You are on page 1of 18

OLEH

:
RAFIF NAUFAL DANI
XI IPA 4

SMAN 10 PADANG
TAHUN AJARAN 2013/2014

Bahkan. misalnya polisakarida. Dengan demikian elektroforesis memisahkan campuran molekul DNA lurus menjadi pita-pita. muatan listrik. fragmen DNA yang dihasilkan melalui digesti molekul DNA oleh enzim restriksi (pemotongan) dipilah pilah dengan elektroforesis gel. dan sifat sifat fisik lainnya. molekul DNA virus dan plasmid yang relative kecil dapat diidentifikasi hanya berdasarkan pola fragmen restriksi. Teknik ini menggunakan gel dari polimer. yang dapat dengan cepat menyediakan informasi berguna tentang sekuens DNA. Dalam tipe analisis ini. sehingga molekul-molekul terpisah berdasarkan panjang. Gel bekerja sebagai penapis molecular untuk memisahkan asam nukleat atau protein berdasarkan ukuran. Karena mengandung muatan negative dalam gugus-gugus fosfat nya. Satu lagi aplikasi yang bermanfaat dari teknik ini adalah analisis fragmen restriksi. molekul asam nukleat bergerak kea rah kutub positif dalam medan listrik. Karena DNA . kisi-kisi serat polimer menjadikan molekul panjang lebih sulit bergerak daripada molekul pendek. Saat bergerak. Ketika campuran fragmen restriksi menjalani elektroforesis. campuran itu menghasilkan pola pita yang khas untuk molekul awal dan enzim restriksi yang digunakan. yang masing masing terdiri atas molekul molekul DNA yang panjangnya sama.Banyak pendekatan yang digunakan untuk mempelajari molekul-molekul DNA melibatkan elektroforesis gel.

proses pemisahan perlu dilakukan. salah satunya adalah dengan elektroforesis. misalnya DNA yang bermuatan negatif.BAB I PENDAHULUAN 1. Elektroforesis adalah teknik pemisahan komponen atau molekul bermuatan berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik. Jenis elektroforesis antara lain. Suatu campuran dapat berupa campuran homogen (satu fasa) atau campuran heterogen (lebih dari satu fasa). Pada berbagai kasus. Elektroforesis kertas adalah jenis elektroforesis yang terdiri . elektroforesis kertas. cair-cair. Pemilihan jenis proses pemisahan yang digunakan bergantung pada kondisi yang dihadapi. Berbagai metode yang digunakan untuk terjadinya suatu fase baru sehingga campuran homogen dapat dipisahkan. Teknik ini dapat digunakan dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada pada makromolekul. elektroforesis gel. kemudian dialiri arus listrik dari suatu kutub ke kutub yang berlawanan muatannya maka molekul tersebut akan bergerak dari kutub negatif ke kutub positif. Latar Belakang Sebagian besar senyawa kimia ditemukan di alam dalam keadaan yang tidak murni. Proses pemisahan suatu campuran dapat dilakukan dengan berbagai metode. Jika molekul yang bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium. dan sebagainya. prinsipnya merupakan pemisahan dari terbentuknya suatu fasa baru sehingga campuran menjadi suatu campuran heterogen yang mudah dipisahkan. Proses pemisahan sendiri dapat diklasifikasikan menjadi proses pemisahan secara mekanis atau kimiawi. gas-gas. Proses pemisahan suatu campuran homogen. Pemisahan secara mekanis dilakukan kapanpun memungkinkan karena biaya operasinya lebih murah dari pemisahan secara kimiawi. padat-gas. Medan listrik dialirkan pada suatu medium yang mengandung sampel yang akan dipisahkan. padat-cair. Untuk beberapa keperluan seperti sintesis senyawa kimia yang memerlukan bahan baku senyawa kimia dalam keadaan murni atau proses produksi suatu senyawa kimia dengan kemurnian tinggi. dua atau lebih proses pemisahan harus dikombinasikan untuk mendapatkan hasil pemisahan yang diinginkan. Biasanya. Proses pemisahan sangat penting dalam bidang teknik kimia Secara mendasar. Kecepatan gerak molekul tersebut tergantung pada nisbah muatan terhadap massanya serta tergantung pula pada bentuk molekulnya. suatu senyawa kimia berada dalam keadaan tercampur dengan senyawa lain. Metode pemisahan yang dipilih bergantung pada fasa komponen penyusun campuran. proses pemisahan kimiawi harus dilakukan. Fasa baru terjadi / terbentuk dari adanya perbedaan sifat fisik dan kimiawi masing-masing komponen. proses pemisahan dapat diterangkan sebagai proses perpindahan massa.1. Untuk campuran yang tidak dapat dipisahkan melalui proses pemisahan mekanis (seperti pemisahan minyak bumi). cairgas. campuran padat-cair-gas. Suatu campuran heterogen dapat mengandung dua atau lebih fasa: padat-padat. dan elektroforesis kapiler.

