You are on page 1of 18

LAPORAN PENDAHULUAN

‘ TBC ‘
&
ASUHAN KEPERAWATAN
KELUARGA Bp. L
DI SRIBITAN RT 06

Disusun oleh :
Sasanti Styorini
20010320032

PENDIDIKAN PROFESI NERS
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2006

Diare persisten yang tidak sembuh dengan pengobatan diare. TBC merupakan penyebab kematian ke-3 di Indonesia dan bahayanya menyerang pada usia produktif (15 – 54 tahun). lebih dari 30 hari b. kuduk kaku. - TB maat : konjungtivitis fliktenularis. tuberkel koroid. Berat badan turun tanpa sebab yang jelas atau tidak naik dalam 1 bulan dengan penanganan gizi. malaria. muntah dan kesadaran menurun.LAPORAN PENDAHULUAN TBC DEFINISI TBC merupakan penyakit yang disebabkan infeksi kuman ‘Mycobacterium tuberculosis sistemik sehingga dapat mengenai hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. dll. TANDA DAN GEJALA Gejala umum/non spesifik tuberkulosis anak adalah : a. Batuk lama. . f. Gejala spesifik pada organ yang terkena : - TB kulit : skrofuloderma - TB tulang dan sendi : gibbus. c. Anoreksia dengan gagal tumbuh dan berat badan tidak naik secara adekuat (failure to thrive). Tuberkulosis pada anak masih merupakan problema yang kompleks terutama di negara yang sedang berkembang. pincang - TB otak dan saraf/meningitis : iritabel. e. atau infeksi saluran nafas akut). Pembesaran kelenjar limfe superfisialis yang tidak sakit dan biasanya multiple. dapat disetai keringat pada malam hari. Morbiditas tuberkulosis anak merupakan parameter daripada berhasil atau tidaknya pemberantasan TBC di suatu daerah atau negara. d. Demam lama dan berulang tanpa sebab yang jelas (bukan tifus.

namun memerlukan waktu cukup lama. atelektasis. Tes tuberkulin positif. konsolidasi. beberapa diantaranya dengan cara ELISA (enzyime linked immunoabserben assay) untuk mendeteksi antibody atau uji peroxidase – anti – peroxidase (PAP) untuk menentukan Ig G spesifik. dengan hasil positif bila terdapat indurasi diameter lebih dari 10 mm. Alergi disebabkan oleh keadaan infeksi berat. merupakan pemeriksaan sensitif dengan mendeteksi DNA spesifik yang dilakukan dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). meragukan bila 5-9 mm. paratrakeal. diameter indurasi 15 mm ke atas baru dinyatakan positif. diameter indurasi ≥ 5 mm harus dinilai positif. Pernah mendapat infeksi basil tuberkulosis yang tidak berkembang menjadi penyakit. pemberian immunosupreson. Menderita tuberkulosis yang masih aktif 3. Serodiagnosis.Penyakit TBC mudah menular pada anak. PEMERIKSAAN PENUNJANG Pembacaan hasil tuberkulin dilakukan setelah 48 – 72 jam. Pernah mendapatkan vaksinasi BCG 5. Teknik bromolekuler. mempunyai arti : 1. tetapi TBC pada anak tidak menular karena pada anak yang terserang bukan di paru-paru tapi di kelenjar. efusipieura. kavitas dan gambaran milier. dapat pula oleh gizi buruk. Uji serodiagnosis maupun biomolekular belum dapat membedakan TB aktif atau tidak. Uji tuberkulin bisa diulang setelah 1-2 minggu. 2. Bakteriologis. . Gambaran radiologis yang dicurigai TB adalah pembesaran kelenjar nilus. Adanya reaksi silang (“cross reaction”) karena infeksi mikobakterium atipik. Bila ada kasus TBC anak. morbili. Menderita TBC yang sudah sembuh 4. dan mediastinum. Pada anak yang telah mendapt BCG. sedangkan pada anak kontrak erat dengan penderita TBC aktif. maka harus dicari sumber penular di sekitarnya. bahan biakan kuman TB diambil dari bilasan lambung. varicella dan penyakit infeksi lain. penyakit keganasan (leukemia).

