You are on page 1of 15

Adanya Ganguan pada Vaskularisasi Otak

Stela Angelia Dj Babua
102014180 / B6
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida wacana
Jl. Arjuna Utara No.06, Jakarta Barat
Abstrak
Otak merupakan bagian dari sistem saraf pusat. Otak terdiri atas dua bagian yaitu hemisfer kanan
dan kiri. Hemisfer kanan dan kiri memiliki spesialisasinya masing masing. Spesialisasi hemisfer
kiri merupakan analitik sekuensial dimana terjadinya proses berpikir,mengingat secara detil dan
rinci. Sedangkan spesialisasi hemisfer kanan untuk persepsi spasial dan artistik. Kedua hemisfer
ini saling melengkapi satu sama lain. Pada sistem saraf terdapat neuron. Neuron ini berguna
untuk menghantarkan impuls dari otak ke organ lainnya atau sebaliknya. 1 neuron biasanya
terdiri dari dendrit, badan sel, dan akson. Afasia merupakan gangguan dalam berbicara akibat
adanya lesi di bagian hemisfer yang berfungsi untuk berbahasa.
Kata kunci: hemisfer kiri, vaskularisasi, dan neurotransmiter.
Abstract
The brain is part of the central nervous system . The brain consists of two parts, namely the right
and left hemispheres . Right and left hemispheres have a specialty , respectively. Specialization
in the left hemisphere is sequential analytic where the process of thinking , remembering in detail
and detail. While the right hemisphere specialization for spatial perception and artistic . Both
hemispheres are complementary to one another . There are neurons in the nervous system .
Neuron is useful to conduct impulses from the brain to other organs or vice versa . 1 neuron
usually consists of dendrites , the cell body and axon. Aphasia is a disorder in talking due to
lesions in parts of the hemisphere for language function .
Keywords : the left hemisphere , vascularization , and neurotransmiters.

1

Makro & C. Pasien diberi pengobatan antara lain untuk menurunkan tekanan darah. otak membutuhkan pasokan darah yang mengandung oksigen. serta berbagai nutrisi yang memadai. glukosa. dan lain-lain. Kebutuhan ini dapat terpenuhi oleh pembuluh darah yang terdiri dari pembulah darah arteri. mineral. memahami isi pembicaraan. salah satunya yaitu emboli seperti yang terdapat pada kasus yang akan kita bahas dimana seorang berumur 60 tahun diantar oleh anaknya ke UGD karena mengeluh tadi pagi secara mendadak sakit sakit kepala dan rasa lemas dibagian tubuh sebelah kanan. dan juga mendapat vitamin neurotropic dan harus melakukan diet khusus. di otak terjadi berbagai kegiatan seperti pengaturan kordinasi gerakan otot. dokter menyatakan bahwa pasien mengalami stroke karena penyempitan pembuluh darah otak. kadar kolestrol darah.Pendahuluan Otak merupakan organ yang memiliki fungsi sangat penting pada setiap individu. Rumusan masalah:  Seorang perempuan berumur 60 tahun sakit kepala dan lemas pada tubuh bagian kanan dan bicara tidak jelas. Mind map: neurotransmi ter mikro RM Hemisfer Motoric kiri kanan Bahasa 2 . Identifikasi istilah yang tidak diketahui: B. vena. Dan untuk menunjang fungsi dan metabolismenya secara optimal. bicaranya menjadi tidak jelas. pusat bicara. A. Setelah pemeriksaan lengkap. Karena otak merupakan Sistem Saraf Pusat (SSP). dan percabangannya yang senantiasa dalam kondisi optimal. Namun ada beberapa hal yang dapat mengganggu pasokan darah ke otak. Anaknya menarangkan bahwa ibunya sudah 4 tahun menderita tekanan darah tinggi dan kadar kolestrol dalam darah tinggi.