lipid. yang menjadi rumusan masalah dalam makalah ini adalah : .Apa yang dimaksud elektroforesis kapiler? . . teknik elektroforesis kapiler (CE) dirancang untuk spesies terpisah berdasarkan ukuran mereka untuk mengisi rasio dalam interior sebuah kapiler kecil penuh dengan elektrolit . Elektroforesis gel ialah elektroforesis yang menggunakan gel sebagai fase diam untuk memisahkan molekul-molekul. bermuatan listrik bergerak analit dalam konduktif cairan menengah bawah pengaruh suatu medan listrik . Deteksi dapat dilakukan dengan teknik pendeteksian spektrometri atau elektrokimia. konsentrasi elektrolit. juga dikenal sebagai zona elektroforesis kapiler. kimia. Elektroforesis . Pemisahan ini terjadi akibat adanya gradasi konsentrasi sepanjang sistem pemisahan.Apa saja aplikasi elektroforesis kapiler dalam kehidupan? 1. Awalnya elektoforesis gel dilakukan dengan medium gel kanji (sebagai fase diam) untuk memisahkan biomolekul yang lebih besar seperti protein-protein. serta konsentrasi sampel. Teknik pemisahan ini dipengaruhi oleh tegangan listrik.dari kertas sebagai fase diam dan partikel bermuatan yang terlarut sebagai fase gerak. Elektroforesis kapiler adalah metode elektroforesis yang digunakan untuk memisahkan asam amino. dan adsorpsivitas zat terlarut. luas penampang. karbohidrat. Kemudian elektroforesis gel berkembang dengan menjadikan agarosa dan poliakrilamida sebagai gel media. panjang.4. protein. dan diameter pipa kapiler. Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini antara lain : . Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas. kekuatan ion. dapat digunakan untuk memisahkan spesies ion oleh muatan mereka dan gesekan kekuatan dan radius hidrodinamika. Pergerakan partikel dalam kertas tergantung pada muatan atau valensi zat terlarut. Elektroforesis kapiler (CE). Diperkenalkan pada tahun 1960-an. dan nukleotida dengan resolusi tinggi yang dilakukan pada pipa kapiler berisi buffer. 1. Elektroforesis kapiler menggunakan listrik bertegangan tinggi yang menyebabkan semua komponen ion atau molekul netral bergerak ke katoda. Metode ini memiliki efisiensi dan selektivitas yang baik namun boros listrik karena menggunakan tegangan tinggi dan alatnya juga mahal.2. tegangan yang digunakan.Untuk mengetahui aplikasi elektroforesis kapiler.Bagaimana proses elektroforesis kapiler? .Untuk mengetahui proses dari elektroforesis kapiler . pH.3. dan analisis farmasi. Manfaat . 1. viskositas. koefisien difusi. lingkungan. Metode ini mulai digunakan secara luas pada akhir tahun 1940 untuk aplikasi dalam berbagai bidang seperti bioteknologi.Untuk mengetahui pengertian elektroforesis kapiler. terutama ialah ion-ion kompleks.

