You are on page 1of 11

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN
KLIEN INTOKSIKASI INSEKTISIDA
DAN TENTAMEN SUICIDE
INSTALASI RAWAT DARURAT RSUP SANGLAH
DENPASAR BALI

Disusun Oleh
SUWARSO
NIM : P 27220010 188

POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2011

5. keluarga klien mengatakan bahwa tiadak ada dari seluruh anggota keluarga yang pernah melakukan bunuh diri atau mencoba bunuh diri. klien muntah-muntah yang dari muntahannya berbau baygon. 3. Riwayat Penyakit Dahulu Sekitar 5 bulan yang lalu klien pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan minim bodrex dan sprite.ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN TENTAMEN SUICIDE DENGAN INTOKSIKASI INSEKTISIDA INSTALASI RAWAT DARURAT RSUP SANGLAH DENPASAR BALI 1. 45 WITA No RM : 01 46 08 25 DX Medis : Intoksikasi Insektisida dan Tetamen Suicide Keluahan Utama Keluahan Saat datang kerumah sakit mengelu badan lemas dan muntah-muntah.30 WITA. kemudian klien dibawa ke IRG RSUP Sanglah jam 14. K Umur : 19 Tahun Jenis Kelamin : Perempuan Pekerjaan : Pegawai Swasta Alamat : Jalan Taman Sekar Padansari. dan klien bisa diselamatkan di RSUP Sanglah. Denpasar Bali Tanggal MRS : 30 april 2011 Jam 13. Biodata : Nama : Nn. Riwayat Penyakit Sekarang Klien datang ke RS dianter temennya. dan klien ditemukan tergeletak didekatnya ada baygon. Riwayat Penyakit Keluarga Setelah dari salah satu keluarga Klien datang. 2. . menurut penuturan temennya klien habis bertengkar dengan pacarnya. 4.

e. 2) Suara napas normal. L ( Last Meal ) Klien terakhir makan bakso bersama pacarnya. c. Exsposure Tidak terdapat luka dan oedema diseluruh tubuh. Desability Kesadaran Composmentis. A ( Alergi ) Klien tidak punya riwayat alergi apapun b.6. f. Breathing Suara napas vesikuler. bicara dapat dipahami. Nadi 84x/menit. Airway 1) Look Tidak ditemukan adanya sumbatan jalan nafas. M ( Medication ) Klien tidak sedang menjalani pengobatan apapun. penilaian GCS (E 4. tapi klien sering main di kost temannya. tarikan diding dada simetris. capirelirefil < 2 detit. P ( Past illness ) Klien tidak memiliki riwayat penyakit yang berat. RR 20x/menit. Primery Survey a. M 6 ) e. Five Intervention 1) EKG tidak dilakukan 2) Pasang NGT untuk melakukan kumbah lambung 3) Mengambil sample darah untuk pemeriksaan lab 7. V 5. c. Secondery Survey a. E ( Enviroment ) Klien sehari-hari tinggal dengan orang tuanya. . d. d. saat mau bicara pembicaraan masih jelas dan mudah dipahami. 3) Feel Adanya hembusan nafas b. tidak terdengan whesing dan suwara napas tambahan yang lain. Circulation Tensi 120/80 mm hg. klien sulit diajak bicara.

2) Palpasi : Taktil fremitus kanan/kiri simetris. c. GCS E4. 2) Auskultasi : Peristaltik usus 5x/menit 3) Palpasi : Tidak ada nnyeri tekan. d. Leher : Tidak ada peningkatan JVP. Isocor. f. . tidak miosis. Seklera tidak ikterik. TTV : TD : 120/80 mm hg. i. Tidak ada serumen. S : 36. tidak teraba iktus kordis. 4) Perkusi : Tympani. Hidung : Simetris. 3) Perkusi : Sonor 4) Auskultasi : Vesikuler +/+ j. hitam. V5. Dada : 1) Inspeksi : Pergerakan dada simetris. Pemeriksaan Fisik.8. g. Ekstrimitas : Tidak ada kelainan bentuk/ pergerakan. tidak ada masa. M6. a. Keadaan Umum : Sedang b. Telinga : Simetris. Nadi : 84x/menit. tidak sedang terkena influenza. e.2 ºC. Reflek pupil +/+. ikal. h. distribusi rambut merata. tidak ada lezi. Abdument : 1) Inspeksi : Tidak ada acites. RR 20x/menit. Kesadaran : Compos Mentis. Kepala : Tidak tampak adanya kelianan. Mata : Conjungtiva tidak anemis. RR : 20x/menit. k.

