You are on page 1of 2

RS JANTUNG

HASNA MEDIKA
CIREBON

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

PROSEDUR INSISI DAN DRAINASE
No Dokumen

Tanggal Terbit

No. Revisi
0

Halaman
1/2

Ditetapkan oleh
Direktur RS. Jantung Hasna Medika
dr. Nurdin

Merupakan tindakan penanganan pasien kasus bedah
PENGERTIAN

dengan membuka jaringan pada luka abces atau yang
lainnya sebagai cara membersihkan pus, jaringan mati,
benda asing pada jaringan.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk

TUJUAN

mengeluarkan pus, jaringan mati dan benda asing pada
jaringan secara aseptic di ruang minor IGD.
Keputusan Direktur No.0556/KEP/DIR-RSJHM/VIII/2016

KEBIJAKAN

tentang Pedoman Pelayanan Instalasi Gawat Darurat
di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika
1. Alatdan Bahan yang digunakan :
a. Ring Forcep
b. Pick Up Bergigi
c. Tangkai pisau

PROSEDUR

d. Pisau no. 11
e. Hemostat
f.

Gunting Metz (jikadiperlukan)

g. Tampon kasasteril
h. Gause (kasa steril secukupnya)
i.

Cairan antiseptik (bethadine)

j.

Cairan NaCl untuk irigasi

k. Obat anestesi local (lidokain injeksi/chlorethyl)
l.

Sarung tangan steril

m. Sprai lubang dan doek steril sesuai keperluan
n. Hypavix/plesterverban/kasagulung

Instalasi Rawat Inap 3. Instalasi Farmasi . Instalasi Gawat Darurat 2.RS JANTUNG HASNA MEDIKA CIREBON PROSEDUR INSISI DAN DRAINASE No Dokumen No.Indikasi : 1) Pada pasien abces 2) Pada pasien yang lukanya kotor 3) Pada pasien dengan vulnusiktum 3. PROSEDUR 1) Oleskan cairan antiseptic pada sekitar daerah yang akan dilakukan insisi dan tunggu 3 sampai 4 menit. Revisi 0 Halaman 2/2 2. 2) Berikan anestasi lokal pada daerah yang mau dilakukan insisi. dan lakukan rawat luka setiap hari dengan melakukan UNIT TERKAIT kompres luka atau rendam. 1. 6) Pasang tampon steril sebagai drainase pus 7) Tutup luka insisi dengan kasa steril dan fiksasi dengan plester 8) Ganti kasa baru setiap kasa penutup luka kotor. 4) Lakukan insisi sesuai dengan garis kulit (lebar insisi sesuai keperluan) sehingga pus dapat dibersihkan dan lakukan debridement pada jaringan yang mati. 5) Cuci luka dengan menggunakan normal saline secukupnya sampai pus pada daerah insisi bersih. 3) Tutup daerah insisi dengan sprai lubang steril.Prosedur pelaksanaan.