Prinsip kerja dari elektroforesis berdasarkan pergerakan partikel-partikel bermuatan negatif (anion). lipid. sedangkan partikel-partikel bermuatan positif (kation) akan bergerak menuju kutub negatif (anode) (Klug & Cummings 1994: A-6). Metode ini memiliki efisiensi dan selektivitas yang baik namun boros listrik karena menggunakan tegangan tinggi dan alatnya juga mahal. dalam hal tersebut DNA. Teknik pemisahan ini dipengaruhi oleh tegangan listrik. untuk aplikasi dalam berbagai bidang seperti bioteknologi. dan analisis farmasi.1. Deteksi dapat dilakukan dengan teknik pendeteksian spektrometri atau elektrokimia. Elektroforesis kapiler adalah metode elektroforesis yang digunakan untuk memisahkan asam amino. elektroforesis juga digunakan untuk fraksionasi yang dapat digunakan untuk mengisolasi masing-masing komponen dari campurannya. elektroforesis gel. karbohidrat. kekerabatan dan mempelajari penyakit yang diturunkan (Klug & Cummings 1994: A-6). yang bergerak menuju kutub positif (anode). Dalam makalah ini dibahas elektroforesis kapiler. Selain itu.Dari pembuatan makalah ini diharapkan : . dan diameter pipa kapiler. RNA dan protein. dan elektroforesis kapiler. Pengertian Elektroforesis Elektroforesis adalah suatu teknik yang mengukur laju perpindahan atau pergerakan partikel-partikel bermuatan dalam suatu medan listrik.Dapat mengetahui proses dari elektroforesis kapiler.Dapat mengetahui dan mengerti tentang elektroforesis kapiler. BAB II PEMBAHASAN 2. mempelajari fitogenetika. lingkungan. . protein. Elektroforesis dalam bidang genetika. Elektroforesis digunakan untuk mengamati hasil amplifikasi dari DNA. serta konsentrasi sampel. koefisien difusi. Elektroforesis digunakan dengan tujuan untuk mengetahui ukuran dan bentuk suatu partikel baik DNA. digunakan untuk mengetahui ukuran dan jumlah basa yang dikandung suatu sekuen DNA tertentu (Klug & Cummings 1994: A-7). . . dan nukleotida dengan resolusi tinggi yang dilakukan pada pipa kapiler berisi buffer. kimia.Dapat mengetahui aplikasi elektroforesis kapiler. Elektroforesis dapat dibagi menjadi tiga yaitu elektroforesis kertas. Hasil elektroforesis yang terlihat adalah terbentuknya band yang merupakan fragmen DNA hasil amplifikasi dan menunjukkan potonganpotongan jumlah pasangan basanya (Klug & Cummings 1994: 397). panjang. Elektroforesis kapiler menggunakan listrik bertegangan tinggi yang menyebabkan semua komponen ion atau molekul netral bergerak ke katoda. Metode ini mulai digunakan secara luas pada akhir tahun 1940. Karakteristik elektroforesis kapiler yaitu : Menggunakan pipa kapiler pada pemisahan elektroforesis.

sebagaimana yang ada pada kromatogram.  Membutuhkan waktu beberapa menit untuk mengamati sampel. dan kumpulan fraksi. Pengaturandasar dapat diuraikan dengn peningkatan fitur seperti sampel. Power supply (bisa diatur untuk bertegangan tinggi) Detector (sinar UV) Larutan buffer beserta dua buah tempat penyimpanannya. pengaturan penyediaan daya. mengontrol suhu kapiler.  Terbatas dalam mengkomsumsi (melibatkan) sejumlah reagent. dan sebuah detektor.  Efisiensinya kadangkala sama dengan kromatografi gas kapiler. 2. peralatan injeksi ganda. . Berbagai model elektroforesis kapiler dapat dilakukan menggunakan instrumen CE. dibandingkan dengan teknik separasi lainnya. dan mudah digunakan. Menggunakan detektor berteknologi modern. teknik elektroforesis kapiler dimana kapiler berisi elektroforesis gel.  Metode ini lebih aplikatif untuk menyeleksi dalam ukuran luas.Memanfaatkan medan listrik berkekuatan tinggi.2. lapisan kromatografi. jendela optis agar bisa diamati prosesnya dari luar) Dua buah elektroda. penyangga reservoir. lebih dari 5 V/cm. CE terdiri dari satu daya tegangan tinggi. Salah satu keuntungan utama dari CE adalah dibutuhkan peralatan yang sederhana. Istilah umumnya ini dapat dianggap sebagai pemisahan elektroforesis dari sejumlah senyawa di dalam tabung sempit. Dasar dari perbedaan model pemisahan dapat dikarenakan bahwa elektroforesis kapiler telah dikembangkan dari suatu kombinasi elektroforesis dan teknik kromatografi. Walaupun sebagian besar aplikasi telah dilakukan menggunakan cairan sebagai media pemisah. namun juga bisa lebih besar. Proses Elektroforesis Kapiler Alat-alat yang digunakan pada elektroforesis kapiler adalah Kolom kapiler (dengan silika. sebuah kapiler.  Mudah diotomatiskan untuk menganalisis dalam segi kuantitatif. detektr ganda.

