You are on page 1of 6

tujuannya untuk deteksi dini tumor stadium awal. 4.7 mSv). payudara. dan telah terbukti dapat mengurangi mortalitas akibat kanker payudara Organ ginekologi : secara harfah berarti "ilmu mengenai wanita") adalah cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim. dan otak IDENTIFIKASI MASALAH 1. TERMINOLOGI MEDIS 1. Sadari menemukan 2. Mamograf : proses pemeriksaan payudara manusia menggunakan sinar-X dosis rendah (umumnya berkisar 0. Bagaimana hubungan antara keluhan pasien dengan riwayat keluarga ? 3. : pemeriksaan sendiri payudara untuk adanya benjolan abnormal.I. Contohnya mencakup karsinoma kolon. vagina dan ovarium) Kanker familial : dikaitkan dengan pewarisan gen mutan. II. Mengapa dokter hanya memberikan pengobatan paliatif ? 4. Apa kira2 pengobatan paliatif yang diberikan pada pasien tumor ganas indung telur stadium IV ? . ovarium. 3. 5. kanker ini tidak disertai fenotipe penanda tertentu. Mammograf digunakan untuk melihat beberapa tipe tumor dan kista. Bagaimana hubungan antara usia dengan benjolan yang ditemukan ? 2. Pengobatan paliatif : pengobatan simptomatis/pengobatan pasien untuk menghilangkan gejala2 penyakit bukan penyebab penyakit.

2. Seorang pengidap kanker dinyatakan sembuh jika setelah pemantauan beberapa tahun tidak ditemukan progresif atau pertumbuhan tumor yang sebelumnya. Itu merupakan gen mutan yang familial. Mengapa dokter susp T2N1Mx untuk kasus Ny. Bagaimana seorang pengidap kanker dinyatakan sembuh ? 7. 3. Stadium 4 artinya sudah terjadi metastasis jauh(hepar dan efusi pleura) dari rongga peritoneum dan invasi sudah luas. Faktor resiko yang berhubungan dengan adanya benjolan di payudara : keluarga ada yang memiliki kanker payudara. Dfbdfb . usia besar dari 35 tahun. Untuk usia 30 an terbanyak ditemukan adalah FAM(fbroadenoma mammae). Mengapa dokter menyarankan untuk memeriksakan semua anggota untuk check up ? III. Pengobatan paliatif 5. ovarium. Pernah radiasi daerah dada. Risiko sekitar 3-5 kali terhadap yang memiliki keluarga kanker. 6. Riwayat keluarga yang mengalami kanker sangat berpengaruh terhadap kejadian Ny. Dokter memberikan pengobatan paliatif karena tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan atau menghilangkan penyebab dari penyakit. bergantung pada gen BRCA1 dan BRCA2. Apa indikasi pemeriksaan mamograf dan biopsi pada kasus Ny. Mimi ? 12. Apa saja yang dilakukan untuk check up kasus karsinoma ? 8. sehingga tujannya adalah membuat pasien tidak kesakitan terhadap penyakitnya 4. jenis kelamin perempuan.5. Mengapa dokter menganjurkan pap smear ulang ? kapan dilakukan ? bagaimana check up yang teratur ? 9. Bagaimana tatalaksana lanjutan untuk Ny. Biasanya dengan follow up mikroskopik(patologi anatomi) atau dengan tumor marker 7. Mimi ? 11. 85 % diusia 70 tahun. ANALISIS MASALAH 1. Terutama gen BRCA1 dan BRCA2 yaitu : 60 % untuk usia 50 tahun. serviks. Apa interpretasi dari hasil pemeriksaan dokter ? 10. Usia : semakin tinggi usia maka resiko mendapat benjolan payudara semakin besar. Hubungan antara pasien dengan kakaknya ada. Mimi ? 13. Artinya ada mutasi gen familial. pernah terapi hormon. Jenis kelamin perempuan lebih memiliki resiko terhadap benjolan payudara. Bagaimana hubungan antara pasien dengan kondisi kakaknya ? 6. Mimi.

