You are on page 1of 8

MAKALAH DRUG ABUSE AND DRUG MISSUSE

HARM REDUCING DAN ATM KONDOM

Disusun oleh:
Pius Pradana Indramawan, S.Farm.

168115077

Prisca Nadya Verina Djala, S.Farm.

168115078

Rachmad Dwi Bangga, S.Farm.

168115079

Rosalia Lestari, S.Farm.

168115081

Siti Sisca Audya Gereistianda, S.Farm.

168115082

Stanislaus Kris Bangkit Tri Putra, S.Farm.

168115083

Yola Septiansari, S.Farm.

168115085

Yuliana Rati Kamara Dewi, S.Farm.

168115086

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
2016

maka dikembangkanlah suatu pendekatan yang disebut “Pengurangan Dampak Buruk” atau Harm Reduction. Hepatitis B dan C. Konsekuensi terbesar dari penggunaan Napza adalah penularan virus melalui darah seperti HIV/AIDS. B. Untuk menahan serta menghalangi laju penyebaran HIV di kalangan penasun. serta overdosis dan keterlibatan dalam persoalan kriminalitas dan kegiatan antisosial lainya. Kebanyakan dari pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantian. sehingga mereka sering kali untuk bertukar jarum suntik dan menggunakan jarum suntik secara terus menerus tanpa memikirkan kebersihan dari jarum suntik tersebut. mereka tidak memikirkan resiko yang akan mereka peroleh. mereka lebih memilih untuk menggunakan jarum suntik yang lama. Kebijakan Harm Reduction di Indonesia a. Tujuan Kebijakan Harm Reduction di Indonesia Harm Reduction dalam kaitannya dengan penggunaan Napza berarti mengurangi resiko bahaya dari penggunaan Napza. Jadi kebanyakan dari mereka tidak menggunakan jarum suntik yang baru. Ini melibatkan berbagai pendekatan non-menghakimi dan strategi yang bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan. Definisi Harm Reduction Harm reduction memiliki pengertian pengurangan dampak dengan mengambil tindakan melalui kebijakan dan program untuk mengurangi efek berbahaya dari perilaku. Karena kebanyakan dari pengguna jarum suntik. Jumlah pengguna narkoba pada saat ini semakin meningkat dan jumlah yang telah terinfeksi virus Hepatitis C dan HIV/AIDS juga semakin bertambah. akan lebih mudah terinfeksi virus Hepatitis C dan HIV/AIDS yang akan lebih mudah masuk kedalam organ tubuh mereka tanpa mereka ketahui. seperti bagi orang yang tidak mampu atau tidak mau untuk mengurangi konsumsi Napza mereka. keluarga dan masyarakat untuk membuat keputusan menjadi lebih aman dan sehat.A. Pengurangan dampak . sumber daya keterampilan dan mendukung bagi individu. Padahal dari pengguna jarum suntik yang terus menerus tanpa memperhatikan kebersihannya akan mengakibatkan bakteri yang ada dalam jarum suntik tersebut lebih mudah masuk kedalam tubuh si pemakai dan akan lebih mudah lagi menyerang organ tubuh mereka.

" Hal tersebut disampaikan Komjen Pol Budi Waseso Kepala BNN. Alasan Kontra terhadap Kebijakan Tersebut Jumlah pengguna narkoba di Indonesia hingga November 2015 mencapai 5. Harm Reduction lebih mengutamakan pencegahan dampak buruk napza. Dengan kata lain. Dengan banyaknya bahaya narkoba yang telah kita ketahui. (kompas. b. Hal tersebut bisa dipahami sebagai tindakan untuk melegalkan penggunaan napza. Menurut kelompok kami. Bagi masyarakat awam hal ini dipahami sebagai lagi pelegalan pemerintah untuk mendukung penggunaan napza. Hal tersebut bertentangan dengan norma dan agama yang seperti kita tahu bersama bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa ketimuran sehingga norma di masyarakat lah yang dianut.buruk napza dapat dipandang sebagai upaya pencegahan terhadap dampak buruk napza tanpa perlu mengurangi jumlah penggunaannya. bukan pencegahan penggunaan napza. tujuan pemberian jarum suntik steril ini dipandang sebagai langkah pemerintah untuk melegalkan pengguna narkoba. 2015) .com) Salah satu program pemerintah yang harm reduction yakni dalam penyediaan jarum suntik steril. Setiap hari ada 30-40 orang yang mati karena narkoba. (BNN. Salah satu strategi yakni Harm Reduction Napza Suntik untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS akibat dari penggunaan napza suntik. sebaiknya pemerintah bertindak tegas kepada para pengguna napza. Indonesia sudah darurat bahaya narkoba dan hal itu sudah disampaikan oleh presiden. Di bawah ini merupakan data pengguna napza di Indonesia yang dilansir dari Laporan Kinerja BNN 2015.9 juta orang.

(BPS.02% dari 2. BKKBN mengeluarkan suatu metode baru yang mudah dimanfaatkan oleh . Dibandingkan dengan hasil penelitian tahun 2014 mengalami peningkatan 0.029 orang dari total populasi penduduk Indonesia (berusia 10 .18% (2014) ke 2.098.20% (2015).Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Puslitkes-UI Tahun 2015. dampak-dampak sosial yang ditimbulkan juga ikut meningkat seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini. Kebijakan ATM Kondom di Indonesia a.20% atau sekitar 4. Berdasarkan data tersebut semakin menguatkan pendapat kelompok kami bahwa harm reduction setelah dilaksanakan di Indonesia masih memerlukan evaluasi dan dicari cara lain yang lebih efektif dan tepat sasaran. 2015) C. Tujuan Kebijakan ATM kondom di Indonesia Untuk menanggulangi penyebaran HIV/AIDS dan menggalakkan KB.59 tahun). Seiring dengan peningkatan jumlah pengguna napza di Indonesia. angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba berada dikisaran 2.

