-bakau yang
dikenal dengan penyakit patah rebah semai.

ooJamur ini juga dapat menyebabkan penyakit busuk pada kecambah tembakau, kina,
bayam, jahe, nenas, dan kemiri.

Contoh-Contoh Jamur Deuteromycota


Pada manusia, jamur anggota Divisi Deuteromycota umumnya
menyebabkan penyakit. Epidermophyton floocosum
menyebabkan penyakit kaki atlet, sedangkan Microsporum sp.
dan Trichophyton sp. menyebabkan penyakit kurap atau panu.
Karena hidup dikulit, kedua jamur tersebut sering disebut juga
sebagai dermatophytes. Jenis lain yang merupakan penyebab

penyakit pada manusia adalah Candida albicans. Jamur


mikroskopis ini memiliki bentuk tubuh mirip ragi, tetapi sifat
hidupnya adalah parasit. Penyakit yang ditimbulkannya adalah
penyakit keputihan yang terjadi karena adanya infeksi pada vagina.

Deuteromycota juga memiliki beberapa anggota yang


merupakan penyebab penyakit pada tanaman. Sclerotium rolfsie
adalah jamur yang menyebabkan penyakit busuk pada tanaman
budidaya. Sedangkan Helminthosporium oryzae adalah contoh
jamur parasit yang dapat merusak kecambah dan buah serta dapat
menimbulkan noda-noda berwarna hitam pada daun inangnya.
Jamur yang tergolong pada jamur imperfeksi banyak yang
menimbulkan penyakit, misalnya, jamur Helminthosporium oryzae,
dapat merusak kecambah, terutama menyerang buah dan
menimbulkan nodanoda hitam pada daun inang; Sclerotium rolfsii
merupakan penyakit busuk
pada berbagai tanaman. Jenis jamur dalam kelompok ini yang
menguntungkan adalah jamur oncom (Monilia sitophila atau
sekarang bernama Neurospora sitophila).