You are on page 1of 8

PACKET SWITCHING PADA JARINGAN KOMUNIKASI OPTIK

Aulia Arviana Zahroh (04) - 3A
Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital
Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang
E-mail : arviana41@gmail.com

Abstrak
Pada zaman yang serba digital saat ini, teknologi informasi dan komunikasi telah banyak
dikembangkan. Salah satunya transmisi menggunakan teknologi jaringan optik. Jaringan optik
merupakan teknologi yang menggunakan teknik packet switching yang biasa disebut dengan
Optical Packet Switching (OPS). Yang dimana OPS menggunakan multipleksing WDM
(Wavelength Division Multiplexing). OPS juga memiliki banyak teknologi penunjang untuk
mendukung kinerja dari sistem kerjanya.
Kata kunci : optical packet switching, WDM, wavelength

1. Pendahuluan
Saat ini, jaringan optik telah banyak dikembangkan. Yang dimana jaringan optik
tersebut menggunakan teknik switching berupa packet switching, atau yang disebut
dengan istilah OPS (Optical Packet Switching). OPS menggunakan multipleksing WDM
(Wavelength Division Multiplexing). WDM merupakan sistem multipleksing dimana satu
saluran optik mampu melewatkan beberapa paket, dan jalurnya dapat dilewati
komunikasi dua arah. Mengingat bahwa teknologi switching optik yang terus
berkembang, maka teknologi WDM (Wavelenghth Division Multiplexing) cukup
dibutuhkan saat ini, dimana hasilnya dikonversi menjadi OEO (optical-to-electrical-tooptical) atau regenerasi pada setiap node dalam jaringan.Saat ini, teknologi WDM
dibutuhkan untuk dua hal. Yang pertama, untuk meningkatkan transparasi dalam jaringan
dan mengurangi kepadatan elektronik/trafik. Kedua, untuk meningkatkan kapasitas
bandwidth, sehingga bandwidth dapat tersedia untuk end-user dengan harga yang murah.
2. OPS (Optical Packet Switching)

Arsitektur Node OPS (Optical Packet Switching) Gambar 1. terdiri dari seperangkat multiplexer dan demultiplexer. melalui multiplexing WDM. 3. dengan OPS. panjang payload. Data yang ditransmisikan melalui jaringan optik. data rate. kapasitas tinggi. dll. Keuntungan dari teknik OPS meliputi peningkatan kecepatan. Packet Switching juga digunakan pada Optical Packet Switching.2 Diagram Blok Arsitektur node OPS. konfigurabilitas dan transparansi data rate.1 Diagram Blok Synchronous OPS Switch. Pada interface input optical switch. Dimana pada diagram blok tersebut. Input yang akan diproses. Semua ini dilakukan secara elektronik dengan bantuan switch control. bandwidth dapat digunakan secara efisien oleh berbagai aliran multiplexing paket. Gambar 1.Packet switching adalah salah satu teknik switching yang paling umum digunakan dalam jaringan komunikasi komputer. informasi header diekstraksi dan diproses berdasarkan informasi paket yang disimpan dan dialihkan ke tujuan yang tepat melalui matriks switching. input interface. Paket ini termasuk header dan payload. output interface. converter wavelength. Gambar diatas menunjukkan diagram blok pada arsitektur node OPS (Optical Packet Switching) secara umum. fleksibilitas. Header terdiri dari informasi penting. . dan sebuah unit switch control. Juga. termasuk alamat tujuan. fabric space switch. dalam bentuk paket.

