You are on page 1of 21

Tugas Sejarah Sastra

Tradisi dan Kebiasaan Masyarakat
Kelas A.2. Prodi Pendidikan Sastra dan Bahasa Indonesia
(Semester 1)
No

.

1.

Nama
Fikri Maulana
Syiba

Tradisi

Penjelasan

Tradisi telur berdiri Salah satu tradisi masyarakat etnis
(Etnis Tionghoa di Tionghoa di Tangerang saat Peh
Tangerang)
Cun.
Sekitar
jam
11.00-13.00
masyarakat
berlomba-lomba
mendirikan
telur
pada
bagian
ujungnya.
Melepas
kuya Tradisi
lain
masyarakat
etnis
(Etnis
Tionghoa, Tionghoa, khususnya warga Cina
khususnya warga Benteng
di
sepanjang
sungai
Cina Benteng di Cisadane mempunyai kebiasaan
Tangerang)
melepas kura-kura ke sungai pada
hari-hari tertentu
Tradisi
siraman Pada hari kelahiran bayi ke-40, ada
(Sunda)
sesepuh
masyarakat
yang
memandikan anak dengan air
kembang 7 rupa sambil didoakan
dan
dicukur
rambutnya
saat
dimandikan.

Tujuan
Dalam
kepercayaan
etnis
Tionghoa, orang yang berhasil
mendirikan
telur
akan
mendapatkan berkah dari
langit
Dalam
kepercayaan
etnis
Tionghoa, melepas kuya ke
sungai
Cisadane
akan
membuang
sial
dan
mendatangkan peruntungan
yang baik.
Tujuan
pembasuhan
air
kembang ke kepala agar si
bayi
menuruti
orangtua,
ketika air dibasuh ke kaki
bertujuan agar si bayi ingat
tanah kelahiran, pembasuhan
di tangan bertujuan agar si
bayi beradab santun, saat
badan dibasuh, tujuannya
agar terlindung dari hal-hal
buruk,
sedangkan
makna
pencukuran rambut agar bayi

Tradisi saweran

2.

Rizki Fahmi

Tradisi
sunatan

setelah

Tradisi pawai obor
di malam takbir
Tradisi 3 dan 7
bulan orang hamil

3

Aprijal Wiguna

Tradisi nujuh bulan

Hakekah anak kecil

menjadi lurus jalan hidupnya.
Ada saweran yang dilakukan saat Sebagai wujud rasa syukur.
acara
pernikahan
berlangsung. Dan filosofi kesejahteraan
Biasanya uang saweran dicampur hidup bersama
gabah atau beras
Anak yang telah disunat setelah 3 Filosofi
dari
tradisi
ini,
atau 7 hari digelar saweran atau bertujuan agar anak tersebut
pembagian uang yang disertai nasi akan
menjadi
kaya
dan
kuning
dermawan
Tradisi yang dilakukan dengan Dipercaya mengusir roh-roh
beramai-ramai berpawai membawa jahat dan pertanda bahwa
obor sambil bertakbir/shalawat.
esok adalah hari raya
Membagikan rujak dan suguhan Dipercaya agar bayi yang ada
makanan kepada para tamu
di dalam perut sang ibu
dalam keadaan sehat dan
mempermudah
proses
persalinan kelak.
Nujuh bulan biasanya dilakukan oleh Supaya anak ini menjadi anak
orang
hamil
ketika
sedang yang berbakti kepada orang
mengandung 7 bulan, ketika 7 bulan tua dan Negara, agar anak ini
orang hamil itu wajib mandi berkah di dunia dan akhirat
kembang, memecahkan telur ayam,
telur ayam itu dipecahkan dengan
diinjak pake kaki, terus ayam
dilepas kemudian ditangkap dan
diberikan
kepada
nyipariji/ma
dukun, sehabis itu orang yg hamil
memberi wasiat atau saweran
kepada yang hadir.
Gunting rambut anak kecil ketika Supaya anak ini menjadi anak
lahir sekalian hakekah, rambut anak yang berbakti kepada kedua
kecil
dipotong
kemudian orang tua
dikumpulkan
terus
ditimbang
dengan ukuran emas, lelaki 2
potong kambing dan perempuan 1
potong
kambing
kemudian

Maulid nabi

Hajatan
perkawinan
hitanan

4

Khoirunnisa

atau

Tujuh
bulanan
wanita hamil

Saweran
Barat)

(Jawa

Tahlilan kematian

5.

Tri Septianingsih

Upacara
Siten

Tedhak

dibagikan di sekitar rumah atau
desa
Mauled nabi biasa dilakukan tgl 12
rabiul
awal
dengan
membaca
barjanji dan setiap orang membawa
ambeng satu bakul ke masjid
kemudian dibagikan ketika acara ini
selesai
Acara hajatan perkawinan atau
hajatan
hitanan,
acara
ini
diselenggarakan
dirumah
yang
mempunyai acara hajat, kemudian
ketika hajatan diadakan hiburan
baik dangdutan dan film layat
tanjab, dan di sediakan makanan
untuk tamu yang hadir atau
berkunjung
Mengadakan acara pengajian dan
mengajak tetangga, biasanya surat
yang dibaca seperti surat Yusuf dan
Maryam, ada juga yang dimandikan
kembang 7 rupa
Bagian dari salah satu acara
pernikahan,
biasanya
dilakukan
setelah kedua mempelai sungkeman
dengan orangtua, ada juga yang
barang sawerannya berupa barang
yang baru ia beli, misalnya motor,
mobil, dll.
Bagi umat muslim yang sedang
menerima musibah seperti kematian
pada seseorang pasti diadakan
tahlilan bersama pada hari ke-7, 40,
100 dan 1 tahun kematian si mayyit
Orangtua menuntun anak berjalan
di atas jadah sebanyak 7 buah,

