You are on page 1of 16

LAPORAN OPERASI

PASIEN OBSGYN
TANGGAL 13 – 17 DESEMBER
2016

X Ca Ovarium III C post complete de bulking Kode Biling Nama Tindakan : ICD – IX Complete de bulking Jumlah perdarahan : 2000 cc Penyulit yang ditemukan : perdarahan. sisa Dikirim ke masa tumor. omentum. Rizal Perawat : Lestari JenisAnestesi : GA Pengambilan Jaringan : uterus. Diah. KGB pelvis. Hermawan. tuba kiri. ovarium kiri. KGB paraaorta.SELASA. RM : 01349437 Tanggal : 13 Desember 2016 Jam : 08. Pramitha . Karsiti Ruang : OK 1 IBS No. hermawan. apendix PA : Ya Diagnosis Pre-Operatif : ICD . perlengketan Operator : Dr.00-13.00 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader (K) : dr. Perawat : Amir : dr. SP OG Leader Asisten : dr.X Diagnosis Post-Operatif : Ca ovarium post ICSS ICD . Sp OG (K) . SpAn Asisten : dr. 13 DESEMBER 2016 Nama : Ny.

Perdarahan durantee operasi 2000 cc 13. tampak uterus. tampak hepar licin h. 6. Prosedur operasi rutin Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam keadaan narkose Dilakukan toilet medan operasi. ditegakkan diagnosis Ca. mengadakan perlengketan dengan colon transversum --> adhesiolisis berhasil c. 4. ukurann membesar 11x 10x10 cm dan mengadakan dengan rectum. Kontrol perdarahan --> perdarahan (-) --> Dipasang drain abdomen 10. omentektomi. tampak ometum. ovarium III C 8. 3. dan sesudah operasi baik . tampak implan pada colon sigmoid g. Operasi selesai 12. diputuskan dilakukan coplete de bulking. 2.Penemuan / Laporan Operasi : 1. LPB. tampak tuba dan ovarium kiri dalam batas ormal e. (TAH USO. pengangkatan sis masa tumor. a. 5. tidak nampak asites: b. Dinding abdomen dijahit lapis demi lapis hingga kutis 11. lemfadenektomi para aorta) dan adhesiolisis 9. Pasang duk steril Dilakukan insisi pada linea mediana bekas luka operasi lama Insisi diperdalam lapis demi lapis hingga peritoneum parietal Dilakukan identifikasi dan eksplorasi. Keadaan ibu sebelum. tampak peritoneum licin 7. colon sigmoid dan caecum d. selama. appendektomi. tampak sisa masa tumor pada adeksa kanan f.

Abkar Raden. SpOG (K) . Leader Asisten : dr.X Diagnosis Post-Operatif : Kistoma ovarii multilokulare non papileferum sebagian serous sebagian mucinum dd endometrium Kista Coklat Bilateral Kode Biling Nama Tindakan Kistektomi Bilateral Jumlah perdarahan ICD . Andy. Sarbini Ruang : OK 12 IBS No. dr. Abkar Raden.X : 500 cc : ICD – IX Operator : Dr. RM : 01360207 Tanggal : 14 Desember 2016 Jam : 10. Iin. Iqbal Perawat : : dr. SpAn Asisten : dr. dr. Aliefandi Perawat : JenisAnestesi : GA Pengambilan Jaringan : Dikirim ke PA : Ovarium kiri dan kanan Ya Diagnosis Pre-Operatif : ICD . 14 DESEMBER 2016 Nama : Ny.RABU.30 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader SpOG (K) : Dr.30-12.

Satiyem Ruang : OK I IBS No. Kontrol perdarahan --> perdarahan (-) --> Dipasang drain abdomen 10.Penyulit yang ditemukan : Penemuan / Laporan Operasi : 2. Tampak ovarium kiri berubah menjadi massa tumor kistik --> dilakukan kistekstomi --> kista pecah keluar cairan cokelat --> kista coklat sinistra --> dilakukan kistektomi sinistra 9. 6. Prosedur operasi rutin Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam keadaan narkose Dilakukan toilet vagina dan toilet medan operasi. dan sesudah operasi baik Nama : Ny.00 – Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI . 1. 4. selama. RM : 01315299 Tanggal : 14 Desember 2016 Jam : 10. Pasang duk steril Dilakukan insisi pada linea mediana Insisi diperdalam lapis demi lapis hingga peritoneum parietal Tampak uterus ukuran dalam batas normal Tampak ovarium kanan berubah menjadi massa tumor kistik ukuran 10 x 8 cm --> dilakukan kistekstomi --> kista pecah keluar cairan cokelat --> kista coklat dextra --> dilakukan kistektomi dextra 8. Operasi selesai 12. Keadaan ibu sebelum. 3. 7. Dinding abdomen dijahit lapis demi lapis hingga kutis 11. 5.