Vaskularisasi D. Neurotransmitter adalah suatu zat kimia yang dilepaskan oleh bagian presinaps ke bagian post sinaps untuk menghantarkan impuls dari satu neuron (sel saraf) ke neuron yang lain. ganguan Vaskularisasi otak. yaitu presinapsis dan post sinapsis. khawatir. neurotransmitter akan menuju ke bagian postsinaps dan akan menempel pada reseptornya sehingga gerbang ion akan terbuka di bagian post sinaps. Ada beberapa neurotransmitter yang telah dikenal dan diidentifikasi hingga saat ini. maka ion yang ada diluar serabut saraf akan masuk sehingga terjadilah impuls pada serabut saraf selanjutnya. tetapi fungsinya berlawanan dengan serotonin. dll. Dopamin 5 biasanya disekresi ketika kita dalam keadaan stress. GABA (Gamma Amino Butiric Acid) 3 . Pembahasan Mekanisme Kerja Neurotransmiter Bagian yang menghubungkan satu neuron(sel saraf) dengan neuron yang lain disebut sinapsis. Hipotesis:  otak Seorang perempuan berumur 60 tahun sakit kepala dan lemas pada tubuh bagian kanan dan bicara tidak jelas. Norepinefrin Merupakan neurotransmitter yang hanya dikeluarkan oleh saraf – saraf simpatis. Selain 3 itu norepinefrin juga dihasilkan sebagai hormone pada kelenjar adrenal. makan gerbang kalsium akna terbuka dan ion – ion kalsium akan masuk ke dalam presinapsis. Sinapsis ini terdiri dari 2 bagian. Ion kalsium ini akan merangsang vesikel di dalam presinaps untuk mengeluarkan neurotransmitter secara eksositosis. Dikarenakan. Dengan terbukanya gerbang ion tersebut. Ketika impuls mencapai bagian sinapsis. Serotonin Merupakan neurotransmitter pada bagian otak yang fungsinya sebagai penghambat nafsu 4 makan dan menimbulkan rasa tenang. Dopamin Juga terdapat di dalam otak. yaitu antara lain : 1 Asetilkolin Merupakan neurotransmitter yang dilepaskan oleh saraf – saraf parasimpatis dan juga 2 saraf – saraf preganglionik. Setelah keluar. depresi.

artinya akan menghalangi penghantaran impuls di serabut saraf. GABA akan membuka gerbang ion chlorine yang bermuatan negative sehingga serabut saraf akan bermuatan sangat negative. Arteri carotis kstern mensuplai darah ke kepala dan leher di luar rongga cranial. occipitalis. mempercabangkan arteri untuk nerves optikus dan retina. Arteri cerebri media memberikan vaskularisasi pada korteklobus frontalis. masuk rongga cranium melalui foramen magnum. parietalis bagian tengah. naik dan masuk ke rongga tengkorak melalui canalis carotis. Arteri cerebri anterior memberikan vaskularisasi pada korteks frontalis. dan nukleus quadatus. keduanya bersatu menjadi arteri basilaris dan setelah mengeluarkan tiga kelompok cabang arteri.Merupakan neurotransmitter inhibitor. lalu mempercabangkan masing-masing sepasang arteri cerebelli inferior. dan batang otak bagian atas.3 Sistem vertebral dibentuk oleh arteri vertebralis kanan dan kiri yang berpangkal di arteri subclavia.3 4 . akhirnya bercabang dua menjadi arteri cerebri anterior dan arteri cerebri media. menuju dasar tengkorak melalui canalis transversus di cullumna vertebralis cervical. Dengan begitu impuls sulit untuk dihantarkan melalui serabut saraf. berjalan dalam sinus cavernosus. Keempat arteria terletak di dalam ruang subarachnoid dan cabang-cabangnya beranastomosis pada permukaan inferior otak untuk membentuk sirkulus willisi. setelah memisahkan diri dari arteri carotis communis. Pada batas medulla oblongata dan pons. Arteri carotis interna memberikan vaskularisasi pada region central dan lateral hemisfer. corpus geniculatum dan mamilaria. pada tingkat mesencephalon. arteri basilar berakhir sebagai sepasang cabang arteri cerebri posterior. parietalis. thalamus. Arteri cerebri posterior memberikan vaskularisasi pada lobus temporalis.8 Vaskularisasi Otak Darah mengalir ke otak melalui dua arteri carotis dan dua arteri vertebralis. corpus callosum. sebagian capsula interna. Arteri basilaris memberikan vaskularisasi pada pons. hipokampus. pleksus choroid. dan temporalis. Arteri carotis interna. Arteri vertebralis memberikan vaskularisasi pada batang otak dan medulla spinalis atas.