Mengingat nabi

Agar yang menikah mendapat
ridho dari orang lain dan
supaya senang di dunia dan
akhirat

Dengan harapan sang anak
menjadi
anak
yang
Sholeh/Shalehah,
dan
memudahkan
pada
saat
melahirkan
Bentuk rasa syukur dan
menambah berkah rejeki di
kemudian hari

Agar si mayyit mendapatkan
tempat
terbaik,
diampuni
dosanya dan diterima amal
ibadahnya oleh Allah Swt.
Jadah : Simbol kehidupan
yang akan dilalui anak, warna

6.

Lina Aris Tiana

jadah tersebut bermacam warnanya
(merah, putih, hitam, kuning, biru,
merah muda dan ungu). Lalu anak
dituntun menaiki dan menuruni
tangga yang terbuat dari batang
tebu. Setelah itu anak dimasukkan
ke dalam kurungan ayam yang
didalamnya
terdapat
berbagai
benda (perhiasan, alat tulis, beras,
mainan, dll). Langkah yang keempat
yaitu
menyebarkan
udhik-udhik
(uang logam campur beras kuning)
pada anak-anak kecil, yang terakhir
si anak dimandikan dengan air
setaman, lalu dikenakan pakaian
baru.
Upacara Mitoni
Saat kandungan berusia 7 bulan
diadakan
pemberian
sesajen
tumpeng di tempat yang dipercaya
menjadi
tempat
tinggal
arwaah/leluhur
Malam Midodareni Berasal dari legenda Jaka Tarub dan
Dewi Nawangwulan, pada malam
sebelum
hari
pernikahan,
upacaranya berupa tantingan dan
siraman. Lalu sekitar pukul 7 calon
pengantin pria datang ke rumah
calon pengantin wanita beserta
keluarganya untuk pengakraban
kedua keluarga, kedua pasangan
belum boleh bertemu
Upacara selamatan Pemberian nama selamat dengan
malam syukuran
Upacara
bersih Bekerjasama bebersih desa
desa
Upacara sedekah
Setelah 7 hari dari hari raya Idul

masing-masing jadah juga
memiliki arti. Warna-warna
tersebut
melambangkan
pilihan hidup yang akan
dilalui anak
Naik-turun tangga : agar anak
memiliki
keberanian
dan
watak kepahlawanan
Kurungan
:
Gambaran
kehidupan nyata anak
Udhik-udhik : Agar anak
memiliki sikap rendah hati.

Memberi keselamatan pada
bayi dan mengusir pengaruhpengaruh buruk
Membersihkan
dan
memantapkan kedua calon
mempelai sebelum hari besar
pernikahannya
serta
mengakrabkan
hubungan
kedua belah keluarga

Memberi keselamatan bagi
pemakai nama tersebut
Agar desa bersih dan hasil
panen melimpah
Filosofinya
untuk

Malam 1 suro
Upacara Tabuik
7.

Nur Arsy Awliya

Ruwahan (Betawi)

Perayaan Peh Cun

8.

M.Sofyan Indra

Fitri, sedekah berupa sajen di
nampan dilepaskan ke laut
Mencuci dan memandikan benda
pusaka di malam 1 suro
Upacara di Pantai Barat Sumatera
Dipercaya menjelang datangnya
bulan puasa, arwah datang ke
rumah
untuk
menengok
keluarganya, masyarakat betawi
mengadakan
acara
ruwahan
bersama
sanak
famili,
berdoa
bersama untuk sang arwah
Diperingati masyarakat Tionghoa di
Tangerang dengan acara lomba
perahu naga dan lomba-lomba
lainnya

menghormati
leluhur
dan
mendapat keberkahan
Memperoleh keberuntungan
dan kemantapan hidup
Memperingati
Hasan
dan
Husen, cucu Nabi Muhammad
Saw.
Mendoakan sang mayyit agar
dosa
selama
hidupnya
diampuni
dan
mendapat
tempat yang terbaik

Untuk menghormati perdana
menteri Qu Yuan yang setia
dan
cinta
negara
dan
kesolidaritasan
masyarakat
etnis Tionghoa
Pawai obor jelang Malam hari menjelang Ramadhan, Mempererat
silaturahmi
Ramadhan
anak -anak hingga dewasa berjalan antara umat muslim
kaki, berkeliling kampung dengan
membawa obor sambil bershalawat
Tedak Siten
Upacara turun tanah, bayi dituntun Serangkaian
upacara
ini
berjalan,
menaiki
tangga
dan bertuujuan agar si anak bisa
mengambil benda dalam kurungan
menjadi mandiri saat ia
dewasa nanti
Upacara Tingkeban Sang ibu yang sedang hamil Bertujuan untuk memohon
(Tujuh Bulanan)
dimandikan dengan air kembang
kepada Tuhan YME agar selalu
diberikan rahmat dan berkah
sehingga bayi yang akan
dilahirkan selamat dan sehat.
Ngumbah Keris
Mencuci dan membersihkan keris Makna dan tujuannya luhur
pusaka bagi orang yang memilikinya dan sakral, untuk mendoakan
tiap satu tahun pada malam satu dan
menghormati
para
suro
leluhur.

