You are on page 1of 5

Abstrak

Avulsi gigi merupakan sebuah kasus yang emergensi. Replantasi gigi yang avulsi
memperbaiki estetika dan fungsi oclusal segera setelah trauma. Artikel ini menggambarkan
penangan pada anak 12 tahun dengan 4 permanen anterior maksilaris gigi yang avulsi. Gigi
yang avulsi dipasang kembali dan pengobatan root canal dilakukan setelah difiksasi. Hasilnya
memuaskan dan gigi tetap pada fungsi yang baik satu tahun setelah replantasi. Pengobatan
awal dan kontrol rutin ke klinik setelah pemasangan gigi kembali adalah faktor yang penting
untuk hasil yang baik.
Pendahuluan
Luka traumatis saat ini semakin sering terjadi dan secara komparatif, kejadian trauma
gigi lebih meningkat. Trauma dapat melibatkan jaringan keras maupun jaringan lunak.
Keberhasilan pengobatan trauma gigi berhubungan dengan status peridontium karena
merupakan struktur yang penting. Oleh sebab itu pengobatan dari cedera traumatis cukup
kompleks dan kadang-kadang membutuhkan pendekatan multidisiplin.
Avulsi disebut juga perpindahan seluruh gigi dari alveolus, insidensinya 1-16% pada gigi
permanen dan 7-13% pada gigi desidua pada anak usia sekolah. Replantasi gigi yang avulsi
harus dilakukan dengan segera. Avulsi gigi lebih sering terjadi pada incicivus maxilaris
dibanding dengan gigi pada rahang bawah.
Prognosis pada avulsi lebih baik jika sel ligamen periodontal (LPD) diawetkan. Soder
et al, dan Andreasem menunjukkan bahwa saat sebuah gigi avulsi dari tempatnya, sel LDP di
permukaan akar akan tetap berfungsi jika terhidrasi. Sel LPD vital dapat melekat kembali
ketika dipasang lagi dan viabilitas dipertahankan jika gigi ditanam kembali dalam waktu 1520 menit pertama setelah avulsi. Media transportasi jaringan, seperti Viaspan ® (DuPont
Pharmaceauticals, Wilmington, DE) Fig. 1 dan Hank’s Balance Salt Solution (HBSS)
(Mediatech, Herndon, VA) Fig.2 memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjaga sel-sel
hidup dan menjadi media penyimpanan yang unggul. Media penyimpanan yang tersedia
untuk avulsi gigi , dalam urutan preferensi adalah susu, saliva dan saline. Juga tersedia yang
bebas antibiotik yaitu TOOTHSAVER® (SmartPractice, Phoenix, AZ) Fig.3. Air tidak
dianjurkan karena lingkungan hipotonik dapat merusak sel-sel LDP. Suatu studi mengukur
jumlah rata-rata fibroblas vital bibir manusia setelah 2-168 jam disimpan dalam 3 media.
Penelitian ini menunjukkan setelah 12 jam, Viaspan® menjaga 72,9% sel vital saat HBBS
dan susu mempertahankan 70,5% dan 43,4% vitalitas.

Jika gigi tidak segera (Fig. Pada radiografi tidak ditemukan radiolusen periradikular dan tidak ada lamina dura. Pada pasien muda. air kelapa dan lainnya. gigi akan tidak bergerak dan memiliki suara bernada tinggi saat diperkusi.  Resorpsi eksternal inflamasi akar: hasil dari kombinasi kerusakan perlengketan yang sangat parah dan kontaminasi bakteri dari pulpa yang nekrotik.  Ankilosis dan penggantian resorpsi: terjadi ketika pengeringan berlebihan merusak sel LDP dan membangkitkan respon peradangan yang menghasilkan penggantian sel dengan tulang alveolar.  Resorpsi permukaan: cedera hancur terbatas.Para peneliti telah menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan relatif dapat dicapai ketika gigi ditanam kembali dengan segera. susu. Secara klinis ini tampak sebagai radiolusen di akar dan tulang yang berdekatan. Ankilosis dentoalveolar adalah istilah yang digunakan ketika sel-sel tulang prekursor mengisi akar yang rusak mengakibatkan akar tulang kontak dengan perlengketan aparatus yang kosong. vestibulum bukal. Secara klinis. Kerusakan tidak bisa terdeteksi secara klinis atau radiografi. tidak terdapat lamina dura. Ada beberapa kemungkinan efek pada permukaan akar perlengketan aparatus dari avulsi gigi. Laporan kasus . Oleh karena itu teknik untuk penanaman gigi kembali ini mengasumsikan bahwa avulsi gigi harus ditempatkan dengan cepat dan ditanamkan kembali di tempat cedera itu sendiri jika mungkin sebelum sampai ke dokter gigi. gigi dengan apeks terbuka ada kemungkinan revaskularisasi pulpa dan perkembangan akar tetap berlangsung. respon inflamasi terbatas dan perbaikan dapat terjadi dengan penggantian sementum.  Penyembuhan normal LDP: regenerasi lengkap dari LDP. infraocclusion atau perendaman teradi ketika resoprsi penggantian menganggu kemampuan gigi untuk bergerak dengan pertumbuhan normal ke bawah dari prosesus alveolar. Secara klinis gigi tampak asimtomatik dengan mobilitas dan suara perkusi yang normal. Pada radiografi. Ini mungkin berkembang dengan cepat. permukaan akar muncul seperti moth-eaten.4) ditempatkan pada media transportasi yang cocok seperti saliva. Resorpsi penggantian terjadi ketika osteoklas kontak dengan root resorb dentin yang akhirnya diganti dengan tulang baru oleh osteoblas. Kecepatan replantasi gigi yang avulsi merupakan faktor keberhasilan yang paling penting. Dengan resorpsi penggantian.