diturunkan perlahan (tapering off) sampai 2 – 6 minggu. otak. lien. dilanjutkan dengan INH dan RIF selama 4 – 10 bulan sesuai perkembangan klinis. ginjal. perikarditis. tulang. . Pada meningitis TB.PATOGENESIS Alueolus Inhalasi Basil TB Fagositosis oleh makrofag Destruksi basil TB Basil TB berkembang biak Destruksi makrofag Resolusi Klasifikasi Kompleks Ghon Pembentukan tuberkel Perkijuan Kel. TB milier. dll PENATALAKSANAAN Regimen dasar pengobatan TB adalah kombinasi INH dan RIF selama 6 bulan dengan PZA pada 2 bulan pertama. Limfe Penyebaran hematogen Pecah Lesi sekunder paru Lesi dihepar. dan efusi pleura diberikan kortikosteroid yaitu prednison 1-2 mg / kg BB / hr selama 2 minggu. Pada TB berat dan ekstrapulmonal biasanya pengobatan dimulai dengan kombinasi 4-5 obat selama 2 bulan (ditambah EMB dan streptomisin).

E 12 AK SMP lengkap - Sehat An. Imunisasi KB Sifat Kesehatan SMP - - Sehat Ny. Stat. L Umur L P 38 Hub dalam keluarga KK Pend.RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN KELUAGA BIODATA Nama KK : Bp. L Umur : 38 th Agama : Islam Pendidikan : SMP Pekerjaan : Swasta Penghasilan :- Suku/Banga : Jawa Alamat : Sribitan RT 06 SUSUNAN KELUARGA Nama Bp. L 3 AK - lengkap - PKTB GENOGRAM 3 th Keterangan : . S 32 Istri SMP - Susuk Sehat An.

dikarenakan kesibukan masingmasing anggota keluarga. Ibu S serta 2 orang anaknya yang dominan dalam mengambil keputusan adalah Bp. L mempunyai 2 orang anak yang saat ini anak pertamanya duduk di bangku SMP. 2. Tahap perkembangan saat ini : Keluarga Bp. Hubungan anggota keluarga cukup harmonis. L termasuk ke dalam tahap perkembangan keluarga dengan anak remaja. L yang mempunyai penghasilan adalah Bp. Dana dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga dan biaya sekolah anak-anaknya. Sumber . hanya asaja saat ini Anak L sedang menjalani pengobatan rutin untuk PKTB selama 6 bulan. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi Tahap perkembangan keluarga Bp. Namun keluarga biasa berkumpul dan mengobrol saat malam hari. L jarang ngumpul bersama. 3. L sudah terpenuhi semua. sehingga penghasilannya tak tetap. 3. Keluarga mengatakan tidak mempunyai tabungan / dana khusus untuk kesehatan. Oleh karena itu keluarga Bp. Penghasilan keluaga dan pemanfaatannya Di keluarga Bp. Aktivitas rekreasi keluarga Keluarnya Bp. RIWAYAT TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA 1. Riwayat keluarga inti Semua anak-anak Bp. L adalah keluarga inti yaitu Bp.: Laki-laki : Perempuan X --------- : Meninggal : Tinggal dalam satu rumah STATUS SOSIAL EKONOMI 1. L dalam keadaan sehat dan tidak ada penyakit keturunan. Tipe keluarga Tipe keluarga Bp. L. L sebagai KK nya. Keluarga Bp. L mendapatkan imunisasi lengkap. 2. L yang bekerja sebagai buruh.

6. STRUKTUR KELUARGA . Perumahan Luas rumah ± 500 m2. Pembuangan sampah Sampah biasanya dibuang di belakang rumah dan dibakar.pelayanan kesehatan yang biasa digunakan / dimanfaatkan keluarga adalah Puskesmas. Sumber air minum Menggunakan sumber air dari sumur dan mempunyai jamban sendiri. 3. 2. ruang tamu 1. dan ruang makan sekaligus dapur 1. mempunyai jendela. L bersifat permanen dan milik sendiri. ventilasi cukup. Peletakan/pengaturan perabot rumah kurang teratur. Mobilitas geografis keluarga Rumah Bp. Sistem pendukung keluarga Jumlah keluarga yang sehat 4 orang dan antar anggota saling mendukung dan berusaha merawat anggota keluarga yang sakit. Perkumpulan keluarga dengan masyarakat yaitu keluarga mengikuti kegiatan di RT 7. namun hubungan kekeluargaan cukup dekat. jarak antar rumah cukup berjauhan. 4. dan merupakan milik sendiri. tipe rumah permanen. Karakteristik tetangga dan komunitas Lingkungan fisik secara umum cukup bersih. 4. L tinggal menetap di rumah tersebut. Jumlah ruangan 6 yaitu kamar tidur 3. L bahwa selama ini tidak ada anggota keluarga yang menderita TBC maupun penyakit yang cukup gawat lainnya. LINGKUNGAN 1. sehingga keluarga Bp. pencahayaan cukup. 5. lantai semen. ruang keluarga 1. Riwayat keluarga sebelumnya Menurut keluarga Bp. atap genteng.

