You are on page 1of 20

1.

Manajemen Kesiswaan
a. Perencanaan
Penerimaan peserta didik baru SMP Negeri 1 Bojong dilaksanakan setiap
awal tahun pelajaran baru. Penerimaan tersebut dilakukan melalui 2 jalur yaitu
jalur prestasi dan jalur reguler. Penerimaan peserta didik baru untuk jalur prestasi
dengan kuota 20% sedangkan jalur reguler 80%. Untuk jalur reguler, diseleksi
berdasarkan nilai UN. SMP Negeri 1 Bojong tidak menetapkan nilai UN minimal,
karena seleksi dilakukan berdasarkan jurnal nilai atau passing grade dengan
memenuhi kuota yang disediakan. Dengan demikian, maka calon peserta didik
baru setiap hari harus melihat jurnal nilai yang tertinggi dan terendah. Untuk
tahun pelajaran 2013/2014 SMP Negeri 1 Bojong memberi kuota sebanyak 288
siswa.
Bagi pendaftar yang telah diterima langsung mendapat pengarahan oleh
petugas/panitia. Pengarahan dilaksanakan diruang kelas, adapu pengarahan
tersebut mengumumkan tentang daftar ulang. Bagi para pendaftar yangtelah
dinyatakan diterima harus daftar ulang. Apabila tidak melakukan daftar ulang,
maka dinyatakan gugur/tidak diterima. Bagi siswa baru yang sudah diterima di
SMP N 1 Bojong maka sekolah akan memeberikan kartu anggota OSIS atau yang
sering disebut dengan kartu pelajar. Selain itu juga ada kartu anggota
perpustakaan sekolah yang digunakan untuk peminjaman buku perpustakaan
sekolah.
b. Pembinaan
Pembinaan siswa dilakukan apabila terdapat siswa yang bermasalah.
Pembinaan tersebut dilakukan dari pihak kesiswaan yang bekerjasama dengan
guru BK. Pihak kesiswaan bersama dengan BK memantau perkembangan peserta
didik dengan menggunakan referensi atau acuan yaitu Tata Tertib Sekolah. Dalam
tata tertib tersebut telah dijelaskan secara rinci jenis pelanggaran, skor, dan
konsekuensinya jika melakukan pelanggaran tersebut. Apabila terdapat peserta
didik yang melanggar tata tertib tersebut tahp awal peserta didik tersebut akan
diperingatkan, selanjutnya apabila masih tetap melakukan pelanggaran peserta
didik akan mendapatkan teguran, kemudian apabila skor yang diperoleh sudah
banyak maka dari pihak sekolah akan memanggil orang tua siswa ataupun
melakukan kunjungan/home visit ke rumah siswa yang bersangkutan. Apabila

siswa tersebut telah melampaui skor maksimal maka siswa tersebut akan di
kembalikan keepada orang tuanya atau dikeluarkan.
c. Evaluasi
Evaluasi pembelajaran dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh tingakat
keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Untuk mengetahui tingkat
keberhasilan tersebut maka dilakukan ulangan harian, ulangan tengah semester
dan ujian akhir sekolah. Apabila dalam tes tersebut nilai siswa belum memenuhi
KKM maka siswa tersebut harus mengikuti remedial.
d. Mutasi
Mutasi atau perpindahan siswa ada 2, yaitu :
1. Mutasi eksternal yaitu pindah sekolah, hal ini terjadi biasanya dikarenakan
harus ikut orang tua karena tugas dari dinas. Ataupun siswa tersebut
dikeluarkan karena telah melakukan pelanggaran dengan melampaui skore
maksimal, maka siswa tersebut harus dikeluarkan atau pindah ke sekolah lain.
2. Mutasi Internal yaitu kenaikan kelas, Siswa dinyatakan naik kelas setingkat
lebih tinggi apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dan memiliki nilai lengkap

pada semester 1 dan semester 2 pada tingkatan kelas yang diikuti.
b. Nilai Rapor semester 2:
 Nilai dibawah KKM maksimal 4 (empat) mata pelajaran.
 Tidak memiliki nilai kurang dari atau sama dengan 50.
c. Ketidak hadiran tanpa keterangan (alpa) dalam satu tahun pelajarn

maksimal 10%
d. Tidak terlibat pelanggaran tata tertib sekolah kategori berat, narkoba,

minuman keras dan tindak criminal (didalam atau diluar lingkungan
sekolah.
Adapun Program Kerja kesiswaan SMP Negeri 1 Bojong adalah sebagai
berikut :
NO

KEGIATAN

1 Hari Pandu Dunia
Hari koperasi
Upacara Hari Senin
OPDB

WAKTU
Juli

2 Pesantren kilat. buka puasa bersama Agustus Latihan Paskibraka Hari Pramuka HUT RI HUT Kabupaten Pekalongan Halal Bi halal 3 Ekstrakurikuler September-Juni Penerimaan penggalang baru Lomba dalam rangka peringatan HUT RI dan HUT Kabupaten Pekalongan Jum'at bersih jambore/LT LDK Jalan sehat Hari PMI Pemilihan Ketua OSIS 4 Hari Kesaktian Pancasila Oktober Hari ABRI Persiapan Study tour Hari Raya Idul Adha Latihan Kurban Hari Sumpah Pemuda 5 Hari Pahlawan Nopember Tahun baru Hijriyah 1434 H Perkemahan anti narkoba di Linggoasri Santunan anak yatim Jum'at bersih Hari Pahlawan Hari PGRI 6 Hari AIDS Jum'at bersih peringkat siswa Desember .