9.

10.

Yushdi Prasetyo

Aan
Saputri

Shalawat Dustur

Sebelum pihak laki-laki berangkat
menuju rumah pihak perempuan,
pengantin
laki-laki
dilantunkan
adzan terlebih dahulu oleh pelantun
dustur
Balas Pantun
Rombongan pihak laki-laki datang
menuju rumah pihak perempuan
yang dihalangi oleh para jawara,
disinilah komunikasi antar kedua
jawara berlangsung. Masing-masing
dari pihak jawara menyampaikan
maksud dan tujuan kedatangannya
dengan berbalas pantun
Beklai
Jawara
pihak
perempuan
menantang jawara pihak laki-laki
untuk beradu silat. Jika jawara pihak
laki-laki menang, barulah bisa
masuk ke rumah pengantin wanita.
Di tahap ini sudah dirancang
sedemikian rupa agar jawara pihak
laki-laki memenangkan silat
Faizatun Ziarah
Dilakukan sebelum atau sesudah
makam/nyekar
Idul Fitri untuk berziarah ke makam
keluarga
Pengajian makam
Membacakan ayat suci Al-Qur’an
dari hari pertama sampai hari ke-40
sejak kematian
Tradisi besanan
Sebelum
pernikahan,
keluarga
perempuan/laki-laki
membawakan
makanan ke calon mertuanya
Tradisi syukuran
Dilakukan kepada anak kecil yang
baru bisa berjalan dengan menabur
uang koin, beras dan permen
Tradisi
slametan Slametan yang dilakukan selama 7
orang meninggal
hari berturut-turut sampai hari ke
seratus dalam bentuk pengajian

Dimaksudkan untuk ibadah,
karena
pernikahan
merupakan
ibadah
yang
dianjurkan oleh agama
Melestarikan budaya khas
betawi
dan
menciptakan
suka-cita
dalam
acara
pernikahan

Jawara adalah sebutan orang
yang
pandai
bela
diri
sehingga disegani banyak
orang
kewibawaannya,
kehadiran jawara disini untuk
memeriahkan
acara
pernikahan
Mendoakan almarhum supaya
arwahnya diterima diSisi Allah
Swt
Agar almarhum tenang diSisi
Allah Swt
Bertujuan agar
mendapat
restu sebaik-baik restu
Bersyukur karena
sudah bisa berjalan

si

anak

Mengenang dan mendoakan
almarhum di alam kubur

11.

12

M. Faizal Tanjung

Sri Amelia

rutin
Ritual
pesugihan Berhubungan badan pada malamNyi Roro Kidul
malam tertentu sesuai kesepakatan,
konon katanya, setelah selesai
berhubungan badan, sisik -sisik
emas yang ada pada tubuh Nyi Roro
Kidul akan rontok menjadi serpihan
emas. Tetapi setelah tujuh tahun
dan
ingin
ditambah
lagi
kekayaannya,
harus
memberi
tumbal atau menumbalkan diri
dengan menjadi pengikutnya
Ritual
pesugihan Sang pencari pesugihan monyet
monyet
harus selalu menyediakan tumbal
nyawa kepada makhluk gaib yang
menguasai makam Ngujang sampai
si pemuja meninggal
Ritual Tiwah
Mencuci dan membersihkan, lalu
memindahkan sisa jasad mereka
dari liang kubur ke sebuah tempat
yang diberi nama Sandung
Halal bihalal
Memohon maaf dengan berjabat
tangan kepada semua orang di
suatu majelis atau perkumpulan,
khususnya pada saat hari raya Idul
Fitri
Selamatan Rumah Selamatan berupa kegiatan makan
Baru
bersama yang diadakan si pemilik
rumah baru dengan mengundang
tetangga-tetangga di sekitarnya,
biasanya juga ditambah acara
pengajian
Tahlilan kematian
Bagi umat muslim yang sedang
menerima musibah seperti kematian
pada seseorang pasti diadakan
tahlilan bersama pada hari ke-7, 40,

Menambah kekayaan

Memudahkan jalan rezeki

Mengantarkan roh ke alam
baka
Ajang
persatuan
dan
komunikasi sehat antar umat
muslim di Indonesia
Wujud
rasa
syukur
dan
menjalin silaturahmi dengan
tetangga-tetangga baru

Agar si mayyit mendapatkan
tempat
terbaik,
diampuni
dosanya dan diterima amal
ibadahnya oleh Allah Swt.

13

Dien Maulidina

Tujuh bulanan

Tradisi pingitan

Tahlilan

Malam 1 suro

14.