Fungsi afektif Keluarga Bp. 5. Fungsi perawatan kesehatan Keluarga tidak mampu mengenal masalah kesehatan yang dihadapi saat ini dan merawat anggota keluarga yang sakit. sehingga apabila ada anggota keluarga yang sakit langsung dibawa berobat ke puskesmas. setiap ada permasalahan dibicarakan bersama dan dimusyawarahkan bersama. L mempunyai 2 orang anak. Fungsi sosialisasi Komunikasi keluarga cukup bagus. L terbuka dan jujur. L menganggap bahwa sakit adalah sesuatu yang wajar terjadi dalam kehidupan. 4. 2. Fungsi reproduksi Bp. Struktur peran Dalam keluarga Bp. Pola komunikasi keluarga Pola komunikasi yang terjalin dalam keluarga Bp. setiap anggota keluarga melakukan peran masing-masing dan saling berinteraksi. Jarak kelahiran cukup jauh yaitu antara 9 th. 2. ibu S mengikuti program KB (susuk).1. mereka saling menyayangi dan menghormati satu sama lain dan berusaha untuk memberi dukungan. 3. L yang tidak tetap. Nilai dan norma keluarga Keluarga Bp. Fungsi ekonomi Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tergantung dari pendapatan Bp. FUNGSI KELUARGA 1. 3. STRESS DAN KOPING KELUARGA . 4. L cukup harmonis. L. L tidak ada peran yang terganggu dari masing-masing anggota keluarga. Struktur kekuatan keluarga Yang paling dominan dalam mengambil keputusan untuk saat ini adalah Bp.

An. Keluarga mampu menghadaip stressor yang ada. Fisik 1. Kep Kurangnya perawatan pada anggota keluarga yang sakit b/d KMK mengenal masalah kesehatan PKTB . 2. Data Fokus 1. Strategi koping yang digunakan Adaptif. Strategi adaptasi disfungsional Dx. tidak pucat  Kesadaran  BB  Ekstermitas : CM : 12 kg : Tidak terdapat luka 2. 3. DS : Keluarga mengatakan  Tidak tahu tentang penyakti PKTB  Tidakt ahu tentang gejala-gejala PKTB  Tidak tahu tentang perawatan dan pencegahan PKTB Masalah Kurangnya perawatan anggota keluarga yang sakit : PKTB Penyebab KMK mengenal masalah kesehatan : PKTB Dx. tidak pucat  TD : 120/80 mmHg  Mempunyai kebiasaan merokok ANALISA DATA No. L  KU : Baik. yaitu keluarga selalu bermusyawarah apabila ada permasalahan dan merawat anggota keluarga yang sakit dengan membawanya ke Puskesmas. Bp. S  KU : Baik. terbukti keluarga menerima kondisi tersebut. 4. Kemampuan keluarga berespon dengan stressor. Stressor jangka pendek/panjang Keluarga merasa stress (masalah) apabila peghasilan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.1.