Classmeeting Jalan sehat Hari Natal HUT SMP 1 Bojong 7 Tahun Baru Januari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Jalan sehat jum'at bersih 8 Istighosah Februari jum'at bersih POPDA Seni MAPSI Jalan sehat 9 Isthogosah Maret Jalan sehat POPDA Jum'at bersih 10 Isthighosah April jum'at bersih Jalan Sehat Hari Kartini 11 Hari Pendidikan Nasional Mei Jalan sehat OSN Jum'at bersih Hari Kebangkitan Nasional 12 Hari lahirnya Pancasila jum'at bersih Classmeeting semester genap Peringkat siswa semester genap Juni .

yaitu pada bulan Desember yang diwujudkan dengan DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan). Berdasarkan Peraturan Bupati no. prakarsa dan kepemimpinan. demi kelancaran belajar mengajar yang ada di sekolah. Maka apabila terjadi kekurangan tenaga kependidikan maka pemenuhan tersebut akan dilakukan dengan cara meminjam tenaga kepandidikan dari sekolah lain. Untuk tenaga kependidikan yang berprestasi biasanya akan mendapat sebuah apresiasi berupa uang tunjangan atau penghargaan dari pihak sekolah. 710. 11 tahun 2005 bahwa tidak diperbolehkan melakukan pengangkatan pegawai secara mandiri. Dalam daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan unsur-unsur yang dinilai adalah kesetiaan. diklat. keuangan di sekolah mendpatkan pengawasn dari dinas dan propinsi. seminar dan sebagainya. Untuk meningkatkan prestasi tenaga kependidikan di SMP Negeri 1 Bojong diadakan pembinaan pengembangan karir yaitu dengan cara diikutkan pelatihanpelatihan seperti pelatihan IT. workshop. tanggung jawab. tiap siswa mendapatkan uang sebesar Rp.000. Adapun penilaian kinerja tenaga kependidikan dilakukan setiap setahun sekali. prestasi kerja. belanja.. Manajemen Anggaran atau Biaya Biaya dalam pendidikan di sekolah merupakan suatu kewajiban yang harus dibayar peserta didik atau siswa. Perencanaan keuangan sekolah digunaka untuk beberapa keperluan sekolah.tiap tahun. BOS ini dikirim dari Pemerintah ke Kabupaten dan kemudian ke sekolah. Manajemen Personal Pengadaan personalia atau tenaga kependidikan SMP Negeri 1 Bojong dilakukan pada saat perekrutan CPNS. kerjasama. Namun anggaran di SMP Negeri 1 Bojong semuanya diperoleh dari Pemerintah yaitu berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dari siswa. kejujuran. 3. kebutuhan barang dan jasa. Dalam pelaksanaanya. Biasanya pengawasan ini dilakukan oleh tim monitoring yang datang langsung ke sekolah tiap .Jalan Sehat 13 Hari koperasi Juli Penerimaan Raport Libur Semester genap 2. untuk operasional sekolah. ketaatan.

Rincian Tugas Pokok Humas 2. Penjelasan kebijakan sekolah. c. Memberikan pengertian masyarakat sekitar sekolah tentang fungsi sekolah. Menimbulkan cinta lingkungan bagi guru dan siswa. Pemeliharaan hubungan yang baik antara sekolah dengan komite sekolah. d. Menyusun rencana kerja komite sekolah. Hubungan sekolah dengan orang tua : a. b. Sedangakan untuk laporan pertanggung jawabannya pihak sekolah bertanggung jawab kepada Pemerintah dengan mengirim Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) tiap bulan sekali. Melaksanakan pengabdian masyarakat. Menjalin kerjasama dengan instansi lainnya. c. pendapat masyarakat untuk kemajuan sekolah. 4. 5. 4. Penjelasan tanggung jawab pendidikan orang tua peserta didik. b. baik instansi pemerintan maupun swasta. e. b. Menampung saran. Hubungan sekolah dengan masyarakat : a. Hubungan sekolah dengan komite sekolah : a. d. Hubungan sekolah dengan instasi lainnya : a. Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat SMP N 1 Bojong dilaksanakan olehseksi humas. pendapat komite sekolah untuk sekolah. 3. Meningkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa. Memberikan pengertian tentang tugas komite sekolah dan seluruh orang tua peserta didik. . Adapun pelaksanaannya adalah sebagai berikut: A. Mengkoordinasikan kepentingan-kepentingan sekolah dengan pihak lainnya. Memberikan pengertian komite sekolah tentang tanggung jawabnya. c. Menampung saran. b.semester.