sinus ethmoidal. Sedangkan arteri carotis communis sinistra dicabangkan langsung dari arkus aorta. daerah frontal kulit kepala. Arteri ini masuk ke cavum orbita melalui canalis opticus di inferolateral nervus opticus. Arteri tersebut kemudian masuk ke ruang subarachnoidea dan berbelok ke posterior menuju ujung medial sulcus lateralis.2 Arteri carotis interna merupakan cabang dari Arteri carotis communis. Selanjutnya arteri ini berjalan horizontal ke depan melalui sinus cavernosus dan muncul di sisi medial dari procesus clinoideus anterior dengan menembus duramater.Gambar 1. Arteri ini memperdarahi isi cavum orbita. Arteri carotis kommunis dextra dicabangkan dari trunkus brachiocephalica setinggi artikulatio sternoclavicularis dextra. Pada percabangan ini terdapat dilatasi setempat yang disebut sinus caroticus. Cabang-cabang dari arteri carotis interna adalah : a Arteri opthalmica Merupakan cabang dari arteri carotis interna saat muncul di sinus cavernosus. sinus frontalis 5 . Vaskularisasi Otak Arteri carotis interna Arteri carotis communis bercabang menjadi arteri carotis interna dan arteri carotis externa setinggi tepi atas kartilago tiroidea atau setinggi vertebra servical IV. Arteri ini berjalan ascenden dan menembus basis crania melewati Canalis Caroticus.

Berdasarkan letaknya terhadap arteri communicans anterior. dan capsula interna.2 Sedangkan segmen postcommunicansnya akan memberikan cabang ke arteri pericallosal (menyuplai di bagian corpus callosum). arteri paracuneal (menyuplai permukaan medial dan parasagital lobus parietal). masuk ke dalam cornu inferius ventriculus lateralis dan berakhir pada plexus choroideus. c Arteri choroidea Arteri choroidea berjalan ke posterior di dekata traktus opticus. Di sini arteri cerebri anterior akan beranastomose dengan arteri cerebri anterior sisi kontralateral yang dihubungkan oleh arteri communicans anterior. corpus geniculatum laterale. arteri parietooccipital (menyuplai daerah hingga sulcus parietooccipitalis). Arteri ini memasuki otak melalui substansia perforate anterior dan menyuplai bagin nucleus lentiformis. Arteri ini berjalan ke arah posterior di atas nervus occulomotorik dan beranastomosis dengan arteri cerebri posterior untuk membentuk circulus Willisi. arteri frontobasilar (menyuplai permukaan inferior lobus frontal). nucleus caudatus. Arteri cerebri anterior dibedakan menjadi segmen precommunicans dan segmen postcommunicans.dan dorsum nasii. tractus opticus dan capsula interna. Cabang penting dari arteri ophtalmica yaitu arteri centralis retinae yang memperdarahi lapisan dalam retina. d Arteri cerebri anterior Arteri ini merupakan cabang terminal dari arteri carotis interna. arteri paracentral (menyuplai lobus paracentral). arteri callosomarginal (menyuplai permukaan medial dan parasagital lobus frontal). Arteri ini membentuk cabang-cabang kecil untuk struktur-struktur di sekitarnya termasuk crus cerebri. Segmen precommunicans memberikan cabang-cabang arteri perforantes yang menuju bagian sentral otak. di atas dari nevus opticus kemudian masuk ke fissure longitudinalis cerebri. Cabang-cabang dari arteri tersebut juga memperdarahi kortex cerebri selebar kira-kira 1 inci lateral dari fissure longitudinalis cerebri.2 b Arteri communicans posterior Arteri communicans posterior merupakan cabang terminal dari arteri carotis interna.cabang kecil untuk hipotalamus. Arteri cerebri anterior berjalan ke anteromedial. arteri frontopollar (menyuplai genu corpus callosum). sehingga 6 .