Siti Nurhalizah

Selamatan

Tahlilan

100 dan 1 tahun kematian si mayyit
Biasanya ibu hamil diharuskan
membuat rujakan dari buah-buahan
segar dan mengajak tetanggatetangga untuk datang ke rumah
dalam rangka pengajian tujuh
bulanan sambil berdoa bersama
Seorang perempuan yang akan
menikah biasanya akan dilarang
keluar rumah, bertemu dengan
mempelai
pria,
bekerja
dan
melakukan hal yang berat. Pingitan
berlangsung 7 sampai 10 hari
menjelang
acara
pernikahan.
Apabila
pingitan
ini
dilanggar
biasanya akan terjadi sesuatu hal
buruk yang nantinya menimpa
kedua pasangan tersebut
Berlangsung 7, 40, hingga 100 hari.
Mengadakan pengajian rutin dengan
membaca
surat
Yaasin
dan
menyuguhkan makanan ringan dan
air minum kepada para hadirin
Membuat
nasi
tumpeng
dan
memandikan barang dan senjata
pusaka setiap malam 1 suro

Rasa syukur kepada Allah Swt
atas
diberikannya
kepercayaan
menjadi
orangtua
dan
amanah
menjaga
seorang
anak
manusia
Tujuannya
untuk
kebahagiaan, kecantikan dan
mengerti rasa sabar, serta
memudahkan
prosesi
pernikahan nantinya

Tujuannya untuk mendoakan
yang sudah meninggal agar
arwahnya tenang
Tercapainya
ketentraman
batin dan keselamatan si
empunya
benda/senjata
pusaka
Agar almarhum tenang di
alam sana dan mendapatkan
tempat terbaik di Sisi Allah
Swt

Dzikir dan doa bersama keluarga
dan para tetangga yang ditujukan
untuk
mendoakan
yang
telah
meninggal,
biasanya
juga
menyediakan
makanan
dan
minuman kesukaan si almarhum
Biasanya dilakukan setelah Ba’da Mendoakan orang yang telah
Isya, para warga berkumpul untuk meninggal agar mendapat
mengadakan pengajian Yaasin dan tempat yang layak di Sisi

Sesajen/ancak

15.

Risma Niati Dewi

Tradisi
bayi

ditutup dengan makan bersama
Sesajen disiapkan saat keluarga
mengadakan pesta pernikahan dan
khitanan. Sesajen berisi nasi putih,
nasi kuning, telur ayam kampung,
kue dan rokok yang ditaruh di rakit
dan dilarung ke sungai/laut

cukuran

Sungkeman

Palang Pintu

Mencukur rambut bayi saat genap
berusia 40 hari. Pilihan waktu ini
cukup beralasan. Saat bayi berumur
40 hari umumnya kondisi ibu sudah
pulih
seusai
melewati
proses
persalinan yang sangat melelahkan
secara fisik dan psikis. Bayi pun
sudah cukup “kuat” dan siap
bertemu banyak orang.
Sungkeman
berasal
dari
kata
sungkem
yang
maknanya
bersimpuh atau duduk berjongkok
sambil mencium tangan. Biasanya
sungkeman dilakukan oleh orang
muda kepada orang tua, namun
lazimnya hal ini dilakukan oleh
seorang anak kepada orang tua
mereka.
Bagi
orang
Jawa
sungkeman merupakan tradisi turun
temurun.
Dalam tradisi palang pintu terdapat
beberapa orang yang melakukan
proses tersebut. Dua jagoan dari
pihak perempuan, satu jagoan dari
pihak laki-laki, satu orang juru
pantun dari masing-masing pihak,
tiga pembaca shalawat dustur, dan

Allah Swt
Masyarakat
sekitar
mempercayai tradisi ini untuk
menjaga
keluarga
dari
pengaruh roh jahat
Membersihkan lemak
dan
mencegah iritasi pada bayi,
agar si bayi kelah menjadi
orang yang selalu menjaga
kesucian dirinya

Tradisi ini sangat kental
dengan
nilai-nilai
filosofi
anutan masyarakat jawa yang
menjunjung tinggi rasa bakti
dan hormat kepada kedua
orang tua.

Bertujuan untuk menguji Ilmu
dari pengantin laki-laki. Hal ini
dapat
dilihat
dari
latar
belakang masyarakat Betawi.
Dimana setiap kita pergi ke
kampung
lain,
jawara
setempat pasti akan menguji

16.

Khaeriyah

Sedekah bumi

Tingkeban

Sedekah laut

satu pembaca sike. Silat yang
dipakai dalam beklai merupakan
jenis silat cingkrik. Silat cingkrik
berasal dari wilayah rawa belong
daerah suka bumi utara dan kebon
jeruk. Sekilas terlihat seperti tarian,
akan tetapi kecepatan tangan dan
kecepatan kakinya membuat kita
yakin seperti sungguhan. Silat
cingkrik sendiri merupakan murni
bela diri. Namun sekarang juga
digunakan
sebagai
seni
pertunjukan.Dalam
prosesnya
terdapat pembacaan lantunan sike.
Lagu-lagu sike merupakan Shalawat
Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi,
memakai nada sikkah (dalam ilmu
tilawatil Quran) yang merupakan
tingkatan nada tersulit dengan pola
irama yang sangat kompleks dan
indah.
Warga membuat tumpeng dan
berkumpul jadi satu di tempat
sesepuh kampung,di balai desa atau
tempat yang telah disepakati oleh
seluruh masyarakat setempat untuk
menggelar acara ritual sedekah
bumi tersebut
Sang ibu yang sedang
hamil di
mandikan dengan air kembang
setaman dan disertai doa.

kemampuan
kita
sebagai
pendatang. Semetara tradisi
balas
pantun
yang
merupakan
komunikasi
sastra, juga dilatar belakangi
oleh adat masyarakat betawi
secara turun-temurun.

Mensyukuri
hasil
dan
kekayaan alam pemberian
Tuhan YME

Bertujuan untuk memohon
kepada tuhan YME agar selalu
di berikan rahmat dan berkah
sehingga bayi yang akan
dilahirkan selamat dan sehat.
Masyarakat nelayan pantai setiap Sebagai rasa terima kasih
tahun melakukan sedekah laut masyarakat nelayan terhadap
sebagai persembahan kepada sang sang penguasa laut selatan.