Pada bidang sosial Partisipasi SMP Negeri 1 Bojong dengan masyarakat sekitarnya . Dinas terkait. Rapat koordinasi pengurus komite dengan TIM RKAS dalam . 2. Pada bidang srana pendidikan Gedung atau bangunan sekolah termasuk ruang belajar. 3. B. PROGRAM KHUSUS 1. karya ilmiah jumlah dan tingkat kesarjanaan pendidikannya. 3. Melaksanakan koordinasi dengan instasi pemerintah. Ikut menyukseskan program-program pemerintah. 2. 2. sanitasi dan sebagainya akan menambah kesan masyarakat sekitar akan kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar sebagai anggota masyarakat yang senantiasa sadar lingkungan demi baktinya terhadap pemmbangunan masyarakat. PROGRAM UMUM 1.c. A. Koordinasi dengan organisasi sosial/PMI/PUSKESMAS dan organisasi kemasyarakatan. sarana dan prasaran akademik termasuk laboratorium dan perpustakaan serta teknologi yang mndukung PBM. penelitian. Uraian Tugas Bidang Hubungan Msayarakat SMP Negeri 1 Bojong Tahun Pelajaran 2013/2014 NO JENIS KEGIATAN . seperti kerja bakti. ruang praktikum. Bentuk Operasional Humas SMP Negari 1 Bojong 1. kantor dan sebagainya beserta perabot atau meubeler yang memadai akan memiliki daya tarik tersendiri bagi popularitas sekolah. Menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan atau lain yang relevan. perayaan-perayaan hari besar nasional atau keagamaan. termasuk ukuran prestasi dan prestise-nya. Mengagendakan kegiatan rapat sekolah awal tahun pelajaran 2013/2014 . B. Pada bidang sarana akademik Tingi rendahnya prestasi lulusan (kualitas maupun kuantitas). C.

6. Mengadakan kerjasama dengan guru BK dalam kunjungan rumah/mome visit oada peserta didik yang bermasalah. pembina OSIS dalm hal kegiatan pengiriman kontingan lomba. 4. 7. TAS dalam manentukan PIKET libur puasa dan hari raya. partisipasi kegiatan luar sekolah. 2. Prinsip dasar manajemen kurikulum ini adalah berusaha agar proses pembelajaran . Manajemen Kurikulum Manajemen kurikulum merupakan subtansi manajemen yang utama di sekolah. 3. 6. Mewakili sekolah dalam menyatakan belasungkawa pada keluarga atau orang tua siswa yang meninggal. 7. Mengadakan kerjasama dengan guru agama dalam meningkatkan imtaq. C. 3. Berkoordinasi dengan urusan kurikulum dan TU serta wakil kepala sekolah dalam menjelaskan program dan kebijakan pimpinan pada rekan guru dan masyarakat. dan instansi lain. Mewakili kepala sekolah dalam rapat dinas luar sekolah pad jajaran Dinas Pendidikan jika diperlukan. Memfasilitasi sarana rapat koordinasi dengan tokoh masyarakat disekitar sekolah. 4.mengesahkan RKAS. bersama pembina OSIS. atau keluarga guru dan TAS SMP N 1 Bojong. Berkoordinasai dengan kesiswaan. Menngkoordinir kegiatan sekolah yang berhubungan denngan alumni. PROGRAM KOORDINATIF 1. Berkoordinasi dengan wakasek kesiswaan dalam pelaksanaan upacara bendera dalam memperingati hari besar nasional. 5. Mengkoordinasikan dengan kurikulum dan Kaur. 5. 5. Mengadakan koordinasi dengan orang tua/wali murid tentang surat keterangan tidak mampu (miskin). Pengawasan dan pelaporan kegiatan HUMAS semester dan tahunan.

dengan jumlah rombel yang besar sementara ruang laboratorium yang tersedia hanya ada satu ruangan. seperti TV dan DVD player. serta sarana laboratorium yang masih kurang memadai. Adapun layanan khusus yang dimiliki SMP Negeri 1 Bojong diantaranya yaitu : a. dengan tolok ukur pencapaian tujuan oleh siswa dan mendorong guru untuk menyusun dan terus menerus menyempurnakan strategi pembelajarannya. UKS di SMP Negeri 1 Bojong terdiri dari 2 kamar tidur. Terdapat ketentuan beban mengajar wajib bagi guru SMP Negeri 1 Bojong. media pembelajaran yang terbatas. Layanan Kesehatan (UKS) Unit kesehatan Sekolah digunakan untuk melayani dan menampung sementara bagi siswa-siswi yang mengalami gangguan kesehatan. 6.00 WIB. kesehatan. Ada persyratan bagi siswa-siswi yang ingin meminjam buku-buku di perpustakaan.00-12. Dalam pelaksanan kegiatan pembelajaran terdapat struktur program pengajaran untuk pembagian tugas guru. Untuk guru yang sudah PNS wajib bertugas 24 jam. Adapun kurikulum yang digunakan di SMP Negeri 1 Bojong yaitu kurikulum 2006 atau KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).dapat berjalan dengan baik. Selain digunakan untuk kegiatan membaca. Penyusunan tersebut dilakukan dengan mengembangkan silabus dan RPP yang di revisi setiap tahunnya. dan keamanan sekolah. Pada pelaksanaannya perangkat pembelajaran disusun sendiri oleh tiap guru mata pelajaran yang tergabung dalam Tim MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) se-kabupaten. dan terdapat obat-obatan. Adapun kendala dalam implementasi kurikulum di SMP Negeri 1 Bojong diantaranya yaitu peralatan yang terbatas. . Perpustakaan sekolah buka mulai pukul 07. yaitu harus mempunyai kartu perpustakaan sekolah. Manajemen Layanan Khusus Manajemen layanan khusus meliputi manajemen perpustakaan. b. Layanan Perpustakaan Di SMP Negeri 1 Bojong mempunyai perpustakaan yang menyediakan buku-buku pelajaran serta sebagian media yang digunakan untuk proses belajar mengajar. perpustakaan juga digunakan untuk mengerjakan tugas dan proses belajar mengajar yang memerlukan media tertentu. seperti TV dan DVD player. Manajemen komponen-komponen tersebut merupakan bagian penting dari MBS yang efektif dan efisien.