Mobilitas tergantung pada hasil pembagian antara kecepatan dengan besar medan listrik. Ketika tegangan yang dilibatkan melewati pipa kapiler. Muatan negatif dinding menarik muatan positif ion dari larutan buffer. menghasilkan dua lapisan elektrik. dan ζ adalah potensial zeta diukur pada saat bidang pembatas menutup pada hubungan permukaan antara liquid dan padatan. Elektroosmosis Merupakan proses dasar yang mengendalikan CE.1 Alat elektroforesis kapiler. selisih atau kelebihan Lt terhadap Ld harus diketahui untuk menghubungkan pipa kapiler pada buffer reservoir. Ld . kondisi pH dan temperatur. Hal-hal yang mempengaruhi mekanisme proses ialah mobilitas elektroforesis (electrophoretic mobility) µep(cm2/Vs). peristiwa ini merupakan hasil dari terdapatnya muatan pada dinding pipa kapiler. Aliran elektroosmosis didefenisikan dalam persamaan dibawah: Dimana є adalah konstanta dielektrik. dan panjang total (Lt). berpindah secara langsung kadalam katoda dengan mengikutsertakan air. η adalah viskositas larutan buffer . Panjang pipa kapiler yaitu panjang menuju detektor (Ld). Pada sistem P/ACE excees panjangnya bernilai 7 cm. Pergeseran waktu (migration time) tm merupakan waktu yang dibutuhkan larutan untuk bergerak dari kolom kapiler menuju jendela detektor. kecepatan elektroforesis (electrophoretic velocity) vep(cm/s). Hubungannya dapat dilihat pada persamaan dibawah: Kecepatan merupakan hasil kalkulasi dari membagi perpindahan waktu dengan jarak pipa kapiler dari detektor. dan besarnya medan listrik (electric field strength) E (V/cm). Hasilnya adalah jaringan aliran . Ketinggian cairan sampel pada pipa kapiler tergantung pada jenis buffer yang dipakai. dan panjang keselurahan adalah Lt.Gambar 2. panjang ketika proses separasi terjadi pada segmen kapiler. dengan ukuran panjang ini apabila susunan pipa tersebut dibalikkan maka akan terjadi suatu separasi yang cepat. kation yang ada didalam jumlah yang panjang (banyak)pada lapisan ganda (double layer).

gaya dorong pada EOF terdistribusi secara uniform(merata) sepanjang pipa tersebut. pada pH tinggi EOF besar dan peptida bermuatan negatif sehingga perpindahan elektroforesis menuju kearah elektroda positif (anoda). sehingga tidak ada pengaruh tekanan.3. Gambar aliran pipa kapiler Dari gambar di atas pada saat aliran pada pipa kapiler diberikan suatu pendorong yaitu tekanan maka akan terlihat perbedaan kecepatan aliran yaitu pada lintasan tengah pipa lebih cepat dibanding dengan pada dinding. ion zwiter seperti peptida telah dipisahkan kedalam dua kondisi pH. Pengaruh pH terhadap EOF Dari gambar di atas. hal ini terjadi karena ada gaya friksional(gesek) liquid terhadap dinding kapiler (sistem hidrodinamik).larutan buffer pada elektroda negatif. distribusi kecepatan merata kecuali pada bagian yang dekat sekali pada dinding pipa kapiler.2. Meningkatnya konsentrasi akan mengakibatkan aliran elektroosmosisnya menjadi menurun. Gambar 2. Gambar 2. Gambar bagian atas menunjukkan sistem yang dikendalikan secara elektris. Nilai kecepatan aliran dapat ditentukan berdasarkan persamaan dasar: .

Kecepatan panas yang dihasilkan pada kolom kapiler dapat ditinjau melalui pendekatan persamaan sebagai berikut : Dimana L adalah panjang pipa kapiler. Angka teoritis pelat alas diberikan dalam persamaan sebagai berikut: (6) Mensubtitusikan persamaan 5 kedalam persamaan 6 Diameter Kapiler dan Panas Joule Penggunaan tegangan listrik yang tinggi mengakibatkan terdapatnya panas yang terhimpun dalam sistem. Ada dua masalah yang cukup besar yang timbul sebagai akibat dari panas yang dihasilkan. . Apabila i=VR dan R=L/kA sedangkan k adalah koduktivitas maka: Gradien temperatur yang melintas pada kolom kapiler merupakan akibat dari dissipasi panas. temperatur pada aliran tengah kolom kapiler lebih tinggi dibandingkan dengan temperatur pada dinding kapiler. persamaan dispersi sebagai berikut: (5) Dimana Dm adalah koefesien difusi larutan cm2/s. yaitu gradien temperatur yang melintasi kolom kapiler dan pertukaran temperatur dalam beberapa waktu menjadi tidak efektif terhadap panas yang hilang. A adalah luas area yang dialiri.Waktu yang dibutuhkan untuk berpindah (migration time) ialah: Sepanjang berpindah . terjadi difusi molekular kemudian memuncak pada dispersi.

