You are on page 1of 3

1.

Pengertian sosiologi mnurut para ahli
1.Auguste Comte. Sosiologi adalah suatu studi positif tentang hukum-hukum dasar dari
berbagai gejala sosial yang dibedakan menjadi sosiologi statis dan sosiologi dinamis
2. William Kornblum. Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat
dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam
berbagai kelompok dan kondisi.
3. Roucek
dan Warren. Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dalam
kelompok.
4. J.
Gillin. Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi yang timbul di dalam masyarakat.
5. P. J. Baouman. Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang manusia dan hubunganhubungan antar golongan manusia.
2.Ciri-sosiologi
*Empiris, yaitu didasarkan pada observasi (pengamatan) dan akal sehat yang hasilnya tidak
bersifat spekulasi (menduga-duga).
*Teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di
lapangan, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun
secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.
*Komulatif, yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki,
diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama.
*Nonetis, yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah
tersebut, tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam.
3.Tujuan sosiologi:
*meningkatkan daya atau kemapuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan
hidupnya
*meningktakan pemahaman terhadap sifat-sifat masyarakat
*meningkatkan daya adaptasi diri dengan lingkungan hidupnya terutama lingkungan sosial
dan budaya
4.Manfaat sosiologi:
 Menambah pengetahuan tentarng kebhinekaan sosial serta keberagaman budaya yang
menyangkut sistem nilai dan norma, adat istiadat, keseniaan, dan unsur – unsur budaya
lainnya.
 Sosiologi bermanfat
menumbuhkan kepekaan masyarakat terhadap toleransi sosial dalam kehidupan sehari –
hari, sehingga akan terwujud masyarakat yang saling mengerti.
 Dengan mempelajari sosiologi, kita dapat melihat dengan jelas diri kita baik sebagai
individu maupun anggota dalam masyarakat.
 Sosiologi membantu setiap masyarakat tentang tempat kita dalam masyarakat maupun
budaya lain yang
belum diketahui.
 Sosiologi membantu masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan tentang berbagai
bentuk interaksi masyarakat.
 Sosiologi membantu masyarakat untuk mengontrol dan mengendalkan tindakan dan
perilaku pada tiap – tiap interaksi masyarakat.
 Sosiologi juga diharapkan mampu membuat masyarakat semakin mengerti norma,
tradisi, keyakinan, dan nilai – nilai yang dianut oleh masyarakat lain serta mampu
memahami perbedaan – perbedaan uang ada pada masyarakat.
 Pengetahuan sosiologi bermanfaat untuk menghindari konflik sosial terutama konflik
antargolongan, antarsuku, maupun antarras.
 Sosiologi bermanfaat untuk menghindari dominasi sosial misalnya: dominasi politik,
dominasi ekonomi, maupun dominasi kebudayaan.
 Sosiologi juga bermanfaat untuk meningkatkan integritas nasional terutama Indonesia
yang memiliki kemajemukan bangsa. Dengan sosiologi diharapkan mampu meningkatkan
rasa saling pengertian atar sukubagsa dan kerjasama yang erat diantara unsure – unsure
sosial yang berbeda.
 Sosiologi sebagai interaksi sosial yang merupakan hubungan – hubungan sosial yang
dinamis yang didalamnya menyangkut hubungan antara individu, kelompok maupun
individu dengan kelompok.
 Sosiologi
dalam masyarakat bermanfaat sebagai ahli riset. Para sosiolog melakukan riset ilmiah untuk
mencari data tentang kehidupan sosial suatu masyarakat. Dari hasil penelitian tersebut
sosiolog harus menghasilkan kebenaran – kebenaran agar dampak dampak negatif dalam
masyarakat bisa dihindari.
 Sosiologi
sebagai konsultn kebijakan, artinya sosiologi dapat membantu memperkirakan pengaruh
kebijakan – kebijakan sosial yang mungkin terjadi dalam masyarakat.
 Sebagai generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa, sosiologi akan membuat kita
lebih tanggap, kritis, dan rasional menghadapi gejala – gejala sosial dalam masyarakat yang