Layanan Bimbingan dan Konseling Di SMP Negeri 1 Bojong terdapat tenaga bimbingan dan konseling yang tugasnya membantu memecahkan masalah yang dihadapi siswa. mengembangkan dan memberikan arahan kepada siswa mengenai bakat minat yang dimiliki.c. Layanan Kantin dan Koperasi Di SMP Negeri 1 Bojong juga terdapat Kantin dan koperasi sekolah yang memadai yang dapat menunjang kebutuhan peserta Didik. e. kenyamanan dan kebersihan sekolah. Layanan Keamanan Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan sekolah SMP Negari 1 Bojongnmempunyai satu pos satpam yang terletak di pintu gerbang utama. . melatih mental siswa-siswi agar menjadi pribadi yang baik. d. Selain itu ada juga penjaga sekolah yang tugasnya menjaga keamanan.

Simpulan Dari semua hasil observasi mengenai Manajemen Sekolah di SMP Negari 1 Bojong. Manajemen sekolah di SMP Negeri 1 Bojong sangat penting dalam rangka kegiatan organisasi sekolah karena di situ lebih ditekankan bagaimana cara dapat mempengaruhi . Dari hasil tersebut terbukti bahwa manajemen sekolah sangat penting dalam suatu lembaga pendidikan terutama pengaruhnya terhadap hasil (output). Pentingnya manajemen sekolah adalah membantu memperlancar pencapaian tujuan sekolah agar tercapai secara efektif dan efisien. Dalam hal ini kendali dipegang oleh seorang manajer. Manajemen sangat penting diperhatikan bagi sekolah. B. Dengan manajemen sekolah yang baik tercerminlah mutu dan kualitas sekolah tersebut.BAB IV PENUTUP A. dapat disimpulkan bahwa sebagian besar manajemen sudah berjalan dengan baik. Saran . Kepemimpinan yang efektif dalam manajemen sekolah sangat dibutuhkan untuk memberdayakan segala sumber daya manusia. dalam hal ini SMP Negeri 1 Bojong yang menjadikannya dapat diperhitungkan untuk bersaing dengan sekolah. Kepala sekolah sebagai manajer hendaknya dapat menerapkan pola kepemimpinan yang efektif. dana. serta fasilitas yang ada. mengajak orang lain serta mengatur hubungan dengan orang lain agar bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Managemen Kurikulum Kurikulum yang digunakan oleh SMP N 1 Ambarawa yaitu KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan) sesuai dengan peraturan pemerintah. Secara umum pelaksanaan kurikulum ini hampir sama dengan sekolah-sekolah yang lain. Gambaran Umum Sekolah SMP N 1 Ambarawa terletak di jalan Baran no 42 kab. Diharapkan kepada semua guru. 3. merupakan sekolah yang sudah di tetapkan olen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai sekolah berbasis standar nasional (SSN). Semarang. Sekolah tersebut sangat bermasyarakat dengan lingkungan sekitar sehingga hubungan sekolah dengan masyarakat berjalan secara efektif dan efisien. dan bahasa Inggris. Pengaruh kurikulum yang diterapkan terhadap perkembangan peserta didik dan sekolah adalah kualitas dari peserta didik lebih meningkat baik dalam mengikuti lomba-lomba . Karena berdasar kurikulum KTSP maka kurikulum yang berlaku adalah kurikulum SMP N 1 Ambarawa. matematika. staff TU dan Karyawan SMP Negeri 1 Bojong dapat meningkatkan kinerjanya dalam proses manajemen sekolah sehingga mampu menjadikan SMP Negeri 1 Bojong sebagai sekolah yang efektif dan efisien. Selain itu.1. Letak geografis SMP 1 Ambarawa terletak pada daerah yang strategis yang mudah di jangkau oleh masyarakat sekitar yaitu pada daerah kawasan pariwisata jadi secara tidak langsung sekolah ini mudah dikenal oleh masyarakat disekitar kota ambarawa maupun kota besar yang ada dikabupaten semarang. 2.SMP ini memiliki 21 ruang kelas yang terdiri dari 678 siswa serta memiliki 39 guru yang memiliki intelegent cukup tinggi. Kepala SMP Negeri 1 Bojong diharapkan dapat berkoordinasi dengan wakil serta pelaksana lain agar manajemen sekolah dapat berjalan dengan baik. Manajemen Komponen Sekolah 1. hanya saja ada beberapa jam pelajaran yang diisi dengan muatan lokal yang dikemangkan oleh sekolah. BAB PEMBAHASAN HASIL OBSERVASI A. SMP N 1 Ambarawa berencana akan menjadikan sekolahnya berbasis RSBI. Seperti muatan lokal provinsi yang berupa pelajaran bahasa Jawa. muatan lokal sekolah berupa pendidikan teknik elektro untuk kelas VIII dan IX dan tata busana untuk kelas VII. langkah yang sudah di buat yaitu dengan membentuk 2 kelas billingual. B. Segala hambatan yang muncul harus dapat disikapi secara cermat oleh manajer sekolah. sekolah juga mengambil kebijakan untuk menambah jam pelajaran seperti IPA.

Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMP N 1 Ambarawa ada delapan. . berbudi luhur. setelah itu dicocokkan dengan jumlah kuota yang disediakan sekolah. dan ekstrakurikurer yang berjalan beriringan untuk menciptakan lulusan yang berkualitas.bahasa Inggris. Yang termasuk ekstrakurikuler wajib adalah Pramuka dan Baca Tulis Al-Quran (BTA). tari. sehingga lulusan dari SMP N 1 Ambarawa memiliki keterampilan. b. Hal ini dibuktikan dengan SMP N 1 Ambarawa yang berhasil meraih beberapa prestasi seperti Olimpiade Sains Nasional. Berbeda jika hari ekstrakurikuler dilaksanakan pada satu hari saja. Ekstakurikuler wajib. band. Ekstrakurikuler pilihan Yang termasuk ekstrakurikuler pilihan adalah basket. kokurikulr. Pihak sekolah tidak mau kecolongan terhadap alasan siswa yang mengaku bahwa jadwal ekstrakurikulernya bukan hari itu. paduan suara. Kurikulum yang diterapkan diharapkan dapat memberikan output yang bagus. Managemen Peserta Didik Sistem penerimaan siswa baru di SMP N 1 Ambarawa menggunakan sistem ranking. pertandingan basket. Jadi jumlah calon siswa yang telah mendaftar diranking berdasarkan nilai Ujian Akhir Nasional. namun mereka yang mengikuti kegiatan tetap mendapatkan apresiasi berupa nilai pada buku rapot. yang hanya 4 jam mata pelajaran atau berakhir pada sekitar pukul 10. dan paskibra. yang terdiri dari ektrakurikuler wajib dan pilihan. Jadi akan ketahuan bila siswa ada yang bolos kegiatan ekstrakurikuler. dan berbudaya. Kegiatan ekstrakurikuler di SMP N 1 Ambarawa dilaksanakan tiap hari Sabtu untuk semua jenis ektrakurikuler. Palang Merah Remaja (PMR). Pemilihan hari Sabtu didasarkan pula dengan jumlah jam yang ada pada hari Sabtu. Ekstrakurikuler wajib ini diperuntukkan kepada siswa kelas VII. Jadi masih ada waktu untuk diisi dengan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. 2.00. penggunaan kata “dan atau” disini karena sebenarnya sudah tidak ada lagi keharusan bagi kelas IX untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. 8 ektrakurikuler tersebut adalah: a. Hal ini ditunjang oleh kegiatan kurikuler. Ektrakurikuler pilihan ini diperuntukkan bagi kelas VIII dan atau IX.maupun hasil Ujian Akhir Nasional (UAN). Pertimbangan ini diambil karena pihak sekolah berupaya untuk menertibkan siswanya agar mengikuti kegiatan ekatrakurikuler. PMR dan masih banyak lagi. siswa yang berada pada urutan dalam kuota yang disediakan secara otomatis dia diterima menjadi siswa SMP N 1 Ambarawa dan bagi yang berada di urutan di luar kuota dinyatakan gagal menjadi siswa baru sekolah. kompetensi.