M.tampak uterus ukuran noorml. Sp. dr. Afi A. omentum. Andi.OG(K). Sp. apendix Diagnosis Operatif : Pre- ICD – X Diagnosis Post-Operatif : CA Ovari IV A post optimal de bulking. omentektomi. dipasang duk steril Dilakukan insisi pada linea mediana Insisi diperdalam lapis demi lapis sampai peritoneum parietale dilakukan identifikasi dan eksplorasi: . Sp. 4. 5. BSO. Syahrizal : : GA Jaringan yang di eksisi/insisi: Uterus. apendiktomi) Jumlah perdarahan : ± 600 cc Penyulit yang ditemukan : Penemuan / Laporan Operasi : 1.R. . Perawat Johan Jenis Anestesi Perawat : Umi : dr. implan Dikirim ke PA : vesica.Leader : Dr. lengket dengan recto sigmoid --> adhesiolisis --> . dr. dr. 6. implan vesica. 3. implan colon.X Nama Tindakan : ICD – IX Operator : Dr. implan colon.R. apendix Ya Pengambilan Jaringan : Uterus.An : dr.OG(K). Nasa. Kes Optimal de bulking ( TAH. Afi Leader A. Kes Asisten Asisten : dr. . omentum. 2. post TC VI Ca Ovari IV A Kode Biling ICD . M. Melanjtukan operasi setelah pemasangan DJ stent oleh TS Urologi Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam keadaan narkose Dilakukan toilet medan operasi dan sekitarnya.

00 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader : dr Heru. sebesar 5x5 cm Tampak implan di omentum dan colon descenden ukuran 4x3 cm. Operasi selesai 11. ukuran 6x5 cm Tampak implan di daerah vesico urinaria. Darti Ruang : OK IBS 1 No.OG (K) + Digest Leader : dr. apendiktomi) 7. Kontrol perdarahan. KU ibu s/s/s OP baik KAMIS. perdarahan  perdarahan (-) 8.- berhasil Tuba dan ovarium kiri berubah menjadi massa tumor. omentektomi. diputuskan dilakukan optimal de bulking -> kirim PA (TAH. Sp. Rizal Perawat : Amir/Uni Perawat : Sri Lestari Jenis Anestesi : GA Pengambilan Jaringan : Dikirim ke . ukuran 5x4 cm Tuba dan ovarium kanan berubah menjadi massa tumor. Pramita Sp. 15 DESEMBER 2016 Nama : Ny. Nasa . Dilakukan reperitonealisasi 9.An Asisten : dr. dr Diah Asisten : dr. Dinding abdomen dijahit lapis demi lapis sampai dengan kutis 10.00 – 10.BSO. RM : 01286256 Tanggal : 15 / 12 / 2016 Jam : 08.

Ditegakkan diagnosa CA Ovarii IIA 7. Biopsi inplan Colon dengan kista PA 8. SOD. berbenjol. biopsi inplan colon) Jumlah perdarahan : ± 1500 cc Penyulit yang ditemukan : ICD –IX Operator : Dr Heru Sp. Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam keadaan narkose 3. Kontrol perdarahan -> perdarahan (-) -> pasang drain abdomen . Dilakukan insisi pada bekas insisi lama diperdalam lapis demi lapis hingga peritoneum parietale 5.SBR PA : YA Diagnosis Pre-Operatif : CA Ovarii IIA Residif Kode Biling ICD – X Diagnosis Post-Operatif : ICD . kistik -> pecah keluar cairan berwarna serous Tak tampak ovarium kiri Tampak tuba kanan dalam batas normal.OG (K) Penemuan / Laporan Operasi : 1. dipasang duk steril 4.X CA Ovarii IIA post konservatif surgical staging post TC VI residif Nama Tindakan : Debulking s/d Colostomy (TAH. Setelah peritoneum parietale dibuka dilakukan identifikasi dan eksplorasi : - Tampak uterus bentuk dan ukuran normal -> perlengketan rektosigmoid -> - Adhesiolisis Tampak ovarium kesan berubah menjadi masssa tumor UK 15 x 10 x 10 cm dengan - permukaan tidak licin. Toilet medan operasi dan daerah sekitarnya. SOD. dan tak tampak tuba kiri Tampak implant colon Teraba massa pada daerah rektum -> konsul bedah digest 6. Diputuskan dilakukan tobal-abdominal histerektomi. Prosedur operasi rutin 2.