L merokok  Kurang tahu tentang akibat merokok Resiko terjadinya gangguan kesehatan : pernafasan Do :  Saat pengkajian Bp. Kep KMK mengenal bahaya merokok Resiko terjadinya gangguan kesehatan : pernafasan b/d KMK mengenal masalah kesehatan : merokok Obat rutin : Rifampizin INH B12 BB : 12 kg DS : Keluarga mengatakan  Bp. memerlukan tindakan untuk segera diatasi 1 /2 x 2 - 1 - Kemung keluarga minimal (ekonomi. Data Fokus Do :   2. kinan masalah dapat - pengetahuan) 2 diubah /3 x 1 Potensial masalah untuk Sumber daya 2 /3 ½ - 1 /2 x 1 Dapat diusahakan menjadi lebih baik dicegah - Keluarga mengetahui - Menonjol nya masalah Total Score 3 1/6 .  TD : 120/90 mm/Hg PRIORITAS MASALAH Dx.No. S terlihat merokok.1 Kurangnya perawatan pada anggtao keluarga yang sakit b/d KMK mengenal masalah kesehatan : PKTB. Masalah Penyebab Dx. - Kriteria Sifat Perhitungan 3 /3 x 1 Score 1 - masalah Pembenaran Dalam keadaan sakit.

Keperawatan 1. Resiko terjadinya gangguan kesehatan : pernafasan b/d KMK mengenal masalah kesehatan : merokok. . Resiko terjadinya gangguan kesehatn : pernafasan. 2. Dx. Kurangnya perawatan pada anggota keluarga yang sakit: PKTB b/d KMK mengenal masalah kesehatan : PKTB. Kurangnya perawatn pada anggota keluarga yang sakit : PKTB.Dx.2 Resiko terjadinya gangguan kesehatan : pernafasan b/d KMK mengenal masalah kesehatan : merokok - Kriteria Sifat Perhitungan 2 /3 x 1 Score 2 /3 masalah tindakan supaya tidak terjadi 1 /2 x 2 - 1 Kemung resiko - kinan masalah dapat /3 x 1 2 /3 Potensial masalah untuk Sumber daya keluarga kurang (pengetahuan) 2 diubah - Pembenaran Memerlukan - 1 /2 x 1 1 /2 dicegah Dapat diusahakan menjadi lebih baik - Keluarga mengetahui - Menonjo lnya masalah Total Score 2 5/6 Urutan Prioritas Masalah 1. 2.

l : 3 gejala pokok Batu PKTB k berdahak selama 3 minggu atau lebih Berk eringat di malam hari tanpa ada aktivitas Nyer i dada dan sesak nafas  Menyebutkan  Keluarga  Gejala gejala tambahan mampu tambahan PKTB menyebutkan 2 dari Dem 3 gejala tambahan : am satu bln atau PKTB lebih Nafs Dx R.kesehatan anggota keluarga keperawatan. 1. TUJUAN KRITERIA EVALUASI UMUM KHUSUS KRITERIA STANDARD Kurangnya Setelah dilakukan Setelah 20 menit perawatan pada tindakan dilakukan pen.  Jelaskan pada keluarga tentang gejala tambahan PKTB .No. pengertian PKTB  Jelaskan pada keluarga tentang gejala pokok PKTB. menyebutkan 2 dari a. INTERVENSI  Jelaskan pada keluarga. keluarga dapat : yang sakit: PKTB diharapkan keluarga  Mengetahui  Keluarga  Penyakit b/d KMK mengenal dapat mengetahui tentang penyakit mampu PKTB adalah: masalah kesehatan : tentang penyakit PKTB menyebutkan penyakit yang PKTB PKTB pengertian PKTB disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberkulosis  Menyebutkan  Keluarga  Gejala kejala pokok PKTB mampu pokok PKTB.

u makan dan BB menurun Dah ak bercampur darah No. INTERVENSI  Jelaskan pada keluarga tentang perawatan PKTB  Jelaskan pada keluarga tentang cara pencegahan TBC / PKTB .l : Mak an-makanan bergizi Istir R. Dx TUJUAN UMUM KHUSUS  Mengetahui tentang perawatan PKTB  Mengetahui tentang pencegahan PKTB KRITERIA EVALUASI KRITERIA STANDARD  Keluarga  Keluarga mampu mengetahui menyebutkan : tentang perawatan Min PKTB um obat secara teratur Mak an makanan yang bergizi Istir ahat cukup Raji n kontrol Jang an berhenti minum obat tanpa perintah dokter  Keluarga mampu menyebutkan pencegahan PKTB  Pencegak an PKTB. a.