Sesajen

17

18

Ratu agar menjaga keselamatan
para
nelayan
dan
membantu
perbaikan penghasilan
Membuat tumpengan besar yang
dikelilingi buah buahan dan sayur
sayuran
yang
dipersembahkan
kepada laut atau pohon besar

Dianggap
mempengaruhi
serta
mengatur
gerak
kehidupan , bagi mereka yang
masih mau menginginkan
kehidupan dan hasil/ rizki di
dunia
Neneng Nur Fitri Saweran
Biasanya
tradisi
saweran
ini Bentuk rasa syukur dan
S.S.
diadakan pada acara khitanan, silaturahmi
dengan
pernikahan , anak yang baru bisa masyarakat sekitar
berjalan
ataupun
yang
baru
memiliki kendaraan baru yaitu
mobil. Saweran ini biasanya diikuti
oleh warga dari ibu-ibu, anak-anak
hingga
bapak-bapak
mengikuti
saweran tersebut, biasanya saweran
tersebut ditaruh didalam baskom
yang berisi uang logam, uang
kertas,
permen
dan
dicampur
dengan sedikit beras
Ngeliwet
Menaruh makanannya yang terdiri Tradisi ngeliwet ini biasanya
nasi tumpeng, ikan asin, lalaban tujuannya
hanya
untuk
atau sejenis daun pisang atau menjalin silahturahmi sesama
pepaya yang direbus, sambal, dan dengan yang lain.
juga tempe tahu yang telah
digoreng, lalu dimakan bersamasama
Pengajian
rutin Pengajian rutin yang diisi dengan Mendoakan orang yang sudah
malam Jum’at
ceramah
yang
dilakukan
oleh meninggal dunia dan atau
ustadz/ustadzah dan bukan hanya biasa disebut dengan kirim
itu saja pengajian malam jumat ini doa kepada yang sudah
juga diakhiri dengan pembagian meninggal
berkat/besek yang berisi makanan.
Mu’arief
Tradisi
Tedhak Syukuran dengan menitah anak Sebagai pengharapan agar

Ramdhani

19.

Aprilia
Utami

Siten

berjalan di tanah, disawer dan sang anak kelak bisa sukses
menitah anak naik-turun tangga
dalam
menghadapi
kehidupannya
Siraman
Memandikan calon pengantin oleh Membersihkan jiwa dan raga
sesepuh dengan air setaman
calon
mempelai
sebelum
dilaksanakan ijab kabul
Ruwatan
Slametan apabila mempunyai anak Untuk
memberikan
doa
hanya satu dengan memberikan kepada anak satu-satunya
doa. Biasanya disertai kesenian agar
tidak
mendapat
wayang kulit dan yang melakukan gangguan dari makhluk halus
peruwatan adalah seorang dalang
atau penyakit.
Zahra Tradisi
Gunung tersebut dianggap keramat Mengenang
sejarah,
pengagungan
sebagi tempat bersemayamnya roh mensyukuri pemberian alam
Gunung Tampomas leluhur yang telah meninggal. Di dan menghormati legenda di
(Sumedang)
gunung itu banyak ditemukan tempat tersebut
bangunan suci berbentuk teras
berundak
yang
memanfaatkan
kemiringan lereng atau gua-gua
pertapaan.
Peristiwa
“burak
pajajaran”,
memberi
gambaran
bahwa
gunung
tampomas
merupakan gunung suci tempat
prabu
siliwangi
menuju
alam
kedewaan (ngahiang).
Seren
Diawali dengan mengambil air suci Upacara ini sebagai bentuk
Taun/Upacara adat yang berasal dari tujuh mata air rasa syukur dan dimaksudkan
panen (Sumedang) yang kemudian disatukan dalam agar
tuhan
memberikan
satu wadah. Kemudian didoakan perlindungan
di
musim
dan dipercaya membawa berkah. mendatang
Dilanjutkan dengan sedekah nasi
kuning .Warga yang datang dalam
upacara
berebut
nasi
kuning
(tumpeng) yang dapat dipercaya
membawa
berkah
bagi
yang
mendapatkannya. Dalam upacara
tersebut
dilakukan
berbagai

20.

21.

Yuyun Widiawati

Zulfalika
Chairunnisa

pertunjukan adan dan menyanyikan
lagu-lagu karawitan oleh juru kawih
untuk menyambut karuhun.
Ngeliwet
Menyusun nasi tumpeng, lalaban
daun pisang, buah dan sayursayuran, lalu dimakan bersamasama
Tasyakuran
4 bulanan itu disebut ngapati atau
ngupati yaitu semacam upacara
keselamatan janin yang ada didalam
tubuh si ibu pada saat menginjak
usia 4 bulan .
Cukuran bayi 40 Pelaksanaanya bayi di baringkan di
hari
tengah-tengah para undangan di
sertai perlengkapan bokor yang diisi
air kembang 7 rupa dan gunting
yang di gantungi perhisaan emas
berupa kalung, cincin atau gelang
untuk mencukur rambut bayi,dan
pada saat itu mulailah para
undangan berdo’a dan berjanji atau
di sebut juga marhabaan di situlah
rambut bayi di gunting sedikit oleh
beberapa orang yang berdo’a pada
saat itu.
Slametan
Dzikir dan doa bersama tetangga
yang ditujukan untuk mendoakan
yang telah meninggal, biasanya
juga menyediakan makanan dan
minuman kesukaan si almarhum
Acara
Nujuh Memperingati
usia
kehamilan.
Bulanan
Bermula dari siraman, pengajian,
lalu
pemakaian
busana
dan
menyuguhkan nasi tumpeng
Saweran
Orangtua mengumpulkan anak-anak
kecil dan menyawer uang recehan,