9. dr Danu Asisten : dr. KU pasien s/s/s operasi baik Nama : Ny. Ingga. Dinding abdomen dijahit lapis demi lapis hingga kutis 10.X Kistoma Ovarii pd multigravida h. RM : 01336280 Tanggal : 15 / 12 / 2016 Jam : 08.00 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader : drAdrianes. Tri Mulyani Ruang : OK IBS 13 No. Supraptomo Sp. dr Abdul Perawat : Santi.15 – 10. 12 minggu dengan riw laparotomi 5 hari yang lalu Kode Biling ICD – X Nama Tindakan : Diagnosis Post-Operatif : ICD . 13 minggu dengan riw laparotomi 5 hari yang lalu ICD –IX Operator : Dr Andrianes Sp. Hadi Perawat : Sri Winarno Jenis Anestesi : Epidural Pengambilan Jaringan : Dikirim PA : Kista Retroperitoneal ke YA Diagnosis Pre-Operatif : Kistoma Ovarii pd multigravida h. Sp. Andrew. Sakti.OG (K) Leader : dr.OG (K) Jumlah perdarahan : ± 300 cc Penyulit yang ditemukan : Penemuan / Laporan Operasi : . Operasi selesai 11.An Asisten : dr.

5. 4. Prosedur operasi rutin 2. 10. processus xyphoideus Insisi diperdalam lapis demi lapis hingga peritoneum parietale Dilakukan identifikasi dan eksplorasi - 8. Tampak uterus membesar Tampak tuba dan ovarium kiri dalam batas normal Tampak tuba dan ovarium kanan dalam batas normal Teraba massa kistik kesan dari retroperitoneal ukuran 25x15x10 cm Ditegakkan diagnosis kista retroperitoneal pada multigravida h. 9. Emi Zulaikha Ruang : OK IBS 1 . 16 DESEMBER 2016 Nama : Ny. Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam keadaan narkose Toilet medan operasi dan daerah sekitarnya. 12 minggu Konsul TS bedah digestif -> operasi dilanjutkan oleh TS bedah digestif Operasi selesai KU pasien s/s/s operasi baik Jumat. 7. 3. dipasang duk steril Tampak operasi lama secara pfanensteil -> luka kering Dilakukan insisi secara linea mediana mulai 3 jari diatas SOP hingga 3 jari dibawah 6.1. 11.

dr Rubin Asisten : dr. H. Sp. Setelah peritoneum parietal dibuka tampak uterus gravid 18. RM : 01155743 Tanggal : 16 / 12 / 2016 Jam : 08. KK dipecah -> AK 19. Inge Perawat : Amir/Uni Perawat : Sri Lestari Jenis Anestesi : RA Pengambilan Jaringan : Dikirim PA : SBR ke Tidak Diagnosis Pre-Operatif : Multigravida. Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam keadaan narkose 14. Ahmad. lahir bayi. gr. Toilet medan operasi dan daerah sekitarnya. BBL.X Multipara Hamil aterm dengan B20 ICD –IX Operator : Dr Wuryatno Sp.OG (K) Leader : dr.00 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader : dr Wuryatno. Prosedur operasi rutin 13. Pramita Sp. Plasenta dilahirkan per abdominal ukuran cakram 15 x 15 x 5 cm . dipasang duk steril 15. Tangan kiri operator meluksir kepala bayi. Insisi hingga peritoneum parietale 17. Insisi dilakukan pd dinding abdomen secara pfanensteel 16. tangan asisten mendorong fundus. B20 + HbsAg Positif Kode Biling ICD – X Nama Tindakan : SC Diagnosis Post-Operatif : ICD .OG (K) Jumlah perdarahan : ± 300 cc Penyulit yang ditemukan : Penemuan / Laporan Operasi : 12. dr Nuel.00 – 10.An Asisten : dr.No. Aterm. Ass 20. Dilakukan insisi SBR secara semiluner.