kemudian campuran berpisah menjadi zona spasial diskrit senyawa tunggal setelah beberapa waktu. Efek Tegangan dan Temperatur Aliran elektroosmosis dan kecepatan elektroforesis sebanding dengan kuatnya medan listrik. Pada kasus dimana digunakan elektrolit kontinu.Gambar 2. Metode-metode Elektroforesis kolom kapiler 1. pada saat buffer yang digunakan tersebut berkonsentrasi tinggi dan dengan lebar pipa kapiler yang agak besar. Capillary Gel Electrophoresis atau Elektroforesis Kapiler Gel 4. Gradien temperatur sebanding dengan kuadrat diameter dari pipa kapiler. maka akan mudah untuk melakukan pengontrolan temperatur. Isotachophoresis atau Isotakoforesis Kapiler 5. umumnya proses separasi terjadi pada kondisi temperatur 25oC (mendekati suhu kamar). campuran senyawa berbeda pada larutan biasanya dikenal sebagai zona relatif sempit. sehingga pemberian tegangan begitu tinggi akan mempercepat proses separasi. Rangkaian ini tidak berubah oleh waktu dan menyediakan sebuah media sambungan untuk aliran arus listrik serta pembentukan medan listrik sepanjang jalur . Micellar Electrokinetic Capillary Chromatography atau Misel Kapiler Kromatografi Elektrokinetik 6. r merupakan jari-jari kapiler. larutan yang dinamakan elektrolit dasar membentuk sebuah rangkaian sepanjang jalur perpindahan. Elektrokromatografi Kapiler Pada elektroforesis. Ketika terdapat masalah dalam melakukan pengontrolan temperatur maka solusi yang biasa ditempuh adalah dengan menggunakan pipa kapiler yang lebih kecil. Dengan mendinginnya liquid pada kolom kapiler. karena hal itu bisa menekan pemakaian arus dan mengurangi panas. Capillary Zone Electrophoresis atau Zona elektroforesis kapiler 2. ke dalam sistem pemisah. Sesuai dengan perbedaan pada keefektifan mobilitas dari perbedaan senyawa di bawah pengaruh medan listrik. Isoelectric Focusing atau Pemusatan isoelektrik kapiler 3. dan K adalah konduktivitas termal. dalam kondisi ini pula EOF dan mobilitas elektroforesis (EPM) juga akan meningkat. dan induksi untuk bergerak di bawah pengaruh suatu potensial yang diterapkan. dapat dilihat melalui persamaan dibawah: Diman W adalah usaha. Pemisahan elektroforesis bisa dilakukan dengan sistem kontinu atau tidak kontinu.4 Viskositas akan menjadi lebih rendah pada saat temperatur tinggi.

Capillary Zone Electrophoresis (CZE) Merupakan metode yang paling sederhana dari CE. Dasar-dasar CZE adalah keseragaman larutan buffer dan besarnya medan listrik yang tetap pada sepanjang kolom (pipa) kapiler. Dengan q adalah muatan netto. komposisi dari elektrolit dasar adalah konstan sepanjang jalur perpindahan. R jari-jari Stokes. di mana perpindahan titik molekul netral berhenti. Potensial listrik dan keefekifan mobilitas dari senyawa yang dipisahkan juga konstan. komponen tertentu dari sampel seperti ampholytes. senyawa yang berbeda berpindah dengan konstan tetapi kelajuan berbeda dengan arus konstan lewat sistem. untuk menentukan mobilitas elektroforesisnya maka digunakan persamaan dari teori Debeye-Huckel-Henry. CZE.Umumnyaelektrolit dasar adalah sebuah penyangga yang dengan selektif mempengaruhi keefektifan mobilitas. 2. akan berhenti untuk berpindah dan berpusat pada posisi tertentu sesuai pada titik isoelektriknya. yang akan membentuk dasar dari . mekanisme separasinya berdasarkan pada perbedaan rasio muatan-massa. Pemisahan protein dalam CIEF bergantung pada pembentukan gradien pH sepanjang sumbu longitudinal kapiler dan migrasi analit ke daerah pH. dan η adalah viskositas. Isoelectric focusing (IEF) Isoelectrik fokus kapiler (CIEF) belum memberikan dimensi lain untuk elektroforesis kapiler dengan memperkenalkan mekanisme pemisahan berdasarkan perbedaan titik isoelectrik (pI) dari biomolekul.perpindahan. CGE. Dengan merubah karakteristik dari sistem elektrolit dasar sepanjang jalur perpindahan. Tipe pemisahan ini paling sering digunakan untuk proses pembentukan gradien pH sepanjang jalur perpindahan. terlibat dalam melaksanakan analisis yaitu dengan CIEF. Meskipun pada molekul yang lumayan kecil dimana rasio antara muatan dan massanya tidak begitu bagus. dan CEC merupakan contoh dari pemisahan. 1. Setelah selang waktu. Beberapa langkah. Medan listik dan keefektifan mobilitas dapat berubah sepanjang jalur perpindahan. MEKC. Pada proses statis. Sampel adalah yang pertama dilarutkan dalam ampholytes mixturebof carrier. baik secara independen maupun simultan. Komponen-komponen sampel terpisah menjadi zona-zona khusus yang bisa diamati pada gambar dibawah. pemisahan bisa dioperasikan baik sebagai kinetik ataupun proses yang tidak bergerak. komposisi dari elektrolit dasar tidak konstan. Separasi molekul-molekul kecil dan besar dapat dilakukan dengan baik dengan metode CZE. sama dengan pI mereka. Maka dari itu. Pada proses kinetik.