yaitu arteri insularis (menyuplai lobus insula). Dengan demikian. pollus occipitalis dan permukaan inferolateral hemisfer cerebri. Arteri ini berjalan turun di permukaan anterior medulla oblongata dan medulla spinalis. Cabang terminalnya akan mensuplai bagian kortex cerebri lobus frontal (arteri untuk girus precentral dan girus triangularis). arteri frontobasal (menyuplai girus frontal inferior pars orbitalis). arteri vertebralis dextra dan arteri vertebralis sinistra beranastomosis membentuk arteri basilaris. e Arteri cerebri media Arteri cerebri media berjalan ke lateral di dalam sulcus lateralis cerebri. atas medial terhadap medulla oblongata. claustrum. kemudian masuk ke cranium melalui foramen magnum dan menuju ruang subarachnoidea. arteri cerebri media akan memvaskularisasi seluruh area sensorik dan area motorik kecuali daerah tungkai (pada homonkulus motorik). Pada perbatasan medulla oblongata dan pons. Cabang pertama dari arteri cerebri media berada 1-2 cm lateral procesus clinoideus anterior.3  Cabang-cabang arteri vertebralis a Rami meningea Memvaskularisasi tulang dan duramater di fossa crania posterior b Arteri spinalis anterior Arteri spinalis anterior dibentuk dari gabungan cabang masing-masing arteri vertebralis.daerah tungkai gyrus precentralis (pada homunculus motorik) divaskularisasi oleh cabang dari arteri cerebri anterior. arteri temporalis (menyuplai girus frontal inferior pras opercularis dan girus Heschi). lobus temporal (arteri untuk sulcus centralis dan sulcus postcentralis) dan lobus parietal (arteri perietalis anterior dan arteri parietalis posterior). 7 . Selanjutnya arteri ini berjalan ke depan.3 Arteri Vertebralis Arteri Vertebralis merupakan cabang pertama dari arteri subclavia. yaitu arteri thalamostriata dan arteri lentikulostriata (menyuplai ganglia basalis. Cabang yang kedua. arteri vertebralis naik ke daerah leher melalui enam foramen transversarium enam vertebra cervical teratas. Cabang-cabang lainnya yaitu. Jadi daerah yang divaskularisasi arteri cerebri media di bagian kortex cerebri adalah seluruh permukaan kortex cerbri bagian lateral kecuali area 1 inci lateral dari fissura longitudinalis cerebri. capsula externa dan capsula interna).

2  Cabang-cabang arteri basilaris : a Arteri pontis Arteri nin adalah pembuluh kecil yang masuk kedalam substansi pons. tonsil dan vermis. kemudian arteri ini berjalan naik di belakang nervus hipoglosus dan nervus vagus. b Arteri labirintis Arteri labirintis merupakan arteri panjang dan kecil yang mengikuti perjalanan nervus facialis dan nervus vestibulochoclearis masuk ke dalam meatus acusticus internus dan memperdarahi telinga dalam. Arteri ini berjalan turun pada permukaan posterior medulla spinalis di dekat radix posterior nervi spinalis. e Arteri medulari Arteri Basilaris Arteri Basilaris merupakan gabungan dari kedua arteri vertebralis. Arteri spinalis posterior memperdarahi sepertiga posterior medulla spinalis. c Arteri spinalis posterior Arteri spinalis posterior dapat berasal dari arteri vertebralis atau berasal dari arteri posterior cerebelli. Cabang-cabang arteri spinalis anterior masuk ke dalam substansia medulla spinalis dan memperdarahi dua per tiga bagian anterior medulla spinalis. Di pinggir atas pons.terbenam dalam piamater sepanjang fissura mediana anterior. Arteri ini menyuplai darah untuk permukaan inferior cerebellum. c Arteri inferior anterior cerebelli 8 . Arteri ini berjalan ke atas ke dalam sulcus pada permukaan pons. arteri ini bercabang menjadi dua arteri cerebri posterior. d Arteri inferior posterior cerebelli Arteri ini berjalan melingkari bagian inferior olive dan berada di dorsal dari serabut nervus accesorius.