Selain itu. Selain itu terkadang orang tua juga kurang peduli dan cenderung memberikan kebebasan kepada anak sehingga apa yang diperbuat anaknya di luar sekolah tidak mendapatkan perhatian. Semua tatatertib sekolah terlampir di bagian lampiran. lomba basket. Semua pihak harus ingat bahwa masalah kesiswaan bukan hanya milik BK akan tetapi guru lain dan orang tua juga turut andil dalam penanganan masalah yang muncul. Dalam mengahadapi siswa-siswa yang bermasalah bagian Bimbingan dan Konseling sekolah lebih banyak menggunakan cara manual. sepatu. sekolah biasanya bekerjasama dengan pihak sponsor dan dinas pendidikan dalam pemberian dana bantuan. Tentu proses tersebut tidak sesingkat yang dikatakan. baik untuk siswa yang berprestasi maupun untuk siswa yang kurang mampu. Sering kali siswa bermaslah tersebut kurang terbuka. dan kesempatan untuk mengasah bakatnya dalam mengikuti perlombaan yang melibatkan siswa. Reward yang diberikan kepada siswa yang berprestasi biasanya berupa hadiah baik berupa pujian. . sekolah juga mengadakan les tambahan dan konsultasi kepada guru yang bersangkutan selama guru ada di sekolah. BK memperbanyak komunikasi dengan siswa dari hati ke hati. Mengenai beasiswa. Untuk meningkatkan prestasi siswa sekolah biasanya mengadakan workshop dan seminar-seminar. pemanggilan orang tua ke sekolah hingga mengembalian siswa kepada orang tua. di mana siswa mengumpulkan uang lima ratus rupiah setiap hari Senin dan dana yang terkumpul digunakan untuk membantu siswa-siswa yang dipandang kurang mampu dalam pembelian peralatan sekolah seperti seragam. Untuk bantuan bagi siswa yang kurang mampu dari sekolah memiliki program GSL (Gerakan Senin Lima ratus) yang dikelola oleh pengurus OSIS. Mengenai timbal balik yang diberikan kepada siswa dikenal adanya reward (bagi yang berprestasi) dan punishment (bagi yang melanggar peraturan). sehingga proses penanganan masalah siswa kadang terhambat karena hal tersebut. dan kacamata. Setelah mendapat penyebab permasalahannya baru dicarikan solusi mengenai permasalahan yang dialami siswa.Dalam kehidupan sekolah pastilah akan muncul masalah mengenai kenakalan siswa. barang. Hal ini dibuktikan draihnya berbagai macam prestasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi seperti. punishmentyang akan diberikan kepada siswa yang melanggar peraturan berupa teguran. Sementara itu. gengsi. tarik suara. peningkatan mutu siswa dilakukan dengan menyediakan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler untuk mengasah softskill dari tiap anak. dan kurang berinteraksi. Selain itu. polo air. Prosesnya lama dan sekolah mencoba memberikan perhatian dan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang diperbuat dengan sistem komunikasi hati ke hati.

dan pesuruh serta kriteria untuk menjadi tenaga kerja di sekolah ini akan dijelaskan sebagai berikut: Mengenai data tenaga pegawai dapat dilihat dalam tabel 2: Tabel. Mengenai jumlah peserta didik SMP N 1 Ambarawa dapat dilihat dalam tabel 1 Tabel 1. 3. 4 di antaranya mengajar di sekolah lain (guru agama kristen. organisasi siswa yang ada di SMP N 1 Ambarawa di antara OSIS. Managemen Personal Managemen personel di SMP N 1 Ambarawa yang meliputi data tenaga pengajar. Pramuka. tim basket. dan paskibraka. VIII 7 ruang 32 siswa 224 siswa 3. katolik. Staff Tata Tetap Usaha Honorer 3 orang 12 orang 15 orang - 3. keamanan. satpam 3 orang 3 orang 1 Honorer orang untuk . Sementara itu.2 Jumlah Tenaga Kerja di SMP N1 Ambarawa No Jabatan 1.olimpiade. staff Tata Usaha. Guru Golongan Tetap Jumlah 32 orang Honorer 7 orang Jumlah Total 39 orang Keterangan Ada 18 guru yang sudah tersertifikasi. VII 8 ruang 32 siswa 256 siswa Jumlah 664 siswa Jadi setiap tahunnya siswa SMP N 1 Ambarawa mengalami kenaikan jumlah siswa. Dan rencananya pada tahun ajaran 2012/2013 ini tetap akan memberikan kuota jumlah siswa sebanyak 8 ruang kelas. PMR. Pkn. dan seni budaya) 2. Jumlah Siswa SMP N 1 Ambarawa tahun 2011/2012 No Kelas Jumalah Jumlah siswa tiap Jumlah siswa ruang ruang IX 6 ruang 32 siswa 184 siswa 2. dll.