Menjalin silaturahmi sesama
dan memudahkan rezeki
Tujuan agar si janin yang ada
di dalam kandungan nantinya
lahir dalam keadaan sehat
wal afiyat dan menjadi anak
yang saleh
Tujuaannya
untuk
membersihkan lemak si bayi
dan agar tidak mudah iritasi

Agar almarhum tenang di
alam sana dan mendapatkan
tempat terbaik di Sisi Allah
Swt
Untuk
memperingati
usia
kehamilan
dan
menjalin
silaturahmi
Hal ini dilakukan
bentuk rasa syukur

sebagai

22.

23.

beras dan permen
Syukuran
Menyajikan nasi tumpeng beserta
lauk-pauk dan dimakan bersama
tetangga
Itsni
Maghfiroh Nujuh bulan
Biasanya dilaksanakan pada tanggal
Gaos
7, 17 dan 27 menurut penanggalan
jawa. Dalam upacara ini, ibu yang
hamil dipakaikan kain/kemben, lalu
dimandikan air kembang 7 rupa,
setelah itu doa dan makan tumpeng
bersama-sama
Tahlilan
Dilaksanakan malam hari di rumah
seseorang yang salah satu anggota
keluarganya telah meninggal dunia.
Diawali dengan doa bersama dan
pembacaan Surat Yasin, tahlil,
tahmid dan tasbih. Setelah selesai,
dilakukan
pembagian
besek/makanan
Palang Pintu
Diawali dengan adu bela diri dari
kedua pihak. Rombongan mempelai
pria dihadang oleh rombongan
mempelai
wanita.
Jagoan
dari
mempelai pria melawan jagoan dari
mempelai wanita. Selain itu ada
juga balas-berbalas pantun dan
mengaji Al-Qur’an
Saweran
Biasanya
dilaksanakan
ketika
anakbaru
bisa
berjalan.
Orangtuanya menyawer uang logam
yang dicampur beras dan permen
pada anak-anak kecil
Zakiatun Nisa
Tradisi 3 hari orang Tetangga menyumbang makanan
meninggal dunia
ringan
untuk
keluarga
yang
ditinggalkan
dan
malamnya
mengadakan
tahlilan
membaca

Mensyukuri kelahiran bayi,
khitanan
dan
acara
pernikahan
Upacara ini dilakukan atas
dasar
mensyukuri
nikmat
yang sudah Allah berikan
kepada umatnya

Dikhususkan
untuk
mendoakan orang yang sudah
meninggal

Simbol wibawa masyarakat
betawi
dan
sebagai
pemantapan
serta
penangguhan kedua calon
mempelai.

Merupakan ungkapan rasa
syukur terhadap Allah Awt
atas perkembangan anaknya.
Menguatkan keluarga yang
ditinggalkan dan mendoakan
almarhum

24.

Annisa Fauziah

surat Yasin dan tahlil dan diakhiri
dengan pembagian besek oleh
keluarga yang ditinggalkan.
Tradisi 7 hari orang Setelah dilakukan tradisi 3 harian,
meninggal dunia
selanjutnya diadakan tradisi 7
harian. Rangkaian acara yang
berlangsung
sama
seperti
sebelumnya kegiatan di malam 3
harian.
Siraman
Memandikan calon pengantin oleh
sesepuh dengan air setaman atau
air kembang 7 rupa
Akikahan
Seminggu setelah bayi dilahirkan,
orangtua
mengadakan
akikah
dengan memotong 2 kambing
apabila anaknya laki-laki dan 1
kambing
apabila
anaknya
perempuan
Maulidan
Mengundang
ustadz
untuk
berceramah di acara peringatan
kelahiran Nabi Muhammad Saw.
Tahlilan
Membaca Yasin dan tahlil di rumah
orang yang meninggal
Tradisi 4 bulanan
Cukur rambut bayi

25.

Nofa Januanti

Tradisi Labuhan

Pemakaman

Mengenang dan mendoakan
almarhum

Menyucikan calon mempelai
sebelum akad pernikahannya
Untuk menebus bayi
dilahirkan
dengan
menyembelih hewan

yang
cara

Memperingati,
memperoleh
ilmu dan meneladani nabi kita
Mengenang dan mendoakan
oran yang sudah meninggal
agar tenang
Rasa bersyukur, kepatuhan
dan ketundukan
Rasa syukur atas karunia
anak yang lahir dengan
selamat
Untuk mengusir roh jahat
yang
ada
di
laut
dan
menjauhkan bala

Saat 4 bulan kehamilan, si ibu hamil
diharuskan bersedekah
Tetua masyarakat memandikan dan
mencukur kepala bayi di usianya
yang 40 hari
Labuhan adalah sebuah tradisi yang
di adakan pada malam satu suro.
Mereka akan membuat tumpeng
dan ada Kepala Sapi Jantan, ini
digunakan untuk semacam sesajen.
Lalu akan di hanyutkan ke laut
Pemakaman ini dilakukan pada Bisa untuk memotivasi diri

ditebing-tebing

Tradisi Amben

26.