Tumor payudara jinak dan ganas SHARING THE INFORMATION 1. Pada penderita dengan riwayat risiko tinggi untukmendapatkan keganasan payudara. N1 artinya Metastasis KGB ipsilateral aksila dapat digerakkan. VI. 9. V..... sehingga bisa ditatalaksana lebih lanjut. 10. Pembesaran kelenjar aksiler yang meragukan. Adanya rasa tidak enak pada payudara. d.8.. Saudara perempuan Ny. Ditemukan massa 4x3 cm di payudara kiri artinya masuk T2(ukuran tumor 2>x>5). Tatalaksana lanjut untuk Ny. Mimi adalah menetukan terlebih dahulu staging tumor nya. Adanya benjolan pada payudara. Penyakit Paget pada putting susu. b.Mx artinya metastasis tidak dapat dinilai 11. Dokter menyarankan untuk pap smear ulang untuk pemantauan lebih lanjut. g. Tumor ginekologi jinak dan ganas 2. 13. Indikasi pemeriksaan mamograf. Tumor jinak Ginekologi a. Pada penderita dengan cancer-phobia IV. c. displasia dicurigai salah satu tahap awal keganasan(lesi prekanker). 12. Mimi diminta untuk check up tujuannya adalah untuk mendeteksi dini. pembesaran di aksila kanan masuk ke N1 dan metastasis blum bisa diperkirakan(masuk Mx). f. Dilihat apakah terjadi proliferasi abnormal lebih lanjut pada epitelnya.. melihat apakah ada yang beresiko untuk terkena keganasan. Tumor Kistik Serviks(Kista Nabothi) Biasanya ditemukan pada wanita yang sudah melahirkan. Kadang terjadi karena infeksi kronik . ialah : a. SKEMA TUJUAN PEMBELAJARAN 1. T2N1Mx  T2 artinya ukuran tumor 2>x>5. jika diketahui tumor staging 1 dan 2 biasanya ditatalaksna dengan kuratif(operatif) sedangkan masuk ke staging 3 dan 4 ditatalaksana dengan paliatif. e... Adanya penyebab metastatis tanpa diketahui asal tumor primer. Tumor jinak Serviks i.

Tatalaksana dengan eksisi atau kauterisasi. berwarna merah terang. Tatalaksana dengan pungsi langsung pada kista menggunakan laparoskopi. Tumor Padat Serviks 1. Biasanya tidak ada keluhan. Tidak menimbulkan gejala. bisa tunggal atau multipel. Bertambah besar dengan lambat. rapuh. penonjolan minor akibat iritasi atau rangsangan kronis hPV. Tidak diperlukan terapi khusus. terbentuklah kista. bisa mencapai keluar vagina jika tangkainya panjang. Tumor Jinak Jaringan Ovarium i. Biasanya dijumpai melalui program penapisan massal dengan pemeriksaan apus Papanicolaou atau kolposkopi. Ukuran nya 3-8 cm. Bisa juga berasal dari ektoserviks. karena klo keganasan bisa jadi menyebar ke peritoneum. Tumor kistik ovarium 1.sehingga terjadi perubahan epitel skuamosa di endoserviks ditambah dengan penutupan muara duktus muara kelenjar endoserviks. dengan inspekulo terlihat tonjolan kistik di area endoserviks dengan batas tegas berwarna lebih muda dari jaringan sekitar. Tatalaksana dengan ekstirpasi(pemutaran tangkai) lalu dikuretase dan pembersihan. 2. terlihat dari pemeriksaan rutin saja. . tapi klo besar bisa nyeri pelvik dan dispareunia dan kadang perdarahan abnormal uterus. b. seperti spons keluar dari ostium serviks. Polip serviks adalah penjuluran dari bagian endoserviks. histopatologinya mirip jaringan asal. vaskular menjadi jelas terlihat. Pastikan ini kista folikel bukan keganasan. warnanya lebih pucat dan kenyal. Kista folikel terjadi karena kegagalan proses ovulasi diakibatkan rangsangan artifsial diberikan gonadotropin berlebihan untuk menginduksi ovulasi dan kemudian cairan intrafolikel tidak diabsorbsi kembali. kecuali kalo ingin dibuang bisa diinsisi dengan elektrokauter dan krioterapi ii. Papiloma Serviks bisa timbul murni neoplasma atau kondiloma serviks yang bermanifes sebagai tumor. Didiagnosis dengan USG transvaginal atau pencitraan MRI.

kadang ada rasa tidak nyaman dipelvis. ruptura. jernih kekuningan. berisi cairan serosa. Tumor Jinak Epitel Ovarium i. Komplikasi yang dapat terjadi adalah torsi. perdarahan dan transformasi ganas. Tatalaksana dengan laparotomi dan kistekstomi. Punya dinding berwarna putih dan relatif tebal. Dinding terdiri dari epitel kolumner yang tinggi dengan inti berwarna gelap terletak dibagian basal. Kista dermoid Berasal dari sel germinativum. Sering diderita wanita < 20 tahun. pembesaran perut dan gejala seperti asites. Tatalaksana dengan laparotomi dan mengencerkan cairan musin dari kavum peritoneum dengan larutan dextrose 5-10 % sebelum di suction.c. bilateral. Ukuran sekitar 5-15 cm. Ditemukan kebetulan di pemeriksaan rutin. pasien hanya merasa BB bertambah dan rasa penuh di perut. . Kistadenoma Ovarii Musinosum Berisi cairan musinosum tampak kebiruan di dalam kapsul yang dindingnya tegang. berisi cairan kental dan berminyak(karena banyak kelenjar sebasea dan derivat ektodermal. Tatalaksana dengan eksisi dan eksplorasi menyeluruh pada organ intrapelvik dan abdomen ii. iii. Kistadenoma Ovarii Serosum Biasa mengenai usia 20-50 tahun. Kista bisa sangat besar(bisa mencapai 70 kg).