Gigi tersebut dibilas dengan air dan diletakkan di larutan salin. Anastesi lokal diberikan dan sebisa mungkin tidak memegang gigi pada akar untuk menjaga vitalitas ligamen periodontal. Jika gigi permanen telah tersingkir dari soket. pasien dipanggil kembali setiap interval 6 bulan. perawatan root canal dilakukan setelah enam minggu replantasi. mengkonsumsi makanan yang lembut dan diminta untuk menjaga kebersihan mulut dengan tepat menyikat gigi dan dibilas dengan chlorhexidin 12%. Penentuan rencana pengobatan sangat penting dalam kasus avulsi gigi.9. Selain itu juga disarankan untuk tidak menggigit dengan gigi yang diikat. Pasien diminta datang kembali setelah enam sampai delapan minggu dikarenakan keterlibatan sebagian tulang alveolar Fig 8. Pasien mengeluh nyeri pada saat perkusi. Pada penelitian ini seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dengan avulsi gigi incicivus kanan maksilaris dilakukan teknik replantasi. Setelah delapan minggu splinting diangkat dan ditemukan gigi melekat pada soket dengan kuat dan tidak ada mobilitas sama sekali. Anak dan orang tuanya sangat gelisah dan terganggu karena hilanganya gigi depan. 12. tidak pada saat replantasi dengan harapan terjadinya revaskularisasi pulpa karena . Soket dengan lembut diaspirasi dan irigasi dengan larutan salin. kemudian gigi dipasang ke soket dan ditekan secara manual ke posisi semula. Terdapat edema dan laserasi pada bibir atas dan bibir bawah. maka dibutuhkan perhatian sesegera mungkin. 11. Kemudian gigi diikat dengan kawat pengikat dan kabel interdental dilakukan bersama dengan light cure composite resin. Pada kasus pasien ini dicoba untuk replantasi untuk merevitalisasi pulpa. Diskusi Cedera gigi traumatis merupakan suatu keadaan darurat dimana dokter gigi harus dapat menilai secara cepat dan mengobati dengan tepat. Giginya terendam ke dalam air.Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan ke klinik gigi anak dengan avulsi gigi incicivus sentral kanan maxilaris. Setelah pengobatan klinis dan evaluasi radiografis root kanal dilakukan. Debris dan dead tags dari jaringan sisa akar dihapus dengan spons basah salin dengan sangat lembut. Tidak ada tanda-tanda sakit ataupun tanda-tanda mobilitas dalam waktu 6 bulan. incicivus lateral dan caninus setelah 1 jam dari trauma. Setelah penyelidikan menyeluruh vitalitas gigi. Kemudian soket dipersiapkan untuk replantasi. Pasien disarankan untuk konsultasi tetanus dalam waktu 48 jam. Pasien kemudian diobservasi untuk evalasi lebih lanjut Fig. Pasien diberi antibiotik dan analgetik. Mereka dijamin bahwa giginya dapat diselamatkan dan mereka pun merasa lega.