Syifa
Amalia Khataman
Firmansyah
Qur’an

Akekah

Sunatan

seseorang yang sudah meninggal
lalu akan ditaruh pada tebing-tebing
batu yang curam. Jika mayit di taruh
pada tebing paling bawah maka
mayit ini masih masyarakat biasa,
tapi jika semakin tinggi mayit
ditaruh pada langit-langit tebing
makan semakin tinggi derajatnya.
Setiap sekali setahun mayat akan
diturunkan dari tebing, lalu pakaian
yang digunakan oleh mayit akan
diganti oleh keluarganya
Amben
adalah
tradisi
yang
dilakukan untuk membakar mayit.
Tradisi ini dilakukan pada mayit
yang
sudah
dimandikan,
pembakaran dilakukan diatas jerami
atau tumpukan kayu. Tradisi ini
biasa dilakukan oleh keluarga yang
menganut agama Hindu.
Al- Tradisi masyarakat Betawi. Pertanda
bahwa
seorang
yang
sudah
melaksanakan upacara khataman
Qur’an dianggap telah menjadi
orang yang mengerti Qur’an. Semua
diajari membaca Qur’an yang baik
dan berakhlak
Upacara pemberian nama dan
pencukuran rambut bayi. Pada
upacara ini dipotong kambing satu
ekor untuk bayi perempuan dan dua
ekor untuk bayi laki-laki. Akekah
juga
dimeriahkan
dengan
pembacaan
Al-Barzanji
dan
pembagian besek.
Sunatan bagi orang betawi adalah

agar banyak-banyak beramal
baik sebelum ajal tiba.

Agar roh diterima oleh langit,
juga untuk menghilangkan
bau busuk mayat.

Memperbaiki bacaan Qur’an
dan membangun akhlak yang
baik.

Bentuk rasa syukur kepada
Allah SWT. atas karunia anak
yang diberikanNya.

Sebagai bentuk rasa syukur

27.

28.

upacara memotong ujung kelamin
anak lelaki. Setelah anak tersebut
selesai disunat, maka diadakan
pesta
sunatan
yang
biasanya
didalamnya ada penampilan lenong
dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an
Zulkiflee
Baka- Hari Azusa
Ini adalah peringatan hari besar
Alee
Islami, bagi muslim di Thailand,
yaitu 10 awal pada bulan Muharram.
Semua orang membuat makanan
dan membagi kepada orang miskin.
Menghormati guru Tiap hormat, siswa tundukkan
badannya ke guru
Cincin Perkawainan Cincin perkawinan letak di sebelah
kiri, cincin pertunangan letak di
sebelah kanan
Nur Fadillah
Kekeba
Bahasa Kekeba muncul pada proses
pemijatan perut ibu hamil. Karena
pada proses itu ibu hamil di urut
oleh tukang urut. Kemudian proses
selanjutnya yaitu penyiraman air
kembang kepada si Ibu Hamil,
dilanjut denga pelemparan telur kearah kepala Ibu Hamil. Ada filosofi
atau kepercayaan Masyarakat bila
telur itu pecah maka anak yang
akan
lahir
berjenis
kelamin
Perempuan, dan jika telur yang
dilempar tidak pecah maka anak
yang akan lahir berjenis kelamin
Laki-Laki
Tahlilan kematian
Mungkin adat istiadat ini sama di
daerah
lain.
Bila
ada
yang
meninggal maka akan di adakan
tahlilan bertujuan mendoakan orang
yang telah meninggal di iringi

atas
lancarnya
proses
khitanan anak. Mengharapkan
si anak menjadi orang yang
berbudi baik.
Mengasihani fakir miskin

Rasa hormat yang baik
Keserasian suami istri
Mempersiapkan
dan
menenangkan batin si ibu
hamil, mempermudah proses
persalinan nantinya

Mendoakan si mayyit agar
dosanya selama di dunia
diampuni
dan
mendapat
tempat terbaik DiSisiNya

Makan Salah

29.

Mei Megawati

Tahlilan

Aqiqah

Tradisi saweran

dengan
pembacaan
dengan
pembacaan Al-Qur’an pagi-siangsore-malam. Biasanya dibagikan
besek/makanan.
Namun
acara
tahlilan ada yang sampai 40 hari
tergantung
kemauan
keluarga
almarhum. Setelah acara 7 harian
selesai pada hari ke-40 akan di
adakan sedekah kembali, sama
seperti 3, 7, 40, 100 hari dan 1
tahun.
Acara ini diadakan pada malam
resepsi pernikahan. Sekitar jam 10
malam
keluarga
mempelai
perempuan
akan
menyiapkan
makanan dan tumpeng. Setelah
semua
keluarga
berkumpul,
biasanya
keluarga
pria
yang
memakan jamuan ketika doa selesai
di bacakan maka pengantin pria dan
wanita
akan
berebut
ujung
tumpeng. Yang mendapat ujung
tumpeng diartikan menang akan
mendominasi pada kehidupan
Biasanya dilakukan setelah Ba’da
Isya, para warga berkumpul untuk
mengadakan pengajian Yaasin dan
ditutup dengan makan bersama
Seminggu setelah bayi dilahirkan,
orangtua
mengadakan
akikah
dengan memotong 2 kambing
apabila anaknya laki-laki dan 1
kambing
apabila
anaknya
perempuan
Bagian dari salah satu acara
pernikahan,
biasanya
dilakukan

Acara
ini
bertujuan
mempererat
hubungan
keluarga pria dan wanita

Mendoakan orang yang telah
meninggal agar mendapat
tempat yang layak di Sisi
Allah Swt
Mengingat sejarah Habil dan
Qabil serta Penyembelihan
oleh Nabi Ibrahim. Sebagai
rasa syukur
Bersyukur kepada Allah dan
menjalin
tali
silaturahmi

30.