sekolah menggunakan trick Show Out yaitu dengan meningkatkan kualitas peserta didik dibuktikan dengan hasil UAN yang baik. Sementara untuk meningkatkan popularitas. Hal ini terbukti dengan ikut berpartisipasinya warga ketika sekolah mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat selain itu. Sementara itu. serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan program husemas. wali kelas dan wakil kepala sekolah yang berperan dalam bidangnya baik dalam penyampaian informasi. perayaan hari besar nasional terutama hari besar islam seperti berkurban. dan prestasi-prestasi yang diraih. ekstrakurikuler yang menonjol di masyarakat. pembagian zakat. Salah satu upaya itu adalah dengan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. dan santunan ke panti asuhan. Mengenai beban mengajar tiap guru adalah 24 jam setiap minggunya. tentu semua dari instuksi pemerintah yang menempatkan pegawai tersebut di sekolah SMP N 1 Ambarawa.sekolah dasar. Jadi ketika masa penerimaan siswa baru SMP N 1 Ambarawa hanya menggunakan spanduk yang dipasang di jalan-jalan tanpa harus kesulitan promosi ke sekolah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hubungan sekolah dengan masyarakat termasuk baik tanpa kendala yang berarti. Pesuruh Honorer 4 orang Jumlah 4 orang - 61 orang Mengenai penerimaan tenaga pengajar. melaksanakan kerja bahti. Dalam interaksinya SMPN 1 Ambarawa menjalin hubungan baik dengan warga sekitar. 4. Program yang dijalankan Husemas tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk komponen sekolah lainnya seperti guru. koordinasi dengan agenda yang harus disusun. warga juga turut aktif dalam menjaga keamanan sekolah. Managemen Hubungan Sekolah dengan masyarakat (HUSEMAS) Sebagai salah satu SMP negeri yang berlabel Sekolah Standart Nasional (SSN) diperlukan upaya untuk menjaga citra sekolah agar tetap baik di mata masyarakat. Program Husemas yang dijalankan untuk memabngun hubungan baik di masyarakat di antaranya memberikan informasi tentang sekolah mengenai pembukaan pendaftaran siswa baru. kriteria yang disyaratkan adalah calon tenaga pengajar harus memiliki ijasah yang sesuai dengan guru mata pelajaran yang dibutuhkan.siang untuk 2 orang malam harinya 4. Di sinilah dibutuhkan peran HUSEMAS dalam membangun relasi terhadap pihakdalam sekolah maupun pihak luar sekolah. Namun untuk pegawai yang sudah tetap. pihak sekolah juga bekerjasama dengan pihak sponsor seperti .

5. loket peminjaman. kamus. dari data yang diperoleh rata-rata tiap harinya hanya sekitar 10-20 siswa yang berkunjung ke perpustakaan. Buku-buku yang ada di perpustakaan meliputi buku paket mata pelajaran. buku cerita fiksi. karya sastra. Mengenai data keperpustakaan dapat dilihat dalam tabel 3. diinventaris dalam buku induk serta pemberian punggung identitas buku. Data pengunjung berupa buku data Terdapat buku pengunjung perpus. kursi. buku. Managemen perpustakaan yang ada di SMP N 1 Ambarawa kurang lebih seperti perpustakaan pada umumnya. Semua sarana dalam kondisi baik dan meja teratur katalog. Buku paket mapel 1 semseter. seperti pembuatan katalog buku agar buku jelas terklasifikasi baik jenis dan tempat meletakkannya.untuk keterlambatan per hari tiap 1 hari keterlambatan per satu buku . Sarana dan Rak Prasarana komputer. televisi 4. Tabel 3. Managemen Layanan Khusus Salah satu managemen layanan khusus adalah managemen perpustakaan. Maka perpustakaan sekolah mengambil kebijakan untuk memperbanyak buku-buku fiksi yang berhubungan dengan cerita.Primagama dalam hal peningkatan kualitas dengan les tambahan serta bantuan sarana pendidikan yang dibutuhksn.. kamus harus langsung dikembalikan 5. Sanksi Denda 200 per buku Dikenakan denda sepesear Rp 200. Kemudian kerjasama untuk menyalurkan lulusan hasil output sekolah biasanya sekolah memberikan kesempatan kepada SMA atau SMK yang mengadakan promosi agar siswa dari SMP N 1 Ambarawa dapat tersalurkan sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Sementara itu. guna meningkatkan minat baca siswa. dan literatur lain yang memberikan informasi lebih kepada siswa. meja baca. Lama Tergantung peminjaman buku jenis Buku bacaan non paket maksimal 2 hari peminjaman. Rata-rata pengunjung pengunjung perpus setiap harinya 10-20 siswa 3. Informasi layanan perpustakaan SMP N 1 Ambarawa No Informasi Wujud Keterangan Layanan 1. Kebanyakan siswa lebih suka membaca buku fikso berupa cerita. Kartu Perpus ada Dimiliki oleh setiap siswa sebagai syarat penggunaan fasilitas perpustakaan 2.