untuk pemisahan elektroforesis molekul kecil dan besar. Langkah fokus diperlukan untuk membentuk gradien pH dan sekaligus fokus analit ke dalam zona diskrit sepanjang gradien pH. Ukuran pori ditentukan dari konsentrasi total gel. dan V adalah berat bisakrilamit. %T (T=[bis+akril]/V. Pilihan kisaran pH didapatkan tergantung pada nilainilai pI dari analit. mencegah penyerapan zat yang terlarut ke dinding kapiler serta membantu eleminasi elektroosmosis. berat akrilamit dan total volume) dan konsentrasi dari agen pautan silang. dan fragmen-fragmen DNA. Ketika gel tersebut terikat pada . CGE dengan koleksi fraksi telah tampil untuk mikropreparasi purifikasi dari makromolekul. Teknik ini juga disebut pemisahan SDS-PAGE kapiler dan telah digunakan untuk pemisahan protein-protein. Hijerten dan Zhu menggunakan poliaklrilamide dan agarose gelas kapiler dengan 150µm I. meminimalisir difusi zat yang terlarutkan yang mengkontribusi pelebaran zona.D. Chen dan Wiktorowicz digunakan mobilisasi hidrodinamik di hadapan medan listrik untuk mendeteksi protein dan bentuk mutan terkait. Poliakrilamide hasilnya memiliki struktur gel yang acak yang dapat terikat ke dinding kapiler melalui adisi dari reagen dwifungsi. Karger dan rekan kerjanya mendapatkan efisiensi pemisahan tingkat tinggi (hingga 30 juta plat teoritis per meter) menggunakan kolom kapiler berisi gel. Langkah ini dapat dilakukan elektroforesis dengan penambahan garam. Gel harus memiliki karakter tertentu seperti stabilitas temperatur dan kesesuaian jarak ukuran pori untuk menjadi media elektroforesis yang sesuai. %C (C=[bis+akril]/akril). melewati detection window. Perpindahan(pergerakan) cairan pada pipa kapiler akan terus berlangsung sepanjang larutan memiliki muatan atau diberi muatan. Kesuksesan yang didapatkan ditandai dengan sebagian teknik digunakan untuk pengembangan prosedur untuk pautan silang akrilamide dan disakrilamide monomer di dalam kapiler sumbu silika. Prosedur ini memungkinkan mobilisasi deteksi analit sementara. akril. Setelah migrasi dari analit berhenti. apabila kondisi sudah menjadi netral maka cairan akan berhenti bergerak.gradien pH di kapiler tersebut. atau dielusi. arus akan berkurang. hidrodinamis atau electroosmotically. Dalam rangka untuk mendeteksi protein. 3. Gel berpotensi digunakan untuk pemisahan elektroforesis karena pemisahannya berdasarkan pada “molecular sieving” dan bertindak sebagai media anti konvektif. namun kisaran yang cukup sempit akan mencakup hasil PIs dalam kekuatan menyelesaikan lebih besar. Kapiler-kapiler tersebut dipenuhi gel-gel poliakrelamide yang mengandung natrium dodesil sulfat. dimana bis. Capillary Gel Electrophoresis Mekanisme utama pemisahan elektroforesis kapiler gel didasarkan pada perbedaan ukuran zat yang terlarut sebagai analit berpindah dari pori kolom gel yang terisi penuh. polinukleutida. zona individu harus dimobilisasi.

