You are on page 1of 5

Apa Itu Teknik Perminyakan?

Teknik Perminyakan adalah bidang ilmu teknik yang mempelajari bagaimana terbentuknya
minyak dan gas bumi di dalam perut bumi, dan mencari tahu berapa banyak jumlah cadangan
yang ada untuk selanjutnya dapat diambil dan diproduksi dalam bentuk crude oil ataupun gas
alam. Dengan semakin berkembangnya industri energi, maka panas bumi juga termasuk di
dalam lingkup Teknik Perminyakan.
Tugas dari seorang sarjana Teknik Perminyakan adalah untuk melakukan eksplorasi dan
eksploitasi yang meliputi: mencari dan menentukan lapangan minyak, penghitungan
cadangan, penentuan titik bor, aktifitas pemboran, produksi, dan lain-lain. Pada proses
produksi, yang dipelajari adalah bagaimana cara memproduksi fluida agar dapat sampai
kepermukaan, dan juga memperkirakan teknologi-teknologi apa saja yang akan diterapkan
ketika sudah membangun sebuah sumur. Sedangkan teknik pemboran digunakan untuk
mendesain dan mengebor lubang sumur setelah mengetahui titik lokasi yang akan di bor.
Apa Yang Dipelajari Di Teknik Perminyakan
Ilmu terapan yang dipelajari dalam Teknik Perminyakan adalah ilmu mengenai ekstraksi
(eksplorasi dan eksploitasi) minyak, gas bumi, dan juga panas bumi dari berbagai sisi yaitu
sisi reservoir, penilaian formasi, pemboran, produksi, dan juga pengolahan sampai masalah
ekonomi perminyakan. Selain itu juga dipelajari tentang aplikasi prinsip-prinsip ilmu teknik,
manajemen, dan ekonomi dalam perencanaan, produksi, serta transportasi sumber daya alam
(minyak dan gas bumi).
Prospek Lulusan Teknik Perminyakan
Lulusan Teknik Perminyakan dapat bekerja di berbagai bidang antara lain adalah:
1. Bidang Perminyakan (Pertamina, Conoco Phillips, VICO Indonesia, Exxon Mobil,
Chevron Pasific Indonesia, Total Indoensia, Sclumberger, Medco Energy, dll)
2.
Bidang pemerintahan dan lembaga penelitian (Departemen Pertambangan dan Energi,
Ditjen. Minyak dan Gas Bumi, Ditjen. Geologi dan Sumber Daya Mineral, BP Migas, dll.
Pada lembaga penelitian, lulusan teknik perminyakan dapat bekerja di LIPI, Lemigas, BPPT,
dll
3.

Perusahaan pengadaaan barang penunjang industri perminyakan dan pertambangan

4.

Akademisi (dosen atau peneliti di perguruan tinggi negeri maupun swasta)

5.

Lain-lain (Bank, perusahaan asuransi (pemerintah/swasta), dan wiraswasta)

