You are on page 1of 7

Pembahasan Akuntansi Biaya yang Mudah

Diposkan oleh sebastian di 07.52 Rabu, 08 Mei 2013


Sebelumnya mohon maaf atas keterlambatan saya dalam membagi ilmu bersama pengunjung
blog saya, karena kesibukan di dunia nyata saya jarang membuka blogspot ini sehingga banyak
informasi yang tidak dapat saya bagikan selama hampir setahun ini. Nah, pada kesempatan ini
saya akan membagikan ilmu tentang Akuntansi Biaya. Saya baru mendapatkan materi ini pada
awal semester tiga dan pelajaran ini merupakan tingkat lanjut dari akuntansi dasar yang dimana
hanya sampai pada perusahaan jasa dan dagang. Akuntansi Biaya sering dipakai pada perusahaan
manufaktur, dimana perusahaan itu membeli barang mentah, memprosesnya dan menjualnya.
Tidak seperti perusahaan dagang yang hanya membeli barang dan menjualnya lagi. Karena di
perusahaan manufaktur kita memproses berarti dapat disimpulkan bahwa kita mengolah
barang mentah menjadi barang jadi. Untuk menentukan Harga Pokok Produksi maka
diperlukan biaya- biaya yang terlibat dalam memproses barang . Adalah sbb :

Biaya Bahan Baku


Biaya yang timbul karena adanya pemakaian bahan baku / bahan mentah dalam proses
memproduksi barang/ produk

BTKL ( Biaya Tenaga Kerja Langsung )


Biaya yang timbul karena pemakaian tenaga kerja yang digunakan untuk mengolah/
memproduksi barang. Jadi, gaji untuk membayar tenaga kerja ini disebut Biaya Tenaga
Kerja Langsung.

BOP (Biaya Overhead Pabrik )


Biaya yang timbul karena pemakaian fasilitas untuk mengolah barang berupa
mesin,alat,tempat kerja dan kemudahan lainnya.
Yang termasuk dalam BOP adalah :
1. Bahan Penolong
2. BTKTL ( Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung )
3. Beban Listrik pabrik

4. Biaya operasional pabrik

selain ketiga komponen diatas, terdapat biaya komersial. Biaya komersial adalah biaya yang
timbul diluar dari kegiatan produksi seperti biaya pemasaran dan biaya admin dan umum.
Nah, tanpa basa- basi mari kita langsung ke contoh soal
PT. SUBUR bergerak dibidang pembuatan tas. Pada bulan Februari 2012 perusahaan
memproduksi 400 produk dengan harga rp. 150.000,00 per produk. Berikut adalah rincian biaya
yang dikeluarkan prusahaan :
1. Pembelian bahan baku Rp.4.000.000 dan bahan penolong 30% dari pembelian bahan
baku.
2. Ongkos angkut pembelian Rp. 180.000
3. Potongan pembelian 4% dari pembelian bahan baku langsung
4. Perusahaan menggaji 20 karyawan dengan gaji Rp. 400.000 perbulan dan seorang
manajer sebesar Rp. 1000.000
5. Perusahaan mengeluarkan biaya listrik Rp. 430.000, biaya penyusutan Rp 190.000, biaya
asuransi pabrik rP 120.000, Biaya lain-lain sebesar Rp.285.000
6. Biaya Admin dan umum sebesar Rp 850.000, biaya pemasaran Rp. 750.000
7. pajak sebesar 10%
8. 3% dari penjualan adalah potongan penjualan.

Dibawah ini adalah data- data mengenai nilai persediaan perusahaan :


Bahan Baku
Barang dalam proses
Barang Jadi

Diminta :
1. Hitung besar biaya bahan baku !

2. Hitung biaya overhead pabrik !


3. Hitung biaya Produksi !
4. Hitung Harga pokok produksi !
5. Hitung Harga Pokok Penjualan !
6. Hitung Laporan Rugi Laba !

Setelah, membaca soal diatas, yuk mari kita bahas soalnya bersama-sama~~~
JAWABAN :
1. Menghitung besarnya biaya bahan baku :
Pesediaan bahan baku awal Rp. 480.000
Pembelian bahan baku Rp. 4.000.000
Ongkos angkut pemb Rp. 180.000 +
Rp. 4.180.000
Potongan pembelian Rp. (160.000)
Pembelian Bersih Rp. 4.020.000+
Bahan baku siap digunakan Rp. 4500.000
Persediaan Bahan baku akhir Rp. (220.000)
Biaya bahan baku RP. 4.280.000
*akhirnya ketemu deh.. Biaya bahan baku dalam pembuatan tas milik PT.SUBUR sebesar
Rp.4.280.000 . Jika masih bingung potongan pembelian dari mana, yaitu 4% dari
pembelian bahan baku ( 4% x 4.000.000 ) *