kemungkinan automatisasi dan sensifitas yang tinggi. sistem pada buffer adalah heterogen. konsentrasi surfaktan dan pengaruh pengubah organik pada pemisahan beberapa obat antiinflamasi nonsteroidal. Grup yang sama juga menbgaplikasikan CE dan MEKC untuk analisis langsung dari obat-obat antiinflamasi non-steroidal pada beberapa formulasi farmasetika tanpa sampel pretreatment. dan bahan tamabahan lain (organik.perukaan kapiler elektroosmosis dapat dieleminasi sejak bentuk protein mengkompleks dengan SDS yang bermuatan negatif. 4. Micelle memiliki fase pseudostation yang dapat memompa secara elektroforesis. Micellar Electrokinetic Capillary Chromatography Konsep dari MEKC ini adalah surfaktan ionik dimasukkan ke dalam larutan buffer yang mengalir pada konsentrasi micelle kritis. Isotachophoresis Pada metode ini aliran elektroosmosis sama dengan 0. Sebuah surfaktan katin (CTAB) efektif pada . Bagaimanapun juga. Aplikasi dari MEKC terbatas pada beberapa kasus untuk molekul-molekul kecil dan peptida-peptida yang mengarah ke ukuran fisik dari makromolekul dan ketidakmampuan mereka untuk memenuhi partisi ke bagian dalam dari micelle. dll). Selektifitas MEKC mungkin dimanipulasi oleh variabe-variabel seperti tipe surfaktan. kemudian sampel diinjeksi. pasangan ion. Pemisahan didasarkan pada analisis perbedaan asosiasi dengan micelle. ikatan hidrogen. dan atau interaksi hidrofobik. Interaksi antara analisis dan micelle mengarah pada salah satu atau kombinasi dari interaksi elektrostatik. kemudian larutan elektrolit kembali dimasukkan kembali sebagai terminating. pipa kapiler diisi dengan larutan elektrolit yang memiliki mobilitas tinggi dibandingkan sampel-sampelnya yang akan diteliti sebagai leading . gel diisikan kedalam pipa kapiler contohnya polyacrylamida. Metode ini penting diterapkan pada saat melakukan separasi DNA. SDS-PAGE Kapiler memiliki beberapa keuntungan dibandingkan gel elektroforesis konvensional. injeksi dan deteksi dilakukan pada ujung katoda dan anoda dari kapiler. Dengan mengeksploitasi kemampuan melewati yang tinggi dan pemisahan dua dimensi dari susunan gel dan cepat dan penetapan masa molekul yang efisien dan kuantitas dari susunan kapiler. 5. Donato dkk mempelajari efek pH. pH (pada larutan ionik). MEKC telah berhasil pada pemisahan dari famili antibiotika dekapeptida dengan menggunakan surfaktan Zwitter ion. dan agarosa. termasuk kebutuhan sampel yang kecil. temperatur. Bagian dalam micelle bersifat hidrofobik sedangkan bagian luarnya bersifat anionik. keuntungan tinggi telah dihasilkan dari pemisahan dan analisa variasi biomolekul besar yang luas. Metode seperti ini dilakukan dengan melibatkan gel.

Aplikasi Elektroforesis Kapiler 1. . mendekati aliran masuk dan tersusun lebih seragam daripada sistem dorong tekanan. Hal ini berguna dalam memetakan tempat modifikasi mutasi dan post-translasi yang terdeteksi. 2. Elektrokromatografi Kapiler (CEC) Dalam CEC kolom pemisahan dikemas dengan wadah kromatografi yang dapat menjerat atau menahan larutan dengan keseimbangan distribusi normal yang bergantung padanya dan di sini terdapat beberapa pengecualian elektroforesis.3. aliran pada tempat beristirahat terkemas lebih tidak sempurna karena kealamian darisaluran. hasil yang didapat akan dianalisa perbedaannya berdasarkan satu subtituent dari asam amino. Walaupun. Pada CEC cairan mengalami kontak dengan dinding silika.pemisahan kebalikan aliran elektroosmotik untuk kedua antibiotik netral dan anionik. micelle berkemampuan untuk menganalisis analit pada level molekular berdasarkan interaksi hidrofobik dan elektrostatik. Di sini kolom yang sama dapat memberikan efisiensi yang lebih tinggi saat digunakan elektrografi daripada saat pemisahan dengan dorongan tekanan. Capillary Zone Electrophoresis (CZE) CZE sangat berguna untuk men-separasi protein dan peptide. 6. Micellar merupakan agregat molekul yang ampifilik yang dikenal sebagai surfaktan. Di mana aliran dari saluran terbuka adalah aliran masuk dan tidak terdapat variasi kecepatan aliran melewati bagian kolom. begitu juga dengan permukaan-permukaan partikel. Konsekuensinya elektroforesis terjadi pada cara yang sama pada saluran terbuka karena kehadiran muatan netral pada beragam permukaan.

