You are on page 1of 8

Ringkasan Laporan Seminar Kerja Praktik

Judul : Penerapan Regional Metro Junction (RMJ) sebagai Perangkat
Telekomunikasi Antar Kota Dalam Provinsi pada PT. Telekomunikasi
Indonesia, Tbk. Divisi Infratel Arnet Lampung
Oleh : Yona Annisa (1315031099)

PENDAHULUAN
Teknologi terus berkembang mengiringi kreativitas manusia yang tiada batas.
Begitu pula yang terjadi pada teknologi telekomunikasi di Indonesia yang terus
berkembang dengan pesat setiap tahunnya. Dahulu media transmisi tembaga
sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi sekarang sudah mulai
tidak populer. Bukan karena kualitas melainkan karena kini telah ada teknologi
yang baru dan menawarkan banyak kelebihan, salah satunya adalah teknologi
fiber optic. Media transmisi fiber optic memiliki banyak kelebihan di antaranya
kecepatan transmisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tembaga, tingkat
keandalan yang tinggi dan tidak terpengaruh dengan medan listrik serta medan
elektromagnetik yang biasa ditemui pada transmisi menggunakan media transmisi
kabel tembaga. Jaringan telekomunikasi antar kota dalam provinsi (AKDP)
Lampung sudah menggunakan perangkat yang dinamakan Regional Metro
Junction (RMJ). Perangkat RMJ berupa modul yang berfungsi untuk
menghubungkan dan menyelaraskan proses pengiriman data yang berlangsung
melalui dua buah media transmisi yang berbeda, yaitu kabel tembaga dan kabel
fiber optic.

Divisi Infratel Arnet Lampung terdiri dari 5 bidang yaitu Performancy and Quality Management (Perf & QM). Operational and Maintenance Data Center Civil Mechanical Electrical (OM Data Center CME). Tbk. Operational and Maintenance IP Network (OM IP Network). Jaringan telekomunikasi ini terbagi menjadi empat buah topologi ring yang memiliki kapasitas berbeda dan setiap topologi tersebut dapat saling terkoneksi secara virtual. Tbk. Infratel Arnet Lampung bertugas untuk melakukan pelayanan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi di seluruh provinsi Lampung yang mencakup 2 kota dan 13 kabupaten. Telekomunikasi Indonesia. terdiri dari banyak wilayah telekomunikasi (witel) yang tersebar di setiap provinsi yang ada di Indonesia.GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT. salah satunya adalah divisi infrastruktur telekomunikasi area network (Infratel Arnet). Keempat topologi ring tersebut adalah sebagai berikut: . Setiap witel terdiri dari beberapa divisi yang bergerak dan mewujudkan visi dan misi PT. Witel Lampung memiliki beberapa divisi. dan Operational and Maintenance Transport (OM Transport). Operational and Maintenance Switching (OM Switching). Telekomunikasi Indonesia. sesuai dengan bidangnya. ISI Topologi Jaringan Jaringan yang terbentuk dari interkoneksi perangkat RMJ yang tersebar di banyak kota di provinsi Lampung disebut jaringan antar kota dalam provinsi.

Tbk. Pada topologi ini. Telekomunikasi Indonesia. Pada topologi ini. . Topologi Ring-1 MEA ini memiliki kapasitas maksimal STM-16 dan terdiri dari perangkat Alcatel dengan tipe 1660 SM dan 1662 SMC.  Ring-2 MEA Topologi Ring-2 Multi Exchange Area (MEA) dapat dilihat pada Gambar 4. Ring-1 MEA Topologi Ring-1 Multi Exchange Area (MEA) dapat dilihat pada Gambar 4. Telekomunikasi Indonesia. Divisi Infratel Arnet Lampung (Tanjung Karang) yang membentuk topologi ini. Tbk. Terlihat pada gambar switch yang terletak di Tanjung Karang juga menghubungkan ke sentral telepon selular dari sebuah operator (MSC Excelcomindo).11. Perangkat RMJ pada PT. sentral yang ada di Metro juga menghubungkan sentral yang dimiliki oleh Bakrie Telecom (MSC Bakrie Telecom Metro). Tidak ada perangkat RMJ di PT.10. tetapi koneksi ke topologi ini dapat dilakukan secara virtual. jaringan memiliki kapasitas maksimal STM-16 dan terdiri dari perangkat Alcatel dengan tipe 1660 SM dan 1642 SM. Divisi Infratel Arnet Lampung (Tanjung Karang) yang membentuk topologi ini adalah Alcatel 1660 SM.