nuclei cerebellar. Arteri ini juga dibedakan menjadi segmen precommunicans dan segman postcommunicans. Cabang terminal dari arteri cerebri posterior yaitu arteri occipitalis lateral dan arteri occipitalis medial. cuneus.2 Sirkulus Willisi terletak di fossa interpedunkularis basis cranii. girus hipokampus dan bagian bawah lobus occipitalis. Segmen precommunicans akan memberi cabang arteri centralis posteromedial yang menyuplai thalamus bagian anterior. preacueus. bagian atas vermis. Arteri ini melengkung ke arah lateral dan belakang di sekeliling mesenchepalon. thalamus bagian posterior. Arteri ini memperdarahi bagian anteroinferior dari kortex cerebellumdan miclei cerebellar. kemudian berjalan melewati nervus abducens dan berada di ventromedial nervus facialis. corpus pineal. bagian atas pons. kemudian bergabung dengan ramus communicans posterior arteri carotis interna. Arteri communicans anterior. e Arteri cerebri posterior Arteri cerebri posterior merupakan cabang terminal dari arteri basillaris. sulcus calcarinus. d Arteri superior cerebelli Arteri superior cerebelli muncul didekat bagian terminal arteri basilaris.Arteri ini berjalan ke arah posterior dn lateral dari sudut cerebellopontin. corpus geniculatum. Arteri occipitalis lateral akan menyuplai uncus. Sedangkan segmen postcommunicans mempercabngkan arteri centralis posterolateralis (menyuplai pedunkulus cerebri. dan juga mid brain. dan plexus choroideus pada ventrikel III dan ventral lateralis). arteri cerebri posterior dextra dan sinistra serta arteri basillaris ikut membentuk sirkulus willisi ini.arteri cerebri anterior dextra dan sinistra. Sedangkan arteri occipitalis medial yang berjalan di bawah splenium corpus callosum. sirkulus willisi memungkinkan darah yang berasal dari arteri carotis interna dan arteri vertebralis dapat memperdarahi semua bagian dikedua hemisfer cerebri. Arteri ini berkelok-kelok disekitar pedunkulus cerebri dan berada di medial nervus trochlearis. Sirkulus ini dibentuk oleh kedua arteri carotis interna dan kedua arteri vertebralis. dinding dari ventrikel III. akan menyupali bagian posterior corpus callosum. colliculus midbrain. Arteri ini memperdarahi bagian superior kortex cerebellum. arteri communicans posterior dextra dan sinistra. 9 . dan globus pallidus. permukaan medial lobus occipital dan lobus temporal.

dan capsula interna 2 Segmen postcommunicans Corpus callosum.carotis interna Area vaskularisasi a. lobus paracentral. serta kortex cerebri lobus frontal. sinus ethmoidal. Cabang-cabang Arteri Vertebralis Cabang arteri vertebralis Rami meningea Arteri spinalis anterior Arteri spinalis posterior Arteri inferior posterior cerebelli Area vaskularisasi Tulang dan duramater di fossa crania posterior Dua per tiga anterior medulla spinalis Sepertiga posterior medulla spinalis Permukaan inferior cerebellum. tonsil dan vermis Cabang-cabang Arteri Basillaris Cabang arteri basillaris Arteri pontis Arteri labirintis Arteri inferior anterior cerebelli Area vaskularisasi Substansi pons Memperdarahi telinga dalam Bagian anteroinferior kortex cerebellum dan 10 . daerah hingga sulcus parietoccipitalis. claustrum. nucleus caudatus. permukaan inferior lobus frontal. pars opercularis dan giru Heschi. corpus geniculatum lateral. lobus parietal dan lobus temporal. Ganglia basalis. girus frontal inferior pars orbitalis. sinus frontalis dan dorsum nasii Arteri communicans posterior Arteri choroidea Plexus choroideus. permukaan medial dan parasagital lobus parietal.ophtalmica Isi cavum orbita.Cabang-cabang Arteri carotis interna Cabang a. lobus insula. capsula externa dan Arteri cerebri media capsula interna. tractus opticus dan capsula interna. Arteri cerebria anterior : 1 Segmen precommunicans Nucleus lentiformis. daerah tungkai girus precentralis (pada homunculus motorik). hipothalamus. daerah frontal kulit kepala.