 Membandingkan gen homolog dari spesies yang berbeda. gambar dibawah menunjukkan hasil separasi. terutama dalam memisahkan immunoglobulin . variasi hemoglobin dan menentukan posisi translational modifikasi dari protein rekombinan. separasi campuran protein dapat dilihat pada gambar dibawah: 3. . dan protein tertentu. antara lain: 1) Forensics DNA fingerprinting. RNA. mengetahui susunan sekuens berbagai genom. Isoelectric focusing (IEF) IEF berguna untuk menentukan pI dari protein. 4) Mycrobiology Mengetahui jumlah fragmen DNA yang diklon dalam rekombinan DNA plasmid. 2) Genetics Mendeteksi kelainan genetik.2. Capillary Gel Electrophoresis Pemisahan oligonucleotida dan sekuen produk DNA melibatkan agar polyacrylamide. Mengetahui aktivitas gen selama perkembangan berbagai tipe sel organisme atau percobaan perlakuan gen. Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan genetik antar individu 3) Biochemistry Menentukan atau mengidentifikasi berat molekul DNA. Mengetahui variasi genetik yang ada di alam. Secara umum aplikasi elektroforesis dapat debadakan dalam berbagai bidang.

morfin. Akuisisi dari keakuratan kuantitatif data membutuhkan sejumlah tindakan pencegahan. Mengetahui ukuran fragmen DNA dari produk PCR Memisahkan produk DNA dari hasil digesti yang berbeda ukuran. telah dikembangkan untuk analisa dari beberapa senyawa seperti salisilat (aspirin). Misalnya. menggunakan daerah bebas CE atau MEKC.5) Molecular Biology Mempelajari evolusi tingkat molecular. Analisa CE sangat sesuai saat diperlukan untuk menentukan persentase dari obat atau metabolit pada cairan biologis tanpa ketepatan kuantifikasi. Metodelogi. Pilihan tepat dari prosedur yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi analisa kuantitatif dari CE. acetaminophen (paracetamol). kokain pada urin. jadi model internal prosedur standar yang cocok sangat penting saat formulasi atau cairan biologis secara langsung dianalisa dengan metode ini. Sebagai alternatif. terutama potensial komplementaritas dari metode ini terhadap HPLC. membersihkan sampel sebelum analisa CE yang mungkin diinginkan. obat hipoglikemia. . obat anti epilepsy. Pemurnian atau purifikasi DNA. pada kasus untuk metode analisa lain. cimetidine. Menganalisa fragmen DNA yang diamplifikasi lewat PCR Mendeteksi lokasi dan jumlah mRNA dalam sel atau jaringan tertentu. Penerapan aplikasi dari CE pada farmasetika analisis dan klinik meningkat dibandingkan tiga tahun lalu. kemudian disequencing. efek dari matriks biologis pada waktu perpindahan dari analit dapat diperjelas dengan CE. 6) Farmasetika dan Klinik Analisa formulasi farmasetika dan cairan biologis dengan CE sangat dibutuhkan.

Kesimpulan Dari makalah ini dapat disimpulkan : • Elektroforesis adalah suatu teknik yang mengukur laju perpindahan atau pergerakan partikel-partikel bermuatan dalam suatu medan listrik. 3.Isoelectric Focusing atau Pemusatan isoelektrik kapiler .Capillary Gel Electrophoresis atau Elektroforesis Kapiler Gel . mikrobiologi. 1997.1. New York : CRC Press. • Proses elektroforesis dapat dibedakan dengan berbagai metode. Molecular Biology. . mengingat aplikasi elektroforesis kapiler ini cukup luas di bidang forensic.Isotachophoresis atau Isotakoforesis Kapiler . • Elektroforesis kapiler adalah metode elektroforesis yang digunakan untuk memisahkan asam amino. farmasetika. DAFTAR PUSTAKA Camilleri. karbohidrat. seperti Forensics Genetics. lipid. biokimia. Capillary Elactrophoresis Theory and Practice.Capillary Zone Electrophoresis atau Zona elektroforesis kapiler .2. dan klinik. biologi molekuler.BAB III PENUTUP 3. Mycrobiology. dan nukleotida dengan resolusi tinggi yang dilakukan pada pipa kapiler berisi buffer.Micellar Electrokinetic Capillary Chromatography atau Misel Kapiler Kromatografi Elektrokinetik . antara lain : . Patrick. Biochemistry. protein.Elektrokromatografi Kapiler • Aplikasi elektroforesis dapat diterapkan dalam berbagai bidang. Saran Teknologi elektroforesis kapiler ini sebaiknya dikembangkan terutama dari segi peralatannya agar dapat terjangkau untuk peneliti dari berbagai disiplin ilmu. Farmasetika dan Klinik.

and Applications. W. Li. Cummings. . 1994. R. S.Y. Englewood cliffs: xvi + 779 hlm. Concepts of genetics.Klug. 4th ed. Prentice Hall. Netherlands : Elsevier.F. Capillary Electrophoresis Principles. and M. S. Practice. 1996.