atau chlorhexidine 0. Jangan dicabut. Pasien umumnya akan hadir dengan satu dari tiga skenario klinis. Lepaskan koagulum hanya dengan saline steril. Biasanya setelah . Prosedur ini akan melepaskan jaringan yang rusak yang akan memulai respon inflamasi. Soket dapat diisi dengan Emdogain® sebelum replantasi gigi dengan waktu kering ekstra-oral lebih besar dari 60 menit. dan kalsium hidroksida ditempatkan pada 7-10 hari. saline. gigi dapat disimpan dalam media penyimpanan seperti HBSS atau Viaspan ketika pemeriksaan trauma dilakukan dengan cepat. Penggunaan protein matriks enamel. kini dianjurkan karena studi terbaru menunjukkan bahwa hal itu mungkin membuat akar lebih tahan terhadap resorpsi dan mempromosikan pertumbuhan LPD baru dari soket. Koagulum dapat dihapus dari soket dengan aliran saline steril untuk memudahkan perlambatan. tetapi perawatan harus dilakukan untuk menjaga canal space bebas bakteri.  Gigi yang telah disimpan dalam media penyimpanan yang sesuai atau waktu kering ekstra oral telah kurang dari 60 menit. Perawatan endodontik untuk semua avulsi gigi permanen dengan apeks tertutup harus dimulai. menurunkan tekanan digital replantasi. Hal ini juga mungkin penting dalam kasus di mana waktu kering ekstra oral 20-60 menit. Swedia).4% yang ditambah asam sampai pH 5.  Gigi sudah direplantasi. Hasil dari kasus ini memuaskan secara klinis dan radiografis lalu pasien diobservasi untuk studi lebih lanjut. Jangan kuret soket. Malmö. Jika diperlukan.1% bilas mulut. Emdogain® (Biora. Sel-sel LDP permukaan akar tidak diharapkan untuk bertahan hidup. Jaringan pulpa gigi dengan apeks tertutup tidak bisa bertahan pada cedera avulsi dan harus dilepaskan.  Waktu kering gigi ekstra-oral lebih dari 60 menit. daerah sekitar gigi dan tulang dengan palpsi dan radiografi bagian cedera akan menentukan apakah soket tersebut utuh dan cocok untuk replantasi. Menilai cedera soket dan daerah sekitarnya fraktur dan reposisi sebelum replantasi. Permukaan akar yang terkontaminasi harus dibersihkan dengan larutan saline.5. Pengobatan root canal dapat dilakukan sebelum replantasi jika waktu kering ekstra oral lebih besar dari 60 menit. Penilaian soket. LPD harus diangkat dengan merendam gigi selama 5 menit di larutan sodium fluoride 2. Cukup membersihkan daerah dengan semprotan air. Revaskularisasi pulpa pada avulsi gigi dengan apeks yang matang dan tertutup tidak memungkinkan.pulpa nekrosis biasanya ditunjukkan setelah tiga minggu. Fraktur dinding soket harus direposisi sebelum replantasi.

 Gigi yang telah disimpan dalam media penyimpanan kurang dari 60 menit. . memiliki mobilitas dan pola erupsi yang normal. Replantasi gigi ditentukan untuk memiliki hasil yang memuaskan jika tanpa gejala. dan tes positif untuk tes vitalitas. dapat ditelusuri sekitar permukaan akar. Kekhawatiran yang sama viabilitas LPD pada avulsi gigi permanen dengan apeks terbuka berlaku untuk orang-orang dengan apeks terbuka dan pedoman pengobatan juga didasarkan pada waktu kering ekstra-oral gigi ini. suara perkusi normal.satu bulan. dan ada bukti radiografi resorpsi akar. Hasil tidak memuaskan meliputi gejala. Penting untuk dicatat bahwa mungkin diperlukan waktu hingga 3 bulan untuk merespon secara positif pengujian vitalitas. ketika lamina dura utuh.1% bilas mulut. Sebelum replantasi. kalsium hidroksida bisa diganti dengan gutta-percha.  Gigi yang sudah ditanami kembali. daerah tersebut harus dibersihkan dengan semprotan air. Pada tanda-tanda pasti kegagalan. infraoklusi. Studi dan perdebatan yang sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada situasi saat penanaman gigi kembali dapat mempertahankan tinggi dan lebar tulang alveolar di anak yang tumbuh. pulpa nekrotik harus dibuang dan pengobatan apeksifikasi dimulai. lepaskan koagulum dengan saline steril. Periksa soket untuk kesesuaian. saline atau chlorhexidine 0. pengembangan akar berhenti dan ukuran lumen pulpa tidak berubah. Pada gambaran radiografis perkembangan akar terus diharapkan. Jika perawatan endodontik tertunda. dan tanam kembali perlahanlahan dengan sedikit tekanan digital  Pedoman saat ini menyarankan agar gigi dengan apeks terbuka dan waktu kering ekstra-oral lebih besar dari 60 menit tidak ditanami kembali. rendam gigi dalam larutan doxycycline (1mg / 20ml saline). Bersihkan permukaan akar yang terkontaminasi dengan aliran saline steril. kalsium hidroksida dibutuhkan untuk jangka waktu yang lama dan status lamina dura harus diperiksa setiap 3 bulan. suara perkusi bernada tinggi.