86 : 27.8 INR : 1. KCL 25 mg B Asuhan Keperawatan .9 % 20 tts/menit d. Laboratorium DARAH LENGKAP Wbc : 31.3 (83.9 PT : 12.2%) Na : 137 Cret : 0.0 ( 0.58 Ba : 0. Konsul Psikiater c.8 (11.6%) p02 : 96 Bun : 10.9.52 Mo : 1. AGD : 7.9 GDS : 181 Rbc : 5. MGSO4 30 mg f.4 : 449 Therapy Kolaburasi : a.9 Plt 10.35 juta Hc03 : 19.6%) Ne Sgot KIMIA : 20. Pasng NGT Kumbah lambung e. 9 Ph Ly : 3.7 APTT : 32. Norit 10 tablet g. Konsul Internis b.8 Mcv : 81.4 ( 4.17 pC02 : 32 Sgpt : 17.9 Faal Koagulasi : Hb : 14.1%) K : 2.2 Mch : 27.9 Tc02 : 20. IVFD NaCl 0.

cairan.d koping individu yang tidak efektif. klien secara berlebihan kekurangan munttah-muntah.d muntah.2 ºC DS : Keluarga klien Koping mengataakan evektif individu tidak Resiko tinggi diri bahwa klien sering ngambek.Bada lemas .R : 20 x/m. Diagnosa Keperawatan . bunuh . volume DO : . DO : - Klien kurang kooperatif - Kontak mata kurang.muntah. . 2.Resiko tingi kekurangan volumecairan b.Resiko tinggi bunuh diri berulang b.T : 120/80 mm hg .Ku : sedang . Analisa Data Data Kemungkinan Penyebab Masalah Hilangnya cairan tubuh Resiko tinggi DS : Teman Klien mengatakan. defensif. N : 84x/m . dan gampang putus asa.1. nekat.Berkeringat .Suhu : 36.

2 ºC . S : 36.Turgor kulit normol - RASIONAL. Hipotensi. Pantau tanda-tanda vital 4. Untuk memperbaiki KU dan mencegah dehidrasi 6. Kolaburasi pemasangan NGT untuk cuci lambung 5. palpasi 2.Tanda-tanda vital dalam batas normal T 120/80 mmhg. Monotor intek output cairan – 3 jam. Catat pengeluaran cairan saat 3. Terjadinya penurunan cardiacoutput denyut periver 3. peningkatan Selama dalam perawatn di IRD pernapasan tanda-tanda kekurangan klien belum BAK cairan 5. K Umur : 19 Tahun NO 1 DX KEP TUJUAN 1 Setelah dilakukan perawatan selama 2 No : 01 46 08 25 INTERVENSI 1. N : 84x/m. Monitor suhu tubuh. Untuk memonitor cairan yang keluar mutah 4. R : 20x/m. kolabursi dengan dokter pemberian cairan IV line 6. .RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN Nama : Nn. Mencegah perluasan absorsi toksik baybon. tidak terjadi kekurangan cairan dengan kriteria : . Untuk mengetahui dan memantau terjadinya kekurangan volume cairan 2. tachicardi.ISASI 1.

Pantau pengobatan dan cara minum obat. cairan dengan kriteria : memindah. tidak terjadi kekurangan No : 01 46 08 25 INTERVENSI 1. petugas - Koping efektif dengan ada keterlibatan keluarga 3. IMPLEMENTASI . 5. menyimpan benda- - Klien mampu mengungkapkan benda yang membahayakan bagi perasaannya dengan keluarga dan klien. Anjurkan keluarga untuk bunuh diri berulang. Anjurkan pada keluarga untuk memantau prilaku klien 4.ISASI Untuk menghindari terjadinya prilaku 2. Anjurkan pada keluarga untuk selalu memberikan kegiatan yang positif.RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN Nama : Nn. K Umur : 19 Tahun NO 2 DX KEP TUJUAN 2 Setelah dilakukan perawatan selama 2 – 3 jam. Observasi prilaku Klien RASIONAL.

10 WITA 2. 14.9% Jam . K Umur : 19 Tahun No : 01 46 08 25 Tanggal / Jam 30 april 2011 Tindakan Keperawatan 1. Paraf . 45 WITA g. 3.9 % 20 tetes/menit Jam. 13. Melakukan pemeriksaaan vital signa Jam. Evaluasi TTV 1. 45 WITA 2. Anjurkan pada keluarga untuk memantau prilaku klien 4.50 WITA e.10 WITA b.14.00 WITA Jam. Jam . Observasi prilaku Klien Jam . menyimpan benda-benda yang membahayakan bagi klien. Memasang infus NaCl 0.Nama : Nn. Atur posisi klien senyaman mumngkin Jam. Anjurkan pada keluarga untuk selalu memberikan kegiatan yang positif. Memberikan O2 Jam. 14. 13. 14. Melakukan pemasangan NGT d.15.00 WITA 3.25 WITA c. Kolaburasi dengan dokter : a. Melakukan kumbah lambung Jam .15. Memasukan Norit 10 tablet dan MGSO4 30 mg melalui NGT f. Pantau pengobatan dan cara minum obat.10 WITA 5. Drip KCL 25 mg melalui IV line NaCl 0.15. Anjurkan keluarga untuk memindah.

15.10 WITA Evaluasi S : Klien mengataklan mual berkurang O : T : 120/80 mmhg. R : 20x/m.30 WITA S : Klien mulai kooperatif O : Klien tampak tengan ada keluarga yang mendampingi T : 120/80 mmhg. S : 36.2 ºC A : Masalah teratasi sebagian P : Kirim klien keruang perawatan.15.2 ºC NGT terpasang Lambung terkumbah dengan bersih Obat-oabatan masuk KU Klien Menbaik A : Masalah teratasi sebagian P : Intervensi dilanjutkan 30 april 2011 Jam.EVALUASI Tanggal / Jam 30 april 2011 Jam . N : 80x/m. S : 36. N : 80x/m. R : 20x/m. .