You are on page 1of 4

PENGERTIAN AGROINDUSTRI MENURUT PANDANGAN PRIBADI SERTA

CONTOH HASIL PRODUK AGROINDUSTRI
PENGERTIAN AGROINDUSTRI MENURUT PANDANGAN PRIBADI SERTA CONTOH
HASIL PRODUK AGROINDUSTRI
Mawardi Kartasasmita
Departemen Teknologi Industri Pertanian
Institut Pertanian Bogor
Agroindustri berasal dari dua kata, yaitu agricultural dan industry yang berarti suatu
industri yang menggunakan hasil komoditi pertanian sebagai bahan baku utamanya. Definisi
agroindustri dapat dijabarkan sebagai kegiatan industri yang memanfaatkan hasil komoditi
pertanian sebagai bahan baku yang dapat diolah menjadi produk yang mempunyai nilai tambah
serta mempunyai manfaat lebih dari hasil komoditi pertanian sebelumnya. Dari penjabaran
diatas, dapat dikatakan agroindustri adalah sebuah revolusi dari pengolahan hasil pertanian
dengan memberikan nilai tambah untuk menyukseskan pertanian.
Pertanian terdiri dari tiga generasi, yaitu generasi yang pertama adalah pembibitan benih
yang unggul dan handal. Generasi ini adalah generasi awal dunia pertanian, yang dimana dunia
pertanian diawali dari pencarian bibit unggul yang dapat membuahkan hasil pertanian yang
unggul pula. Generasi yang kedua adalah hasil pertanian dari budidaya. Generasi ini merupakan
tindak lanjut atau hasil dari generasi pencarian bibit unggul yang handal. Generasi yang ketiga
adalah generasi barang olahan atau barang indutri. Generasi ini adalah generasi yang mulai
mengolah hasil komoditi pertanian. Hasil komoditi diolah menjadi sebuah produk yang
memiliki nilai tambah dari hasil komoditi sebelamnya. Generasi ini merupakan generasi
pengembangan agroindustri
Dalam agroindustri terdapat tiga basis iptek yang harus dimiliki, yaitu ilmu pertanian,
ilmu teknik-teknologi, dan ilmu ekonomi manajemen. Tiga basis ilmu pengetahuan tersebut
merupakan modal utama yang harus dimiliki untuk mengembangkan sebuah agroindustri.
Agroindustri merupakan sub sektor yang luas yang meliputi industri hulu sektor pertanian
sampai dengan industri hilir. Industri hulu adalah industri yang memproduksi hasil komoditi
pertanian serta alat-alat mesin pertanian dan industri sarana produksi yang digunakan dalam
proses budidaya pertanian. Sedangkan industri hilir merupakan industri yang mengolah hasil
pertanian menjadi bahan baku atau barang yang siap dikonsumsi yang memiliki nilai tambah
atau merupakan industri pascapanen dan pengolahan hasil pertanian.
Dalam kerangka pembangunan pertanian, agroindustri merupakan penggerak utama
perkembangan sektor pertanian, terlebih dalam masa yang akan datang posisi pertanian
merupakan sektor andalan dalam pembangunan nasional sehingga peranan agroindustri akan
semakin besar. Dengan kata lain, dalam upaya mewujudkan sektor pertanian yang tangguh, maju

Singkatan ini diambil dari singkatan nama perkebunan tempat dilakukannya seleksi (Djati Roenggo. Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional. termasuk juga karena buah yang masak dan sehat serta pengeringan yang baik. pahit. Kakao sebagai komoditas perdagangan biasanya dibedakan menjadi dua kelompok besar. meskipun produksinya lebih tinggi. fermentasi dalam keranjang. dan rasa tanah. dan fermentasi dalam kotak. Fermentasi merupakan inti dari proses pengolahan biji kakao. maju serta efisien. Varietas penghasil kakao mulia berasal dari pemuliaan yang dilakukan pada masa kolonial Belanda. di daerah Ungaran. misal di kabupaten Jember yang dikelola oleh PTPN (Perusahaan Perkebunan Negara). Varietas kakao mulia berpenyerbukan sendiri dan berasal dari tipe Criollo. Sebagian besar daerah produsen kakao di Indonesia menghasilkan kakao curah.dan efisien sehingga mampu menjadi leading sector dalam pembangunan nasional. . seperti rasa masam. Kakao curah berasal dari varietas-varietas yang self-incompatible. sumber pendapatan dan devisa negara. seperti fermentasi tumpukan. Jawa Tengah). Kualitas kakao curah biasanya rendah. Bukan rasa yang diutamakan tetapi biasanya kandungan lemaknya. serta ketersediaan tenaga kerja. sangit. Di Indonesia. Fermentasi dapat dilakukan dengan beberapa metode. Jika fermentasi yang dilakukan kurang atau tidak sempurna. perkebunan kakao telah menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi sekitar 900 ribu kepala keluarga petani yang sebagian besar berada di Kawasan Timur Indonesia (KTI) serta memberikan sumbangan devisa terbesar ke tiga sub sektor perkebunan setelah karet dan kelapa sawit dengan nilai sebesar US $ 701 juta. Adapun salah satu contoh dari pengembangan agroindustri adalah pengembangan komoditi kakao. menuju agroindustri yang tangguh. Fermentasi sempurna yang dimaksud adalah fermentasi selama 5 hari sesuai dengan penelitian SimeCadbury. selain citarasa khas cokelat tidak terbentuk. dan dikenal dari namanya yang berawalan "DR" (misalnya DR-38). Pada tahun 2002. Produk olahan kakao lainnya dapat dilihat pada pohon industri pada lampiran halaman terakhir. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk membebaskan biji kakao dari pulp dan mematikan biji. harus ditunjang melalui pengembangan agroindustri. Fermentasi yang sempurna menentukan cita rasa biji kakao dan produk olahannya. yaitu kakao mulia ("edel cacao") dan kakao curah ("bulk cacao"). namun terutama juga untuk memperbaiki dan membentuk citarasa cokelat yang enak dan menyenangkan serta mengurangi rasa sepat dan pahit pada biji. kakao mulia dihasilkan oleh beberapa perkebunan tua di Jawa. Disamping itu kakao juga berperan dalam mendorong pengembangan wilayah dan pengembangan agroindustri. khususnya sebagai penyedia lapangan kerja. juga seringkali dihasilkan citarasa ikutan yang tidak dikehendaki. kelat. Pemilihan metodenya tergantung pada kemudahan penerapan dan memperoleh wadah fermentasi.