Selain PMR guru pendampingnya pun ikut membierikan bimbingan bagi mereka yang akan menjadi anggota PMR. Informasi layanan Usaha Kesehatan Sekolah No 1. alat P3K. Apresaiasi hadiah Tiap akhir semeseter diumumkan pengunjung pengunjung perpus terbaik (terrajin) akan terbaik dierikan hadiah dari sekolah sebagai sebuah penghargaan dan peningkatan minat baca. Di dalam usaha kesehatan sekolah PMR turut andil dalam kegiatan ini termasuk mengelola UKS. Prestasi ada Juara Jumbara tingkat kabupaten dan dikirim ke provinsi 4. SMP N 1 Ambarawa mengambil kebijakan dengan menyediakan satpam yang berjumlah 1 orang untuk menjaga keamanan . klinik. 5. Informasi layanan Keaktifan kegiatan Wujud aktif Keterangan Ada organisasi yang mengurus dan dijadikan ekstrakurikuler 2. timbangan. Pustakawan merupakan lulusan jurusan pustakawan 7. SDM pembina kualitas Pembina PMR adalah guru yang pernah mengikuti pelatihan kesehatan atau sejenisnya 6. Mengenai data UKS/PMR dapat dilihat pada tabel 4. dan mengadakan pelatihan bagi anggota baru Berkenaan dengan managemen layanan keamanan.6. pengukur tinggi badan. dan RSU di daerah setempat. Layanan khusus yang selanjutnya adalah tentang pelayanan keehatan sekolah. SDM pengelola Jumlah 4 orang Jumlah pengelola perpus ada 4 orang dengan perincian 1 kepala perpus dan 3 staf pustakawan. Tabel 4. kompres. Jadi diharapkan dengan pemberian pelatihan-pelatihan tentang kesehatan. selimut dan tempat tidur. puskesmas. Kelayakan ruangan layak Termasuk layak dengan perlengkapan yang cukup lengkap 3. nantinya akan menjadi bekal mereka ketika menangani pasien di sekolah pada khususnya. UKS juga melakukan kerjasama dengan dinas kesehatan seperti bidan. Macam Kegiatan ada Mengikuti lomba-lomba. Kelengkapan ada kesehatan Tensi darah.

Kantin 5 buah baik Memuaskan 8 Ruang kelas 21 ruang baik Memuaskan 9 Toilet 12 buah baik Memuaskan 10 Lapangan 2 buah baik Terdiri dari lapangan upacara dan basket 11 Pos jaga 1 buah baik Memuaskan 12 Ruang guru 5 buah baik Terdiri dari ruang TU. 2 ruang guru dan ruang tamu 13 Ruang siswa BAB PENUTUP A. Sarana Parkir kendaraan Jumlah 1 buah Keadaan baik Keterangan Luasnya masih sempit dan terbatas untuk tamu dan guru 2. 6. Lab komputer 2 buah baik Memuaskan 4. sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman.5 Sarana dan Prasarana di SMP N 1 Ambarawa No 1. dan band . baik pramuka. Kesimpulan kegiatan 4 buah Cukup Terdiri dari ruang OSIS.pada siang harinya. Untuk organisasi yang menangani keamanan seperti PKS belum berjalan aktif sehingga keamanan sekolah lebih bertopang pada satpam dan penjaga sekolah serta sarana prasarana yang mendukung seperti ketertiban parkir kendaraan dan lingkungan sekolah yang telah berpagar. Managemen Sarana dan Prasarana Mengenai managemen sarana prasarana di SMP N 1 Ambarawa dapat dilihat pada tabel 5. Tabel. PMR. dan 2 orang penjaga pada malam harinya. kepala sekolah. dari masyarakat sekitar turut andil dalam menjaga keamanan sekolah. Mushola/tempat 1 buah baik Memuaskan ibadah 3. Lab IPA 1 buah baik Memuaskan 7. Selain itu. Hal ini diharapkan dapat menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk. Lab bahasa 1 buah baik Memuaskan 5. Lab musik 1 buah sempit Memuaskan 6.

merupakan salah satu sekolah yang menerapakan berbagai manajemen sekolahnya seperti manajemen peserta didik. Berbagai upaya dan strategi yang dilakukan sekolah tersebut agar menjadi sekolah yang lebih maju baik dari segi akademik maupunketerampilan peserta didik untuk mencetak lulusan yang berkualitas dan akademiknya kini pun sudah mulai terlihat perkembangannya. penjadwalan . B. manajemen kurikulum. menejemen yang baik dan juga mulai dibangunya sarana dan prasarana serta kurikulum kurikuler. Di SMP N 1 Ambarawa penempatan jadwal ekstrakulikuler hanya dijadwalkan pada hari Sabtu menurut kami terlalu membatasi siswa untuk mengeksplorasi bakat yang dimilikinya sehingga siswa hanya dapat mengikuti satu jenis ekstrakulikuler saja. Hal ini terbukti dari berbagai prestasi yang telah diraih baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Dimulai dari tenaga pengajar yang disiplin dan profesional. Mungkin diperlukan ekstrakurikuler yang strategis agar mampu mewadahi bakat-bakat siswa. manajemen personalia. meskipun terletak di daerah pedesaan namun mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Saran Berikut beberapa saran yang sedikit banyaknya dapat kami sampaikan berkaitan dengan tugas observasi di sekolah SMP N 1 Ambarawa untuk penganalisisan tugas Manajemen sekolah terhadap SMPyang berbasis SSN khususnya mengenai jadwal ekstrakurikuler. 42 Baran Ambarawa. manajemen layanan khusus. dan ekstrakurikuler yang mampu menunjang kegiatan belajar dan mengajar diharapkan mampu menambah dan meningkatkan mutu pendidikan pada sekolah tersebut. tepatnya di jalan Bandungan no.SMP N 1 Ambarawa merupakan salah satu sekolah yang berbasis Sekolah Standar Nasional yang terletak di kabupaten Semarang. manajemen layanan khusus dan manajemen HUSEMAS yang sudah cukup baik.