Ditunjukan dengan pergeseran 11 . sekuensial. nuclei cerebellar. dinding dari ventrikel III dan globus pallidus Pedunkulus cerebri. hemisfer kanan memandang dunia dalam gambaran besar. sehingga mengakibatkan gerbang Na+ terbuka. corpus geniculatum. serabut saraf mendapatkan stimulus yang cukup. sulcus calcarinus. terpecah. bagian atas vermis. cuneus. Sebaliknya hemisfer kanan menonjol dalam keterampilan kreatifitas khususnya persepsi spasial dan artistik serta talenta musik. corpus pineal dan plexus choroideus pada ventrikel III dan ventral lateralis. girus hipokampus dan bagian bawah lobus occipitalis) dan a. preacuneus. thalamus bagian posterior. Dalam keadaan normal diantara kedua hemisfer terjadi pertukaran informasi yang ekstensif sehingga saling melengkapi. dan verbal misalnya bahasa dan filosofi. Sementara hemisfer kiri cenderung memproses informasi dalam cara yang sangat detil. permukaan medial lobus occipital dan lobus temporal) Hemisfer kanan dan kiri Hemisfer kiri memiliki spesialisasi dalam bidang logis. Cabang terminal : a. tetapi pada sebagian orang keterampilan yang berkaitan dengan salah satu hemisfer berkembang cepat.analitik. Occipitalis medial (menyuplai bagian posterior corpus callosum. bagian atas pons. mengubah potensial istirahat (polarisasi) menjadi potensial aksi (depolarisasi). Arteri cerebri poterior 1 Segmen precommunicans Thalamus bagian anterior.Arteri superior cerebelli nuclei cerebellar Bagian superior kortex cerebellum. Kemudian. 2 Segmen postcommunicans colliculus midbrain. 1 Mekanisme Implus Saraf Proses hantaran impuls pada saraf dimulai dengan terjadinya potensial aksi. ion Na+ bermuatan positif ini bergerak ke dalam sel. Pada awalnya.occipitalis lateral (menyuplai uncus. Sisi kiri otak mengontrol sisi kanan tubuh begitu juga sebaliknya. dan midbrain.