Erika
Lestari

Puspita Nujuh Bulanan

Tradisi Pingitan

Halal bi Halal
31.

Siti Maryam

Tari Japan

Saweran

Padangan

setelah kedua mempelai sungkeman
dengan orangtua, ada juga yang
barang sawerannya berupa barang
yang baru ia beli, misalnya motor,
mobil, dll.
Biasanya ibu hamil diharuskan
membuat rujakan dari buah-buahan
segar dan mengajak tetanggatetangga untuk datang ke rumah
dalam rangka pengajian tujuh
bulanan sambil berdoa bersama
Seorang perempuan yang akan
menikah biasanya akan dilarang
keluar rumah, bertemu dengan
mempelai
pria,
bekerja
dan
melakukan hal yang berat. Pingitan
berlangsung 7 sampai 10 hari
menjelang acara pernikahan.
Memohon maaf dengan berjabat
tangan kepada semua orang di
masjid atau perkumpulan
Tari ini berasal dari budaya islam
yang mencampur kedalam budaya
Betawi. Biasanya tarian ini di iringi
dengan Gambus tapi sekarang
Tarian ini di iringi oleh Marawis.
Tarian ini biasa dilakukan pada saat
tertentu
Diadakan ketika anakbaru bisa
berjalan. Orangtuanya menyawer
uang logam yang dicampur beras
dan permen pada anak-anak kecil
yang sudah dikumpulkan
Membuat nasi tumpeng ukuran
besar yang dihias lalaban daun
pisang, buah dan sayur-sayuran,

sesama warga

Rasa syukur kepada Allah Swt
atas
diberikannya
kepercayaan
menjadi
orangtua
dan
amanah
menjaga
seorang
anak
manusia
Mengajarkan tentang sabar
kepada
kedua
calon
mempelai

Mempererat
muslim

persaudaraan

Untuk hiburan masyarakat
sekitar. Biasanya disertakan
dalam upacara pernikahan
atau sunatan.

Bersyukur,
dan
kebahagiaan
tetangga sekitar.

berbagi
dengan

Mempererat silaturahmi dan
juga rasa bersyukur

32.

Vita Avisa

Tradisi Labuhan

Kebiasaan
Ngumbah Pusaka

Tradisi Mitoni

33.

Nurhafida Thoh

Pernikahan

lalu dimakan bersama-sama
Labuhan adalah sebuah tradisi yang
di adakan pada malam satu suro.
Mereka akan membuat tumpeng
dan ada Kepala Sapi Jantan, ini
digunakan untuk semacam sesajen.
Lalu akan di hanyutkan ke laut
Mencuci dan membersihkan bendabenda pusaka bagi orang yang
memilikinya tiap malam satu suro
tiba

Mengusir bala dan pengaruh
buruk dari arwah-arwah yang
berada di lautan

Memberi peruntungan baik.
Dan
menjinakkan
benda
pusaka
tersebut
agar
menurut dan melindungi si
pemakai
Menjauhkan jabang bayi dari
hal-hal buruk, agar setan
tidak ikut campur dalam
proses kelahiran

Saat kandungan berusia 7 bulan
diadakan
pemberian
sesajen
tumpeng di tempat yang dipercaya
menjadi
tempat
tinggal
arwaah/leluhur
Sejak awal upacara pernikahan Bersatu dalam hidup rumah
adalah untuk meminta orang tua tangga
atau dari orang itu untuk meminta
kerabat wanita itu hadiah mungkin
dessert atau buah di proposal belum
disepakati
dengan
mengatakan
bahwa dibutuhkan sekitar tujuh hari
untuk
berkonsultasi
dengan
keluarga
wanita
itu
sebelumnya.Setelah
makan
perayaan lengket pernikahan makan
Anda harus mengirim pengantin,
untuk menunjukan bahwa mereka
memenuhi
mempelai
laki-laki
adalah anggota keluarga. Namun,
setelah
selesai
harus
dikirim
kembali selama tiga malam ini
adalah rumah bagi laki-laki tiga
malam berikutnya atau membagi

Hari Azusa

Nyanyi Bersama
34.

Hanif
Kusumaningrum

keluarga
IBagi muslim di Thailand, yaitu 10
awal pada bulan Muharram. Semua
orang membuat makanan dan
membagi-bagi kepada orang miskin.
Nyanyikan
lagu
kebangsaan
Thailand tiap pagi di sekolah
Peringatan sesuatu dengan doa
bersama. Tadinya tradisi ini berasal
dari ajaran Hindu, lalu disesuaikan
dengan adat dan ajaran Islam
Diadakan tahlil, tahmid dan tasbih
serta pembacaaan surat Yaasin

Berbagi pada rakyat miskin

Mencintai negeri
Untuk memohon keselamatan
hidup,
kesejahteraan
dan
ungkapan syukur

Mendoakan
mayyit
agar
tenang
dan
dilapangkan
kuburnya
Dilakukan saat bayi di kandungan Agar kelahiran bayi kelak
berusia 7 bulan, dengan cara menjadi suci dan bersih
memandikan dan mendoakan si ibu
yang hamil