tergantung asal dan tempat tumbuh tanamannya. Bubuk cokelat relatif sulit dihaluskan dibandingkan bubuk/tepung dari biji-bijian lain karena adanya kandungan lemak. khususnya Sulawesi memiliki tingkat kekerasan lebih tinggi bila dibandingkan lemak cokelat dari Afrika Barat. setelah penghalusan perlu dilakukan pengayakan. Cairan lemak akan keluar melewati lubang-lubang tersebut. dilakukan beberapa strategi penelitian pasca panen. Bubuk cokelat atau cocoa powder diperoleh melalui proses penghalusan bungkil (cocoa cake) hasil pengempaan. dan kosmetika. Tahap pertama adalah penelitian untuk menyiapkan sarana dan teknologi pengolahan produk primer secara kolektif (kelompok) sehingga dihasilkan peningkatan mutu biji kakao dan tahap kedua adalah penelitian lanjutan untuk mengembangkan produk sekunder kakao sehingga dapat memberikan nilai tambah lebih besar bagi petani. sedangkan bungkil cokelat sebagai hasil sampingnya akan tertahan di dalam silinder. Pada suhu yang lebih rendah dari 34ºC. dan bubuk cokelat. dan sifat ini sangat disukai oleh pabrik makanan cokelat karena produk menjadi tidak mudah meleleh saat didistribusikan ke konsumen. Untuk memperoleh ukuran yang seragam. Lemak yang tersisa di dalam bubuk mudah meleleh akibat panas gesekan pada saat dihaluskan sehingga menyebabkan komponen alat penghalus bekerja tidak optimal. Pasta cokelat dapat diproses lebih lanjut menjadi lemak dan bubuk cokelat yang merupakan bahan baku pembuatan produk makanan dan minuman cokelat . Produk ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pada industri makanan. Lemak cokelat mempunyai tingkat kekerasan yang berbeda pada suhu kamar. yaitu tetap cair pada suhu di bawah titik bekunya. Pasta cokelat atau cocoa mass atau cocoa paste dibuat dari biji kakao kering melalui beberapa tahapan proses sehingga biji kakao yang semula padat menjadi bentuk cair atau semicair. lemak. Pohon industri buah kakao (Theobroma cacao) . farmasi. Lemak cokelat atau cocoa fat atau cocoa butter merupakan lemak nabati alami yang mempunyai sifat unik. Berikut lampiran pohon industry dari buah kakao : LAMPIRAN Gambar 1. Lemak cokelat dari Indonesia.Untuk meningkatkan nilai tambah kakao sekaligus meningkatkan pendapatan petani kakao di Bali. Lemak cokelat dikeluarkan dari pasta cokelat dengan cara dikempa atau dipres. Lemak cokelat mempunyai warna putih kekuningan dan berbau khas cokelat. Produk olahan dari biji kakao yang bisa dihasilkan antara lain pasta. Pasta kakao dimasukkan ke dalam alat kempa hidrolis yang memiliki dinding silinder yang diberi lubang-lubang sebagai penyaring. lemak menjadi tidak stabil menyebabkan bubuk menggumpal dan membentuk bongkahan (lump).

blogspot.56 http://mawardikartasasmita.html .Sumber : Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia. Diposkan oleh Mawardi Kartasasmita di 19.co.id/2011/10/pengertian-agroindustrimenurut.