Ujung akson presinaptik disebut terminal bouton. potensial aksi menjalar di sepanjang serabut saraf dengan kecepatan dan amplitudo yang tetap. Sinaps eksitatorik itu beberapa neurotransmitter mengeksitasi neuron postsinaptik. neorotransmitter ini membuat postsinaptik lebih bermuatan negatif akibat penurunan permeabilitas membran terhadap aliran masuk Na+ dan meningkatkan permeabilitas membran terhadap aliran keluar ion K+. ke badan sel atau ke akson neuron yang kedua. yaitu waktu tunda sinaptik. saluran ion kalsium terbuka dan ion kalsium memasuki terminal bouton. Hal ini menyebabkan gerbang natrium membuka dan mengakibatkan gelombang depolarisasi menjalar sepanjang saraf. Ion kalsium memfasilitasi aliran neurotransmitter saat menyeberangi celah sinaptik dan melekat pada reseptor postsinaptik. Ada dua jenis sinaps kimiawi yaitu sinaps eksitatoris dan sinaps inhibitorik. Ada dua jenis sinaps.5 Transmisi zat kimia bersifat satu arah karena neurotransmitter hanya dilepas dari neuron presinaptik. mengalir menyeberangi celah sinaptik dan melekat pada reseptor membran postsinaptik. Depolarisasi juga menyebabkan terbukanya lebih banyak lagi gerbang natrium. neurotransmitternya menyebabkan peningkatan potensial istirahat neuron postsinaptik bersifat inhibitorik. yang kemudian akan mempercepat respons dalam siklus umpan balik positif.5 Setelah inisiasi. Neuron presinaptik membawa impuls menuju sinaps. suatu neurotransmitter (zat kimia) dilepas dari terminal akson presinaptik. hubungannya dapat berasal dari akson suatu neuron ke dendit. Ujung ini melepas neurotransmitter dari vesikel sinaptik saat potensial aksi mencapai terminal. menyebabkan depolarisasi dan mengakibatkan terbentuknya potensial postsinaptik eksitatoris. Dengan cara ini. Waktu tunda sinaptik adalah waktu yang dibutuhkan untuk 12 . Pada transmisi dari neuron ke neuron. sedangkan neuron postsinaptik membawa impuls menjauhi sinaps. Pada sinaps kimiawi ini ada terdapat suatu istilah.diferensial ke puncak listrik (potensial puncak).4 Sinaps adalah sisi (penghubung/junction) yang tidak berdekatan). Sedangkan sinaps inhibitorik itu. Arus listrik lokal yang menyebar ke area membran yang berdekatan.5 Peningkatan negativitas internal ini disebut hiperpolarisasi dan mengakibatkan terbentuknya potensial postsinaptik inhibitorik. sinyal atau impuls saraf ditransmisi dari satu sisi dalam sistem saraf ke sisi lain.4 Pada sinaps kimiawi. tempat berlangsungnya pemindahan impuls dari ujung akson suatu neuron ke neuron lain atau ke otot atau ke kelenjar. yaitu sinaps kimiawi dan sinaps listrik.

Sumasi spasial adalah stimulasi pada penambahan jumlah terminal presinaptik eksitatoris untuk menambah jumlah neurotransmitter. ada efek transmisi kimia pada neuron postsinaptik adalah perambahan jumlah dan jenis neurotransmitter yang mencapai membran postsinaptik. Zat ini dapat bekerja pada sisi presinaptik atau postsinaptik. tempat pemilihan dan perangkaian kata yang akan diucapkan dirumuskan. Pada sinaps kimiawi ini. Sebuah sinaps merupakan subjek keletihan setelah stimulasi berulang dengan kecepatan tinggi. Setelah beberapa milidetik. Dibutuhkan waktu lebih banyak untuk pelepasan. sumasi temporal dan sumasi spasial.dan sentuhan. penerimaan dan untuk melihat pengaruh neurotransmitter terhadap sebuah sinaps daripada waktu yang dibutuhkan untuk perambatan potensial aksi di sepanjang serabut saraf tersebut.pendengaran. Neurotransmitter dapat berdifusi secara pasif menjauihi celah sinaptik. Dari korteks asosiasi ini. Jika potensial postsinaptik eksitatoris dan potensial postsinaptik inhibitorik mengenai membran postsinaptik. kecepatan output neuron postsinaptik berkurang.5 Di otak. Neuromodulasi ini adalah zat kimia seperti hormon yang dapat meningkatkan atau mengurangi respons sinaptik.menyebrangi sutau sinaps kimiawi. Neurotransmitter dapat diinaktivasi oleh kerja enzim. Molekul neurotransmitter dapat ditarik kembali ke dalam neuron yang melepaskannya dan diperbaharui untuk penggunaan tambahan. Selain itu. ada suatu bahan yang bernama neuromodulasi.5 Sumasi temporal adalah penambahan jumlah neurotransmitter karena adanya peningkatan frekuensi stimulasi oleh satu atau beberapa neuron postsinaptik. tetapi inaktivasi pada reseptor membran neuron postsinaptik dapat juga menjadi suatu penyebab. walaupun neuron presinaptik masih melontarkan ion.5 Adapun molekul neurotransmitter yang dilepas ke dalam celah sinaptik harus segera diinaktivasi agar repolarisasi neuron postsinaptik dapat terjadi untuk lintasan impuls selanjutnya. Perintah bahasa ini kemudian disalurkan dari 13 . keletihan sinaptik berperan sebagai mekanisme presinaptik merupakan alasan utama di balik keletihan sinaptik.5 Mekanisme bahasa Otak mula-mula menyalurkan informasi penglihatan dari korteks penglihatan ke suatu daerah spesifik (girus angularis) korteks asosiasi pariental temporal oksipital. maka hasilnya eksitasi atau inhibisi ditentukan melalui penjumlahan aljabar efek eksitatoris dan inhibitorik. suatu bagian yang berkaitan dengan integerasi input-input sensorik seperti penglihatan. informasi dipindahkan ke daerah wernickle. difusi.