Kondisi ibu s/s/s op baik Nama : Ny. Ahmad.X .OG (K) Leader : dr. dr Nuel.An Asisten : dr.21. RM : 01361310 Tanggal : 16 / 12 / 2016 Jam : 08. Dinding abdomen dijahit lapis demi lapis s/d kutis 24. Septian Sp.00 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader : dr Uki. 25. Dina Sariyana Ruang : OK IBS 1 No. Sp. Kontrol perdarahan. Bloody angle diklem dilakukan jahit jelujur terkunci pada SBR -> kontrol perdarahan -> perdarahan berhenti 22. perdarahan (-). Bowo Perawat : Sakti / Hadiwati Perawat : Winarno Jenis Anestesi : GA Pengambilan Jaringan : Dikirim PA : Ovarium Sinistra ke Tidak Diagnosis Pre-Operatif : ICD – X Diagnosis Post-Operatif : ICD .00 – 10. Dilakukan MOW 23. dr Rubin Asisten : dr.

mengadakan perlekatan dengan dinding belakang Diagnosis tubo ovarial sinistra Dilakukan salphingooforektomi sinistra Ovarium kiri kecil dan menyatu dengan tuba menjadi abses Kontrol perdarahan (-) KU ibu sebelum / saat / sesudah operasi baik . tampak adhesi daerah kanan tuba kanan dengan cavum douglasi -> adhesiolisis 2. B20 + HbsAg Positif Kode Biling Nama Tindakan : Laparoskopi Tuboovarial abses sinistra dengan uterus didelphis ICD –IX Operator : Dr dr Uki R Sp. H. 5. 6. tuba kanan dalam batas normal. Uterus sebelah kiri terdapat tuba yang merah ke tubo ovarial absess terpuntir dan 3. Aterm.OG (K) Jumlah perdarahan : ± 300 cc Penyulit yang ditemukan : Penemuan / Laporan Operasi : 1.Multigravida. 7. uterus di sebelah kanan terdapat ovarium ukuran dan bentuk dalam batas normal. 4. Uterus Didelphys.

Sp.An Asisten : dr.00 Jenis Operasi : Elektif TIM OPERASI TIM ANESTESI Leader M.Sabtu. Sp. RM : 01360490 Tanggal : 17 Desember 2016 Jam : 08. Husni. Hadi : dr.00-12. Ahmad. Perawat : Sakti. Eriana Leader Asisten dr.. 17 Desember 2016 Nama : Ny. Mona : dr. Faizal Perawat : Winarno Jenis Anestesi : GA Jaringan yang di eksisi/insisi: Dikirim ke PA : Pengambilan Jaringan : Ya Kista endometriosis bilateral . Wartini Rubiyanto Ruang : OK XIII IBS No.OG(K) : dr.

. 6. Jumlah perdarahan : Penyulit yang ditemukan : Penemuan / Laporan Operasi : 2. Prosedur operasi rutin Pasien dibaringkan di atas meja operasi dalam posisi liotomi dalam keadaan narkose Dilakukan toilet medan operasi dan daerah sekitarnya. vulgurasi 9. perlaparoskopi Patensi Vulgurasi tuba. dilanjutkan pemasangan trokar laparoskopi Dilakukan identifikasi + eksplorasi: . Sp. 5. adhesiolisis.tampak uterus dbn . OG(K) Adhesiolisis. Trokar dilepas 12. mengalami perlengketan . Kontrol perdarahan  perdarahan (-) 11. Operasi selesai .Diagnosis Operatif : Pre- ICD – X Diagnosis Post-Operatif : Endometrioma grade IV + edhesi dengan tuba paten bilateral Endometrioma bilateral dengan riwayat anemia Kode Biling ICD – X Nama Tindakan: ICD – IX Kistektomi bilateral Operator : dr.tampak sarang-sarang endometriosis pada dinding peritoneum. cavum douglas 7. 3. 4. Dilakukan patensi tuba  tuba paten 10. Eriana M. dipasang duk steril Dilakukan pemasangan manipulator Dilakukan incise pada 4 titik abdomen. Diputuskan dilakukan kistektomi bilateral.tampak ovarium kanan berubah menjadi massa tumor kistik uk 8x7x7 cm -tampak ovarium kiri berubah menjadi massa tumor kistik uk 12x9x8 cm. Ditegakkan diagnose kista coklat bilateral 8. 1. Bilas cavum abdomen.tampak tuba kanan dan kiri dbn .