2. Menghitung Biaya Overhead Pabrik

Bahan Penolong Rp. 1.200.000

BTKL Rp. 1.000.000

Biaya Listrik Pabrik Rp. 430.000

Biaya Asuransi Rp. 120.000

Biaya Depresiasi Rp. 190.000

Biaya lain-lain Rp. 285.000+


Biaya Overhead Pabrik Rp. 3.225.000
*AKhirnya BOP udah berhasil ditemukan.. jika kalian bingung BTKL sebesar
1.000.000 dapat darimana, biaya tersebut didapat dari Gaji manajer. Karena
manajer tidak ikut langsung dalam pembuatan bahan baku, maka biaya gaji
manajer dimasukkan dalam BOP*

3. Menghitung Biaya Produksi

Biaya Bahan Baku Langsung Rp. 4.280.000

Biaya Tenaga Kerja Langsung Rp. 8.000.000

BOP Rp. 3.225.000+

Biaya Produksi Rp.15.505.000

Dalam mencari Biaya Produksi, Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) didapat
dari 20 orang karyawan dengan gaji perbulan Rp. 400.000 , jadi ( 20 x 400.000 =
8.000.000) Karena karyawan secara langsung ikut memproduksi bahan baku, jadi
tenaga mereka diklasifikasikan sebagai BTKL.

4. Menghitung Besarnya Harga Pokok Produksi

Persediaan BDP awal Rp. 440.000

Biaya Produksi Rp. 15.505.000+

Barang Dalam Proses Rp. 15.945.000

Persediaan BDP akhir Rp. (530.000)

Harga Pokok Produksi Rp. 15.415.000

Kayanya gak ada yang perlu dijelasin dalam menghitung HP Produksi karena nilai
persediaan BDP sudah diketahui diatas..

5. Menghitung besarnya Harga Pokok Penjualan

Barang jadi awal Rp. 670.000

HP Produksi Rp. 15.415.000+

Barang tersedia utk dijual Rp. 16.085.000

Persediaan barang jadi akhir Rp. (430.000)

HP Penjualan Rp. 15.655.000

*untuk menghitung HP Penjualan saya rasa gak ada yang sulit, karena nilai nominal
Barang jadi awal sudah diketahui disoal.

6. Laporan R/L
PT. SUBUR
INCOME STATEMENT
FEBRUARI 2012

Penjualan Rp. 60.000.000

potongan penjualan Rp. (1.800.000)

Penjualan Bersih Rp. 58.200.000

HP Penjualan Rp. (15.655.000)

Laba Kotor Rp. 42.545.000

Beban Usaha:

1. Beban pemasaran Rp. 750.000


2. Biaya adm dan umum Rp.850.000+
Jumlah Beban Usaha Rp. (1.600.000)

LABA SEBELUM PAJAK Rp. 40.945.000

Pajak Rp. (4.094.500)

LABA BERSIH SETELAH PAJAK Rp. 36.850.000

ini dia klimaks dari entri ini. LAPORAN RUGI LABA. Bila kalian bingung dapat
darimana aja jumlah nominal diatas, saya akan beritahu perhitungannya..
Penjualan sebesar 60.000.000 didapat dari ( 400 produk x Rp. 150.000 / unit),
sedangkan potongan penjulan sebesar 1.800.000 didapat dari 3% dari penjualan,
( 3% x 60.000.000), dan pajak sebesar Rp. 4.094.500 didapat dari (10% x laba
sebelum pajak)

Akhirnya selesai juga entri ini yang sudah hampir sebulan proses pengerjaannya karena
sibuk didunia perkuliahan dan kehidupan sehari-sehari.. Mohon maaf apabila ada
kesalahan kata atau kesalahan perhitungan karena saya juga masih pelajar dan bukan
ahli. tujuan dari entri ini adalah membantu pembaca dalam memahami akuntansi biaya
secara mudah dalam tahap awal dan makin mencintai akuntansi karena akuntansi ini
menyenangkan..
masih banyak akuntansi biaya seperti perhitungan Harga Pokok Proses, Harga Pokok
Proses Lanjutan, variabel costing, Biaya Overhead Pabrik dan departementalisasi BOP
yang tentunya lebih sulit daripada materi ini. Oleh karena itu bila ada waktu saya akan
membagi ilmu dalam membahas materi tersebut.. sekali lagi terimakasih karena telah
mengunjungi blog ini ..