INTERVENSI KRITERIA STANDARD TUJUAN UMUM Setelah dilakukan tindakan keperawatan. keluarga dapat mengetahui tentang bahaya merokok KHUSUS Setelah 20 menit dilakukan pertemuan keluarga dapat :  Mengetahui tentang bahaya merokok  Keluarga mampu menyebutkan contoh penyakit yang ditimbulkan akibat merokok.  Contoh  Jelaskan penyakit akibat pada keluarga merokok : tentang bahaya Peny merokok akit jantung Kan ker Gan gguan pernafasan . Dx 2. Men utup mulut jika batuk Tida k meludah sembarangan Men jaga kebersihan lingkungan Vaks in TBC KRITERIA EVALUASI R.ahat cukup - Olah raga teratur - Hind ari rokok - Hind ari stress - No. Resiko terjadinya gangguan kesehatan b/d KMK mengenal masalah kesehatan : merokok.

 Perokok aktif adalah : orang yang mengkonsumsi rokok   Cara berhenti merokok : Berh enti seketika Penu ndaan Peng urangan  Jelaskan pada keluarga tentang pengertian perokok pasif dan aktif. Dx Mengetahui tentang perokok pasif dan perokok aktif  Mengetahui tentang cara untuk berhenti merokok  TUJUAN UMUM  KHUSUS Menentukan keputusan yang akan diambil Keluarga mampu menyebutkan pengertian perokok pasif dan perokok aktif Keluarga mengetahui tentang cara berhenti merokok Perokok pasif adalah orang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain.  Jelaskan cara berhenti merokok KRITERIA EVALUASI R. dll   No. INTERVENSI KRITERIA STANDARD  Keluarga  Ungkapan  Motivasi mampu menentukan keluarga tentang keluarga untuk keputusan tindakan keputusan mengambil yang akan diambil tindakan yang keputusan yang .- Hipe rtensi - Stro ke.

No. Keluarga mampu menyebutkan gejala-gejala .Keluarga mampu menyebutkan pengertian PKTB dengan motivasi. Kurangnya perawatan pada anggota keluarga yang sakit PKTB b/d KMK mengenal Tujuan Khusus  Setelah 20 menit dilakukan pen. keluarga dapat : Mengetah ui tentang penyakit Tanggal Implementasi Menjelaskan pada keluarga tentang pengertian penyakit: PKTB Menjelaskan pada keluarga tentang gejala pokok akan dilakukan Evaluasi S : .kes.akan diambil. Dx 1.

Mampu menyebutkan perbedaan perokok aktif dan .Perawatan PKTB .Pencegahan PKTB secara variabel A : Tujuan khusus tercapai belum optimal P : Motivasi keluarga untuk melakukan perawatan pada anggota keluarga yang sakit No. keluarga dapat Mengetah ui tentang bahaya Tanggal Implementasi Menjelaskan kepada keluarga tentang bahaya merokok Menjelaskan pada keluarga tentang perbedaan perokok pasif dan aktif Evaluasi S : Klien mengatakan : .Gejala PKTB .Pengertian PKTB . Resiko terjadinya gangguan kesehatan b/d KMK mengenal masalah kesehatan : merokok Tujuan Khusus Setelah dilakukan tindakan keperawatan. Keluarga mampu menyebutkan tentang pencegahan PKTB O : Keluarga mampu menyebutkan : .Tahu tentang bahaya merokok . Dx 2.masalah kesehatan : PKTB PKTB PKTB - Menyebut kan gejala pokok : PKTB Menyebut kan gejala tambahan : PKTB Mengetah ui tentang perawatan PKTB Mengetah ui tentang pencegahan PKTB - Menjelaskan pada keluarga tentang gejala tambahan : PKTB Menjelaskan pada keluarga tentang perawatan PKTB Menjelaskan pada keluarga tentang cara pencegahan PKTB PKTB - Keluarga mampu menyebutkan tentang perawatan PKTB dengan motivasi.

.Tahu tentang cara berhenti merokok O: Keluarga menyebutkan pengertian perokok aktif dan pasif secara verbal A : Tujuan khusus tercapai belum optimal P : Motivasi keluarga untuk membantu klien.merokok - Mengetah ui tentang perbedaan perokok pasif dan aktif Mengetah ui tentang cara untuk berhenti merokok. Menentuk an keputusan yang akan diambil - Menjelaskan pada keluarga tentang cara berhenti merokok. berhenti merokok. Memotivasi keluarga untuk mengambil keputusan yang akan dilakukan pasif .