mungkin lebih tepat ditanyakan kepada lulusan teknik kimia. Seiring dengan perkembangan dalam industri energi. Atau ada juga yang menanyakan bagaimana cara mencari minyak (eksplorasi). migas tersebut juga ada yang bisa termigrasi langsung ke permukaan bumi. Untuk urusan bahan bakar minyak. Ada kalanya sumur yang sudah terproduksi perlu di perbaiki dengan melakukan kerja ulang. solar. Migas tersebut terperangkap dalam batuan impermeable (cap rock). Teknik reservoir adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memprediksikan jumlah cadangan yang ada. Ilmu-ilmu utama yang dipelajari dalam Teknik Perminyakan Program Sarjana ITB adalah: * Reservoir Fluids . karakteristik dari fluida di bawah permukaan tanah termasuk juga tekanan di formasi tersebut. Di dalam industri migas. produksi dan pemboran. Akan tetapi lulusan teknik perminyakan umumnya bukan orang yang ahli di bidang ini. sehingga dapat diketahui jumlah cadangan yang ada. Teknik Perminyakan sebetulnya adalah bidang ilmu yang mempelajari bagaimana terbentuknya minyak dan gas bumi di bawah permukaaan tanah. Di sini jugalah peran teknik pemboran atau secara spesifik workover/well service engineering diperlukan untuk melaksanakan pengontrolan sumur sehingga proses kerja ulang dapat dilaksanakan. Selanjutnya karena perbedaan densitas dari batuan. bidang teknik reservoir dan produksi untuk diperlukan untuk me-maintain sumur tersebut. etc pada teman-teman dari lulusan teknik perminyakan.Orang awam sering sekali salah kaprah menanyakan soal bensin. dan selanjutnya dapat diproduksikan ke permukaan dalam bentuk crude oil ataupun gas alam. LPG. Namun kadangkala. Di dalam teknik perminyakan ada teknik reservoir. masalah design dan pelaksanaan pemboran adalah bagian dari teknik pemboran. Minyak dan gas bumi itu terbentuk dari mahluk hidup yang telah mati. ada Geologist/Geophysicist yang lebih ahli tentunya. Sedangkan untuk urusan eksplorasi. buoyancy factor dan kapilaritas.tertimbun dan mengendap selama +/. Selanjutnya di teknik produksi dipelajari bagaimana cara memproduksi fluida tersebut supaya sampai di permukaan. Setelah sumur selesai dan siap diproduksikan. teknik ini mempelajari hal tersebut. minyak tanah. panas bumi juga tercakup di dalam teknik perminyakan ini. Nah setelah mengetahui titik lokasi yang akan dijadikan lubang sumur. minyak dan gas tersebut termigrasi.3 juta tahun yang lalu pada kedalaman 5000 – 21000 ft di bawah permukaan bumi dan pada temperatur 120 – 350 deg Farenheit. termasuk teknologi-teknologi apa saja yang nantinya harus diterapkan ketika sumur sudah terbentuk. Inti dari teknik perminyakan adalah bagaimanaca caranya mengangkat minyak dari bawah tanah ke permukaan sehingga diperoleh untung semaksimal mungkin. Memang benar. teknik perminyakan ini diterapkan dalam industri hulu (upstream). Dari batuan inilah migas tersebut diproduksi.

Ing. design lumpur. Rudi Rubiandini Ria S. memperkirakan kinerja reservoir. Mulai dari design pemboran. kelakuan fasa dari fluida reservoir (Gas dan Minyak). teknik perminyakan itu adalah Reservoir Engineering.. * Petrophysics Dalam Reservoir Fluids kita mempelajari fluidanya. design penyemenan sampai penanggulangan jika terjadi kick/blowout dipelajari disini. memperkirakan mekanisme pendorongan. menentukan sifat-sifat fisik reservoir. merencanakan pengembangan lapangan secara optimum serta menentukan kontrol operasi dan waktu yang tepat.Di mata kuliah ini kita akan mempelajari dasar dari Ilmu kima Hidro Karbon. sedangkan di mata kuliah ini kita mempelajari tempatnya. gas. segala hal yang berhubungan dengan proses pemboran sumur dipelajari disini. Bagian terpenting yang dipelajari dalam Reservoir Engineering adalah mengidentifikasi dan mendefinisikan suatu reservoir. yaitu sifat fisik dari batuan. Sifat fisik batuan yang paling penting kita pahami dalam teknik perminyakan adalah porositas (Perbandingan antara volume pori dengan volume batuan secara keseluruhan) dan permeabilitas (Kemampuan batuan untuk dialiri fluida) * Reservoir Engineering Bahasa awam dari reservoir minyak/gas adalah tempat dimana minyak atau gas terkumpul. * Production Engineering Hal utama yang dipelajari adalah design peralatan produksi sehingga diperoleh laju produksi yang optimal * Formation Testing Data-data karakteristik formasi dapat ditentukan dari Formation testing. Ph. Ir. Menurut Ir. * Drilling Operation Technique Dari judul sudah dapat kita perkirakan. Asep Kurnia Permadi.Sc.D. atau bisa saya terjemahkan adalah seseorang Engineer dikatakan Petroleum Engineer jika sudah memahami Reservoir Engineering. M. menentukan jumlah minyak. Dosen pengajarnya sangat luar biasa Dr. jenis-jenis fluida reservoir. caranya adalah dengan memberikan gangguan pada formasi kemudian dari efek gangguan tersebut dapat diketehui karakteristik dari formasi. sifat-sifat dari gas minyak dan air formasi. dan panas bumi dan tingkat perolehannya. * Well Log Analysis .