bukan terapan. Sosiologi merupakan ilmu sosial. indeks. tabel. atau hubungan timbal balik. Sejarah mempelajari peristiwa masa silam. Sosiologi bersifat kategoris. sosiologi juga memerhatikan masa silam. tetapi berhubungan sangat erat. Istilah penelitian kualitatif dimaksudkan sebagai jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya. Sosiologi . atau formula-formula tertentu yang cenderung menggunakan uji statistik. 3.Hakikat sosiologi 1. Artinya. Gejala yang diteliti diukur dengan skala. Sosiologi merupakan ilmu murni (pure science). Metode sosiologi: 1. sosiologi membatasi pada peristiwa yang terjadi. Oleh karena itu baik masyarakat atau kebudayaan sangat penting bagi sosiologi dan antropologi. Artinya sosiologi bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan sedalam-dalamnya tentang masyarakat dan bukan untuk mempergunakan pengetahuan tersebut terhadap masyarakat.Istilah politik dalam hal ini berbeda dengan istilah politik yang digunakan sehari-hari. Metode Kualitatif Metode ini mengutamakan cara kerja dengan menjabarkan data yang diperoleh.Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Antropologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat. Hanya saja. 5. Adapun kebudayaan berhubungan dengan isi/corak dari hubungan antara manusia dan golongan. serta mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat dan akurat terhadap situasi sosial yang dihadapi sehari – hari. Masyarakat berhubungan dengan susunan serta proses hubungan antara manusia dan golongan. Kebudayaan selalu bercorak sesuai dengan masyarakat. bukan ilmu alam atau kerohanian. 5. Metode Kuantitatif Metode ini digunakan dalam penelitian yang analisis datanya mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka. Artinya. dan perilaku seseorang. dan bagaimana menghambat penggunaan kekuasaan.semakin kompleks. Hubungan dengan ilmu lain: 1. bukan mengenai apa yang seharusnya terjadi. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang umum. Selain itu. sosiologi mempelajari gejala umum dan selalu ada pada setiap interaksi antarmanusia. di samping juga tentang peranan organisasi. sejak manusia mengenal peradaban. Sosiologi adalah ilmu yang abstrak bukan konkret. Jika diibaratkan sosiologi merupakan tanah untuk tumbuhnya kebudayaan. Masyarakat dan kebudayaan tidak sama. Oleh karena itu antara sejarah dan sosiologi mempunyai pengaruh timbal balik. Sosiologi tidak menetapkan arah sesuatu seharusnya berkembang dalam arti memberikan petunjuk-petunjuk yang menyangkut kebijaksanaan kemasyarakatan dari proses kehidupan bersama. 6. Peristiwa-peristiwa itu kemudian dihubungkan satu sama lain sehingga diperoleh gambaran menyeluruh pada masa lampau serta mencari sebab terjadinya atau memperkuat tersebut. pergerakan sosial. 2. Dalam hal ini para sosiolog selalu memberikan persoalan sejarah kepada ahli sejarah sehingga ilmu sejarah dipengaruhi oleh perkembangan sosiologi. 4. Sosiologi meneliti dan mencari dasar yang menjadi prinsip atau hukum-hukum umum dari interaksi antarmanusia. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan empiris-rasional dilihat dari metode yang digunakan. penekanan keduanya berbeda.Keduanya mempelajari kejadian dan hubungan yang dialami masyarakat/manusia. Contohnya penelitian tentang kehidupan. Masyarakat menjadi kajian pokok sosiologi dan kebudayaan menjadi kajian pokok antropologi. Metode ini dipakai apabila data hasil penelitian tidak dapat diukur dengan angka atau dengan ukuran lain yang bersifat eksak. Adapun yang dimaksud pure science adalah ilmu pengetahuan yang bertujuan membentuk dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak serta hanya untuk mempertinggi mutu. Sosiologi bertujuan mendapatkan pola-pola umum. 2. 3. 7. tetapi terbatas pada peristiwa yang merupakan proses kemasyarakatan dan timbul dari hubungan antarmanusia dalam situasi dan kondisi yang berbeda. 2. Sebagian datanya dapat dihitung sebagaimana data sensus. namun analisisnya bersifat kualitatif. bukan normatif. yaitu politik diartikan sebagai pembinaan kekuasaan negara yang bukan merupakan ilmu pengetahuan tetapi sebagai seni (art). Masyarakat selalu berkebudayaan. bukan khusus. yang diperhatikan sosiologi adalah bentuk dan polapola peristiwa dalam masyarakat.Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Salah satu metode yang digunakan dalam sosiologi adalah metode historis. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode ini adalah survei dan eksperimen. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik mempelajari satu sisi kehidupan masyarakat yang menyangkut soal kekuasaan meliputi upaya memperoleh kekuasaan. riwayat. Artinya. mempertahankan kekuasaan.

serta mempelajari usaha menaikkan produksi guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Misalnya ilmu ekonomi berusaha memecahkan persoalan yang timbul karena tidak seimbangnya persediaan pangan dengan jumlah penduduk. Sosiologi mempelajari bagaimana manusia berinteraksi. bersaing dalam upaya-upaya pemenuhan kebutuhan. bekerja sama. . Adapun sosiologi mempelajari unsur-unsur kemasyarakatan secara keseluruhan. 4.memusatkan perhatiannya pada sisi masyarakat yang bersifat umum dan berusaha mendapatkan pola-pola umum darinya. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi mempelajari usaha-usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan yang beraneka ragam dengan keterbatasan barang dan jasa yang tersedia. .