Dapat juga terjadi akibat tumor otak. afasia trans kortikal sensorik. Kelainan ini menggangu ekspresi dan pemahaman dalam hal membaca dan menulis. dan infeksi. afasia konduksi. Contoh afasia motorik. yang pada gilirannya menerjemahkan menerjemahkan pesan menjadi pola suara terprogram. Afasia konduksi terdapat gangguan berat pada repetisi/memahami bahasa terjadi akibat terputusnya hubungan area wernicke dan broca. Pada afasia anomik terjadi kesulitan dalam menemukan kata dan tidak mampu menamai benda yang dihadapkan padanya. terjadi akibat lesi luas yang besar pada daerah bahasa. Afasia lancar meliputi afasia sensorik. dan afasia transkortikal motorik.daerah wernicke ke daerah broca. afasia amnesik. Program suara ini disampaikan dari daerah broca ke daerahdaerah di korteks motorik primer untuk mengaktifkan otot-otot di wajah dan lidah yang akan menghasilkan kata-kata yang diinginkan. Afasia transkortikal ditandai dengan repetisi bahasa yang baik namun fungsi bahasa lainnya terganggu. afasia global. Daftar pustaka 14 . Pada afasia sensorik pemahan bahasa pasien terganggu karena terjadi lesi di bagian posterior.demensia. 7 Penutup Setelah mengetahui fungsi dari system vaskularisasi otak yang terdiri dari pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena dan mengetahuai cara kerjanya serta neurotransmitter yang dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kasus tersebut terjadinya pada seorang perempuan berumur 60 tahun sakit kepala dan lemas pada tubuh bagian kanan dan bicara tidak jelas tersebut merupakan akibat dari terganggungya system vaskularisasi otak. Pada afasia tidak lancar pembicaran pasien terbatas serta sering disertai artikulasi yang buruk. Keadaan ini ditandai dengan tidak adanya lagi bahasa spontan/ berkurang sekali . Kejadian ini terjadi karena lesi di banyak bagian hemisfer. Afasia global merupakan jenis afasia paling berat.6 Gangguan bicara Afasia merupakan kelainan yang muncul akibat kerusakan dari bagian otak yang mengurusi masalah berbahasa. Klasifikasi afasia dibagi menjadi 2 yaitu afasia lancar dan tidak lancar. Afasia umumnya terjadi akibat dari stroke atau cedera kepala. Afasia motorik merupakan gangguan bicara yang terjadi akibat lesi di daerah broadmann 44 dan sekitarnya menyebabkan gangguan bicara.

h.html . Florida. 2011: 7 h. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. 6 ed. Human physicology: from cells to systems. Anatomy and Physiologi Nervous System. Miami. 6 Yesdelita N. (afasia) 15 .Hall.1 Cerebro Vaskular Disease dan Gangguan Kesadaran. Netter F H. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2004. Anatomi dan fisiologi untuk pemula.145-6. 2012 Sloane E. Diterjemahkan dari sherwood L. 23 April 2 3 4 5 2016.CIBBA.blogspot. Anatomi dan fisiologi untuk pemula. Satyanegara I. Fisiologi manusia: dari sel ke sistem. 2010. Volume 1.com/2012/04/askep-cerebro-vascular-disease-dan. penerjemah. 2003. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta: Gramedia. Veldman J. 2007. Guyton. Sloane E. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. h. Ilmu bedah syaraf. Jakarta: penerbit buku kedokteran EGC.145-6. Ed 4.163. Diunduh dari http://belajaraskep.