atau bisa juga digunakan pada sumur yang masih dapat mengalir secara alami untuk meningkatkan produksi. sifat rambat suara. Plunger Lift. sifat radio aktif. Sumur tidak dapat mengalir secara alami terus menerus. Korelasi antar sumur. harus melalu beberapa treatment pengkondisian agar dapat dibuang atau diinjeksikan kembali. Dari hasil well logging dapat dilakukan Evaluasi formasi. temperatur dan tekanan formasi. Pemeriksaan dan pemantauan reservoir. mud cake pada dinding sumur. Pengangkatan buatan yang digunakan diantaranya adalah dengan gas lift. * Enhanced Oil Recovery . lithologi. * Petroleum Economic Project Seorang yang bekerja di dunia permiyakan sepatutnya mengetahui bagaimana manajemen. * Surface Facilities & Transportation Fluida yang terproduksi dari sumur tidaklah murni 100% minyak / gas hidrokarbon ada kandungan zat-zat lain seperti air formasi. Sucked ROd Pump. Dalam mata kuliah inilah hal-hal tersebut dipelajari. Pengangkatan buatan diberikan ke dalam sumur agar sumur dapat berproduksi lebih lama. lapisan permeabel. dan Hydraulic Jet Pumping. Progressive Cavity Pumping. Hydraulic Piston Pumping. Datadata yang didapat antara lain : resistivitas. Deteksi daerah dengan tekanan berlebih Analisa Mekanika.Well Logging adalah kegiatan merekam karakteristik batuan sebagai fungsi kedalaman. Pemetaan Reservoir. Electrical Submersible Pump. tekanan jenis fluida dalam formasi. * Artificial Lift Well Design Masih berhubungan dengan Production Engineer. Analisa Kualitas semen. Hydraulic Fracturing. regulasi dan sistem ekonomi perminyakan di Indonesia. dan gas non-hidrokarbon. Oleh karena itu perlu pen-design-an separator untuk memisahkannya. pasir. porositas. salah satu penyebabnya adalah tekanan reservoir yang terus turun karena fluidanya terproduksi. parameter drilling dll. Acid Fracturing dll. Selain itu zat-zat yang tidak diinginkan tersebut tidak dapat langsung dibuang atau langsung diinjeksi kembali ke reservoir begitu saja. Tujuan utama well logging adalah mencari kandungan migas yang bisa diproduksikan secara ekonomis di dalam batuan. * Well Stimulation Kemampuan suatu sumur dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan bidang kontak antara sumur dengan reservoir seperti Pengasaman.

Karena sistemnya tidak jauh berbeda hanya fluida yang diinginkannya saja yang berbeda. * Geothermal Selain minyak dan gas bumi. dalam kuliah ini kita mempelajari bagaimana cara meningkatkan dan design peningkatan perolehan minyak. Tapi hanya membahas tentang gas alam. Reservoir Engineering dan Formation Testing.Dari keseluruhan minyak yang terdapat di reservoir. hanya sedikit yang dapat diproduksikan. * Natural Gas Engineering Mata kuliah ini hampir sama dengan Reservoir Fluids. di Teknik Perminyakan ITB juga diberikan kuliah tentang Panas Bumi. .