TANJUNG KARANG MSC EXCELCOMINDO KEDATON GN BALAU RING -1 MEA Keterangan: Alcatel 1660 SM Alcatel 1662 SMC SRIBAWONO TELUK BETUNG MSC FLEXI TELUK BETUNG PANJANG Gambar 4.11 Ring-2 Multi Exchange Area (MEA) .10 Ring-1 Multi Exchange Area (MEA) MSC BAKRIE TELECOM METRO SUKADANA UNIT DUA WAY JEPARA GN MADU METRO LABUHAN MARINGGAI MENGGALA RING -2 MEA BANDARJAYA SRIBAWONO Keterangan: Alcatel 1660 SM   Alcatel 1642 SM NATAR   KEDATON Gambar 4.

Telekomunikasi Indonesia. Pada topologi ini. Divisi Infratel Arnet Lampung (Tanjung Karang) yang membentuk topologi ini adalah Alcatel 1662 SMC. Ring-3 Lampung Barat Topologi Ring-3 Multi Exchange Area (MEA) dapat dilihat pada Gambar 4. Perangkat RMJ pada PT. jaringan memiliki kapasitas maksimal STM-4 dan .12 Ring-3 Lampung Barat  Mini Ring Topologi Mini Ring dapat dilihat pada Gambar 4. Tbk. Jaringan pada topologi ini memiliki kapasitas maksimal STM-4 dan terdiri dari perangkat Alcatel dengan tipe 1642 SM dan 1662 SMC.12. BLAMBANGAN UMPU FAJAR BULAN BUKIT KEMUNING LIWA KOTABUMI KRUI BANDARJAYA RING -3 LAMPUNG BARAT SIMPANG PALAS KALIANDA KOTA AGUNG TANJUNGKARANG TALANG PADANG PRINGSEWU GEDONG TATAAN Keterangan: Alcatel 1662 SMC   Alcatel 1642 SM   Gambar 4.13.

Perangkat RMJ pada PT. Tbk. Telekomunikasi Indonesia. Selain itu. Setelah itu data tersebut dipaketkan oleh DDF dan dikirimkan ke RMJ melalui media kabel tembaga. terdapat juga sentral yang digunakan oleh Bakrie Telecom Sukadana (MSC BTEL Sukadana) pada topologi ini.terdiri dari perangkat Alcatel dengan tipe 1662 SMC. Berdasarkan ilustrasi tersebut terlihat bahwa semua data yang akan dikirim oleh pengguna layanan akan melewati DDF. OTB akan .13. Paket data yang telah diterima oleh RMJ akan diteruskan ke OTB melalui media fiber optic jenis patch cord. Divisi Infratel Arnet Lampung (Tanjung Karang) yang membentuk topologi ini adalah Alcatel 1662 SMC.13 Mini Ring Prinsip Kerja Jaringan Prinsip kerja sederhana dari pengiriman data menggunakan jaringan telekomunikasi antar kota dalam provinsi Lampung dapat dilihat pada Gambar 4. LANGKAPURA TANJUNGKARANG MINI RING Keterangan: Alcatel 1662 SMC   MSC BTEL SUKADANAHAM Gambar 4.

Tbk. RMJ RMJ OTB OTB Keterangan: Kabel fiber optic tanah Kabel patch cord Kabel tembaga DDF DDF Gambar 4. Telekomunikasi Indonesia.14 Ilustrasi jaringan RMJ SIMPULAN 1 Regional Metro Junction (RMJ) yang digunakan di PT. Kemudian data tersebut diturunkan ke OTB terdekat dengan RMJ tujuan. data tersebut diteruskan ke DDF sehingga dapat diteruskan ke tujuan pengiriman dari pengguna layanan. Setelah tiba di RMJ tujuan. Divisi Infratel Arnet Lampung bertipe Alcatel 1660 SM dan 1662 SMC yang menerapkan teknologi multiplexing sinkron dengan standar Synchronous Digital Hierarchy (SDH). .menyalurkan data tersebut yang akan dibawa menggunakan jaringan utama yaitu fiber optic.

. Data tersebut kemudian akan dilewatkan oleh RMJ menuju Optical Terminal Box (OTB) melalui fiber optic jenis patch cord dan selanjutnya akan ditumpangkan ke jaringan utama.2 Jaringan telekomunikasi antar kota dalam provinsi Lampung menggunakan perangkat utama berupa RMJ dan media transmisi berupa kabel tembaga yang terhubung ke jaringan akses dan fiber optic jenis patch cord yang terhubung ke jaringan utama. 3 Prinsip kerja jaringan telekomunikasi antar kota dalam provinsi Lampung adalah semua data yang dikirim ke jaringan akses akan dipaketkan oleh Digital Distribution Frame (DDF) menuju RMJ.