You are on page 1of 2

Dasar Teori

Farmakokinetik dan Farmakodinamik
Tujuan terapeutik adalah untuk mencapai efek menguntungkan yang diinginkan dengan
efek merugikan yang minimal. Ketika suatu obat telah dipilih untuk seorang pasien, klinisi harus
menentukan dosis yang sangat mendekati tujuan tersebut. Suatu pendekatan yang rasional untuk
mencapai tujuan ini, mengkombinasikan prinsip-prinsip farmakokinetik dan farmakodinamik
untuk menjelaskan hubungan dosis-efek.

Gambar 1.1 : Hubungan antara dosis dan efek dapat digolongkan menjadi komponen
farmakokinetik (dosis-kadar) dan farmakodinamik (kadar-efek). Kadar obat menunjukkan
hubungan antara farmakokinetik dan farmakodinamik serta menjadi fokus utama kadar sasaran
pada pendekatan pemberian dosis yang rasional. Ketiga proses farmakokinetik utama adalah
absorpsi, distribusi dan eliminasi.

Farmakokinetik mencakup 4 proses.1 diatas. serta mekanisme kerjanya. metabolisme. Farmakodinamik mempengaruhi hubungan kosentrasi efek obat. dan ekskresi. Tujuan mempelajari mekanisme kerja obat ialah untuk meneliti efek utama obat. yakni proses absorpsi. Konsep farmakodinamik tentang respons maksimum dan sensitivitas menentukan besarnya efek pada kosentrasi tertentu. distribusi dan eliminasi menentukan seberapa cepat dan untuk berapa lama obat tersebut akan berada pada organ target. mengetahui interaksi obat dengan sel. Gambar 1. . Pengetahuan yang baik mengenai hal ini merupakan dasar terapi rasional dan berguna dalam sintesis obat baru.Farmakokinetik menentukan hubungan dosis-kosentrasi obat. merupakan proses eliminasi obat. dan mengetahui urutan peristiwa serta spektrum efek dan respons yang terjadi. distribusi. Farmakokinetik atau kinetika obat adalah nasib obat dalam tubuh atau efek tubuh terhadap obat. Farmakodinamik ialah yang mempelajari efek biokimiawi dan fisiologi obat. Metabolisme atau biotransformasi. menunjukkan suatu hipotesis dasar farmakologi yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara efek menguntungkan atau efek toksik obat dengan kosentrasi obat. dan ekskresi bentuk utuh atau bentuk aktif. Proses-proses farmakokinetik seperti absorpsi.