Synchronous switching optical. Dalam sebuah jaringan unslotted.dijadikan ke dalam bentuk panjang gelombang individu (individual wavelength) terlebih dahulu. Ketika paket tiba di output interface. Dalam routing paket. b. . paket yang mempunyai ukuran variabel. Electronic dan Optical Control Header paket optik berisi informasi untuk routing paket dalam jaringan OPS. tergantung packet switching dan pengolahan fungsi yang diimplementasikan. Setiap header layer network (mis. Synchronous Switch Operation Dalam jaringan OPS sinkron. lebih mudah untuk instalasinya dan mengoperasikannya. paket tiba di node dengan waktu yang berbeda-beda. Jaringan OPS (Optical Packet Switching) dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian. Oleh karena itu. Terbagi menjadi : a. Unit switch control memproses informasi header. yang dimana pada setiap node. Setiap paket terdiri dari payload dan header optik yang digunakan untuk routing dalam domain optik. Semua paket dalam jaringan sinkron memiliki ukuran yang sama. Switch control juga menentukan header baru untuk paket. header baru terpasang dan paket diteruskan pada jaringan node selanjutnya. Karena variasi delay propagasi link. switch mungkin perlu mengubahnya menjadi panjang gelombang baru. dan mereka tidak memerlukan segmentasi atau reassembly pada jaringannya. IP Header) dianggap bagian dari payload untuk tujuan routing optik. dan durasi slot sama dengan jumlah dari ukuran paket dan panjang header optik (ditambah guard band yang sesuai). terdapat jaringan slotted. menentukan port out-put yang sesuai dan panjang gelombang untuk paket. switch operationnya hanya dapat dilakukan pada awal slot. kemudian dikirim ke input interface. dimana interface input bertanggung jawab untuk mengekstraksi header paket optik dan kemudian meneruskan ke unit switch control untuk diproses. peralihan operasinya dapat terjadi pada setiap titik waktu. maka jaringan OPS synchronous lebih banyak dipakai. Paket yang akan diproses dimasukkan ke interface input. dan tidak perlu untuk menyelaraskan paket yang tiba pada input switch. dan menginstruksikan switch fabric untuk jalur paket yang sesuai. dan meneruskannya ke output interface. Unslotted jaringan OPS lebih fleksibel dan kuat daripada yang slotted. hal tersebut adalah tanggung jawab dari interface input untuk menyinkronkan paket tiba dan menyelaraskannya dengan switching time slot.

Yang dimana multi  stages dapat melewatkan lebih dari satu rute untuk sambungan. dengan metode bit-serial. diciptakanlah multistage switch yang diharapkan akan memperkecil jumlah crosspoint pada single stage. Metode kedua yakni menggunakan subcarrier multiplexing. Pertama. baik untuk ukuran paket yang tetap maupun ukuran paket yang variable. Untuk itu. Single stage ini tidak efisien karena sangat banyak memerlukan crosspoint. kita dapat mengklasifikasikan arsitektur switch sebagai berikut. Secara umum. Header ditransmisikan serial pada gelombang yang sama. di mana header terletak sedikit lebih tinggi dalam spektrum dari bandwidth payload. yang dihapus dan ditulis ulang pada setiap node OPS. c. dan subcarrier dimultiplexing dengan payload baseband. Format Header Optical Format header optik merupakan parameter penting dalam mendesain jaringan. Paket yang disalurkan berdasarkan informasi yang dilakukan di label optik. terdapat jalur khusus yang dibuat antar pemanggil untuk seluruh durasi panggilan dalam . hal tersebut dikarenakan peran sentral yakni mencakup keseluruhan operasi node OPS. dimana paket dikemas dengan label optik kecil saat mereka memasuki jaringan optik. sedangkan header paket elektronik tetap utuh dengan payload seluruh jaringan OPS.  Single-stage dan multi-stage switches Single stage switch merupakan struktur switching yang inletnya langsung dikoneksikan dengan outlet melalui single crosspoint. Arsitektur Switch Fabric Berbagai macam arsitektur switch fabric telah diusulkan untuk jaringan OPS. Space switch dan wavelength-routing Ketika kita membahas space switching. Header paket berisi informasi yang diperlukan untuk node untuk melakukan fungsi switching dan meneruskan paket ke tujuan. d. Ada dua metode utama untuk membentuk format header optik yang terkait dengan paket. guard band ditempatkan di antara header dan payload untuk memungkinkan penghapusan dan reinsertion dari header pada pertengahan node OPS.AOLS (All Optical Label Swapping) adalah metode yang bagus untuk routing paket pada jaringan optik.

Space division switch merupakan salah satu switch dimana jalur sinyal secara fisik saling terpisah satu sama lain (dibagi dalam hal jarak). Feed-forward dan feed-backward (FDLs) Dalam switching feed forward FDLs. berfungsi untuk memberi header di  tiap node OPS. paket di proses beberapa kali dengan cara mengirim paket tersebut (mengirim kembali) ke FDL. Selanjutnya wavelength routing. Situasi ini muncul jika paket melalui tabrakan setelah keluar dari FDLs. setelah delay yang terjadi. Masing-masing koneksi memerlukan pembentukan jalur secara fisik disepanjang switch yang hanya dimaksudkan untuk mentransfer sinyal diantara kedua titik akhir.pertukaran oleh switch. Berikut ini adalah klarifikasi dari FDLs jaringan OPS :  Single-stage space switch with feed-forward FDLs . paket hanya di proses sekali. Ketika paket muncul. Keuntungan switch FDL feed-backward yaitu dapat membantu penjadwalan pengiriman paket optik yang akan dikirim kembali. paket sudah di switch ke port output kemudian meninggalkan switch. di switch feed-backward FDLs. Sebaliknya.