banyak terjadi pro dan kontra. Beberapa hal yang ditemui terkait dengan kondisi ATM kondom di Indonesia yaitu: 1. ternyata sudah kadaluwarsa. bocor. Terkadang orang membeli kondom justru di pinggir jalan (kios kaki lima). kondom disimpan di lantai gudang. oksigen dan kelembaban. robek. ATM kondom ditujukan untuk meningkatkan partisipasi kaum pria dewasa dalam ber KB karena dianggap partisipasi pria dalam ber KB di Indonesia sangat kurang dan juga ditujukan untuk menghindari penyakit menular seksual. diletakkan di bawah neon. Tingkat keamanan kondom di Negara berkembang seperti di Indonesia hanya 70%. 2. 16 Desember 2005. ATM kondom ini juga banyak dimanfaatkan oleh remaja sebagai kelompok risiko karena karakteristik remaja yang selalu ingin tahu dan selalu ingin coba-coba sesuatu yang baru. Hal ini disebabkan karena pengisian kondom dalam ATM hanya beberapa kali dalam setahun. Selain itu masyarakat juga memiliki pemahaman bahwa kondom adalah alat kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Pada awal pencetusan. Alasan Kontra terhadap Kebijakan Tersebut Menanggapi adanya ATM kondom yang sudah dicetuskan sejak 20 Desember 2005. kondom yang berada dalam Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kondom Polda Metro Jaya. yakni menganggap program ini justru memperbanyak remaja dalam melakukan hubungan seksual bebas karena sudah difasilitasi dengan ketersediaan kondom untuk mencegah kehamilan dini pada remaja sebab dari program ini tidak jelas untuk siapa penggunaan kondom tersebut. Kenyataan yang ada di Indonesia. kondom terbuat dari latex yang peka terhadap sinar matahari dari lampu. diselipkan di dompet atau dalam tas yang dapat mengurangi kualitas kondom.masyarakat luas dengan adanya ATM kondom. Kelompok kami memiliki pendapat terkait pendirian ATM kondom. Tetapi kondisi di lapangan. Umur pakai kondom hanya 5 tahun. Menurut Koran Tempo. b. Penyimpanan yang tidak berhati-hati dapat menyebabkan berjamur. .

5. bukan uang logam. yang bisa memakai ATM itu adalah peserta KB. 4. Penarikan ATM kondom saat itu sebenarnya karena sudah terjadi salah persepsi. lalu keluar kondom (laki-laki). Pelicin kondom hendaknya dari unsure air seperti gliserin/jeli yang tersedia di apotek. Orang mengira siapa saja bebas memasukkan uang ke ATM. Selain itu.3. keberadaannya hanya bertahan tak lebih dari enam bulan. adanya asuransi bagi siapapun yang menjalani aborsi. pelembab tangan yang dapat melemahkan kondom. AIDS. kebanyakan menggunakan pelicin baby oil. Mereka mendapat semacam koin dari BKBBN dan koin itulah yang dimasukkan ke ATM. Kenyataan yang ada di Indonesia. walaupun dibagikan kondom secara cumacuma ternyata pelanggannya tidak mau memakai dengan alasan praktis serta tidak nyaman. Berdasarkan hasil penelitian. ATM kondom tahun 2006 lalu sempat ada di tiga tempat. tidak dianjurkan yang mengandung unsur minyak. dan Kematian Karena HIV-AIDS di Indonesia 2005-2012 . Di lokasi pelacuran sendiri. Kondisi ini bebeda dengan di Amerika Serikat. seperti adanya hukum yang menyatakan barang siapa menularkan virus HIV/AIDS kepada orang lain akan dihukum dengan tuduhan pembunuhan tahap II (2nd degree munder). tutur Heri (Kompas. salah satunya di kantor BKKBN.com). angka kerusakan kondom di AS kurang dari 2% biasanya karena kesalahan penggunaan. krim dingin. Padahal. jelly petroleum. Namun. Jumlah Kasus HIV.

United States Kompas.2016 (Kemenkes RI.com/read/2008/12/19/11114159/ Kondom. http://regional.com. 21.A. hal. Mc. 28. Wulfram. 2008.23. Estimasi dan Proyeksi HIV/AIDS di Indonesia Tahun 20112016. Prianggoro. Laporan Kinerja Badan Narkotika Nasional Tahun 2015. 2013. 16. Daftar Pustaka BNN. et. Jakarta. BPS.kompas. . 11. 2013) Berdasarkan data di atas. Statistika Kriminal 2015.00 WIB. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2015. Pharmacotherapy Principles and Practice. hal. Jakarta. M. Kondom Perempuan Undang Pro-Kontra. 2015.Perempuan. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.al. program ini masih belum mampu untuk mencapai tujuannya. 2011. Graw Hill. 3rd edition.. 2013.Undang. Badan Pusat Statistika. Permasalahan Hukum dalam Pelaksanaan Program Pengurangan Dampak Buruk Narkotika (Harm Reduction) yang Dilaksanakan oleh Dinas . hal. Kemenkes RI. Chisholm-Burns.ProKontra diakses pada tanggal 25 September 2015 pukul 13.Estimasi dan Proyeksi Prevalensi HIV pada populasi Usia 15-49 Tahun di Indonesia Tahun 2011.. Seharusnya pemerintah lebih mempertimbangkan untuk melakukan edukasi secara komprehensif terhadap bahaya HIV dan penggunaan kondom kepada masyarakat dengan benar serta diikuti oleh sikap dan perilaku yang baik terkait organ reproduksi. Jakarta.

Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Yogyakarta.Kesehatan Yogyakarta. .