Optical Switch Fabrics Optical switch fabrics merupakan bagian utama dari optical packet switching. Pilihan teknologi optical switch fabrics sangat menentukan kinerja pada node OPS.Gambar 1. .4 Broadcast-and-select switch dengan ports N. dan D FDLs   Single-stage wavelength routing switch with feed-backward FDLs Multi-stage switch with feed-forward FDLs 4. Teknologi Penunjang OPS (Optical Packet Switching) a. W wavelengths. N wavelengths. Parameter yang paling menentukan dari optical switch fabric adalah rekonfigurasi.3 A single-stage space switch dengan N ports. dan D FDLs  Single-stage broadcast-and-select switch with feed-forward FDLs Gambar 1.

maka terjadilah tabrakan paket. Converter dapat diletakkan pada input dan atau pada output. Konsekuensinya. dalam kenyataannya. Ketika kapasitas saluran sibuk. Optical buffering ini dapat diletakkan pada input. dimana sirkuit itu mengunci bit yang tiba dalam fasa dengan clock lokal untuk membaca informasi header. Tiap port. d. sedangkan sisanya dikirim ke FDL. Namun. Deflection Routing Metode ini memanfaatkan space dimension untuk menyelesaikan masalah tabrakan antar paket. maka dia akan kebingungan. variasi arsitektur switchingnya bergantung pada ketersediaan dan penempatan converter. kemudian diloloskan ke sirkuit sinkronisasi. Sebuah splitter digunakan untuk membagi listrik dalam jumlah kecil dari paket yang masuk. paket yang kehilangan headernya. Proses sinkronisasi tersebut harus dilakukan pada setiap paket yang datang. b. OSF yang disediakan oleh pabrik. nantinya akan dikirim ulang. karena menggunakan panjang gelombang yang sama.yaitu waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan proses switching. output. Wavelength Conversion Dengan metode ini. Tujuannya adalah untuk menentukan awal dan akhir tibanya paket. . Optical switch fabrics membutuhkan waktu rekonfigurasi hanya dengan range nanodetik. Bisa jadi paket tersebut mengambil jalur yang lebih jauh untuk mencapai port outputnya. beberapa paket yang masuk dengan port output yang sama. maka paket-paket tersebut berebut jalur. Converter wavelength bisa berbentuk fixed atau tunable. bisa menggunakan converternya sendiri-sendiri. sirkuit harus mampu menyinkronkan header beberapa kali dengan waktu yang singkat. Hal tersebut. c. maka paket-paket tersebut harus dipisah ke beberapa gelombang. Ketika terdapat paket yang memiliki wavelength yang sama. berfungsi agar paket-paket tersebut tidak bertabrakan. Paket yang terdapat pada FDL. Packet Delineation and Synchronization Paket delineasi dibutuhkan untuk jaringan sinkron maupun asinkron. melewati jalur menuju output yang sama pula. Contohnya. e. Optical Buffering Optical buffering adalah sebuah metode paling sederhana untuk penyelesaian masalah paket yang tabrakan pada output. Paket yang tiba disalurkan melalui switch fabric. kecepatan untuk rekonfigurasi mencapai range milidetik. ataupun keduanya pada sistem packet switch.

. Tujuan OPS adalah untuk peningkatan kecepatan. http://www. Kesimpulan OPS (Optical Packet Switching) merupakan teknik switching berupa packet switching yang digunakan pada jaringan optik. 17 Desember 2016. 20 Desember 2016.wikipedia. optical buffering. seperti optical switch fabrics. fleksibilitas. Dimana multipleksingnya menggunakan DWM (Division Wavelength Multiplexing).com/reference/14903/160210/chapter-3-2-4-optical-switch-fabrictechnology-and-architecture diakses pada pukul 16:40 Selasa.5. kapasitas bandwidth.org/wiki/Optical_buffer diakses pada pukul 16:05 Selasa. http://danudwj.com/reference/14901/160210/chapter-3-2-2-header-format-  transmission-and-processing diakses pada pukul 18:31 Senin. packet delineation. wavelength conversion. sinkronisasi dan deflection routing.globalspec. 20 Desember  2016.staff.telkomuniversity.id/files/2015/04/BAB9_lho_JARINGAN-BEBASRUGI-NON-BLOCKING-NETWORK. OPS memiliki beberapa teknologi penunjang untuk menciptakan sebuah jaringan yang baik. untuk memungkinkan penggunaan jalur paket data yang efisien. 19 Desember  2016.   Daftar Pustaka Jurnal Optical Packet Switching Chapter 1 diakses pada Sabtu.ac. https://en. 19 Desember 2016.globalspec. konfigurabilitas dan transparansi data rate. http://www.pdf diakses pada pukul 19:10 Senin.